29 Mei 2011

Awas ada cacing di Pembalut Wanita

Cacing di pembalut wanita-1.jpg

Telah di temukan cacing di sebuah pembalut wanita asal negri China. Perhatikan baik baik Brand dari Produk itu agar anda tidak salah dalam membelu produk pembalut Wanita.

Dengan adanya gambar ini mudah mudahan para Wanita mempertimbangkan seperti apa pembalut yang sudah di gunakan. Pilihlah produk pembalut Wanita yg tepat, jangan mempertimbangkan biaya murah, dan jagalah kebersihan organ kewanitaan Anda.....

Cacing di pembalut wanita-2.jpg

Cacing di pembalut wanita-3.jpg

Cacing di pembalut wanita-4.jpg

Cacing di pembalut wanita-5.jpg


Sumber : http://www.pembaluthibis3.blogspot.com 
Posted May 5, 2011 by IFA / رَفِيْعَة زهرة جميلة in Dunia Muslimah, Sains & Teknologi Islami, Kedokteran Islam, Keluarga Islami

Istighfar bantu umat Islam sucikan hati dan dibuka pintu rezeki





More Hearts Comments


Apabila berdepan dengan masalah hidup, fikiran dan perasaan menjadi resah serta bercelaru. Namun Allah s.w.t. memberikan orang Mukmin pelbagai jalan bagi menangani apa saja permasalahan hidup di dunia ini.Satu daripadanya, amalan istighfar untuk memohon keampunan Allah s.w.t. sebanyak yang boleh setiap hari sebagai ibadah.

Sabda rasulullah s.a.w. bermaksud "Barangsiapa memperbanyakkan istighfar, Allah s.w.t. melepaskan segala kesulitannya, menjadikan jalan keluar bagi kesempitannya dan mengurniakannya rezeki dari sumber yang tidak diketahui" (Hadis riwayat Ibnu Majah)

Inilah perkahabaran gembira buat mukmin yang selalu melazimkan istighfar dalam kehidupannya. Dalam satu riwayat, Ar-Rabi' bin Sobin berkata kepada Imam Al-Hassan : " Kaum lelaki datang kepadamu dengan mengadu mengenai pelbagai masalah, untuk mereka semua, kamu menyuruh beristighfar." Lalu kata Al-Hassan : "Aku tidak berkata apa-apa pun daripada pendapatku sendiri, bahkan sesungguhnya Allah s.w.t. mengatakan dalam surah Nuh, hendaklah hendaklah kamu memohon ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Dia akan menghantar kepada kamu hujan dengan lebat. Dengan memperbanyakkkan harta dan anak dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai." (Surah Nuh, ayat 10-12)

Begitulah kedudukan istighfar sebagai mekanisma menghadapi pancaroba hidup. Tidak ada masalah yang tidak boleh diselesaikan, seandainya Allah s.w.t. membantu kita, begitulah sebaliknya, tiada apa yang boleh dilakukan tanpa pertolongan Allah s.w.t.. Kita seharusnya mengambil ikhtibar pengajaran kisah Nabi Nuh sperti yang diceritakan dalam Al-Quran ketika Baginda menasihatkan kaumnya memperbanyakkan istighfar kepada Allah s.w.t supaya segala dosa mereka diampunkan dan Allah s.w.t. memberi limpah kurnia hujan dan menumbuhkan rezeki kepada mereka.

Nyata taubat dan istighfar adalah penyelesaian masalah hidup. Oleh itu dalam kehidupan serba moden hari ini, amalan taubat dan istighfar mestilah tidak dicuaikan, sebaliknya dijadikan amalan harian khususnya selepas solat wajib maupun sunat.

Al-Imam Al-Qurthuby mengatakan, taubat dan istighfar seseorang mukmin itu akan meluaskan pintu rezekinya serta mampu menikmati kehidupan tenteram dan bahagia. Kita mengalami masalah mungkin disebabkan maksiat dan dosa yang kita lakukan, zahir atau pun batin. Dengan tompokan dosa itulah yang menjadi penghalang untuk terbukanya pintu rahmat dan rezeki dari Allah s.w.t.

Rujukan : Rencana Wan Mohd Ruzlan Wan Omar, Berita Harian, Jumaat 31 Disember 2010

Oleh : Norisah Seman, 9.30 pagi, 28 Mei, 2011

http://www.lailahaillallah.com/profile-2281/blog/istighfar-bantu-umat-islam-sucikan-hati-dan-dibuka-pintu-rezeki/

Apabila hati telah mati maka tertutup pintu kebaikan dan terdorong melakukan kemungkaran




More Hearts Comments


Ibrahim Adham berkata, ada 10 tanda hati yang mati iaitu :

* Mengaku kenal Allah s.w.t. tetapi tidak menunaikan hakNya.
* Mengaku cinta kepada Rasulullah s.a.w. tetapi mengabaikan sunnah baginda
* Membaca Al-Quran tetapi tidak beramal dengan hukumnya
* Memakan nikmat Allah s.w.t. tetapi tidak mensyukuri pemberianNya
* Mengaku syaitan itu musuh tetapi tidak berjuang menentangnya
* Mengaku ada nikmat syurga tetapi tidak beramal untuk mendapatkannya
* Mengaku adanya seksa neraka tetapi tidak berusaha untuk menjauhinya
* Mengaku kematian pasti tiba bagi setiap yang bernyawa tetapi masih tidak
bersedia untuknya

* Menyibukkan diri membuka keaiban orang lain tetapi lupa akan keaiban
diri sendiri
* Menghantar dan menguburkan jenazah saudara tetapi tidak mengambil
pengajaran daripadanya


Ciri manusia yang hatinya sudah mati antara lain ialah kurang berinteraksi dengan kebaikan, kurang kasih sayang kepada orang lain, tidak menolong orang, suka kemungkaran, menurut hawa nafsu, lalai dengan kebajikan dan suka berbuat maksiat

Ada tiga perkara apabila ditinggalkan akan menyebabkan hati mati iaitu :

1) Meninggalkan solat membuatkan jiwa kalut dan gelisah. Terjerumus ke dalam perbuatan keji dan hina, terseret ke lembah kemungkaran dan kesesatan.
2) Meninggalkan sedekah bererti mementingkan diri dan enggan berbuat kebaikan. Mengambil berat mengenai hubungan sosial tanda bukti keimanan kita. Contohnya, orang suka bersedekah, hatinya akan lapang dan tenteram serta menjauhkan diri daripada penyakit bakhil

3) Tidak mengingati Allah s.w.t. dengan tidak berzikir boleh menyebabkan hati keras membatu sehingga tidak boleh menerima nasihat dan ajaran agama. Zikir akan memberi ketenangan hati. Orang yang tenang hatinya akan berkelakuan positif dan tidak mahu berbuat mungkar.
Rujukan : Rencana Ibrahim Abdullah, Berita Harian, Sabtu 8 Januari 2011

Oleh : Norisah Seman, !0.00 pagi, 28 Mei, 2011

http://www.lailahaillallah.com/profile-2281/blog/apabila-hati-telah-mati-maka-tertutup-pintu-kebaikan-dan-terdorong-melakuka/

» Wanita Pemerah Susu dan Anak Gadisnya




More For You Comments

Pada zaman pemerintahan Umar bin Khaththab hiduplah seorang janda miskin bersama seorang anak gadisnya di sebuah gubuk tua di pinggiran kota Mekah.

