03 Mei 2015

Wasial Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
------------------------
اللهم صل و سلم و بارك عليه و على آله و صحبه


Dari. Ubbadah bin Shamith ra., bahwasanya Rosulullah Shallahu’alaihi wa sallam bersabda:
“ Buatkanlah jaminan enam hal kepadaku tentang dirimu, maka aku akan menjamin kamu masuk surga,(yaitu): jujurlah bila kamu berbicara, Tepatilah bila kamu berjanji, Tunaikanlah bila kamu dipercaya, Peliharalah kemaluanmu, Pejamkanlah matamu, dan Jagalah kedua tanganmu.”
----------------------
1.  JUJUR ? Susah deh jika dah kebiasaan ber BOHONG, bohong dikit dikit, lama lama dikumpulim  jadi bukit....

Sesungguhnya Kejujuran itu menunjukkan kepada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan itu menunjukkan ke syurga dan sesungguhnya seseorang selalu berbuat jujur sehingga dicatatlah di sisi Allah sebagai seorang yang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada Kejahatan dan sesungguhnya Kejahatan itu menunjukkan kepada neraka dan sesungguhnya seseorang  yang selalu berdusta maka dicatatlah di sisi Allah sebagai seorang yang pendusta.” (Muttafaq ‘alaih)


2.  JANJI ? Capeeek deh berjanji dg org yg suka ngobral janji tapi kagak pernah ditepati.....janjinya gombal kata org yg tlh dikhianati janji , so what gitu loh....

3. AMANAhH , jika diberi kepercayaan, bisa ga Amanah ???? Jangan jangan Amanah yg di berikan malah di salah gunakan , waaah......ga bs dipercaya dehhhh

Dalam hadits al-Hasan, dari Samurah radiyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tunaikan amanah kepada orang yang mempercayakan amanah kepadamu, dan janganlah kamu mengkhianati orang yang mengkhianatimu.” (HR. Imam Ahmad)

Sesungguhnya Allah  menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS An-Nsaa’: 58)

, “Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahuinya.” (QS Al-Anfaal: 27)

Sedangkan orang yang  tidak amanah adalah Munafik , 

Hadits dari Abu Hurairah radiyallahu’anhu, dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda, “‘Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga (yakni), apabila berbicara berdusta, apabila berjanji mengingkari dan apabila diberi amanah berkhianat.’ (HR Bukhari, 33 dan Muslim, 107)

Jagalah Amanah !

4. Menjaga KEMALUAN itu susah klw tdk ada NIAT buat ga MALU MALUin..... Usaha keras doong.....
Jangan dekati ZINAH, apalagi nonton  flm  ZiINAH....jangaaaan , biasanya yg lagi pacaran suka nyoba2 lakuin ZINAhH.....na'udzubillahi min dzaliik....tak ada iman bagi yg lakuin Zinnah....
tobatlah....
Rosulullah Shallahu’alaihi wa sallam bersabda : :” Allah mengutuk orang yang melihat dan yang dilihat.” 
(Maksudnya melihat aurat lawan jenis yg bukan Istrinya / Suaminya)

Oleh karena itu, setiap muslim wajib menjaga kemaluannya sewaktu bersuci supaya tidak di lihat oleh orang yang tidak di perbolehkan untuk melihatnya.

5. Giliran MENJAGA MATA, jangan JELALATAN gituh..... Maen embat aja tuh, semua yg cantik, sexi, aurat, diliatin ampe melotot ckckckckck..... Yg ganteng2 pun dinikmatin wah wah .....kan Alloh swt nyuruh tumdukan pandanganmu....masa melanggar printahNYA ? Mau masuk sorga ga ??!!!

6.  Menjaga kedua TANGAN gampaaaaang , kan tangan memang udah ada di kiri kanan , ga perlu satpam ntk menjaganya........ Tapi klw tangannya MENCURI , nyadar ga sih ???? ..... Mencuri tuh Haram loh !!






06 April 2015

Mau Sembuh ? Doalah dan Yakinlah pdNYA



بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
------------------------
اللهم صل و سلم و بارك عليه و على آله و صحبه


Rasulullah mensabdakan, segala penyakit pasti ada obatnya. Karena itu beliau menganjurkan umatnya untuk berobat. Selain itu, beliau juga mengajarkan doa-doa khusus untuk sakit tertentu.

