22 Februari 2021

Nasihat Habib

Nasihat Habib_Muhammad_Ahmad_Alhabsyi


وصية حكيم لابنه في زمن الإنترنت تكتب بماء الذهب

NASEHAT ORANG TUA YANG BIJAK TERHADAP ANAKNYA DI ZAMAN INTERNET YANG LAYAK DITULIS DENGAN TINTA EMAS

 يا بني : 
Wahai anakku...

إن جوجل ، والفيس بوك ، وتويتر ، والواتساب ، وجميع برامج التواصل ، بحرٌ عميق ، ضاعت فيه أخلاق الرجال ..!! وسقطت فيه العقول !!

Sesungguhnya Google, Facebook, Twitter, WhatsApp dan media sosial lainnya itu ibarat samudera yang dalam, banyak orang yang akhlaqnya tenggelam (binasa) di dalamnya... dan akal mereka pun juga karam di dalamnya...

منهم الشاب ..ومنهم ذو الشيبة ...

(Tak pandang usia) Ada yang muda, dan ada pula yang telah beruban (tua)...

وابتلعت أمواجه حياء العذارى ..وهلُك فيه خلقٌ كثير . فاحذر التوغل فيه

Gelombangnya telah menelan rasa malu para wanita2, dan banyak akhlak hancur di dalamnya...  Maka itu, berhati-hatilah menyelam ke dalamnya...

وكن فيه كالنحلة ، لا تقف إلا على الطيب من الصفحات ، لتنفع بها نفسك أولاً ثم الآخرين ..

Jadilah engkau seperti lebah, yang hanya berhenti pada laman-laman (pages situs) yang baik, ambillah manfaatnya untuk dirimu pertama kali, baru kemudian untuk orang lain...

 يا بني ..

Wahai anakku...

لا تكن كالذباب يقف على كلّ شيئ ، الخبيث والطيب ، فينقل الأمراض من دون أن يشعر ..

Janganlah kau seperti lalat yang hinggap di segala sesuatu, yang jelek maupun yang baik,sehingga menyebarkan penyakit tanpa disadari... 

 يا بني ..

Wahai anakku...

إن الإنترنت سوقٌ كبير ، ولا أحد يُقدم سلعته مجاناً ! فالكل يريد مقابلا !

Sesunggunya internet itu seperti pasar yang besar, tidak ada seorangpun yang menjajakan produknya dengan gratis!! Semuanya ingin bayaran!

فمنهم من يريد إفساد الأخلاق مقابل سلعته ..!!

Di antara mereka ada yang menginginkan kerusakan akhlak sebagai bayaran atas jualannya!!

ومنهم من يريد عرض فِكره المشبوه ..!!

Di antara mereka ada yang ingin mempromosikan pemikiran-pemikiran yang penuh kerancuan!!

ومنهم طالبُ الشهرة ..!! ومنهم المصلحين ..

Di antara mereka ada para pencari ketenaran..!! Meski ada pula yang ingin melakukan perbaikan (mushlihûn)..!!

فلا تشتر حتى تتفحص السلع جيدا ..

Janganlah membeli sampai kau benar-benar memeriksa barang jualan mereka dengan baik...!!!

 يا بني: 

Wahai anakku...

إياك وفتح الروابط ، فإن بعضها فخٌ وتدبير ، وشرٌ كبير ، وهكر وتهكير ، ودمارٌ وتدمير .. 

Hati-hatilah engkau dari membuka suatu link (alamat situs), karena sebagian isinya adalah jebakan dan perangkap, keburukan yang besar, hack (retas) dan cracking (peretasan), serta attack (penyerangan) dan perusakan.

 يا بني ..

Wahai anakku...

إياك ونشر النكات والإشاعات ، واحذر النسخ واللصق في المحرمات .. 

Berhati-hatilah di dalam menyebarkan kelakar dan isu (berita yang tak pasti), dan waspadai aktivitas copy paste dalam perkara haram...

واعلم أن هذا الشيء يُتاجر لك في السيئات والحسنات ، فاختر بضاعتك قبل عرضها .. فإن المشتري لا يشاور .. 

Ketahuilah bahwa perkara yang kau perdagangkan ini, ada yang jelek dan baik, karena itu pilihlah barang daganganmu sebelum kau menawarkannya, karena pembeli (sering kali membeli) tanpa meminta pertimbangan...

 يا بني ..

Wahai anakku...

قبل أن تعلّق أو تشارك فكّر إن كان ذلك يُرضي الله تعالى أو يغضبه ...

Sebelum engkau berkomentar atau turut serta (dalam diskusi), maka pikirkan dulu apakah hal itu bakal diridhai Allah ataukah malah dimurkai-Nya...

 يا بني ..

Wahai anakku...

لا تُعول على صداقة من لم تراه عينك ..!!

Jangan pernah mengandalkan persahabatan yang kau sendiri belum pernah melihatnya dengan matamu... 

ولا تحكم على الرجال من خلال ما يكتبونه ..

Jangan menilai seseorang dari apa yang mereka tulis...

فإنهم متنكرون !!

Karena mereka ini adalah orang-orang yang tersamar (tidak diketahui pasti identitasnya)!!

فصُورهم مدبلجة ..!!

Foto-foto mereka pun hasil ‘edit’an..!!

وأخلاقهم مجملة ..!!

Akhlaq-akhaq bagus mereka hanya basa basi saja..!!
وكلماتهم منمقة ..!!

Perkataan mereka hanya hiasan saja!!

يرتدون الأقنعة ..!!

Mereka megenakan topeng-topeng (kepalsuan)..!!

ويكذبون بصدق ..!!

Mereka berdusta dengan pura-pura jujur..!!

فكم من رجل دين هو أكبر السفهاء ..!!

Betapa banyak orang yang (menampakkan) agama namun dia ternyata orang yang paling dungu..! 

 Karna siapapun di internet bisa menulis apa saja dan seringkali mereka tidak bertanggung jawab.

يارب..اياك نعبد واياك نستعين.....
Wahai Allah hanya kepadaMu aku menyembah dan hanya kepadaMu lah aku meminta pertolongan.

#Habib_Muhammad_Ahmad_Alhabsyi

23 Desember 2019

Tidak Menghargai

BismillahirRohmaanirRohiim

T I  D  A  K      M E N G H A R G A I

Pernahkah anda berbuat sesuatu lantas perbuatan anda tidak dihargai oleh orang disekitar anda ? Bahkan keluarga terdekat atau org terdekat andapun cuek tidak menghargaimu.
Namun mereka semua menikmati hasil karyamu....
Bagaimanakah perasaanmu ?
Kesalkah, marahkah, kecewakah, atau bahkan kapok...?
Menyalahkan lingkungankah ?

Begitulah hakekat rasa Dunia...
Dunia memang penuh dengan tipu daya....termasuk isinya..
Maka apabila berbuat, berbuatlah untukNYA saja...buktikan laa illaha ilallaah dg perbuatan, bukan hanya dilidah saja....

Lihatlah sejarah para kekasih Allah...
Apakah mereka mengharapkan penghargaan dari Manusia ?
Enggak...
Apakah perbuatan karya besar mereka dihargai atau disyukuri oleh manusia ?
Enggak....
Walaupun ada yg bersyukur, itu hanya sedikit..
Selebihnya, dinikmati oleh manusia manusia berwajah dan berhati binatang...yg hanya bisa menikmati tanpa bisa berterimakasih....
Berterimakasih sama Manusia saja tidak mampu, apalagi sama Allah sang pencipta ...
Nah...
Apakah anda ingin di puji oleh para manusia yg hakekatnya  berhati dan berwajah binatang ? Mereka manusia yg tidak pernah menyadari kehadiran dirinya dg rasa syukur pdNYA dimuka Bumi....namun ingin disyukuri dan haus dengan aneka pujian dari manusia...krn orientasi hidupnya adalah sebatas Dunia......akhirat masih jauh....
Hmmm....
Na'udzubillahi min dzaalik...

Ketahuilah...
Syukur itu termasuk perwujudan AKHLAK MULIA...
Syukur...berterimakasih pd Allah, diwujudkan dg menghargai perbuatan hambaNYA, dg memujiNYA melalui sang hamba...

Hakekat  tdk menghargai itu sama saja dg tdk menghargai dirinya sendiri...
Kalau dirinya sendiri saja sudah tidak dihargai, dia akan tampil bagaikan pisau terbang yang pastinya akan melukai dirinya sendiri dan melukai orang sekitar, dijadikan  mudharat olehNYA untuk lingkungan sekitarnya  sesuai dg rencanaNYA saja.....
Yaaa..sesuai rencaraNYA dong, bukankah hanya  Allah Ta'ala saja  yang dapat memunculkan manfaat dan mudharat...?

Ini nasihat buat diri sendiri saja....
Wahai diri....
Jangan bersedih ketika kamu tidak dihargai....
Jangan kecewa ketika perjuangan dan pengorbananmu tidak dihargai.....
Hakekat kecewa timbul  ketika perbuatan yang  dilakukan belum di sertai ke ikhlasan, sehingga ber efek rasa menyakitkan hati...dan kesadaran Ruhani, kesadaran Ilahiyah  belum merambah ke seluruh sel lahir batinmu....
Wahai jiwa, sadarilah bahwa dirimu belum sejiwa dengan Ruhanimu...
Sadarilah bahwa Allah Maha Mensyukuri..  yaaa Syakuur.........
 bisakah menyadari ini  sesadar sadarnya wahai jiwa ?
Apabila telah sadar, tentu kamu tdk akan pernah kecewa setingkat dewa walau sekitarmu tidak pernah menghargai hasil karyamu...bahkan orang terdekatmu melupakanmu, cuek, tidak menghargai seluruh pengorbananmu, bahkan kurang kurang dan kurang...ini semua tidak akan ber efek kepadamu..tidak ngefek gitu loh...paham !
Ketahuilah...
Hakekat hasil karyamu adalah karyanya Allah Ta'ala saja, perbuatanNYA saja...bukan perbuatanmu,..lantas mengapa minta dihargai ?
Mengapa tidak bersyukur pd yang Maha Syukur bahwa DIA telah meminjam jiwa ragamu untuk sebuah karya cipta ciptaanNYA saja...
Lah kalau kamu tidak dihargai, berarti mereka tidak menghargai Allah...krn Allah yang berkarya..itu urusan Allah sajalah....

Siapapun yang tidak menghargai Allah ta'ala, sama dengan tidak mensyukuri Allah..... Allah pasti akan membereskan semua itu dengan caraNYA.,,pastiiiiii....
Bukankah Allah Maha Adil ? 

Laa Illaha Ilallaah..,
Maha Agung Allah, Maha Kasih Allah...
Dunia hanyalah fatamorgana ...
Tertipu oleh Dunia bagi jiwa yang tidak Sadar Allah...

Wallahu a'lam bish showwab
Shollu 'ala Nabi Sholallahu 'alaiyhi wasallam

Surabaya 23 Des 2019
Waktu Subuh
Al Faqir ,...binti Waluyo...

05 Desember 2019

Nafsu Halus

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

*NAFSU TERSEMBUNYI*

Beberapa pakar sejarah Islam meriwayatkan sebuah kisah menarik. Kisah Ahmad bin Miskin, seorang ulama abad ke-3 Hijriah dari kota Basrah, Irak. Beliau bercerita:

Aku pernah diuji dengan kemiskinan pada tahun 219 Hijriyah. Saat itu, aku sama sekali tidak memiliki apapun, sementara aku harus menafkahi seorang istri dan seorang anak. Lilitan hebat rasa lapar terbiasa mengiringi hari-hari kami.

Maka aku bertekad untuk menjual rumah dan pindah ke tempat lain. Akupun berjalan mencari orang yang bersedia membeli rumahku.

Bertemulah aku dengan sahabatku Abu Nashr dan kuceritakan kondisiku. Lantas, dia malah memberiku 2 lembar roti isi manisan dan berkata: “Berikan makanan ini kepada keluargamu.”