Keduanya sangat rajin beribadah dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Setiap pagi,

selesai salat subuh, keduanya memerah susu kambing di kandang. Penduduk kota Mekah

banyak yang menyukai susu kambing wanita itu karena mutunya yang baik.
Pada suatu malam, Khalifah Umar ditemani pengawalnya berkeliling negeri untuk melihat dari dekat keadaan hidup dan kesejahteraan rakyatnya.

Setelah beberapa saat berkeliling,
sampailah khalifah di pinggiran kota Mekah. Beliau tertarik melihat sebuah gubuk kecil dengan cahaya yang masih tampak dari dalamnya yang menandakan bahwa penghuninya belum tidur.

Khalifah turun dari kudanya, lalu mendekati gubuk itu. Samar-samar telinganya mendengar percakapan seorang wanita dengan anaknya.

“Anakku, malam ini kambing kita hanya mengeluarkan susu sedikit sekali. Ini tidak cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan kita besok pagi,” keluh wanita itu kepada anaknya.

Dengan tersenyum, anak gadisnya yang beranjak dewasa itu menghibur, “Ibu, tidak usah disesali. Inilah rezeki yang diberikan Allah kepada kita hari ini. Semoga besok kambing kita
mengeluarkan susu yang lebih banyak lagi.”

“Tapi, aku khawatir para pelanggan kita tidak mau membeli susu kepada kita lagi.

Bagaimana kalau susu itu kita campur air supaya kelihatan banyak?”

“Jangan, Bu!” gadis itu melarang. “Bagaimanapun kita tidak boleh berbuat curang.

Lebih baik kita katakan dengan jujur pada pelanggan bahwa hasil susu hari ini hanya sedikit.

Mereka tentu akan memakluminya. Lagi pula kalau ketahuan, kita akan dihukum oleh Khalifah Umar.

Percayalah, ketidakjujuran itu akan menyiksa hati.”

Dari luar gubuk itu, Khalifah Umar semakin penasaran ingin terus mendengar kelanjutan percakapan antara janda dan anak gadisnya itu.

“Bagaimana mungkin khalifah Umar tahu!” kata janda itu kepada anaknya.

“Saat ini beliau sedang tertidur pulas di istananya yang megah tanpa pernah mengalami kesulitan seperti kita ini?”

Melihat ibunya masih tetap bersikeras dengan alasannya, gadis remaja itu tersenyum dengan lembut dan berkata,

“Ibu, memang Khalifah tidak melihat apa yang kita lakukan sekarang.

Tapi Allah Maha Melihat setiap gerak-gerik makhluknya. Meskipun kita miskin, jangan sampai kita melakukan sesuatu yang dimurkai Allah.”

Dari luar gubuk, khalifah tersenyum mendengar ucapan gadis itu.

Beliau benar-benar kagum dengan kejujurannya. Ternyata kemiskinan dan himpitan keadaan tidak membuatnya terpengaruh untuk berbuat curang.

Setelah itu khalifah mengajak pengawalnya pulang.

Keesokan harinya, Umar memerintahkan beberapa orang untuk menjemput wanita pemerah susu dan anak gadisnya untuk menghadap kepadanya.

Beliau ternyata bermaksud menikahkan putranya dengan gadis jujur itu.

Sungguh sebuah teladan bagi kita semua, bahwa kejujuran karena takut kepada Allah adalah suatu harta yang tak ternilai harganya. Mungkin ini yang sulit kita dapatkan sekarang.


Posted May 28, 2011 by wawan99 in Cerpen Islami
http://www.lailahaillallah.com/profile-12792/blog/wanita-pemerah-susu-dan-anak-gadisnya/


28 Mei 2011

Matahari Tepat di Atas Ka'bah, setahun 2 kali

Salah satu syarat sahnya shalat adalah menghadap kiblat, yaitu menghadap ke arah Ka'bah di Makkah Al-Maukarramah.

Sabtu (28/5, 2011), matahari akan tepat berada di atas ka'bah pada pukul 12:27 waktu Saudi atau 16:18 WIB. Saat itu menjadi kesempatan baik bagi para takmir untuk mengoreksi arah kiblat masjidnya, karena semua bayangan matahari persis mengarah ke kiblat.



24 Mei 2011

Yuk Hidupkan Romantis, tapi dengan Pasangan yg Sah loh





More Flowers Wishes Comments




BERMAIN DAN BERCANDA DENGAN ISTRI

Apa susahnya  bangkitkan  pacaran dalam rumah tangga sekarang ini?! Toh tidak ada celanya, lagian siapa yang melarang? Jangan kira sebenarnya masing-masing dari kita, baik suami maupun sang istri, pasti merindukan " Berpacaran" .

Bangkitkan kembali suasana Romantis saat ketika Pedekate dulu, dan mungkin akan lebih mengharukan lagi bila kita  mengajak serta anak-anak misalnya nonton bareng.....

Jaman Nabi tidak dikenal bioskop apalagi DVD, tapi Nabi lebih futuristik, artinya Beliau mencontohkan romantisme dalam bermain dan bercanda dengan aplikasi yang murah meriah dan dapat dilakukan siapa saja.

Aisyah berkata: Rasulullah bertanding lari dengan saya dan saya menang. Kemudian saya berhenti, sehingga ketika badan saya menjadi gemuk, Rasulullah bertanding lagi dengan saya dan ia menang, kemudian ia berkata, "Kemenangan ini untuk kemenangan itu".
[H.R. Ahmad dan Abu Daud]

"They ask you about (intercourse during) menstruation. Say it is a ' harm ' "




More Flowers Wishes Comments

Menstruasi atau haid adalah meluruhnya zat-zat nutrisi pada dinding rahim karena tidak terjadi pembuahan pada waktu ovulasi sebelumnya. Luruhnya zat-zat nutrisi yang menempel di dinding rahim itulah yang lazim kita sebut sebagai "darah haid".


Jadi, darah haid bukanlah darah kotor (sebagaimana lazimnya anggapan masyarakat), karena darah haid tersebut berasal dari zat-zat nutrisi yang merupakan sumber makanan untuk janin bila terjadi pembuahan.

Adapun terjemahan dalam bahasa Indonesia yang menyebutkan bahwa haid itu adalah kotoran, tampaknya perlu didiskusikan antara ulama dan ilmuwan sehingga terdapat keseragaman penerjemahan yang paling tepat. Berikut ayat al-Quran tersebut:

Pada al-Quran dan Terjemahnya dalam Bahasa Indonesia yang dikeluarkan oleh Departemen Agama RI (yang tentunya menjadi acuan bagi masyarakat Indonesia), Q.S. al-Baqarah 2:222 tersebut diterjemahkan sebagai berikut:

07 Februari 2011

Akhlaq Rasulullah Shallallahu 'alaiyhi wasallam kepada Istrinya




More Love Comments


Sering kita mendengar dan melihat baik di televisi atau pun di lingkungan sekitar terjadi kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suami terhadap istrinya. Kekerasan rumah tangga tersebut mengakibatkan seorang istri cacat bahkan dapat berujung sebuah pembunuhan. Mengapa hal ini terjadi? Salah satu penyebabnya adalah sikap ketauladan Nabi Muhammad Saw mengenai keharmonisan keluarga telah banyak dilupakan kaum laki-laki.

05 Februari 2011

Allah Menawarkan Amanat kepada Langit dan Bumi



Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semua enggan memikulnya dan merasa berat daripadanya dan manusia memikulnya. Sesungguhnya adalah dia zalim lagi bodoh.” (QS.33: 72).

