15 Januari 2012

♥•♡≈◦° Ya Allah..............♥•♡≈◦°♥•♡≈◦°

Allah Ta’ala berfirman :

♥ Katakanlah : “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum, keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai dari pada Allah, Rasul-Nya dan dari berjihad di Jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya (‘adzab). Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasiq. (al Taubah : 24)


 ♥ Rasulullah SAW bersabda :
“Tiga perkara yang apabila terdapat pada diri seseorang, maka ia akan merasakan lezatnya iman, yaitu : lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya dari pada yang lain, mencintai seseorang hanya karena Allah dan benci kembali kepada kekafiran sebagaimana ia benci apabila ia dilemparkan ke dalam neraka.” (HR. Bukhari)

♥ “Cintailah Allah, karena Dia telah mencurahkan nikmat-nikmat-Nya kepadamu, dan cintailah aku karena cintamu kepada Allah, dan cintailah keluargaku, karena cintamu kepadaku.” (HR. Turmudzi).

♥ “Allah Ta’ala berfirman : “Senantiasalah hamba-Ku beramal untuk mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah, sehingga Aku mencintainya, maka jadilah aku sebagai pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar dan sebagai penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat dan sebagai tangannya yang ia gunakan untuk memukul dan sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan, dan jika ia meminta kepda-Ku pasti Aku memberinya, dan jika ia meminta perlindungan kepada-Ku pasti aku memberi perlindungan kepadanya.” (HR. Bukhari).

♥ Termasuk do’a Nabi Dawud AS adalah beliau membaca :

“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu bisa mencintai-Mu dan mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan memohon amal perbuatan yang bisa menyebabkan aku mencintai-Mu. Ya  Allah jadikanlah cintaku kepada-Mu melebihi cintaku kepada diriku, keluargaku dan melebih cintaku kepadai air yang dingin.” (HR. Turmudzi).

♥ “Ya Allah, malam ini kami kembali hadir dengan setumpuk dosa yang kembali kami bawa kehadapan-Mu. Entah mengapa ya Allah, dosa demi dosa, ma`shiyat demi ma`shiyat ini selalu saja menghiasi lembar – lembar kehidupan ini, padahal kami sudah berusaha untuk menghindarinya bahkan menghapuskannya. Namun selalu saja kami tidak berdaya `tuk menolaknya. Kesemuanya ini, ya Allah, merupakan ujud nyata betapa sangat lemahnya iman kami, betapa sangat redupnya cahaya ilmu kami, dan betapa kotornya jiwa kami.

♥ Ya Allah, oleh karena itu kami merasa Kau tak lagi berkenan dengan simpuh kami ini. Kami menyadari kalau Kau mungkin tidak lagi percaya dengan ibaku ini. Namun kami meyakini, kalau Rahmat dan Ampunan-Mu itu seluas langit dan bumi. Dari itu ya Allah, ampunilah seluruh dosa dan kesalahan kami, baik yang kamu lakukan secara sengaja ataupun tidak, yang kami ketahui ataupun tidak. Kalau Kau mengampuni dosa dan kesalahan kami, itu semua kami yakini, karena Kau adalah Dzat Yang Pengasih lagi Pengampun. Namun bilamana Kau menolaknya, kepada siapa lagi kami harus meminta ampun.

♥ Ya Allah, izinkanlah pula untuk kesekian kalinya, kami mengadukan seluruh keluh kesah kami, seluruh pinta harap kami kepada-Mu. Kami ingin sepenuhnya hidup dalam rengkuhan kebersamaan-Mu, kami ingin cahaya-Mu ada dalam seluruh relung hati kami, dan kami ingin hati kami adalah cahaya-Mu. Karena itu pendarkanlah Cahaya-Mu ya Allah, dan singkapkanlah tirai penutup yang menghalangi Cahaya-Mu `tuk singgah bersemayam dalam lubuk hati kami.

♥ Ya Allah, kami sangat berharap, kiranya dengan Cahaya-Mu ini kami punya suluh penerjang jalan. Hingga kami tidak tersesat di perjalanan. Hingga kami bisa sampai, di stasiun terakhir perjalanan hidup kami nanti, dengan selamat, seraya memeluk erat Ridha-Mu, dan….., menikmati keindahan Wajah-Mu.

♥ Ya Allah, kabulkan seluruh pinta kami ini, Aamiin….”