Di tengah perjalanan pulang, aku berpapasan dengan seorang wanita fakir bersama anaknya. Tatapannya jatuh di kedua lembar rotiku. Dengan memelas dia memohon:

“Tuanku, anak yatim ini belum makan, tak kuasa terlalu lama menahan rasa lapar yang melilit. Tolong beri dia sesuatu yang bisa dia makan. Semoga Allah merahmati Tuan.”

Sementara itu, si anak menatapku polos dengan tatapan yang takkan kulupakan sepanjang hayat. Tatapan matanya menghanyutkan fikiranku dalam khayalan ukhrowi, seolah-olah surga turun ke bumi, menawarkan dirinya kepada siapapun yang ingin meminangnya, dengan mahar mengenyangkan anak yatim miskin dan ibunya ini.

Tanpa ragu sedetikpun, kuserahkan semua yang ada ditanganku. “Ambillah, beri dia makan”, kataku pada si ibu.

Demi Allah, padahal waktu itu tak sepeserpun dinar atau dirham kumiliki. Sementara di rumah, keluargaku sangat membutuhkan makanan itu.

Spontan, si ibu tak kuasa membendung air mata dan si kecilpun tersenyum indah bak purnama.

Kutinggalkan mereka berdua dan kulanjutkan langkah gontaiku, sementara beban hidup terus bergelayutan dipikiranku.

Sejenak, kusandarkan tubuh ini di sebuah dinding, sambil terus memikirkan rencanaku menjual rumah. Dalam posisi seperti itu, tiba-tiba Abu Nashr dengan kegirangan mendatangiku.

“Hei, Abu Muhammad...! Kenapa kau duduk duduk di sini sementara limpahan harta sedang memenuhi rumahmu?”, tanyanya.

“Subhanallah....!”, jawabku kaget. “Dari mana datangnya?”

“Tadi ada pria datang dari Khurasan. Dia bertanya-tanya tentang ayahmu atau siapapun yang punya hubungan kerabat dengannya. Dia membawa berduyun-duyun angkutan barang penuh berisi harta,” ujarnya.

“Terus?”, tanyaku keheranan.

“Dia itu dahulu saudagar kaya di Bashroh ini. Kawan ayahmu. Dulu ayahmu pernah menitipkan kepadanya harta yang telah ia kumpulkan selama 30 tahun. Lantas dia rugi besar dan bangkrut. Semua hartanya musnah, termasuk harta ayahmu.

Lalu dia lari meninggalkan kota ini menuju Khurasan. Di sana, kondisi ekonominya berangsur-angsur membaik. Bisnisnya melejit sukses. Kesulitan hidupnya perlahan lahan pergi, berganti dengan limpahan kekayaan. 
Lantas dia kembali ke kota ini, ingin meminta maaf dan memohon keikhlasan ayahmu atau keluarganya atas kesalahannya yang lalu.

Maka sekarang, dia datang membawa seluruh harta hasil keuntungan niaganya yang telah dia kumpulkan selama 30 tahun berbisnis. Dia ingin berikan semuanya kepadamu, berharap ayahmu dan keluarganya berkenan memaafkannya.”

Dengan perubahan drastis nasib hidupnya ini, Ahmad bin Miskin melanjutkan ceritanya:

“Kalimat puji dan syukur kepada Allah berdesakan meluncur dari lisanku. Sebagai bentuk syukur. Segera kucari wanita faqir dan anaknya tadi. Aku menyantuni dan menanggung biaya hidup mereka seumur hidup.

Aku pun terjun di dunia bisnis seraya menyibukkan diri dengan kegiatan sosial, sedekah, santunan dan berbagai bentuk amal salih. Adapun hartaku, terus bertambah melimpah ruah tanpa berkurang.

Tanpa sadar, aku merasa takjub dengan amal salihku. Aku merasa, telah mengukir lembaran catatan malaikat dengan hiasan amal kebaikan. Ada semacam harapan pasti dalam diri, bahwa namaku mungkin telah tertulis di sisi Allah dalam daftar orang orang shalih.

🌒Suatu malam, aku tidur dan bermimpi. Aku lihat, diriku tengah berhadapan dengan hari kiamat. Aku juga lihat, manusia bagaikan ombak, bertumpuk dan berbenturan satu sama lain.

Aku juga lihat, badan mereka membesar. Dosa-dosa pada hari itu berwujud dan berupa, dan setiap orang memanggul dosa-dosa itu masing-masing di punggungnya.

Bahkan aku melihat, ada seorang pendosa yang memanggul di punggungnya beban besar seukuran kota Basrah, isinya hanyalah dosa-dosa dan hal-hal yang menghinakan.

Kemudian, timbangan amal pun ditegakkan, dan tiba giliranku untuk perhitungan amal.

Seluruh amal burukku ditaruh di salah satu sisi timbangan, sedangkan amal baikku di sisi timbangan yang lain. Ternyata, amal burukku jauh lebih berat daripada amal baikku..!

Tapi ternyata, perhitungan belum selesai. Mereka mulai menaruh satu persatu berbagai jenis amal baik yang pernah kulakukan.

Namun alangkah ruginya aku. Ternyata dibalik semua amal itu terdapat NAFSU TERSEMBUNYI. Nafsu tersembunyi itu adalah riya, ingin dipuji, merasa bangga dengan amal shalih. Semua itu membuat amalku tak berharga. Lebih buruk lagi, ternyata tidak ada satupun amalku yang lepas dari nafsu-nafsu itu.

Aku putus asa.

Aku yakin aku akan binasa. 
Aku tidak punya alasan lagi untuk selamat dari siksa neraka.

Tiba-tiba, aku mendengar suara, “Masihkah orang ini punya amal baik?”

“Masih...”, jawab suara lain. “Masih tersisa ini.”

Aku pun penasaran, amal baik apa gerangan yang masih tersisa? Aku berusaha melihatnya.

Ternyata, itu HANYALAH dua lembar roti isi manisan yang pernah kusedekahkan kepada wanita fakir dan anaknya.

Habis sudah harapanku... 
Sekarang aku benar benar yakin akan binasa sejadi-jadinya.

Bagaimana mungkin dua lembar roti ini menyelamatkanku, sedangkan dulu aku pernah bersedekah 100 dinar sekali sedekah (100 dinar = +/- 425 gram emas = Rp 250 juta), dan itu tidak berguna sedikit pun. Aku merasa benar-benar tertipu habis-habisan.

Segera 2 lembar roti itu ditaruh di timbanganku. Tak kusangka, ternyata timbangan kebaikanku bergerak turun sedikit demi sedikit, dan terus bergerak turun sampai-sampai lebih berat sedikit dibandingkan timbangan kejelekanku.

Tak sampai disitu, tenyata masih ada lagi amal baikku. Yaitu berupa air mata wanita faqir itu yang mengalir saat aku berikan sedekah. Air mata tak terbendung yang mengalir kala terenyuh akan kebaikanku. Aku, yang kala itu lebih mementingkan dia dan anaknya dibanding keluargaku.

Sungguh tak terbayang, saat air mata itu ditaruh, ternyata timbangan baikku semakin turun dan terus memberat. Hingga akhirnya aku mendengar suatu suara berkata, “Orang ini selamat dari siksa neraka..!”

Saudara-saudariku tercinta... 
Masih adakah terselip dalam hati kita nafsu ingin dilihat hebat di mata orang lain pada ibadah dan amal-amal kita..

صلوا على النبي صلى اللّٰه  عليه وسلم*

Doa diantara dua Sujud

••◈🌹﷽ 🌹◈••

▪ *ROBIGHFIRLII* _(Ampunilah DosaKu)_
▪ *WARHAMNII* _(Kasihanlah Aku)_
▪ *WAJBURNII* _(Cukupkan KekurangKu)_
▪ *WARFA'NII* _(Angkatlah DerajatKu)_
▪ *WARZUQNII* _(Berilah Rezeki)_
▪ *WAHDINII* _(Berilah Petunjuk)_
▪ *WA'AAFINII* _(Berilah Kesehatan)_
▪ *WA'FUANNII* _(Berilah Ampunan)_

Ketika  orang ditanya :
 *DO'A* apakah yang  paling  kerap  di Baca oleh *Orang Islam* ?” Banyak  yang  menjawabnya dengan Salah. Begitu kerap *DO'A* itu dibaca,  hingga ketika sedang Membaca *DO'A* tersebut, banyak diantara kita yang tak Merasa  Sedang *BERDO'A* ( *Memohon/ Meminta*) sehingga *Duduk diantara Dua SUJUD* dilakukan dengan *Cepat cepat (Tanpa Tumakninah)* dan terkesan *Tidak Sopan terhadap Alloh*, tidak punya *Etika dalam Memohon/ Meminta*. 

Padahal  *DO'A itu Sangatlah Hebat*, merangkum seluruh Keperluan kita di *Dunia dan Akhirat*. Dan di *Baca minimum 17 kali Setiap Hari*.

*DO'A* itu, ialah *DO'A* diantara dua *SUJUD*, marilah kita *Hayati* dan *Fahami* Maknanya :
🤲🤲🤲 *ROBBIGHFIRLII*:
Wahai Tuhan *Ampunilah Dosaku*, *(Dosa disengaja, Dosa tidak disengaja, Dosa kecil, Dosa besar, Dosa lahir Dosa batin, Dosa menganiaya diri sendiri*, 
Dosa adalah beban, yang menyebabkan kita berat *melangkah menuju ke Ridhaan اللّهُ*. Dosa  adalah  *Kotoran Hati* yang membuat  *Hati  Gelap*,  sehingga  *Hati* kita merasa  berat sekali untuk *Melakukan Kebaikan*.

▪ *WARRHAMNII*:
*Sayangilah Aku, sayangilah diriKu*, kalau diri kita *disayang ALLAH*  Hidup akan terasa *Tenang*, karena dengan Kasih Sayang-Nya akan dapat dicapai semua cita-cita. *Dengan Kasih Sayang اللّه* Nafsu kita akan *Terbimbing dan  Terdidik* ke arah yang *Lebih Baik*. 

▪ *WAJBURNII*:
*Tutup lah  segala  Kekuranganku*, banyak sekali Kekurangan kita, *kurang Syukur*,  *Kurang  Sabar,  Kurang  Menerima Kenyataan*, Mudah Marah, Pendendam  dan  lainnya. Kalau *Kekurangan kita Ditutup/Diperbaiki oleh اللّهُ*, maka  kita  akan  menjadi  Manusia sebenarnya, yaitu menjadi *Manusia yang Sehat, Sejahtera dan Bahagia*.

▪ *WARFA'NII*:
*Tinggikanlah Darjatku*, *kalau اللّه sudah  Meninggikan Darjat* kita, maka pasti tidak ada  Manusia atau Makhluk yang boleh *Menghinakan* (mengenyek) kita.

▪ *WARZUQNII*:
*Berikanlah  aku  Rezki*, sebagai hamba *اللّه*ُ kita  memerlukan Rezki, *اللّه mampu Mendatangkan Rezki* dari jalan yang *Tak Disangka* dan tidak *Ternilai Banyaknya*.

▪ *WAHDINII*:
Berikanlah  Aku *Petunjuk/Bimbinglah* aku  ke jalan yang benar yang dapat menyelamatkan hidup di *Dunia dan di Akhirat*, Kita bukan hanya  minta *Petunjuk/Hidayah* yang berkaitan dengan *Agama*. Tetapi kita juga  minta  petunjuk  agar terhindar dari  mengambil  Keputusan  yang di anggap salah.

▪ *WA'AAFINII*:
Berikan lah  Aku  *Kesehatan, (Sehat Rohani dan Jasmani)*,  apabila kita *Sehat*, kita dapat menambah *Kebaikan  dan  Manfaat* serta kita tidak menjadi beban bagi orang lain.

▪ *WA'FUANNII*:
Aku Mohon agar *Kesalahanku di Ampuni*, di *Hapus dari Catatan Dosa*.