Di Kamus Besar Bahasa Indonesia (1989, 26), memberi arti amanat sebagai pesan, perintah (dari atas). Jadi dalam amanat itu perlu ada yang memberikan pesan (perintah) yang datang dari pemegang otoritas kepada pihak lain sebagai penerima pesan (perintah) tersebut. Contoh: PEMILU 9 April 2009 merupakan ajang pemberian amanat dari setiap rakyat Indonesia kepada salah satu caleg dari partai tertentu. Rakyat sebagai pemberi amanat kepada caleg dan caleg sebagai penerima amanat. Namun fakta politik, caleg yang terpilih masih lebih taat dan tunduk terhadap keinginan partainya ketimbang mendengarkan keinginan sang pemberi amanat.

16 Desember 2010

Pemimpin ??? Hati hati sobaat

Rasulullah SAW telah memberi nasehat kepada umat islam tentang tanggungjawab, bahwa setiap amanah yang dipikul oleh umat manusia adalah sebuah tanggungjawab yang harus dipertanggung jawabkan dihapan Allah Tuhan pemberi amanah.
Kepemimpinan didalam Islam sangat mudah untuk diwujudkan, asal mekanisme yang telah ditunjukkan oleh Allah telah dijalankan. Tugas seorang pemimpin kepada anak buahnya adalah untuk mengenal Allah dan ta’at serta tunduk patuh kepadanya, sebagaimana dalam nasehat Luqman kepada anaknya :

13 Desember 2010

Keutamaan Cinta Akhirat dan Zuhud





More Love Comments

Dari Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anhu beliau berkata, “Kami mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa yang (menjadikan) dunia tujuan utamanya, maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kemiskinan/tidak pernah merasa cukup (selalu ada) di hadapannya, padahal dia tidak akan mendapatkan (harta benda) duniawi melebihi dari apa yang Allah tetapkan baginya. Dan barangsiapa yang (menjadikan) akhirat niat (tujuan utama)nya, maka Allah akan menghimpunkan urusannya, menjadikan kekayaan/selalu merasa cukup (ada) dalam hatinya, dan (harta benda) duniawi datang kepadanya dalam keadaan rendah (tidak bernilai di hadapannya).” (HR Ibnu Majah (nο. 4105), Ahmad (5/183), ad-Daarimi (nο. 229), Ibnu Hibban (nο. 680) dan lain-lain dengan sanad yang shahih).

Hijrah, Kembali pd Fitrah



More Love Comments

“Bahwasanya semua amalan (aktifitas) manusia tergantung niatnya, dan bahwa bagi tiap-tiap orang (balasannya) tergantung niatnya, barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu akan mencapai (ridha) Allah dan Rasul-Nya dan barangsiapa yang hijrahnya kerena kepentingan dunia atau karena untuk menikahi seorang wanita, maka pahalanya sesuai dengan tendensi hijrahnya tersebut”.
(H.R. Dua Imam Muhaddist, Bukhari dan Muslim, dari Amirul Mukminin Umar ibn Khattab)


Mengatasi Kekurangan dengan Cinta






More Love Quotes Comments


Keinginan mencapai kesempurnaan dambaan semua orang. Sempurna fisik, rejeki, jodoh, karier, dan lain-lain. Keinginan untuk sempurna menjadikan manusia menempuh multi cara. Banyak yang berhasil, tak sedikit yang justru menjauh dari kesempurnaan.

Kesempurnaan hakikatnya tidak akan pernah ada sebelum Anda belajar mencintai sesuatu yang tidak sempurna. Kata kuncinya adalah CINTA dan KETIDAKSEMPURNAAN. Tahukan Anda, Anda yang lahir tidak sempurna (tidak berdaya) lantas menjadi sempurna seperti sekarang (sehat dan kuat). Kenapa? semuanya dengan cinta. Bayangkan jika orang tua Anda tidak diberi cinta, Anda sudah dicekik karena hanya memberikan rasa sakit saja.


Tahukan Anda, cinta yang memberi kekuatan seseorang sehingga kadang keluar dari akan sehat? Pernahkan Anda dengar kata-kata “dalamnya lautan akan ku sebrangi”? padahal belum tentu dia bisa berenang. Cinta yang membuat seseorang yang lemah menjadi kuat, malas menjadi rajin, pecundang jadi pemberani, bahkan siap mengorbankan nyawa. Cinta adalah kekuatan ruaarrrr biasssaaa.
Cinta yang mambikin sesuatu yang tidak sempurna menjadi nampak sempurna. Dimata seorang kekasih, wanita pujaannya adalah yang tercantik. Dimata orang tua, anaknya adalah yang terhebat. Walaupun wanita itu tidak cantik dan anaknya tidak hebat, tapi karena cinta, semuanya jadi nampak sempurna.





More Love Comments

Lantas apa hubungannya dengan kesuksesan? Oke saya ilustrasikan, ketika Anda ingin berbisnis online, pertanyaannya, apakah bisnis online yang Anda temukan sempurna bagi Anda? Pasti tidak, karena Anda belum apa-apa. Anda belum mendapatkan apapun. Alhasil bisnis online itu bagi diri Anda sendiri masih bayi alias belum sempurna.

Begitu pula dibisnis konvensional, ketika Anda ingin mendirikan usaha penerbitan sendiri misalnya untuk buku-buku karya Anda, apakah penerbitan itu sempurna bagi Anda? Tentu tidak. Dan masih banyak contoh lainnya.

Bagaimana agar bisnis itu sempurna bagi Anda, bukan hanya memberikan banyak pengalaman tapi membikin kantong Anda tebal? tidak ada jalan lain kecuali Anda harus MENCINTAI ketidaksempurnaan bisnis itu agar kelak sempurna. Caranya, rawat baik-baik, pelajari sungguh-sungguh, jalankan sepenuh hati, pantang menyerah, dan berdoa. Dan sempurnalah bisnis itu.





More Love Comments


Tanpa cinta, bisnis apapun hanya jadi bagian dari masalah Anda atau pelengkap penderitaan saja. Bisnis itu berat kawan. Mustahil akan besar tanpa cinta. Apakah Anda akan membunuh bisnis itu dari semenjak bayi atau merawatnya hingga membesar, itu bergantung seberapa kadar cinta Anda.

Tapi menumbuhkan cinta pada pekerjaan atau bisnis tidak mudah. karenanya Anda harus BELAJAR. Ya belajar mencintai. Belajar mencintai sesuatu yang tidak sempurna dengan cara sempurna agar sesuatu yang dicintai dan Anda yang mencintai kelak menemukan kesempurnaan alias kesuksesan.
Bagaimana Tanggapan Anda?

10 Desember 2010

Marah ???.........Rugi loh !



Pernahkan anada  diam-diam  membenci ?
Atau, ada perlakuan pasangan yang membuat Anda kesal tapi tak pernah berani mengungkapkannya? 
Barangkali selama ini Anda terbiasa memendam rasa jengkel karena enggan berargumentasi, atau sekadar ingin menjaga "kedamaian "di lingkungan Anda?

Menurut Dr. Candace Pert, penulis buku Molecules of Emotion: Why You Feel the Way You Feel, emosi yang tertahan berakibat penumpukan beban kerja bagi sistem kekebalan tubuh.



Sebab, emosi " beracun " tersebut pada akhirnya mampu memproduksi zat-zat kimia dan hormon beracun yang dapat mengganggu kelancaran proses biokimia di seluruh tubuh.

Jadi, menyimpan dendam dan emosi negatif bisa berakibat buruk terhadap kesehatan fisik Anda.

Kalau begitu, benarkah dengan selalu berpikiran positif akan membantu kita meningkatkan kekebalan tubuh? Setidaknya, menjalani hidup dengan hati lapang akan lebih menyenangkan ketimbang menyimpan unek-unek, bukan?

Penelitian menyebutkan pula bahwa karakteristik sel-sel pembasmi penyakit milik orang-orang yang positif, cenderung lebih kuat dan agresif ketimbang mereka yang selalu berpikiran negatif. Karena itu, ekspresikan emosi Anda dengan jujur dan jangan berusaha menutupinya.



Penelitian lainnya juga menemukan bahwa faktor keluarga turut memegang peranan. Orang menjadi mudah marah, biasanya berasal dari keluarga korban perceraian, sering bertikai, membentak dan tidak cukup memiliki komunikasi emosional.

Sahabat, ketahuilah bahwa  marah adalah batu yang dilemparkan oleh syetan ke dalam hati setiap Bani Adam sehingga nafasnya memburu, memerah wajahnya, sampai mendidih darah seorang Bani Adam karena marah........................nah loh

Sedang Rasulullah Shallallahu 'alaiyhi wasallam mengatakan dalam sebuah hadits shahih dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,

أن رجلا قال للنبي صلى الله عليه وسلم أوصني قال لا تغضب فردد مرارا قال لا تغضب

Ada seorang laki-laki meminta nasehat kepada Rasulullah, “Nasehatilah aku” Rasulullah menjawab, “Jangan marah!”, kemudian laki-laki tersebut mengulangi permohonannya lagi, Rasulullah menjawab, “Jangan marah” (HR. Bukhori)




More Angry Comments


Bagaimana ini ? apakah kita tidak boleh marah sama sekali ?
Ketahuilah bahwa marah adalah hal yang wajar tatkala manusia tidak menyukai sesuatu yang mengganggu dan menyakitinya, bahkan Rasulullahpun pernah marah. Namun beliau adalah sebaik-baiknya orang yang dapat mengendalikan marah. Inilah nasehat beliau kepada kaum muslimin tatkala marah,

Maka Rasulullah Shallallahu 'alaiyhi wasalam memberikan rahasia bila marah sedang melanda qalbu, yaitu :

1)

و إذا غضب أحدكم فليسكت

Jika salah satu dari kalian marah hendaknya diam (HR Bukhori dalam Adabul Mufrod, dan Ahmad, dishahihkan Syaikh Albani dalam Silsilah Ash Shohihah)

2)

إذا غضب الرجل فقال : أعوذ بالله سكن غضبه

Jika seorang diantara kalian marah hendaknya dia mengatakan “A’udzubillah” (aku berlindung pada Allah) maka akan mereda kemarahannya. (dikeluarkan As Sahmy, dishahihkan Syaikh Albani rahimahullah dalam Shahih Al Jami’)
Catatan : ta’awudz diatas tanpa tambahan minasy syaitanir rajim sebagaimana pada dzohir hadits.

3)


ذا غضب أحدكم و هو قائم فليجلس فإن ذهب عنه الغضب و إلا فليضطجع

Jika salah seorang diantara kalian marah sedangkan kalian dalam keadaan berdiri, hendaknya dia duduk, jika belum mereda hendaknya dia berbaring. (HR Abu Daud dan Ibnu Hibban, dishahihkan Al Albani dalam Shohih Al Jami’)

4)

إن الغضب من الشيطان وإن الشيطان خلق من النار وإنما تطفأ النار بالماء فإذا غضب أحدكم فليتوضأ

Sesungguhnya marah itu datangnya dari syetan, dan syetan diciptakan dari api. Dan sesungguhnya api itu dapat dipadamkan dengan air. Jika salah satu diantara kalian marah hendaknya dia berwudhu’ (HR. Abu Dawud dan Ahmad,)

Nah Allah akan memberikan Pahala bagi yang sanggup menahan Amarah :

1)
Dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu,

قال رجل لرسول الله صلى الله عليه و سلم دلني على عمل يدخلني الجنة قال رسول الله صلى الله عليه و سلم لا تغضب ولك الجنة

Seorang laki-laki berkata pada Rasulullah, ”Tunjukkan padaku sebuah amalan yang dapat memasukkanku ke surga”, Rasulullah mengatakan, “Jangan marah, maka bagimu surga”
(HR. Thabrani)

عن ابن عمر رضي الله عنهما أنه سأل رسول الله صلى الله عليه و سلم ما يباعدني من غضب الله عز و جل قال لا تغضب


Ibnu Umar bertanya pada Rasulullah, “Amalan apa yang dapat menjauhkanku dari kemarahan Allah?” Lantas Beliau menjawab, “Jangan marah!” (HR Ahmad dan Ibnu Hibban,)


sesungguhnya tatkala Rasulullah mengulang nasehatnya “Jangan marah!” sampai dua kali, hal ini menunjukkan betapa diperhatikannya marah ini dalam Islam.
Syaikh Al ‘Utsaimin mengisahkan dampak sebuah kemarahan. Seorang laki-laki tatkala dia marah pada keluarganya, dia mentalaq istrinya, hingga jatuhlah talaq itu pada istrinya. Dengan menyesal laki-laki ini pergi ke satu ulama menanyakan permasalahannya. Tatkala ulama itu menjawab talaqnya telah jatuh, maka dia mencari ulama yang lain yang mau berfatwa sesuai harapannya, tatkala ulama kedua ini memfatwakan hal yang sama dengan ulama pertama, pergilah laki-laki ini mencari ulama yang lain lagi. Begitulah seterusnya..(iyyaka wal ghodhob, sahab.net) Inilah salah satu dari sekian banyak penyesalan dari sebuah kemarahan.
Sebagai penutup marilah kita resapi sebuah ungkapan yang disampaikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

ليس الشديد بالصرعة إنما الشديد الذي يملك نفسه عند الغضب

Bukanlah seorang yang kuat itu seorang menang dalam gulat, tapi seorang yang kuat adalah orang yang mampu menguasai dirinya saat marah (Muttafaqun ‘alaih)

Semoga Allah melimpahkan hidayahNya pada kita, sehingga masing-masing kita mampu menguasi diri kita tatkala marah menghinggapi hati. Washallallau ‘ala nabiyyina Muhammad, walhamdu lillahi rabbil ‘alamin.

09 Desember 2010

SEDIKIT TERTAWA DAN BANYAK MENANGIS


Sahabat, Ternyata Rasulullah Shallallahu 'alaiyhi wasallam lebih banyak menangis daripada tertawa.

Rasulullah Shallallahu 'alaiyhi wasalam berkata :
Seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui sungguh kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis."  Kemudian para sahabat menutup wajah mereka dan mereka menangis. (Muttafaq `Alaihi)

Dalam sebuah hadits beliau bersabda yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a, "Tidak akan masuk neraka seorang laki-laki yang menangis karena takut pada Allah Swt. sehingga air susu kembali masuk ke dalam puting..." (H.R Tirmidzi)

Sabda beliau juga, "Tujuh golongan yang akan mendapat naungan dari Allah Swt. pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, diantara mereka itu adalah; seorang laki-laki yang mengingat Allah Swt. dikala sendiri kemudian mengalir deraslah air matanya." (Muttafaq `Alaihi)

Abu Bakar r.a dikenal sebagai seorang sahabat al-bakka` yaitu orang yang sering menangis. Aisyah r.a berkata, "Sesungguhnya Abu Bakar adalah laki-laki yang hatinya lembut, apabila ia membaca al-Qur`an ia selalu menangis."