Dari *DO'A* tersebut *Dimulakan* dan *Diakhiri* dengan *Memohon Pengampunan dari الله* sehingga kita benar2 bersih dari *Dosa*.

*Allah SWT* Memerintahkan kita untuk ber *DO'A* (Meminta/ Memohon)  *Rasulullah  SAW*  mencontohkan  kepada kita, menurut logikanya  *DO'A* tersebut pasti *Terkabul* dan *Diterima oleh Allah SWT*.
         ".... Amin ....."

Terkadang  yang menjadi Persoalan, dimana  *Hati dan Fikiran* kita, ketika kita  ber *DO’A* itu dan kita tidak *Hafal Arti serta Maknanya*.
Mari kita Merenungi untuk Berusaha *Mengerti dan Memahami (Tafakur)* *Menghayati dan Menjiwai (Tadabbur)* makna-makna *Bacaan Sholat*. 

Padahal  *DO'A* tersebut sangat *Hebat*, dan masih banyak orang sering *Tergesa-gesa*,  yang mana sepatutnya perlu *Tuma'ninah (tenang)* dengan  Menghayatinya betul-betul dan *Meminta Kepada Allah Subhanahu Wata'ala*.

Shollu'ala Nabi
Shollu 'ala Muhammad
Shollu 'ala Rosulillah 
Sholallahu'alaihi wasallam

Kemuliaan Guru

EMPAT KEMULIAAN MURABBI/GURU RUUHI WAL JASAD 

Syekh An-Nawawi Al-Bantani dalam kitab Tanqihul Qaul Syarah Lubab Al-Hadits menyebutkan beberapa riwayat dari Ibnu Mas’ud tentang kemuliaan Guru.

1. Melihat wajah orang alim (guru) itu lebih baik dari pada bersedekah 1000 kuda.

ﻭَﻧَﻈْﺮُﻙ ﺇِﻟَﻰ ﻭَﺟْﻪِ ﺍﻟْﻌَﺎﻟِﻢِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻚَ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﻓَﺮْﺱٍ ﺗَﺼَﺪﱠﻗْﺖَ ﺑِﻬَﺎ ﻓﻰِ ﺳَﺒِﻴْﻞِ ﺍﻟﻠﻪِ

“Melihatnya kamu kepada wajah orang alim lebih baik dibanding bersedekah di jalan Allah sebanyak seribu ekor kuda”

2. Mengucapkan salam kepada orang alim (guru) itu lebih baik dari pada beribadah sunnah 1000 tahun.

ﻭَﺳَﻠَﺎﻣُﻚَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻌَﺎﻟِﻢِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻚَ ﻣِﻦْ ﻋِﺒَﺎﺩَﺓِ ﺍَﻟْﻒِ ﺳَﻨَﺔٍ

“Mengucapkan salam kepada orang alim lebih baik dibanding ibadah sunnah seribu tahun”

3. Siapa saja yang berjalan menuju orang alim (guru) untuk menuntut ilmu, maka setiap satu langkah mendapatkan pahala 100 kebaikan.

ﻣَﻦْ ﻣَﺸَﻰ ﺇِﻟَﻰ ﺣَﻠَﻘَﺔِ ﻋَﺎﻟِﻢٍ ﻛَﺎﻥَ ﻟَﻪُ ﺑِﻜُﻞﱢ ﺧَﻄْﻮَﺓٍ ﻣِﺎﺋَﺔُ ﺣَﺴَﻨَﺔٍ

“Orang yang berjalan menuju majelis orang alim, setiap langkahnya dibalas seratus kebaikan”

4. Barangsiapa duduk bersandingan dengan orang alim (guru), kemudian orang alim (guru) itu berkata, maka setiap kalimat bagi yang mendengarkan mendapatkan 1 kebaikan.

ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺟَﻠَﺲَ ﻋِﻨْﺪَﻩُ ﻭَﺍﺳْﺘَﻤَﻊَ ﻣَﺎﻳَﻘُﻮْﻝُ ﻛَﺎﻥَ ﻟَﻪُ ﺑِﻜُﻞﱢ ﻛَﻠِﻤَﺔٍ ﺣَﺴَﻨَﺔٌ

“Ketika seseorang duduk di samping orang alim dan mendengarkan perkataannya, setiap kalimatnya akan dibalas satu kebaikan.”

Wallahu A'lam Bishawab

Mbah Hasyim

Karomah Mbah Hasyim Ngaji 120 Tahun
40 tahun dengan Imam Syafi'i
40 tahun dengan Imam Bukhari
40 tahun dengan Imam Junaid & Imam Ghazali

Ketika Mbah Hasyim nyantri di Bangkalan beliau diberi tugas mengurusi kuda milik Mbah Kholil hingga kesempatan untuk ngajipun tidak banyak. Suatu hari Mbah Kholil kedatangan tamu dari Jawa dan kebetulan dia seorang Kyai namun santrinya tak sampai ratusan hanya puluhan saja. Setelah tamu ditanya keperluannya apa, lalu tamu tersebut mengutarakan keperluannya kepada Mbah Kholil.

Tamu: “Mbah Kholil, saya datang kesini kyai pertama niat silaturahmi dan yang kedua saya hendak menikahkan putri saya berhubung dia sudah dewasa kiranya patut saya carikan jodoh apalagi usia saya juga sudah ada di ambang pintu ajal yang tak lama lagi Allah pasti memanggil ruh saya Kyai. Jika ada Kyai, saya mohon petunjuk dan izin Kyai untk mencarikannya”.

Tanpa berfikir panjang Mbah Kholil langsung memanggil Mbah Hasyim yang ada di belakang rumah beliau yang sedang ngurusi kuda. Spontan Mbah Hasyim yang mendengar suara gurunya memanggil langsung lari tunggang langgang menghadap sang guru.
Mbah Hasyim: “Iya Kyai Njenengan manggil saya?”
Mbah Kholil: “Iya”.
Tanpa banyak tanya lagi Mbah Hasyim langsung diam merunduk, lalu Mbah Kholil berkata kepada tamu beliau. Ini dia calon menantumu yang akan meneruskan perjuanganmu. Tamu pun terkejut tegang dan tak habis fikir sambil bergumam dalam hatinya, masa iya sih santri mblasaken seperti ini akan mengurus pesantrenku? Saya tidak yakin bila anak ini banyak ilmunya.
Disisi lain Mbah Hasyim pun terkejut pula sambil begumam dalam hatinya, masa iya ya Mbah Kholil tega akan menjodohkan saya dengan putrinya ulama’ yang begitu mulya dan santrinya banyak nan berwibawa serta alim?
Mbah Kholil lalu menyambung dawuhnya apa yang keduanya pikirkan.

Mbah Kholil: “Sudahlah kamu (tamu) pulang saja dan siapkan selamatannya di rumahmu. Tiga hari lagi aqad nikah dilaksanakan. Dan kamu Hasyim kembali ke belakang!”
Mbah Hasyim pun kembali ke tempat tugasnya dengan hati yang risau, pikiran kacau balau dan perasaan galau, sembari bertanya-tanya dalam hati kecilnya: “Bagaimana saya bisa menjalani ini semua, kenapa guru tidak memberi tau saya sebelumnya atau paling tidak menawarkannya?”
Gundah gulana bimbang ragu dan bingung terus berkecamuk dalam fikiran Mbah Hasyim. Di saat-saat seperti itulah Hidayah Allah ditampakkan. Mbah Hasyim teringat dimana suatu hari saat Mbah Kholil molang kitab beliau Dawuh sederhana saja : “Barang siapa di antara kalian yang ingin tercapai hajatnya maka bacalah sholawat nariyah sebanyak-banyaknya dan pada waktu ijabah sangat dianjurkan yaitu setelah separuh malam hingga menjelang subuh”.
Saat malam kira-kira jam 12 malam, Mbah Hasyim melaksanakan apa yang pernah diucapkan gurunya itu yaitu membaca Shalawat Nariyah sebanyak-banyaknya, dan menjelang Subuh beliau ketiduran dan hal ajaib dimana dalam mimpi tidur sekejapnya beliau bermimpi bertemu Imam al-Bukhari dan mengajarkan kepada beliau hadits shahih selama 40 tahun lamanya, lalu beliau terbangun serta terkejut tidak percaya atas mimpinya itu.

Di malam yang kedua terjadi lagi, dalam mimpinya beliau bertemu Imam as-Syafi’i dan mengajarkan kepada beliau kitab-kitab Fiqih dari bebagai Madzhab yaitu Imam as-Syafi’i sendiri Hanafi Maliki dan Hanbali selama 40 Tahun lamanya.

Dimalam ke tiga beliau bermimpi bertemu dgn Imam al-Ghazali dan Junayd al-Baghdady yang mengajarkan beliau kitab-kitab tasawwuf selama 40 tahun. Setelah beliau bangun, beliau terkejut dan bertanya dalam pikirannya apa makna dari semua mimpi ini.
Kesokan harinya beliau hendak bertanya kepada gurunya namun tidak ada kesempatan karena beliau justru disuruh siap-siap berangkat ke rumah calon mertua untuk melangsungkan aqad nikah.

Lalu keduanya pun berangkat hingga ditempat tujuan langsung dilakukan Aqad Nikah selesai itu Mbah Kholil akan pulang ke Bangkalan. Sepatah katapun tak ada yang keluar terucap dari Mbah Kholil mulai dari Bangkalan hingga sampai di tempat akad pernikahan. Baru Mbah Kholil hendak pulang beliau dawuh kepada Mbah Hasyim lalu kepada mertuanya dan disaksikan banyak santri dan tamu undangan.
Kepada Mbah Kholil: “Hasyim Jangan Nyelewang-Nyeleweng ya! Ibadah ikut yang dicontohkan Nabi melalui ulama’nya dan ikutilah ulama’nya Allah agar selamat, Allah pasti bersamamu.”
Kepada mertua Mbah Hasyim: “Jangan ragu dengan Hasyim dia sudah ngaji 120 tahun lamanya.”

Baik Mbah Hasyim, mertua dan para tamu tidak begitu paham serta kebingungan menafsiri dawuh Mbah Kholil karena mereka pikir ini gak masuk akal kapan ngajinya sampai 120 tahun sementara usia beliau belum sampai 50 tahun. Lalu Mbah Kholilpun balik ke Bangkalan.

Esoknya Mbah Hasyim diuji mertuanya sembari ingin membuktikan se alim apakah menantunya yang dijagokan gurunya itu. Dan beliaupun dengan agak gugup berada di masjid sementara di tempat yang biasa mertuanya duduk sudah disediakan 2 kitab tafsir dan hadits, tanpa ditanya si santripun dan Ustadz memberitahukan batas yang harus diajarkan dan dibaca, nah keajaiban pun dimulai tanpa harus menengok apalagi memegang kitabnya Mbah Hasyim langsung membaca dengan fasih dan hafal diluar kepala serta membahasnya laiknya Masyayikh yang sudah kenyang dengan segudang ilmu, tak satupun ada yang salah.

Ustadz dan santri senior yang tidak yakin dengan kemampuan beliaupun pun menjadi takjub begitupula mertuanya yang mengintip dari celah jendela rumahnya pun ikut takjub.

Dari hari itu hingga seterusnya Mbah Hasyimlah yang molang semua kitab-kitab klasik yang tebal dari berbagai cabang ilmu agama Islam. Itulah beberapa karomah Mbah Kholil kepada Mbah Hasyim dan masih banyak lagi karomah-karomah beliau kepada santri-santri beliau yang lain.

Semoga Alloh Senantiasa Mengalirkan Tetesan-Tetesan Barokah dan Manfaat dari beliau-beliau ini kepada kita dan anak cucu kita sehingga kita tetap berada di jalur ASWAJA.

30 November 2019

Ki Ageng Demang Joyomurtoyo

Bismillahirrohmaanirrohiim

Peristiwa langka penemuan jenazah berumur ratusan tahun namun masih utuh dan bersih kain kafannya, di desa Mantub, Jaken, Pati.

Berikut laporannya :

KI AGENG DEMANG JOYOMURTOYO

LAHIR   : YOGJAKARTA
                TAHUN 1691 M

WAFAT  : SENEN KLIWON
                 22 januari 1781 M
                ________________
                 26 MUHARAM 1195 H

Pada pukul 10.00 wib - hari Sabtu Pon, tgl 5 Oktober 2019 bertepatan dengan 7 Shofar 1441 Hijriyah, datang serombongan orang dari desa Mantub Kec Jaken, Kab Pati, Jawa Tengah - yang dipimpin bapak Fatchurrozi, bermaksud bersilaturrohmi ke kediaman KH. Nur Hamim Adlan di Pondok Pesantren Nahrul Ulum, Kelurahan Purbosuman - Ponorogo - Jawa Timur.

Adapun tujuan pokok rombongan ini sowan adalah melaporkan adanya rasa penasaran warga Desa Mantub - kecamatan Jaken -Kabupaten Pati - Jawa Tengah - yang menemukan jenazah yang masih kuat kain kafannya, juga putih bersih tidak berlumpur. Hanya saja jasadnya tinggal tulang dan kulit badan. 

Dan menurut KH. NUR HAMIM ADLAN PEMANGKU PONDOK PESANTREN NAHRUL ULUM : jasad yang diketemukan tersebut bernama : KI AGENG DEMANG JOYO MURTOYO.

Agar semua mantab dan merasa adakah pengaruh pada jiwa raga, maka diajaklah para tamunya (seluruh rombongan yang sowan tersebut) untuk mengheningkan cipta dengan amalan dzikir yang telah diperintahkan KH. Nur Hamim Adlan.
Setelah sekitar 1 jam, para rombongan semuanya  merasa seperti dalam ruangan AC. Terasa dingin dan haru, sehingga semuanya berlinang air mata.

KH. Nur Hamim Adlan melanjutkan penjelasan dari pembicaraan hasil talaqi ruhani (perjumpaan ruh) dengan Ki Ageng Demang Joyo Martoyo - yang Insya Alloh masih ada keturunan dari Sultan Agung - Mataram - Jawa Tengah.

Ki Ageng Demang Joyo Murtoyo, domisili sewaktu hidupnya di Desa Waru Kecamatan / Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Menurut pengakuan Ki Demang Joyo Murtoyo kepada KH. Nur Hamim Adlan, bahwa sebenarnya beliau tidak dapat membaca Al Qur'an apalagi tulisan Arab - hanya saja beliau setiap hari tidak pernah meninggalkan membaca syahadatain (ASYHADU ANLA-ILA-HA ILLALLOH -WA ASY-HADU ANNA MUHAMMADARROSULULLOH sebanyak1000 (seribu) kali setiap hari sampai akhir hayatnya.

Ki Ageng Demang Joyo Murtoyo bukan ulama apalagi kyai, namun didalam mengemban kepemimpinan terkenal arif bijaksana, tidak pernah dholim menghukum rakyatnya. Dan juga Ki Demang Joyo Murtoyo adalah seorang yang tekun ibadah, juga ahli kholwat dan ahli thoriqoh.

Ki Ageng Demang Joyo Murtoyo memiliki karomah sepi angin dan thoyul ardhi (melempit bumi) - juga Ki Ageng Demang Joyo Murtoyo punya kelebihan berjalan diatas air. Sehingga  sering berjamaah sholat fardlu, khususnya sholat Jum'ah  di Mekah Al Mukaromah dengan menunggang kuda.
Ki Ageng Demang Joyo Murtoyo tidak pernah berpisah dengan kudanya waktu bepergian.
Ki Ageng Joyo Murtoyo tidak pernah membawa pengawal setiap bepergian kemanapun.
Waktu beliau bepergian, kudanya yang menjaga keamanan Ki Ageng  Demang Joyo Murtoyo waktu tidur dan istirahat.

Kedatangan Ki Demang Joyo Martoyo dari Waru - Rembang ke daerah Mantub, sebenarnya membuktikan ISYAROH dalam mimpi ada sumur tua yang dalam dan airnya jernih nan harum mewangi, yang berada sekitar 100 meter dari  makam arah barat daya, yang menurut penuturan orang  tua yang diketahui dalam mimpi (Insya Alloh, Nabi Khidhir Alaihissalam) yang sudah jelas arahnya. 
Saat ketika telah dekat yang akan dituju, tiba - tiba Ki Ageng Demang Joyo Murtoyo merasakan pening kepala yang luar biasa, dan diikatlah kendali kuda beliau dipohon mengkudu (sekarang ada didekat makam Ki Ageng Demang Joyo Murtoyo). Beliau berbaring telentang dengan menyedekapkan dua tangan diatas ulu hatinya dengan berucap : "Asyhadu anla ilaha illalloh wa asyhadu anna Muhammadanrasululloh" Sang malaikat maut sayiduna Izroil mencabut nyawa Ki Ageng Joyo Murtoyo dan dengan keajaiban dan karomah beliau, anak dan isterinya diajak menuju isyaroh yang diketahui dalam mimpinya. Dan ketika sakarotul maut berpesan apabila menghendaki ajal, agar supaya dikebumikan jenazahnya ditempat beliau sakaratul maut.
Demi kecintaan keluarga pada Ki Ageng Joyo Murtoyo, ditungguilah kuburannya selama 100 hari / malam.
Ki Ageng Joyo Murtoyo berwasiat pada keluarganya (sewaktu sakarotil maut) : kelak saat kudanya mati agar dikubur disamping kuburan Ki Ageng Demang Joyo Murtoyo.

Dan diantara karomah Ki Ageng Demang Joyo Murtoyo yang tergolong unik adalah :
Beliau sangat sakti, kalau kita amati disekitar makam beliau ada 2 batu Besar - ini adalah upaya  menangkap halilintar dan dihimpit dengan dua Batu besar, yang sampai sekarang tidak ada orang yang hajat memecah untuk bangunan.

Demikianlah, rombongan tamu dari Mantub, Jaken, Pati yang sowan ke kediaman KH. Nur Hamim Adlan di Ponpes Nahrul Ulum, Purbosuman, Ponorogo itu merasa lega setelah mendapat penjelasan dan pengalaman langsung dalam kesempatan itu. Dan setelah merasa cukup, mereka pun berpamitan untuk pulang ke kampungnya, desa Mantub, Jaken, Pati.

Wallohu A'lam bissowab...
 oleh HADLRORUSY SYAIKH KH. NUR HAMIM 'ADLAN AL-MURSYID THORIQOH QODIRIYYAH WAN NAQSYABANDIYYAH PONOROGO

Shollu'ala Nabi Sholallahu 'alaiyhi wasallam

17 November 2019

Dialog


  ⚘ بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  ⚘

Tiba tiba pandangan mataku tertuju pada sosok lelaki paruhbaya...
Ia duduk di emperan masjid..
Nampaknya bukan pegawai masjid disana..

Kulihat waktu Dzuhur masih 2 jam lagi...
Sambil menunggu teman, janjian bertemu di masjid, aku dekati Bapak itu untuk teman ngobrol..

Aku : Assalamu 'alaiykum Pak
"wa'alaiykum salam " , jawab Bapak itu..

Perkenalkan nama sy adalah Amir, Bapak siapa namanya ?
Sambil salaman, Bapak itu menyebut namanya adalah Ahmad.

Aku       : Oh..Bapak Ahmad, sedang menunggu siapa disini ?

Ahmad : Hmm saya menunggu waktu shollat, Nak Amir...

Aku       : Maaf Pak Ahmad, dari tadi sy perhatikan, Bapak kelihatan kebingungan ... bapak nampak sedih...

Ahmad : Iya nak, Saya capek cari pekerjaan hingga sekarang belum dapat ...saya sudah mencari kerja kesana kemari, namun hasilnya nihil..

Aku : Yaa Allah... sabar ya Pak... seharusnya Bapak sdh pensiun diusia tua ini, mengapa disibukan dengan mencari pekerjaan ?

Kuperhatikan Pak Ahmad berubah  wajahnya menjadi sangat sedih...

Ahmad : ya Nak, Bapak sebetulnya sdh pensiun dari pekerjaan disebuah Pegawai Negri, namun bapak masih mempunyai tanggungan 4 orang anak yang harus bapak biayai sekolahnya..
Dua anak bapak kuliah di Brawijaya Malang, sedangkan 1 anak Bapak  kuliah di Jakarta, dan yang bungsu masih sekolah SMA...
Mereka semua  masih membutuhkan dana sekolah dan dana kontrak kamar serta biaya hidup...
Teman teman Bpk seolah meninggalkan  Bpk semenjak pensiun... mereka tidak mau kerja sama lagi dan menyingkirkan Bpk... sekarang entah harus bagaimana lagi... kasihan anak anak, Bpk tidak mau mereka menderita, Bpk tidak mau mereka tahu bahwa kondisi ini sdg sulit...
Bapak memang salah, tidak mendengar Nasihat Istri ketika Bpk blm pensiun, Istri menyarankan untuk buka usaha mumpung ada dana dan usaha itu bisa dijalankan Istri, dan akan berguna ketika pensiun....
Saat itu bpk tdk memperdulikan  usulan istri...bpk hanya bilang sibuk sibuk tdk bisa urus usaha , kalau istri urus usaha nanti sibuk sendiri dan tidak memperhatikan bapak krn keburu capek dg kerja usaha itu....maka usulan istri diabaikan..nah sekarang benar benar terasa....

Aku : Subhanalloh Bapak....
Usaha bapak sdh dihargai Allah yang Maha Kasih, walau belum menampakkan hasilnya....
Percayalah Pak, bahwa Allah Subhanahu wata'ala Maha Kaya, dan tidak ada yang tidak mungkin bagiNYA..
Mohonlah selalu jangan putus asa, sambil usaha........
Allah Subhanahu wata'ala sangat faham bahwa bapak mempunyai amanah anak yang masih dalam tanggungan bpk...
Percayalah Rizki anak anak dan Istri bapak dijamin oleh Allah Ta'ala, dan tidak akan kelaparan dan kekurangan......

Jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak Rizki anak istri masih mengalir asbab usaha Bapak, pasti akan dialirkan melalui bapak..

Jika Allah Ta'ala  berkehendak lain, pasti DIA akan membukakan pintu lain lengkap dengan asbab asbab yang lain pula...

Tidak ada yang sulit bagi Allah, Paak...

Maafkan saya seolah menggurui bapak..maafkan saya...

Saya mencium tangan Pak Ahmad tanda hormat saya..
Nampak Pak Ahmad mengusap air mata haru mendengar ucapan spontan dari lidah saya yg dikendalikan oleh Allah...

Ahmad : Terimakasin Nak....sy tak menyangka ternyata ada cahaya kemuliaan pada dirimu, rupanya Allah ta'ala telah menuntunmu dengan RahmatNYA...Masya Alloh..
..istiqomahlah karena Dunia ini penuh tipu daya..

Kemudian Pak Ahmad berdiri, pamit hendak ke tempat wudhu, sementara sy sibuk mengambil hp sy yg berdering....

Pak Ahmad melewati saya dan sy mengangkat hp..
Sambil menoleh ke arah Pak Ahmad yg sepertinya hendak ber wudhu...tapi sy terperanjat...kok Pak Ahmad hilang...

Saya matikan hp, kmd dengan penasaran, sy berlari mencari Pak Ahmad di tempat Wudhu, menoleh kanan kiri....tidak ada..

Ah jangan jangan di wc...
Sy buka pintu wc semua..kosong...

Deg deg deg,..jantung sy berdebar  kencang...
Sy yakin tadi Pak Ahmad lewat didepan saya...
Hanya sekejap sy menoleh ke hp dan melihat ke Arah Pak Ahmad, sudah menghilang...aneh..ajaib....
Sebegitu cepatkah ia menghilang...