Dari Abu Umamah Shuday bin `Ajlan al-Bahiliy r.a Nabi Saw. bersabda, "Tidak ada sesuatu yang lebih dicintai Allah dari dua tetesan. Beliau menyebutkan, satu diantaranya adalah tetesan air mata yang keluar karena takut pada Allah Swt." (H.R Tirmidzi)


Nah, bagaimana dengan diri kita? Setiap diri lebih mengetahui keadaannya masing-masing. Sudah seberapa banyakkah air mata kita menetes ketika mengingat Allah Swt? Ketika sendiri mengingat dosa dan kesalahan, ketika menyadari telah sering lalai dari perintah Allah Subhanahu wata'ala ? Sudah seberapa seringkah air mata kita tumpah ketika membaca ayat-ayat Allah Swt? Ketika diingatkan dengan kematian dan dengan siksa Allah Subhanahu wata 'ala .?

Sungguh tangisan Ahsan merupakan tangisan yang Allah Subhanahu wata'ala . cintai. Tangisan seperti ini akan semakin mengangkat derajat seorang hamba di sisi Allah Subhanahu wata a'la .

Dari saat ini mari kita mempertimbangkan air mata yang keluar, jangan sampai keluarnya air mata karena kita tidak mendapatkan keinginan hawa nafsu, jangan sampai kita menangis karena kebatilan. Bijak dalam mengeluarkan air mata merupakan pertanda jernihnya hati dan benarnya iman seorang hamba.

Mari kita menangis karena takut pada Allah Subhanahu wata 'ala ., mari kita berlatih untuk menangis ketika membaca ayat-ayat Allah Subhanahu wata 'ala . Menangis bukan selamanya tanda cengeng, tapi tangisan yang keluar karena kebaikan adalah pertanda kebesaran jiwa, tanda kesadaran akan hakekat diri yang sesungguhnya, tanda cinta yang tulus dan tanda seorang mengenal Tuhannya. Moga kita tidak malu menangisi dosa-dosa dan kesalahan kita selama ini.

Wallahu a`lam bish-showab.

08 Desember 2010

JATUH CINTA




More Fantasy Love Comments


Aku simpan cintaku sehingga engkau menderita karena sikapku
Mereka mencelamu dan celaan mereka adalah aniaya
Musuh-musuhmu menghasut
Engkau mencintai dan telah menjadi bahan gunjingan
Tak ada manfaatnya menyimpan cinta
Engkau bagai harimau betina yang mati kepayahan
Pada bekas tapak Hindun atau bagaikan bibir yang sakit
Aku menjauhi kekasih karena takut dosa
Padahal menjauhi kekasih adalah dosa
Rasakanlah bagaimana (rasanya) menjauhi kekasih yang kau sangka
Bahwa itu tindakan bijaksana padahal mungkin itu bohong
(Sebuah syair dari Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas’ud, salah satu dari tujuh orang
ulama ahli fiqh dari kalangan tabi’in (fuqaha assab’ah), salah seorang guru utama Khalifah
Umar bin Abdul Aziz, seorang ulama yang produktif menulis syair, yang pernah jatuh cinta) 


Penjelasan :

Menjaga perasaan kepada lawan jenis merupakan kunci kesuksesan seseorang agar terpelihara harga dirinya. Meskipun sama-sama saling menyukai, apabila merasa belum siap untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan, hendaknya perasaan itu kita tutup rapat-rapat. Meskipun kita tahu, keduanya sebenarnya saling mengharapkan. Di saat seperti ini, segala bentuk qorinah / tanda, apakah itu berupa perhatian, pemberian, dsb, hendaknya kita maknai dengan pemaknaan yang sewajar-wajarnya.

Seseorang yang mengumbar perasaan cintanya, hanya akan menjadi bahan gunjingan orang-orang di sekitarnya. Apakah hubungannya itu dapat berlanjut ke jenjang pernikahan, maupun apabila hubungan tersebut gagal menuju tangga pernikahan, sama-sama merupakan sumber gunjingan yang paling enak.

Di sisi yang lain, menyimpan perasaan kepada lawan jenis yang begitu mendalam akan merusak jiwa seseorang, karena ingatannya tidak bisa lepas darinya. Alangkah baiknya apabila kecederungan tersebut segera kita wujudkan dalam bentuk ikatan pernikahan, sebagaimana sebuah hadits menyatakan, ”Tidak ada yang terbaik bagi dua orang yang saling
mencintai kecuali menikah.” (HR. Ibnu Majah)

Sedangkan menunda-nunda ikatan pernikahan saat hati sudah tertambat pada diri seseorang, atau berusaha menghindar terhadap seseorang yang kita sukai merupakan bentuk penyiksaan batin yang lain, seperti seekor kucing yang dijauhkan dari makanan yang baru ditemuinya. Ia merasa begitu kehilangan, karena dijauhkan dari sesuatu yang selama ini ia harapkan. So, segera pastikan, cari sebuah jawaban, kunjungi orang tuanya, tentukan tanggal pelaksanaan. Insya Allah hati akan menjadi tentram.
 
Wallauhu’alam bishshowab.

» Ummu Zufar radhiyallohu’anha

mawar gliter 1.gif

Dia adalah seorang shahabiyyat bernama Su’airah al-Asadiyyah atau yang dikenal dengan Ummu Zufar radhiyallohu’anha. Walau para ahli sejarah tak menulis perjalanan kehidupannya secara rinci, karena hampir semua kitab-kitab sejarah hanya mencantumkan sebuah hadits dalam biografinya, namun dengan keterangan yang sedikit itu kita dapat memetik banyak faedah, pelajaran, serta teladan yang agung dari wanita shalihah ini.

Su’airah al-Asadiyyah berasal dari Habsyah atau yang dikenal sekarang ini dengan Ethiopia. Seorang wanita yang berkulit hitam, yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dengan penuh ketulusan. Ia adalah perumpamaan cahaya dan bukti nyata dalam kesabaran, keyakinan dan keridhaan terhadap apa yang telah ditakdirkan Allah, Rabb Pencipta Alam semesta ini. Dia adalah wanita yang datang dan berbicara langsung dengan pemimpin orang-orang yang ditimpa musibah dan imam bagi orang-orang yang sabar, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam.

Dialog mereka berdua telah dimaktub dan dinukilkan di dalam kitab sunnah yang mulia. Telah diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam kitab shahihnya dengan sanadnya dari ‘Atha’ bin Abi Rabah ia berkata, Ibnu Abbas berkata kepadaku, “Inginkah engkau aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?” Aku pun menjawab, “Tentu saja.”

Ia berkata, ”Wanita berkulit hitam ini (orangnya). Ia telah datang menemui Nabi shallallahu’alaihi wasallam lalu berkata:

“Sesungguhnya aku berpenyakit ayan (epilepsi), yang bila kambuh maka tanpa disadari auratku terbuka. Do’akanlah supaya aku sembuh.” Rasululloh shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Jika engkau kuat bersabar, engkau akan memperoleh surga. Namun jika engkau ingin, aku akan berdoa kepada Allah agar Dia menyembuhkanmu.”