Siapakah sosok Pak Ahmad itu ?
Jin kah atau Malaikat kah ?
Atau seorang waliyulloh kah ?
Yang menyamar dan menguji sy ..

Siapapun dia, yang jelas Allah selalu menguji hamba hambaNYA dimanapun berada....ambillah hikmahnya

Wallahu a'lam....






14 November 2019

Coretan Qolbu

 ⚘Bismillahirrohmaanirrohiim⚘

Aku termenung menyimak perkataan  Mbah Yai , Guru ku.....
Aku berusaha untuk memahami dan mencerna apa maknanya....
Aku tafakur berulang kali..
Jauh didalam hatiku bertanya kepadaMU yaa Robb... agar Allah ta'ala menjelaskan padaku semua kalimat yang baru saja kudengar...

Waktu itu angin laut menghembus lembut, dengan deburan ombak yang khas...
Suasana Pulau Thullub, di perairan perbatasan Singgapura  sangat tenang damai dan indah....
Mbah Yai, Guruku bercerita, bahwa disini ada Mbah Sayyid al Makky (berasal dari mekah ) sedang kholwat, Bliau usianya sekitar 800 tahun, dan masih hidup segar bugar... Mbah Yai Guruku pernah melihat Mbah Sayyid sedang naik tangga ke makam Syekh Syarif 'ainun Na'im bin Maulana Iskhaq, rambutnya panjang...
Saya bertanya...." Mbah Yai, kalau Wali seperti Mbah Sayyid, badannya koq tidak kelihatan ya ?, kemudian apakah tidak merasa lapar kholwat panjang sampai bertahun tahun ?"
Kemudian Mbah Yai berkata : " itu karena Ruhnya sudah menguasai Jasadnya, sudah menyatu dengan Alam Raya, Ruhnya membesar....."

Hmmm
Aku tafakur sejenak, barulah aku mengerti, bahwa
Kalau Ruh  sudah menguasai jasad, pasti jasad tidak akan terasa lapar, panas maupun dingin, jasadnya seolah menjadi tranparan tidak bisa dilihat oleh mata zahir kita....
Contohnya seperti 
1. Nabi Khidir as,
 2. Syekh Sayyid Iskandar Marwah at Thurky di Jembatan 6 Barelang Batam, yang usianya sudah 400 tahun, kholwat di area pantai..... yang raganya tidak kelihatan oleh kita.......
3. Ada lagi Waliyulloh yang kholwat di dalam Air di seputaran Pulau Thullub....Raganya tidak hancur, dan aman selamat...kholwat di dalam air...
Masya Alloh...Allohu Akbar....
4.Kanjeng Sunan Kali Jaga, yang kholwat dipinggir kali selama 3 tahun tidak makan dan minum.....menunggu Kanjeng Sunan Bonang Gurunya..
5.Banyak lagi para Waliyulloh yang lain yang Allah Rahasiakan dari orang umum....karena memang itu kehendakNYA saja...

Itulah RahasiaNYA, yang khasanahNYA sangat luas dan otak kita tdk bisa mencerna sehingga banyak ketidak pahaman pd otak.....

BagiNYA tidak ada yang tidak mungkin....
DIA berkehendak menuruti IlmuNYA saja....
IlmuNYA sangat luas dan dalam, bila 7 lautan dijadikan tinta buat menjabarkan IlmuNYA, tetap saja masih kurang....baru setetes .....

Maka pelajaran yang bisa kita petik adalah berenanglah ke alam samudra qalbu diri kita, tenggelamlah disana....
Disana terdapat lautan Rahasia diatas RahasiaNYA....
Yaah...yang Maha Kasih menyematkan Rahasia Alam Raya pada kedalaman mata batin kita....(alam mikro)....
Ada 7 lapis langit Batinniyah kita...
Yg terdalam adalah Rahasia diatas Rahasia....Nurin 'ala Nur....Sidratul Muntaha, ArasyNYA semua ada di kedalaman Qalbu kita....
(Dalam sudut pandang  hakekat makrifat, dalam sudut pandang syariat beda lagi pembahasannya)...

Maka Jika ingin Ruh kita menguasai Jasad kita...
Selalulah muroqobah / tafakur sambil berdzikir dan merasakan kedekatan bersamaNYA seiring perjalanan nafas kita.....
Istiqomahlah....
Nanti DIA sendiri yang menuntun ke kedalaman Rahasia SamudraNYA didalam Qalbu ...
Bergurulah kepada Guru Rohani, Guru Tauhid, Guru Robbani yaitu Guru Mursyid agar dapat membimbing perjalanan ruhani lurus  menujuNYA..., karna di jalan yg lurus ternyata masih saja banyak godaan dan cobaan keimanan....hati hatilah....
Niatkan bersamaNYA saja....dimanapun berada....


Demikian penuturan qalbuku semoga bermanfaat dan dpt diambil ibrohnya.˚ *Ashollatu wasallamu 'alaiyka yaa Sayyidi Yaa Rosululloh* 
*Khudz bi yadii... qoolat hillaatii adrikni, yaa Rosulullaah.......*






Seruan Jiwa

Serpihan Qolbu

⚘بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ⚘

“Tidak akan lurus iman seorang hamba sehingga lurus hatinya, dan tidak akan lurus hatinya, sehingga lurus lisannya. Dan seseorang tidak akan masuk surga apabila tetangganya tidak merasa aman dari kejahatan lisannya.” (HR Ahmad)

⚘صلوا على النبي صلي الله عليه و سلم⚘

05 Oktober 2019

Musyahadah Maqom tertinggi

ღ☆ღ *✿°••••◈🌹﷽ 🌹◈••••°✿*

*Pelajaran AqidahTauhid*

*MUSYAHADAH*

*Musyahadah* adalah *penyaksian dan melihat Allah  ﷻ*, dengan memandang kepada  alam dan dirinya sendiri.

Makna melihat Allah ﷻdisini , *bukanlah berarti melihat Zat Allah*, kerana Dzat atau Diri Allah itu *tidak boleh dibayangkan dan di imaginasikan*..
Laisa kamishlihi sya'un...

Namun Allah ﷻ yang salah satu namanya adalah *al-Zahir* yaitu *yang  terang dan jelas tanpa hijab, tanpa tabir dan tanpa pendinding sebenarnya dapat dilihat, dipandang dan dikenal*...

Tapi bagaimana  caranya ?

Sebenarnya Allah ﷻ dapat dilihat dan dipandang, *bukan pada DzatNYA tapi pada sifat dan perbuatanNYA dengan melihat alam ini, makhluk dan diri kita sendiri*...

*Alam, makhluk dan diri kita tiada lain melainkan ayat-ayat Allah ﷻuntuk menunjukkan diriNYA*....

Kepada  kita DIA menunjukkan *WUJUDNYA*,  menunjukkkan *SIFATNYA*, menunjukkan *ASMA'NYA* dan menunjukkan *AF'ALNYA* yakni *perbuatanNYA*.
Perkara-perkara inilah yang dikatakan sebagai
*WAJAH ALLAH*....

Firman Allah  *Dimana saja kamu menghadap, disitulah wajah Allah* (al-Baqarah:115)

*MUSYAHADAH*  yaitu  maqam yang *perlu diusahakan untuk mencapai tingkatan tertinggi dalam Ihsan* yaitu rukun agama ketiga. 

*MUSYAHADAH* ini adalah  suatu *maqam lebih tinggi dari maqam muraqabah* yang mana cara memilikinya adalah  dengan jalan *MUJAHADAH(memaksakan diri dengan niat yang sangat kuat)*  seperti *latihan zikir, tafakkur* dan *menghilangkan hijab-hijab pemisah antara pandangan mata kita kepada wajah Allah dengan cara menyucikan hati dari nafsu ammarah, sombong, riya, hasad dengki, dendam, cinta dunia, cinta sanjungan dan pujian, ujub, tinggi diri dan lain-lain*.....

Kalau sekadar telah mempelajari *ilmu tauhid,  itu masih di area martabat *ilmu yaqin* Yakni sekadar maklumat saja.

Apabila telah *mencapai muraqabah (perasaan sentiasa dilihat Allah  ﷻ), ini masih di area ainul yaqin* yaitu masih di dalam kadar *rasa dan perasaan*...

Kemudian apabila *telah mencapai tingkatan musyahadah*,  ini  bukan lagi berada di area perasaan dan rasa , tetapi *secara hakikat dia  sudah melihat Allah   ﷻ, memandangNYA, menyaksikanNYA dan mengenalNYA, ini sudah MASUK KE AREA  HAQQUL YAKIN*

Sekali lagi ingin dijelaskan bahwa melihat Allah ﷻ disini bukanlah pada melihat  *DZATNYA , tapi pada WAJAHNYA*  yaitu *kesan-kesan perbuatan Allah  ﷻ yang ada di seluruh alam ini dan yang ada pada  diri kita*....

*Kesan perbuatan itu tiada berpisah dari perbuatan, perbuatan pula tiada berpisah dari sifat manakala sifat tiada berpisah dari Dzat*..

Ini bermakna *melihat alam ini dengan melihat perbuatan Allah ﷻ yang menghidupkan, mematikan, mewujudkan, menggerakkan, memperjalankan, mengatur, mentadbir, mengawasi ,menggenggam alam  dan memerintahnya*....
Semua ini  adalah makna dari musyahadah yang kita sedang bincangkan diatas....

Maka dengan ini *setiap segala sesuatu tidak akan terlepas dan terluput dari perbuatan Allah ﷻ*. Hatta degupan jantung kita , kelipan mata kita , aliran darah kita, adalah *dalam genggaman perbuatan Allah ﷻ*.
Disinilah hadirnya makna kebersamaan Allah ﷻ dengan kita.

Firman Allah *Dan Dia(Allah) bersama kamu dimana saja kamu berada*.. (al-Hadid:4)

Dan Kami(Allah) lebih hampir dengannya *lebih dekat dari urat lehernya sendiri*.(Qaf: 16)

“ Dan Allah telah *mencipatakan kamu dan menciptakan apa yang kamu lakukan* (al-Saffat:96)

Maka, kalau kita melihat alam ini , ajarilah jiwa kita bahwa sebenarnya kita sedang melihat semua perbuatan Allah ﷻ, dari Allah ﷻ berarti melihat Allah ﷻ jua.....

*Namun perlu difahami bahwa perbuatan adalah perbuatan manakala DZat adalah DZat. Perbuatan bukan DZat dan Dzat bukan perbuatan. Namun keduanya tidak berpisah*

Mari kita coba fahami melalui contoh dibawah ini :

Wawan seorang yang mempunyai  sifat kuat, selagi dia tidak memperlihatkan (mewujudkan) kekuatannya, maka kita takkan bisa melihat hakikat sifatnya itu ..
Ketika Wawan memukul tembok dinding hingga pecah, nampaklah sifat Wawan yang terpendam itu..
Intinya, Wawan telah  mewujudkan sifat kuatnya atau dengan kata Wawan  telah menzahirkan sifat kuatnya  melalui  sebuah perbuatan memukul tembok tersebut.

Yang menyebabkan tembok itu pecah yaitu karena ada  hubungannya dengan kesan perbuatan Wawan yang bersifat kuat.

Maka kesan, perbuatan dan sifat tidak berpisah dari Wawan...

Ini hanyalah perumpamaan untuk kefahaman kita saja..
Dan Allah ﷻ adalah Maha Tinggi Dan Maha Suci dari di persamakan dengan makhlukNYA...

Allah ﷻ yang  bersifat Maha Menciptakan, Maha Kuat, Maha Perkasa, Maha Pengasih dan Penyayang, ingin DiriNYA dikenali , maka tujuan Allah ﷻ menciptakan alam ini supaya perbuatanNYA dapat diwujudkan, dizahirkan, dinampakkan melalui sifatNYA.

Maka alam dan diri kita adalah semata mata sebuah kesan dari ---->perbuatan Allah  ﷻ, dan dari ---->sifat sifat Allah ﷻ----->  dari Dzat Allah ﷻ..

Intinya , segala sesuatunya di Alam Raya ini sedikit pun tidaklah  terpisahkan  dari Allah  ﷻ...
Yang memisahkannya itu hanyalah akal kita saja, karena akal mudah dikuasai oleh hawa nafsu tercela...

Contoh lain adalah MATAHARI....

Matahari berada 150 juta km dari bumi.
Sifatnya adalah  bercahaya dan ..
Perbuatannya adalah  menyinari ....
Kesannya yang terasa adalah sinaran hangat matahari.

Kita tidak mengatakan bahwa  sinaran itu adalah Dzat sosok bulatan  matahari, akan tetapi  keduanya tidaklah dapat di pisahkan...

Namun dengan melihat sinaran mentari, secara automatik kita tahu sinaran itu ada hubungan yang tidak putus dari matahari nun jauh disana.

Nah , contoh diatas hanyalah gambaran visualisasi  untuk memudahkan diri dalam memahamiNYA bahwa DIA selalu mengalirkan kasih sayangNYA sebagaimana sinar Mentari selalu bersinar....

Hanya saja  bedanya, kalau Matahari jauh dan sinarnya saja yang terasa, namun Allah ﷻ adalah sangat dekat kepada  kita. Sangat sangaat dekatnya tanpa jarak, tanpa ruang, tanpa tempat dan tanpa masa, sehingga kedekatanNYA pada diri menjadi sebuah rahasia khusus untuk diri sendiri saja... (istilah bahasanya adalah sudah melihat wajah Allah) .(bagi yang sudah memasuki rahasia inilah dinamakan   sdh masuk ke area musyahadah)

Firman Allah *Sesungguhnya Aku sangat hampir, Aku menyahut seruan orang yang menyeruKu* (al-Baqarah:)

Dan ternyata Musyahadah ini  terbagi dalam beberapa tingkatan ..

1.ada yang pandangannya terhenti pada kesan dan bekas perbuatan Allah(martabat musyahadah infi’al)..

2.lebih tinggi dari itu yaitu ada yang pandangan dirinha  yang terhenti pada perbuatanNya (martabat musyahadah af’al),

3. lebih tinggi lagi yaitu yang pandangan qalbu dirinya  terhenti pada sifatNYA (martabat musyahadah sifat) dan

4. Yang paling tertinggi adalah martabat yang amat di idamkan dan ditunggu-tunggu  oleh sekalian makhluk,yaitu  tenggelam, lebur diri dan fana dalam wajah Allah saja sehingga Wajah diri kita dan wajah makhluk alam seluruhnya telah terbuang, terpadam, karam, tenggelam, binasa, lebur dan setelah wajah tidak lagi kelihatan , yang pasti wajah Allah-ﷻ yang kelihatan, yang akan terpandang dan yang akan terzahir senyata-nyatanya dan terpancar dengan sejelas-jelasnya diseluruh ruangan hembusan dan tarikan nafas kita.

Intinya,
*Cara memandang dan mengenal Allah ﷻ itu adalah dengan jalan memandang alam ciptaanNYA*

Setelah alam dipandang, alihkan pandangan itu kepada alam diri kita sendiri.
Dari situ nantinya, wajah Allah ﷻ akan terpandang dan akan terlihat cahayaNYA meliputi sekalian alam dan meliputi diri kita sendiri ,dengan segala kebesaranNYA, kemuliaanNYA, kesucianNYA dan keajaibanNYA..

Diri sendiri menjadi  mengerti bahwa jalan yang  paling mudah untuk mengenal Robb adalah melalui dirinya sendiri karena biasanya perbuatan Allah ﷻ yang  mengendalikam dirinya, Allah yang mehidupkannya, memperhayatkannya, memperjalankannya, memperlihatkannya, memperdengarkannya, memperkalamkannya, memperilmukannya, mengenyangkannya, menidurkannya, merehatkannya, memperkudratkannya, memperkehendakkannya dan lain-lain.

Secara ringkas dapat dinyatakan bahwa sesungguhnya Allah ﷻ adalah terang dan jelas lagi zahir dan wujud dalam keyakinan, dalam aqidah, dalam perasaan  bahkan juga dalam penglihatan dan pandangan hamba-hambaNYA yang bertauhid kepadaNYA dengan tauhid yang mendalam dan mantap.

Maka  sempurnalah  Iman dan Islam ...
Sehingga  hakikat al-Ihsan menjadi pakaian batinnya...
Menjadi hiduplah lampu cahaya rohaninya sebagaimana yang telah diajarkan oleh Allah dan RasulNYA..

Semoga Allah ﷻ mengurniakan  kita hakikat Iman ,Islam dan Ihsan ini.

Amiin Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin

Wallahu 'alam bish showwab
ღ*صلوا على النبي* ° ღ
         *˛˚ღ • *ﷺ* * ★
˚. .❀¸.••.❀ ..••.¸✿ ✿¸.
✿*•☆°•Rafi'ah Jameela•°☆•*✿

12 Maret 2019

Menerima TakdirNYA

Bismillahirrohmaanirrohiim

Attahiyyatul Mubarokatu Sholawatu Thoyyiba Tulillah....
Assalamu 'alaiyna...
Allohumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad  wa 'ala Aali Sayyidina wa Maulaana Muhammad Sholallahu 'alaiyhi wasallam...

Wahai Yang Maha Suci...
Hamba Hatur Sembah UntukMU  wahai Paduka yang Maha Mulia..

Tiada kata dan ucap suci yg terungkap kecuali Yang Maha Mulia telah mengetahui segala isi qalbu beserta persaksian Lahir dan Batin.....

Alhamdulillah al Faqir ditakdirkan disini di relung pojok Dunia dalam LindunganMU bersama para hambaMU yg Engkau takdirkan untukku.....

Alhamdulillah al Faqir merasakan bagaimana rasanya PAHIT,MANIS,ASIN,ASAM, CUKA, PEDAS yg  telah Engkau  cicipkan pd Kawula  dan Ajarkan Lahir Batin pd Kawula....

Alhamdulillah al Faqir telah berendam dalam fermentasi waktu beberapa saat ketika direaksikan dengan  aneka rasa sehingga menghasilkan sifat sifatMU jua untuk sebuah urusanMU  menangani sebutir debu saja....

Alhamdulillah...yaa Robb...
Bagai tetesan perasan santan yg tiada berakhir, Engkau gunakan bagi takdirMU dengan aneka  takdirMU...

Alhamdulillah ...yaa Robb...
Tiada lagi yang sempurna kecuali yang Maha Sempurna menaungi Aneka Karunia menyerap ke seluruh Penjuru Alam  sebagai liputan IlmuMU dalam CintaMU....

Alhamdulillah.....
Tiada lagi ucapan yg lebih sempurna kecuali Alhamdulillah..
Dan kawula tak dpt ungkapkan rasa mendalam kecuali Alhamdulillah........Alhamdulillahi 'ala Kulli Haal........

Nagoya
11.00
12 Maret 2019
Fa Jameela

Shollu 'ala Nabi Sholallahu 'alaiyhi wasallam

05 Maret 2019

Berdamailah dalam Rumah Tangga

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

للهم صل ۈسَلّمْ علے سيدنـا و حبيبنـا و شفيعنـا و قرة أعيننـا و مولانـا محمد وعلے آلـہ وصحبـہ وسلم

Banyak  suami dan istri didalam pertengkaran Rumah Tangga, Saling menuding kesalahan masing masing...

Sang suami selalu mengatakan
* Aku suamimu, kamu harus taat suami, jika tidak ,aku tidak Ridho, tidak akan mencium bau Surga jika suaminnya tidak meridhoi Istrinya...
Aku  laki laki sebagai suami ,mempunyai kelebihan
satu derajat dari wanita sebagai istri...*

Sementara Istri mengatakan..
* Aku Istrimu yang berhaq untuk di nafkahi, mengapa kamu males kerja ?
Aku istri adalah tulang rusukmu yang patut dilindungi, bukan sebagai tulang punggungmu bagai budak , aku capek , melahirkan, ngurus anak, cari duit, sementara kamu main hp saja, males, selingkuh.....*

Masya Alloh......Subhanalloh....
Suami dan Istri adalah pasangan bagai tangan kanan dengan tangan kiri, seharusnya saling membantu, bukan saling menuntut,..saling memberi bukan saling mengemis....

Yang terpenting adalah saling instropeksi diri....
Sudahkah tanggung jawab amanah pdNYA di lakukan ?
Tanggung jawab masing masing sudah di amanahkanNYA di dalam SyariatNYA....pelajari bab fiqh.....

Semua mempunyai Haq dan Kewajiban masing masing.....dan ini adalah amanah dariNYA..

Maka ber akhlaklah dengan sebaik baiknya kepada pasangan masing masing...
Sebab sebaik baik akhlak seorang lelaki adalah yang terbaik kepada istrinya dan anggota keluarganya...

Namun ingat, Suami bukanlah Tuhan...janganlah suami menuntut istri agar dirimu dijadikan Tuhan tanpa disadari, yaitu dengan mengancam istri, seperti yang tertera pada tulisan diatas...
Sebaliknya istri tidak perlu merendahkan suami ketika suami tidak mempunyai pekerjaan...

Bila ada sesuatu yg tidak sesuai, sebaiknya musyawarohkan dengan  cara baik baik antara suami dan istri,....untuk diambil kesepakatan....

Kalau tidak menemukan jalan keluar, panggil anggota keluarga yang lain yang bijaksana ntk bersama sama mengambil solusi permasalahan...

Jika Suami lebih satu derajat dari Istri, tentunya suami harus  lebih bijak dan arif dalam ber tindak...

Maka diperlukan ke imanan yang tinggi , agar selalu dapat kontak denganNYA dalam membimbing anggota keluarganya masing masing.....

Sungguh hanya dengan hati yg sucilah semua persoalan akan dibantu oleh yg Maha Suci....dan hanya pada hati yang sucilah pemberian maaf dengan tulus dimudahkanNYA....

#Memberi maaf lebih Mulia daripada meminta Maaf#

Semoga bermanfaat

Wallahu a'lam bish showwab

Shollu 'ala Rosulillah Sholallahu 'alaiyhi wasallam

04 Maret 2019

Khasiat Basmalah

🌻  ﷽ 🌻  ﷽ 🌻

Rasullullah Sholallahu 'alaiyhi wasallam berkata bahwa :
Barang siapa yang saat keluar dari rumahnya mengucapkan
*﷽*`
*maka engkau telah mendapatkan petunjuk dari Allah Subhanahu wata'ala,  telah pula dicukupkan kebutuhanmu, dan telah diberi perlindungan dan penjagaaNYA, maka godaan setanpun akan menyingkir*
(HR. Abu dawud Turmudzi dan Nasa’i )”

🌻  ﷽ 🌻  ﷽ 🌻

Inilah fadhilah kalimat *﷽* yang maha dahsyat dari ucapan *﷽* yang  jika diucapkan dengan hati yang ikhlas karena Allah ta’ala :

1.Sebagai benteng dan perisai dari serangan penyakit menular atau dari serangan radikal bebas yang dihasilkan dari lingkungan alam...

2.Dapat mengelelabuhi atau menutup penglihatan orang yang bermaksud jahat atau orang orang yang tidak menyukai diri kita sebagai penarik pelanggan bagi para pedagang  atau orang orang yang berhubungan dengan bidang penjualan atau perniagaan..

3.Dapat menyembuhkan tubuh yang sedang keracunan...

4.Menyingkirkan kejahatan yang tidak terlihat seperti sihir, tenung, atau tipu muslihat yang mengarah pada perbuatan fitnah.

5.Mendapatkan pertolongan yang tidak terduga dari Allah Subhanahu wata'ala ..

6.Dicukupkan  kebutuhannya oleh Allah Subhanahu wata'ala  dari sesuatu yang tidak kita sangka sebelumnya..

7.Dapat menenangkan hati dan merupakan cara agar hati tenang dan pikiran yang sedang gelisah...