Maka ia berkata:”Aku akan bersabar.” Kemudian ia berkata:”Sesungguhnya aku (bila kambuh maka tanpa disadari auratku) terbuka, maka mintakanlah kepada Allah supaya auratku tidak terbuka.” Maka Beliau shallallahu ’alaihi wasallam pun mendo’akannya. (HR Al-Bukhari 5652)

Perhatikanlah … betapa tingginya keimanan wanita ini. Ia berusaha menjaga hak-hak Allah dalam dirinya. Tak lupa pula mempelajari ilmu agama-Nya. Meski ditimpa penyakit, ia tidak putus asa akan rahmat Allah dan bersabar terhadap musibah yang menimpanya. Sebab ia mengetahui itu adalah sesuatu yang diwajibkan oleh Allah. Bahwasanya tak ada suatu musibah apapun yang diberikan kepada seorang mukmin yang sabar kecuali akan menjadi timbangan kebaikan baginya pada hari kiamat nanti.

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“ Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang akan diberi pahala tanpa batas.” (QS Az-Zumar :10)

Di dalam musibah atau cobaan yang diberikan Allah kepada manusia terkandung hikmah yang agung, yang dengannya Allah ingin membersihkan hambanya dari dosa. Dengan keyakinan itulah Su’airah lebih mengutamakan akhirat daripada dunia, kerana apa yang ada disisi Allah lebih baik dan kekal. Dan Ketika diberikan pilihan kepadanya antara surga dan kesembuhan, maka ia lebih memilih surga yang abadi. Akan tetapi di samping itu, ia meminta kepada Rasululloh shallallahu ’alaihi wasallam untuk mendoakan agar auratnya tidak terbuka bila penyakitnya kambuh, karena ia adalah waniya yang telah terdidik dalam madrasah ‘iffah (penjagaan diri) dan kesucian, hasil didikan Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam, dan menjaga hak Allah yang telah memerintahkan wanita muslimah untuk menjaga kehormatan dirinya dengan menutup aurat. Allah subhanahu wa ta’alla berfirman:

وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ

“Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya.” (Qs An-Nur: 31)

Su’airah telah memberikan pelajaran penting bagi para wanita yang membuka auratnya, bahwa hendaknya mereka bersyukur kepada Allah ta’alla atas nikmat kesehatan yang telah dilimpahkan kepada mereka. Berpegang dengan hijab yang syar’i adalah jalan satu-satunya untuk menuju kemuliaan dan kemenangan hakiki, karena ia adalah mahkota kehormatannya. Dalam permintaannya, Su’airah hanya meminta agar penyakit yang membuatnya kehilangan kesadarannya itu tidak menjadi sebab terbukanya auratnya, padahal dalam keadaan itu pena telah diangkat darinya! Akan tetapi, ia tetap berpegang dengan hijab dan rasa malunya!

Betapa jauhnya perbandingan antara wanita yang pemalu dan penyabar ini dengan mereka yang telanjang yang tampil dilayar-layar kaca dan terpampang di koran dan majalah-majalah. Tak perlu kita mengambil contoh terlalu jauh sampai ke negara-negara barat sana. Cukuplah kita perhatikan di negara kita tercinta ini saja, banyak kita temukan wanita-wanita telanjang berlalu lalang dengan santainya di setiap lorong dan sudut kota, bahkan di kampung-kampung tanpa rasa malu sedikitpun. Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam telah sebutkan perihal mereka ini dengan sabdanya:

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“ Ada dua golongan penduduk neraka yang aku belum pernah melihat mereka: satu kaum yang memiliki cemeti seperti ekor sapi dimana mereka memecut manusia dengannya, dan kaum wanita yang berpakaian akan tetapi telanjang, genit dan menggoda, (rambut) kepala mereka seperti punuk onta yang miring. Sungguh mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak akan mendapati baunya, padahal bau surga bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian (jauhnya).” (HR Muslim 5704)

Mereka tak ubahnya seperti binatang yang kemana-mana tak berpakaian karena mereka memang tidak berakal! Keluarnya mereka telah merusak pandangan orang-orang yang berakal. Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam juga bersabda tentang mereka:

الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتْ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَان

“Seorang wanita itu (seluruhnya) aurat. Apabila ia keluar (rumah) maka Syaitan akan membuat mereka nampak indah di hadapan orang-orang yang memandanginya.” (HR Tirmidzi 1206, dishahihkan al-Albani dalam Shahihul Jami’ no 6690)

Dan sungguh semua itu bertolak belakang dengan fitrah manusia. Allah ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالإنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالأنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ (١٧٩)

“ Sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka jahannam kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah). Dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah). Dan mereka memiliki telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Qs Al A’raf :179)

Demikianlah sosok Su’airah al-Asadiyyah radhiyallahu’anha, wanita yang dipuji Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam akan kesabaran dan ‘iffah (penjagaan diri)nya. Semoga pelajaran agung yang telah diwariskannya dapat menjadi acuan bagi wanita muslimah menuju keridhaan Allah subhanahu wa ta’alla, dan menjadikan kita penghuni surga sebagaimana Su’airah, Aamiin.

muslimah>or.ud 
 
http://www.lailahaillallah.com/I_F_A/blog/ummu-zufar-radhiyallohu-8217anha/

22 Juli 2010

Bahaya di sekitar kita

1. BEKAS BOTOL AQUA

Mungkin sebagian dari Kita mempunyai kebiasaan memakai Dan memakai ulang Botol plastik (Aqua, VIT, etc) Dan menaruhnya di Mobil atau di kantor.
Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai Polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung Zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, Jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, Dan harus ditaruh ditempat yang jauh dari mata hari . Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak Dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang Kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan memakai botol Plastik.

2. PENGGEMAR SATE

Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang Dapat menyebabkan kanker. Untuk itu Kita punya obatnya yaitu timun yang Disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.

3. UDANG DAN VITAMIN C

Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan Keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang Dan Vitamin C di dalam tubuh Dan berakibat keracunan yang fatal dalam Hitungan jam.

4. MI INSTAN

Untuk para penggemar MI instan, pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) Hari setelah Anda mengkonsumsi MI instan, jika Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi MI instan. Itu sebabnya mengapa MI instan tidak lengket satu Sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mie instan setiap Hari. Akhirnya Dia menderita kanker. Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena Adanya lilin dalam MI instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa Tubuh Kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) Hari untuk membersihkan lilin Tersebut.

5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN

Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang se hari -Hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan Dan cenderung dianggap sebagai "pelindung" makanan. Sebetulnya tidak Tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan.Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi Kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, Dan informasi. Ada Begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, aitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan.Tetapi tidak semua Bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya. Inilah ranking teratas bahan Kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.


A. Kertas.

Beberapa kertas kemasan Dan non-kemasan (kertas Koran Dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung timbal (Pb) Melebihi Batas yang ditentukan. Di dalam tubuh manusia, timbal masuk melalui Saluran pernapasan atau pencernaan menuju sistem peredaran darah Dan Kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti: ginjal, hati, otak, Saraf Dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang terjadipun bisa bersifat kronis Dan akut. Untuk terhindar dari makanan Yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang. Banyak Makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng Dan Tempe goreng yang Dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari is penjual, Padahal bahan yang panas Dan berlemak mempermudah berpindahnya timbale ke Makanan tsb. Sebagai usaha pencegahan, taruhlah makanan jajanan tersebut di Atas piring.