8.Dapat menjaga tubuh dari serangan mimpi buruk ketika malam atau godaan setan yang masuk dalam mimpi tersebut...

9.Dapat meningkatkan wibawa dan nama baik didepan orang banyak atau publik...

10.Mencegah kita dari musibah atau bencana alam, dimana kita akan diberi keselamatan dan perlindungan dari Allah Subhanahu wata'ala ..

11.Dapat menghindarkan kita mendapat serangan kejahatan yangv tak terduga misalnya perampokan, penculikan, penghujatan, pembunuhan dan lain-lainMeluruskan jalan pikiran kearah kebaikan atau  selalu dapat berfikir positif..

12.Membuat seseorang lebih sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan yang tidak menguntungkan...

13.Melunturkan kesombongan, keangkuhan, ketamakan  dan kedengkian seseorang...

14.Mencegah seseorang terjebak godaan setan karena dendam masa lalu...

15.Menurunkan kadar emosi yang sedang meningkat karena sedang marah dengan seseorang...

16.Mendapat penjagaan dan perlindungan oleh malaikat dari serangan dan godaan setan ketika suami isteri sedang bersetubuh...

17.Dapat menyadarkan orang yang kesurupan (dimasuki roh jahat atau jin)...

18. Jiika kata*﷽*diucapkan dengan tulus sebanyak 41 kali, *Dapat menyadarkan hati hati pada penguasa yang serakah, curang dan zalim pada kaum kecil*

19. Jika kata *﷽* diucapkan sebanyak 50 kali, akan Mendapatkan hidayah dari Allah Subhanahu wata'ala dengan memiliki keturunann yang baik dan sehat

20. Mendapatkan kelimnpahan ikan dilaut oleh para nelayan jika sebelum berangkat memancing mengucapkan kata
*Bismillahir rahmaanirrahim*

21.  Dapat melancarkan proses persalinan bagi ibu hamil yang rajin mengucapkan kata *﷽* selama masa kehamilannya.

22. Untuk keselamatan pada perjalanan jauh atau ketika berangkat kerja....

23.Dapat membuang rasa benci atau ragu ragu untuk berbuat kebaikan pada orang lain yang sedang membutuhkan pertolongan sebenarnya orang tersebut pernah menzalimi kita.

24. Dapat meningkatkan kepercayaan diri dan tidak takut membongkar kebenaran

25.Dapat membuat seseorang selalu teringat dengan Allah Subhanahu wata'ala  dalam keadaan susah ataupun senang..

26.Terhindar dari perbuatan yang musyrik dan mengandung unsur ilmu hitam dan kemunafikan..

27.Terhindar dari gunjingan orang orang yang pebuh dengan iri dengki ...

28. Dapat meningkatkan keyakinan bahwa kita tidak pernah sendiri melainkan selalu ditemani oleh Allah Subhanahu wata'ala beserta malaikat malaikatnya...

29.Menjadikan apa yang kita lakukan menjadi lebih berkah

30. Mengucapkan *﷽*sebelum makan daan minum  menjadikan apa yang dimakan dan diminum menjadi lebih berkah..

31. Dapat mendatangkan pahala dan kebaikan pada diri sendiri dan orang orang yang ada didekat kita

32. Membuat doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wata'ala  jika terus dipanjatkan dengan hati yang tulus ikhlas..

33. Dapat menjadikan pekerjaan yang kita lakukan akan teras mudah dan cepat selesai tanpa ada keluhan kesehatan yang berarti ..

34. Dapat menyingkirkan rasa keputusaan seseorang sehingga terhindar dari godaan setan untuk melakukan bunuh diri..

35. Dapat menyembuhkan penyakit egois dan ingin menang sendiri

36. Dapat melemahkan pikiran yang menimbulkan dosa seperti sifat curiga, menuduh, menggunjing keburukan orang dalam hati, menghujat orang dalam hati dan lain lain

37. Dapat melancarkan musyawarah untuk pencapaian kata mufakat atau kata sepakat tanpa adanya pertikaian..

38. Dapat mencegah seseorang menjadi lupa atau khilaf dapat memperkuat rasa percaya dan cinta terhadap Allah Subhanahu wata'ala

Begitu dahsyatnya khasiat kalimat *﷽* untuk kehidupan kita,  namun  sayangnya hingga saat ini ternyata masih banyak kaum muslim yang tidak mengucapkan kata *﷽*ketika akan melakukan aktifiats sehari hari , padahal jika semua masalah atau amal kebaikan apapun yang kita lakukan pada orang lain  tidak diawali dengan kata *﷽*dg tulus karena Allah ta’ala , maka apa yang telah kita lakukan dijalan kebaikan *tidak akan mendapatkan berkah yang banyak atau kurang berkahnya*

Nah, Yuk Kita wiridkan, dzikirkan kalimat *﷽*dan rasakanlah KhasiatNYA...

Shollu 'ala Rosulillah Sholallahu 'alaiyhi wasallam

09 Februari 2019

Cerdas Bersyukur atas kegagalan


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Pernahkan Anda memimpikan atau mengharapkan sesuatu hingga masuk ke dalam angan angan.... ?🤗

Kemudian anda kecewa karena apa yang diharapkan ternyata tidak sesuai keinginan dan harapan....seolah semuanya gagal .....😥

Coba renungkan, mengapa semua harapan hati menjadi hampa dan berbuah kekecewaan ?🤔

▶️Oh...ternyata betapa besarnya hawa nafsu ingin meraih...😔

▶️Oh...ternyata betapa besarnya cita cita dan angan angan hati yang membuat menggebu gebu untuk  segra tercapai..😕

▶️Oh...ternyata itu semua berasal dari hati yang lemah, bukan dari hati yang tawakal, serta berserah pada ketentuan terbaikNYA...😓

▶️ Oh...ternyata Allah ﷻ tidak pernah di utamakan dan dihadirkan dalam sebuah rencana, cita cita, dan tidak  pernah Allah  ﷻ  dijadikan sandaran harapan cita cita diri...😯

▶️ Oh..ternyata semua idea, pemikiran, rencana,  telah disandarkan pada hawa nafsu  kekuatan dan kepintaran Ilmu diri yang ada pada  hawa nafsu otak dan akal diri ..
dan  orang lain diajak bermusyawarah dalam hal ini....sedangkan Allah ﷻ tidak pernah dilibatkan sedikitpun....
Lah...dimana peran Allah ﷻ ?⚘
Apakah peran yang Maha Kasih hanya ditempatkan didalam Sholat dan doa saja ?💚

Setelah merenung panjang lebar, seharusnya yang  anda lakukan adalah  ⤵️

👉 BERSYUKUR 👈 atas KEGAGALAN yang telah DIA gagalkan.....
👉 BERSYUKUR 👈 atas KEHANCURAN yang telah kau bangun..
👉 BERSYUKUR 👈 atas BALA dan MUSIBAH  yang telah DIA hadirkan..
👉 BERSYUKUR 👈 atas KEKECEWAAN  dan KEPEDIHAN yang telah meliputi hati...
👉 BERSYUKUR 👈 atas SULITNYA  meraih KEINGINAN..
👉 BERSYUKUR 👈 atas HUTANG yang belum bisa terbayarkan..
Dll Syukur...

Mengapa demikian ?⤴️

Ketahuilah Wahai Saudaraku...
Dalam kondisi seperti itu, sesungguhnya Yang Maha Kasih Sayang sedang  datang menyayangimu..🌴

DIA yang  selalu menguasai hari hari nafas hidupmu, menarikmu kedalam kuasaNYA dengan caraNYA  untuk dirimu selalu mengingatNYA....
Tidak melupakanNYA....
Tidak meninggalkanNYA dalam kondisi apapun dan dimanapun..

✔DIA yang Maha Kasih Sayang mengajarimu agar DIA selalu di sebut, selalu dihadirkan didalam semua pemikiran  dan pembicaraan serta perencanaan di  semua kehidupaanmu, bahkan  ....
✔DIA yang Maha Kasih Sayang selalu mengajarimu agar  diutamakanNYA sebelum dirimu mengutamakan keinginanmu dengan segala ilmumu....
✔DIA yang Maha Kasih Sayang mengajarimu bahwa semua Ilmu adalah milikNYA, bukan milikmu....

▶️Nah...mengapa dirimu menjadi yakin kepada Ilmu mu sendiri dan Ilmu si fulan ? Sehingga mengaku ngaku bahwa itulah ilmumu hasil belajar S1,S2,S3,DR..dll gelar,
sehingga lebih pantas menjadi rujukan ke ilmuwan....dan lebih pantas untuk dipercaya kehandalannya dalam menangani segala sesuatu...◀️

Ketahuilah bahwa itu semua ⤴️ adalah hawa nafsu yang ternyata tidak disadari muncul, dan justru merusak hakekat 2 kalimah syahadat yang selalu kita ucapkan di dalam tahiyat...

Maka ....

👉 BERSYUKUR lah👈 atas KEGAGALAN yang telah DIA gagalkan dengan caraNYA......

Semua itu adalah agar dirimu selalu kembali padaNYA, dan kembali meluruskan laku lampahmu sesuai syahadat yang sering diucapkan...yaitu selalu mengutamakan ALLAH ﷻ dimanapun  berada....
Sadarilah bahwa Hanya Allah ﷻ saja yang menguasai hari harimu....di Dunia dan di Akhirat..
Maalikiyau Middiin......
Kita tidak ada apa apanya.....
laa haula wala quwwata illa billaah.....

🌺 Apakah kita akan memohon kepada selain Allah, yang tidak dapat memberi manfaat dan tidak (pula) mendatangkan mudarat kepada kita ?🌺

Renungkanlah.....

Wallahu a'lam bish showwab

Fa Jameela

*صلوا على النب*
                 *ﷺ*

07 Februari 2019

Ada 7 Maqom

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

⚘Romo Kyai Dhiyauddin Kuswandi⚘

🌿 Seorang Santri dari Lereng Gunung Kawi datang memohon WEJANGAN ILMU MAKRIFAT🌿

🌴Duhai Sang Guru ....🌴

🌻Sudilah kiranya panjenengan membabarkan ajaran Syeh Siti Jenar yg tersembunyi di balik cerita wayang dalam  lakon MBANGUN CANDI SAPTO ARGO oleh Kanjeng Sunan kali jogo🌻

⚘O putraku...⚘
Cerita wayang tersebut  sesungguhnya mengandung ajaran yg sangat dalam tentang  HAKEKAT  manusia paripurno atau INSAN KAMIL ..🌹

🌼Dalam tafsir isary candi artinya MAQOM dan SAPTO  berarti 7,......adapun ARGO maknanya PUNCAK GUNUNG🌼

Jadi Candi SAPTO  ARGO  itu perlambang bagi seseorang yang telah  berhasil mendaki 7 PUNCAK  MAQOM  ROHANI dalam PENDAKIAN MENUJU ALLAH  ﷻ

➡️Apa 7 maqom tersebut ?⬅️

3 dalam KESADARAN TAUHID I'TIQODIYAH  sebagai dasar yaitu TAUHID RUBUBIYAH,MULKIYAH dan ULUHIYAH

4 dalam penghayatan TAUHID WUJUDIYAH  ialah TAUHIDUL AF'AL, ASMA', SIFAT dan TAUHIDUD DZAT

👉7 tingkatan tauhid tersebut  tersimpul dalam KESADARAN MUSYAHADAH  yakni
⚘SYUHUDUL WAHDAH FIL KATSROH WA SYUHUDUL KATSROH FIL WAHDAH  /menyaksikan yg eka dalam  aneka dan yg aneka dalam  eka 👈

⏩ Dalam  lakon wayang tersebut di jelaskan bahwa  PANDAWA  (lambang sang salik) tidak akan berhasil membangun Candi Kecil jika telah memiliki JIMAT KALIMO SODO ⏪

🌺 Apa makna dari kalimat sandi 'jimat kalimo sodo' tsb? 🌺

👉Jimat berarti  Ji =jiwo /jiwa
👉 Mat =marem,ayem, tentrem/damai.

👉 Kalimosodo, Kalimo =kelawan limo/dengan lima
👉 Sodo dari kata husodo =obat

➡️➡️ Yakni 5 obat hati dari gelisah,
keluh kesah dan resah.Apa itu? ⬅️⬅️
Tak lain adalah ;

>>> *TAWAKAL untuk  mengatasi GELISAH atas MASA  DEPAN* <<<

>>> *SABAR  dan SYUKUR  untuk  mengatasi KELUH KESAH  atas MASA KINI* <<<

>>> *RIDHO  untuk  mengatasi RESAH  atas  MASA LALU* <<<

☆  *Dan yg ke 5 adalah dzikir nafas sebagai  tali penghubung yang  menyatukan jiwa dengan Allah sebagai  sumber kedamaian (as Salam)*  ☆

💚⚘💚Jadi pesan keseluruhan yg di sampaikan melalui media wayang tersebut  bahwa  untuk bisa menjadi MANUSIA PARIPURNA atau INSAN KAMIL,  syaratnya adalah bahwa  SESEORANG HARUSLAH   ber HATI DAMAI (qolbun salim) karena  selalu tersambung dengan Allah ﷻ💚⚘💚

O putraku..⚘
Itulah inti sari  wejangan laku untuk mencapai puncak makrifat  sebagimana di ajarkan dlm thoriqoh AKMALIYAH oleh SSJ.

(wallahu a'lam bish showwab)
*صلوا على النب*
                 *ﷺ*

Sholat Daim

⚘﷽ ⚘ ﷽ ⚘﷽ ⚘

SHOLAT DAIM
^^^^^^^^^^^^^^^^
Oleh ⚘Romo Kyai Dhiyauddin Kuswandi⚘

▶️ Dalam suatu majlis,seorang pelaku spiritual bertanya ttg sholat WUSTHO sebaigaimana di perintahkan dlm surat al baqoroh 238...◀️

🌾O putraku...🌾

>>>>  Ketahulaulah sholat wustho itu adalah sholatnya ruh <<<<

Wustho artinya ☆ tengah  ☆
yaitu .. 🌸tengahnya ruang dan waktu 🌸
(space and time)

Tengahnya ruang......
..... antara ...
➡️ Depan ...Belakang,.....
➡️ Kanan.... Kiri,......
➡️ Atas..... Bawah .......
yakni HATI sebagai PUSAT  atau PANCER

Tengahnya waktu ......
....antara .....
➡️ Esok dan Kemaren yakni SEKARANG ini yg abadi.

👉Jadi sholat wustho itu sholat yg di tegakkan dlm hati dan di waktu kini yg terus menenerus atau langgeng👈

Karnanya ia juga di sebut sbg SHOLAT DAIM
(surat al maarij ayat 20)

🌾Bagaimana kaifiyatnya GURU ,tanyanya lagi?🌾

Sebagimana sholat secara syariat terdiri dari 3 rukun :
>> Gerakan,...
>> Ucapan dan....
>> Penghayatan/tumakninah......
Begitu juga sholat wustho/daim sebagai
➡️ SHOLAT HAKEKAT⬅️

🔸️GERAK jiwa🔸️
⏩ Berdirinya adalah tawakal....
⏩ Rukuknya adalah sabar..,.
⏩ Sujudnya adalah syukur dan ....
⏩ Duduknya adalah ridho ....

👉 TAWAKAL terhadap HARAPAN  dan KETAKUTAN  akan masa depan

👉 SABAR dan SYUKUR  atas KENYATAAN di masa kini

👉 RIDHO dg apa yg tlh terjadi di MASA LALU

👉 DZIKIR nya adalah dzikir nafas .

👉 TUMA'NINAH nya adalah berserah diri
pada Allah

👉 TAHIYATnya adalah teguhnya tauhid /musyahadah

👉 SALAMnya
Kekanan menebar kedamaian ke penduduk langit
Ke kiri menebar kedamaian ke penduduk   bumi.

💚 O putraku.....
Inilah SHOLAT HAKEKAT yg di tegakkan para nabi dan para Auliya' sepanjang zaman......☘

Dan
Oleh sebab  itulah para nabi dan para wali selalu  dlm keadaan bebas dari ketakutan(khoufun )karena  selalu TAWAKAL  ,dan terlepas dari kesedihan(hazn) karna selalu  SABAR,  SYUKUR  dan RIDHO  ,serta selalu  dalam  SUKA CITA RAYA  (BUSHRO) karena senantiasa bermakrifat pada Allah ﷻdi dunia dan di akhirat

Sebagimana firman Allah ﷻ

Ingatlah para wali2 itu tida pernah merasakan ketakutan(khoufun)bagi mereka dan kesedihan (hazn).Mereka itu adalah orang2 yg beriman dan bertaqwa .

Bagi mereka kegembiraan raya (busyro) dlm kehidupan di dunia dan akhirat.Dan itulah kemenangan yg agung (surat yunus 62, 63,64).

           *صلوا على النب*
                 *ﷺ*

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2463925390346702&id=122430671162864

Rahasia Doa

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

RAHASIA DOA
^^^^^^^^^^^^^^^^
⚘Romo Kyai Dhiyauddin Kuswandi⚘

~Seorang hamba datang meminta pencerahan tentang hakekat doa~

♡Duhai yg di berkati...♡

Terangkanlah kepada  hamba  hakekat doa dan kedudukannya dlm ibadah.Bukankah segala sesuatu telah diatur menurut hukum sunatullah,lalu apa manfaatnya doa?

O......hamba yang  kinasih...⚘
°°°Ketahuilah diatas sunatullah masih ada QUDROTULLAH°°°

》》 Sesungguhnya bukan sebab yang memastikan akibat,melainkan MASYIATULLAH(kehendak Allah) 《《

》》 Bukanlah api penyebab panas akan tetapi antara api dan panas itu ada kehendak Allah,jika Allah tdk menghendaki panas maka api tdk akan terasa panas 《《
(Contoh api yang  membakar Nabi ibrohim as)

Itulah sebabnya terhadap apa yang  belum terjadi atau apa yang akan kita laksankan,kita katakan INSYA_ALLAH.

》》Dan itulah tempatnya doa dan tawakal《《

》》Doa adalah mukhul ibadah(inti ibadah) karna doa itu adalah ungkapan KEFAKIRAN dan KERENDAHAN seorang hamba di hadapan Allah《《

》》Adapun inti dari ibadah adalah PENYERAHAN DIRI《《

Jadi .....

》》 hahekat doa adalah penyerahan diri pada kehendak NYA~ (sumarah)《《

Oleh itu  fahamilah.....

▶️Jika Allah  ﷻ MENGABULKAN  DOAmu ,maka yang dikehendaki adalah agar kamu BERSYUKUR

▶️Jika Allah ﷻ BELUM  mengabulkan,maka yang dikehendaki agar kamu belajar  BERSABAR

▶️ Dan jika Allah ﷻ TIDAK  mengabulkannya,maka yakinlah bahwa IA telah menyiapkan GANTI yg LEBIH BAIK..

🌸 O.... guru yg di berkati.....1
Apa syarat utama agar doa kita di kabulkan?🌸

Ketahuilah.....
🌺 Allah ﷻ itu adalah ALKARIIM(yg maha pemurah) memberi tanpa di minta dan memberi lebih  dari yang  di minta🌺

Hanya saja sebagai seorang hamba kita harus tahu adab dan beradab

⏩ Belajarlah dari LAUTAN,ia tk pernah meminta agar air hujan mengalir ke pangkuannya.......⏪

👍 Akan tetapi  krn ia adalah dataran yg paling RENDAH dan LUAS,maka air hujan yg turun di bukit,lembah dan ngarai,semua mengalir ke lautan melalui  sungai 👍

☺O.... hamba yg terkasih...☺

💚Jika hatimu bisa seperti lautan (nyamudro) yakni RENDAH HATI karena  suka memberi maaf dan LAPANG karna dermawan, maka  anugerah Allah akan selalu mengalir dalam kehidupanmu....💚

🍃 O.......guru yg di berkati....🍃
🤗 Betapa indah pencerahan ini,hamba sungguh beruntung dan menghaturkan beribu banyak terimakasih🤝⚘🌻🌺🌴

للهم صل ۈسَلّمْ علے سيدنـا و حبيبنـا و شفيعنـا و قرة أعيننـا و مولانـا محمد وعلے آلـہ وصحبـہ وسلم

27 Januari 2019

Nas Injil yang meng isyaratkan Nabi Muhammad Sholallahu alaiyhi wasallam

Bismillahi Allohu Akbar

Nas nas Injil yang meng Isyaratkan Nabi Muhammad ﷺ

Walaupun org Yahudi berusaha menyembunyikan beberapa informasi Taurat tentang al Qur'an dan Nabi Muhammad ﷺ, tetapi hingga saat kini masih dapat ditemukan beberapa isyarat yang tidak sempat mereka hapus atau ubah.

Salah satu diantaranya adalah yang tercantum dalam Perjanjian Lama Kitab Ulangan 33:2.
Disana disebutkan :

⚘ *Tuhan telah datang dari TURSINA dan telah terbit lagi bagi mereka dari SEIR dan kelihatan ia dengan gemerlapan cahayaNYA dari GUNUNG PARAN* ⚘

Teks ini berbicara tentang kedatangan Islam yang berpancar dari Mekah .

TURSINA tempat Nabi MUSA  as...
SEIR tempat Nabi ISA  as..... dan
PARAN  yaitu MEKAH dimana Nabi ISMA'IL a s dan Ibunya HAJAR as mendapatkan Zam Zam..

GUNUNG PARAN menurut kitab Perjanjian Lama , Kitab Kejadian 21:21 adalah tempat putra Nabi Ibrahim as yakni Nabi ISMA'IL as bersama ibunya Hajar as memperoleh air (Zam Zam)..

Dan  dengan demikian yang tercantum dalam Kitab Ulangan di atas meng Isyaratkan tiga tempat terpancarnya ajaran Allah ﷻ
Yang dibawa oleh 3 Nabi , yaitu Nabi  Musa as, Nabi Isa as, Nabi Isma'il as yang dari jalur Nabi Isma'il lahirlah Nabi Muhammad ﷺ

Nah siapakah Nabi yang datang dari Paran membawa ajaran Illahi itu ?
Adakah selain Nabi Muhammad ﷺ ?
Kesaksian Sejarah membuktikan bahwa hanya Nabi Muhammad ﷺ yang merupakan Nabi  terakhir yang datang dari sana...tidak ada lagi Nabi terakhir selain Bliau  ﷺ dan ajaran Bliau ﷺ masih berlangsung hingga kini dan Masa datang..

Dalam Injil yakni *Perjanjian Baru*  yang beredar Dewasa ini ditemukan sekian banyak teks teks nya yang meng isyaratkan tentang Nabi Muhammad ﷺ , seperti pada Yohanes  XIV :16, isinya adalah

⚘ * Aku akan minta kepada  Bapa dan ia akan memberikan  kepadamu seorang  PENOLONG yang lain supaya ia menyertai kamu selama lamanya , yaitu Roh Kebenaran* ⚘

Kalimat *Penolong* diatas ditafsirkan sebagai Nabi Muhammad ﷺ, yaitu AL AMIN, dg kata lain ROH KEBENARAN

Masih banyak lagi Nash Nash Injil yang meng-isyaratkan Nabi Muhammad ﷺ...diantaranya adalah pada Yesaya XXI:13-171
yang Teksnya  diberi judul Ucapan Ilahi terhadap Arabia dan disebut disana kafirlah orang orang Dedan yang menurut sementara pakar adalah nama salah seorang leluhur Nabi Muhammad ﷺ, sebagaimana disebut juga *Penduduk Tanah Tema* yang ternyata itu merupakan wilayah Suku Bani Tamim

Smoga dapat dipahami

*صلوا على النبي صلى اللّٰه  عليه وسلم*