B.Styrofoam

Bahan pengemas Styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu pilihan Yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini membuktikan Bahwa Styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer Styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran Dan Tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain itu, bahan tersebut Juga mampu mempertahankan panas Dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, Mempertahankan kesegaran Dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih Aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang Mengungkapkan bahwa residu Styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu Itu dapat menyebabkan endocrine disrupter (EDC), yaitu suatu penyakit yang Terjadi akibat adanya gangguan pada system endokrinologi Dan reproduksi Manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan.
http://dbrowser.blogspot.com/2010/05/bahan2-berbahaya-disekitar-kita.html

Ibnu Taimiyah dikafirkan - Ibnu Hajar meradang

inilah tulisan ulama masyhur terbaik yang dapat mematahkan fitnah dan Jarh dari orang-orang yang iri dengan ketenaran Ibnu Taimiyah.
Tulisan Ini Merupakan sebuah Taqridz (Pengantar) terhadap sebuah Buku yang disusun Oleh Ibnu Nashiruddin Ad Dimasqi, seorang Hafidz dan Fuqaha dari karangan Syafiiyah.
Kitab Tersebut Berjudul Raddul Waafir ala Man Zaama anna man Samma ibnu Taimiyah Syaikhul Islam kaafir
(الرد الوافر على من زعم أن من سمى ابن تيمية شيخ الإسلام كافر)
InsyaAllah akan datang pembahasan tersendiri tentang Kitab ini.
Penyebab kitab ini dikarang sebagaimana yang tercantum dalam kitab tersebut adalah Fatwa yang menyebar di khalayak Umum saat itu tentang kafirnya orang yang memberi julukan ibnu Taimiyah sebagai Syaikhul Islam dan tidak sah sholat dibelakang orang tersebut.
Fatwa tersebut secara jelas bukan saja pengkafiran terhadap Ibnu Taimiyah, tapi juga pengkafiran terhadap pengikutnya.
demi mendengar itu, Ibnu Nasiruddin bahkan Memohon dan berdoa agar Allah menyegerakan pemberi Fatwanya dengan Azab yang sesuai dengan perkataannya yang lancang tersebut. Beliaupun mengarang Raddul Waafir yang mengumpulkan lebih dari 80 pendapat dan tulisan ulama yang mengakui dan menjuluki ibnu Taimiyah sebagai syaikhul Islam.
Silahkan download kitab Raddul Waafir dan makhtutatnya
kitab Raddul Waafir
Makhtutat Raddul Waafir
Apa yang membuat pengantar kitab Ini begitu penting adalah Penulisnya yang merupakan Pentolan ulama hadits dari kalangan Syafiiyah secara Khusus dan merupakan salah satu ulama hadits terbesar sepanjang masa. Para Ulama Menggelarinya Amirul Mukminin fi ilmil Hadiits.
Dialah Al Hafidz Syihabuddin Ahmad Bin Hajar Al Atsqalani As Syafii.
perlu diketahui Bahwa para pembenci Ibnu Taimiyah banyak berasal dari kalangan Syafiiyah yang bermazhab Asy’ari dalam Aqidah.
Kebenaran kitab dan Taqridz Ini tidak bisa diragukan lagi karena secara meyakinkan dan Jelas dinukil secara lengkap oleh Murid Ibnu Hajar sendiri yaitu Al hafidz As Sakhawi ketika beliau mengarang biografi gurunya tersebut dalam Kitab yang ia beri judul Aljawaahir Waddurar fi Tarjamati syaikhul Islam Ibnu Hajar dan juga disalin ulang oleh Murid Ibnu Nashiruddin Ad Dimasqi yang bernama Muhammad bin Muhammad bin Abdullah Al ja’fari As Syafii
Silahkan mendownload Kitab tersebut
Al jawaahir
Berikut data gambar tentang Taqridz tersebut
Taqridz yang terdapat dalam manuskrip Raddul Waafir

Taqridz yang terdapat dalam Kitab Al Jawahir

Berikut Terjemahan dari Taqridz Tersebut.
Segala Puji Bagi Allah dan Salam atas hamba-hambanya yang telah Ia pilih.
Aku telah Melihat karangan yang bermanfaat ini. Tujuan-tujuan yang diinginkan dalam pengumpulan pendapat-pendapat ini sudah komprehensif
keluasan Ilmu pengarangnya sudah terjamin begitu juga pengaruhnya terhadap ilmu-ilmu yang bermanfaat yang diagungkan dan dimuliakan oleh Para Ulama.
Masyhurnya keimaman Syaikh Taqiyuddin lebih masyhur dari matahari. Julukannya sebagai Syaikhul Islam pada zamannya tetap berlaku sampai sekarang dilisan orang-orang yang mensucikan dan akan tetap berlanjut dimasa mendatang seperti berlaku kemarin. Hanya orang-orang yang rendah kapasitasnya yang mengingkari hal itu. Atau orang tersebut jauh dari sifat Insyaf. Alangkah bersalahnya orang yang melakukan hal itu dan banyak sekali debunya
Maka Allahlah yang ditanya untuk membersihkan kita dari kejahatan-kejahatan diri kita serta mengumpulkan lisan-lisan kita dengan anugerah dan kemurahannya.
Kalaulah tidak ada dalil atas keimaman laki-laki ini kecuali apa yang diberitakan oleh Al Hafidz Asysyahiir Ilmuddin Albarzali pada kitab Tarikh milik beliau : bahwasanya tidak ditemui di dalam Islam jumlah orang yang berkumpul untuk melayat Jenazah seperti berkumpulnya manusia Untuk melayat Jenazah As Syaikh Taqiyuddin., Dia membandingkan bahwasanya jenazah Imam Ahmad dikerumuni banyak sekali manusia, Jenazah Imam Ahmad disaksikan Oleh Ratusan ribu orang, tetapi Kalau kejadian di Damaskus tersebut sama dengan keadaan di Baghdad kala itu atau lebih rendah lagi, Niscaya tidak ada satupun orang yang akan ketinggalan untuk menyaksikan Jenazahnya. Begitu Pula, seluruh orang yang ada di Baghdad –kecuali sedikit– meyakini keimaman Imam Ahmad, dan Amir Baghdad dan Khalifah kala itu sangat mencintai dan Mengagungkan Imam Ahmad.
Berbeda dengan keadaan Ibnu Taimiyah yang Amir daerah tersebut sedang tidak berada ditempat ketika Beliau wafat dan kebanyakan ulama Negeri tersebut tidak berpihak Kepadanya hingga ia mati dalam keadaan terkurung dipenjara Qal’ah.
Meskipun demikian, hal itu tidak membuat mereka ketinggalan untuk menyaksikan, memuliakan, dan meratapi Jenazahnya kecuali 3 orang yang ketakutan terhadap massa.
Dengan kehadiran sejumlah besar Massa tersebut, Maka pastilah didorong oleh keimaman dan keberkahannya, bukan didorong oleh ikut hadirnya sulthon atau selainnya.
Telah Sohih dari Nabi Shollallahu Alaihi Wasallam bahwasanya Beliau bersabda: “ Kalian adalah Saksi-saksi Allah dibumi”.(diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, red)
Sekumpulan Ulama telah Membantah As Syaikh Taqiyuddin berkali-kali dan Beberapa persidangan juga telah digelar di Kairo dan Damaskus disebabkan oleh beberapa hal yang mereka Ingkari dalam masalah ushul dan furu. Sekalipun demikian, tidak pernah diriwayatkan fatwa kezindikan dan kehalalan darahnya oleh satupun dari para ulama tersebut. Meskipun penduduk negeri tersebut sangat tidak berpihak Kepadanya ketika itu hingga ia ditahan di Kairo kemudian di Alexandria.
Meskipun begitu juga, mereka mengakui keluasan Ilmu dan besarnya kewaraan dan kezuhudannya. Ia disifati sebagai pemurah, berani dan lain-lain karena tindakannya membela Islam dan berdakwah kepada Allah baik secara sembunyi maupun terang-terangan.
Maka bagaimana mungkin orang yang mengatakannya kafir tidak diingkari?! Bahkan bagaimana mungkin pengkafiran orang yang menyebutnya Syaikhul Islam tidak diingkari?! Penyebutan Syaikhul Islam kepada Beliau tidaklah berkonsekwensi kekafiran penyebutnya. Karena Sesungguhnya dia memang Syaikhul Islam tanpa Keraguan.
Adapun Hal-hal yang diingkari dari beliau sebenarnya adalah apa yang ia katakan dengan syahwatnya, dan orang yang mengatakan hal tersebut tidak selalu dianggap menyimpang setelah disampaikan dalil kepadanya. Padahal karangan-karangan beliau penuh dengan bantahan dan berlepas diri kepada siapapun yang meyakini tajsim.
Meskipun begitu, dia adalah manusia yang bisa salah dan benar. Pendapat-pendapatnya yang benar lebih banyak dan pendapat tersebut banyak diambil faidahnya dan beliau dimuliakan dengan sebab itu. Adapun yang salah, janganlah diikuti, tetapi itu termaafkan, Karena para Imam yang Sezaman dengan Beliau telah menyaksikan bahwa atribut-atribut mujtahid telah terpenuhi pada dirinya. Bahkan orang yang paling tidak berpihak kepada beliau dan yang melakukan hal-hal buruk kepadanya, Yaitu Syaikh Kamaluddin Al Zamlakani juga bersaksi atas hal itu., begitu Juga Sodruddin Ibnul Wakil yang kedapatan hanya pernah berdebat dengan beliau.
Yang Paling menakjubkan adalah lelaki Ini merupakan orang yang paling menentang Ahli bid’ah dari kalangan Rafidah, Hululiyah, dan Ittihadiyah. Karangan-karangan tentang penentangannya terhadap mereka Juga amat banyak dan Masyhur. Fatwa-Fatwanya bahkan tidak terhitung lagi.
Aduhai Betapa senangnya ketika mereka mendengar kekufurannya!
Aduhai betapa bahagianya ketika mereka melihat orang-orang yang mengkafirkannya adalah ahli Ilmu!
Merupakan kewajiban siapapun yang memakai pakaian Ilmu dan memiliki akal untuk merenungkan perkataan laki-laki ini berdasarkan karangan-karangannya yang telah Masyhur, atau dari lisan para Ahli naql yang terpercaya, kemudian dipisahkan apa yang diingkari dari beliau, dan setelah itu diperingatkan dengan maksud nasehat, dan dipuji dengan keutamaannya pada apa yang merupakan kebenaran seperti perlakuan terhadap ulama-ulama lainnya.
Kalaulah As Syaikh Taqiyuddin tidak memiliki kebaikan selain memiliki murid yang masyhur seperti Syamsuddin Ibnul Qayyim Al Jauziyah, —pemilik karangan-karangan yang bermanfaat yang diambil manfaatnya oleh orang-orang yang menyepakati maupun yang menentangnya—Niscaya hal itu sudah merupakan petunjuk utama dari agungnya kedudukan beliau.
Bagaimana mungkin ia dikafirkan, sementara para Imam yang sezaman dengan beliau dari kalangan Syafiiyah Apalagi Hanabilah telah menjadi saksi atas keunggulan Ilmu dan keistimewaan beliau dalam memahami makna tersurat dan tersirat.
Siapapun yang memutlakkan pengkafiran kepada beliau atau kepada yang menjuluki beliau Syaikhul Islam padahal beliau telah disaksikan keunggulan ilmu dan keistimewaannya dalam hal memahami makna tersurat dan tersirat, maka janganlah dilirik, lagipula tidak diriwayatkan kedudukan tersebut kepadanya, Bahkan wajib membantah hal tersebut hingga rujuk kepada yang haq dan tunduk kepada kebenaran.
Sesungguhnya Allah mengatakan yang haq dan akan menunjukkan Jalannya, Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.
Dikatakan ditulis Oleh Ahmad Bin Ali bin Muhammad bin Hajar As Syafii, Afallaahu anhu pada hari Jum’at tanggal 9 Rabiul Awal Tahun 835 Hijriah seraya bertahmid kepada Allah dan Bershalawat kepada Rasul-Nya –Muhammad- dan keluarganya

http://syaikhulislam.wordpress.com/2010/03/03/ibnu-taimiyah-dikafirkan-ibnu-hajar-meradang/

13 Juli 2010

MELURUSKAN NASAB SUNAN KALIJAGA AZMATKHAN AL-HUSAINI


Oleh : Habibullah Ba-Alawi Al-Husaini
dalam group : Majelis Dakwah Wali Songo
http://www.facebook.com/group.php?gid=120689947966448&ref=ts



Sumber data:
1. Kitab Syamsud Dhahirah, Karya Al-Habib Abdurrahman bin Muhammad bin Husain Al-Masyhur
2. Kitab Nasab Wali Songo, Karya Al-Habib Bahruddin Azmatkhan Ba'alawi Al-Husaini
3. Data Kantor Pusat Rabithah Alawiyyah

Menjelaskan:


Ada 2 Versi silsilah Sunan Kalijaga:
1. Sunan Kalijaga bernasab ke Abbas, (pendapat lemah)
2. Sunan Kalijaga bernasab ke Rasulullah (pendapat yang kuat)

Silsilah Sunan Kalijaga yang bernasab ke Rasulullah, bersumber pada:
1. Kitab Syamsud Dhahirah, Karya Al-Habib Abdurrahman bin Muhammad bin Husain Al-Masyhur
2. Kitab Nasab Wali Songo, Karya Al-Habib Bahruddin Azmatkhan Ba'alawi Al-Husaini
3. Data Kantor Pusat Rabithah Alawiyyah

Inilah Nasab Sunan Kalijaga yang benar dan diakui oleh Ulama' ahli Nasab:

1. Sunan Kalijaga alias Raden Said alias Lokajaya alias Syekh Malaya alias Pangeran Tuban alias Raden Abdurrahman (Generasi ke-24 dari Rasul, Turunan Rasul ke-23) BIN

2. Ahmad alias Raden Sahur alias Tumenggung Wilatikta bin
3. Syekh Subakir alias Muhammad Al-Baqir alias Mansur bin
4. Ali Nuruddin bin
5. Ahmad Jalaluddin bin
6. Abdullah bin
7. Abdul Malik Azmatkhan bin
8. Alwi Ammil Faqih bin
9. Muhammad Shahib Mirbath bin
10. Ali Khali’ Qasam bin
11. Alwi bin
12. Muhammad bin
13. Alwi bin
14. Ubaidillah bin
15. Ahmad Al-Muhajir bin
16. Isa bin
17. Muhammad bin
18. Ali Al-Uraidhi bin
19. Ja’far Shadiq bin
20. Muhammad Al-Baqir bin
21. Ali Zainal Abidin bin
22. Al-Husain bin
23. Sayyidah Fathimah Az-Zahra binti
24. Nabi Muhammad Rasulullah