Jika sakit yang diderita umatnya hanya terasa di bagian tubuh tertentu -misalnya kepala (semacam migrain), dada (jantung atau paru-paru), perut (mag)- beliau mengajarkan doa dan cara sebagai berikut:

ضَعْ يَدَكَ عَلَى الَّذِى تَأَلَّمَ مِنْ جَسَدِكَ وَقُلْ بِاسْمِ اللَّهِ. ثَلاَثًا. وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

“Letakkan tanganmu pada tempat yang sakit dan bacalah Bismillah tiga kali, lalu bacalah “A’uudzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru” (Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya dari keburukan yang sedang aku rasakan dan yang aku khawatirkan)” (HR. Muslim)

Dalam Syarah Hisnul Muslim disebutkan asbabul wurud hadits ini. Ada seorang sahabat yang bernama Utsman bin Al Ash rdhiyallahu ‘anhu yang menghadap Rasulullah dan mengeluhkan sakit pada tubuhnya sejak ia masuk Islam. 

Lalu Rasulullah mengajarkan doa dan cara tersebut, yaitu:

1. Letakkan tangan pada bagian tubuh yang sakit
2. Baca bismillah tiga kali
3. Baca doa ini tujuh kali

أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

Artinya: Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya dari keburukan yang sedang aku rasakan dan yang aku khawatirkan

Jika kita yakin seyakin-yakinnya dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ini, insya Allah kita akan sembuh sebagaimana kesembuhan yang dialami oleh Utsman bin Al Ash radhiyallahu ‘anhu. Ustman bin Al Ash pula yang meriwayatkan hadits ini.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan kita dalam mengikuti sunnah Rasul-Nya serta senantiasa menjaga dan melindungi kesehatan kita dan keluarga kita. Allahumma aamiin.

20 Januari 2015

Sunnah Mencium Tangan



بِسْــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

"Allahumma shalli wa sallim ‘ala Sayyidina Muhammad nuuri-kas saari wa madaadikal jaari wajma’nii bihi fi kulli athwaari wa ‘ala alihi wa shahbihi yannuur” 

Di jaman sekarang banyak orang yang sudah tidak mengindahkan atau meninggalkan sunnah Nabi Muhammad saww. 

salah satunya  adalah mencium tangan, 
bahkan ada yang mengatakan mencium tangan adalah perbuatan bid’ah tidak dikerjakan oleh Nabi dan para shabatnya bahkan ada juga yang mengatakan syirik karena mengkultuskan seseorang....

anak-anak jaman sekarang bila mencium tangan , hanya menempelkan tangannya kepipi ada juga yang kejidad, 
padahal  perbuatan ini adalah kurang benar....

 cium tangan itu adalah perbuatan para sahabat dalam melampiaskan cintanya pada Nabi saw dan mengambil berkah dari tangan beliau saw. 

sebagaimana dijelaskan bahwa Anas bin malik ra berkata : 

kulihat mereka berebutan menciumi telapak tangan nabi saw dan menaruhkan telapak tangan beliau saw di wajah mereka, lalu kuikuti perbuatan mereka maka ketika kutaruh tangan beliau saw di wajahku maka kurasakan tangan itu lebih sejuk dari es, dan tak ada sutra yg lebih lembut dari telapak tangan beliau saw dan tak ada wewangian yg lebih wangi dari harumnya keringat beliau saw” (shahih Bukhari).

lalu diriwayatkan bahwa setelah wafatnya Nabi saw datanglah para tamu kepada anas bin Malik ra, seraya bertanya : “adakah tanganmu ini menyentuh kulit Rasulullah saw?”, maka Anas bin malik berkata : “iya”, maka mereka mengambil tangan Anas dan menciuminya, demi mengambil berkah dari tangan yg bersentuhan dg nabi saw. (Adabul Mufrad oleh Imam Bukhari).


عَنْ صُهَيْبٍ قالَ : رَأيْتُ عَلِيًّا يُقبّل يَدَ العَبَّاسْ وَرِجْلَيْهِ.

Artinya : Dari Shuhaib ia berkata : saya melihat sahabat Ali mencium tangan sahabat Abbas dan kakinya. (HR. Bukhari)

Atas dasar hadits-hadits tersebut di atas , maka   para ulama menetapkan hukum sunah mencium tangan, ulama, guru, orang shaleh serta orang-orang yang kita hormati karena agamanya.


Bagaimana  dengan  Mencium Tangan Sang Guru ... 

Suatu ketika ada seorang lelaki berjumpa al Habib Umar bin hafidz.
Dia bertanya kepada Habib Umar : "mengapakah kamu membenarkan anak muridmu menundukkan badan mencium tanganmu. Kamu telah melakukan perbuatan syirik kepada Allah.Sepatutnya yang kita kena sembah Allah bukan mahkluk. Ini kamu mengajarkan anak muridmu perbuatan syirik."
Habib Umar mendengar dan membalas dengan senyuman kepada lelaki itu. Selepas itu habib Umar mengambil pulpen yang berada di kantung baju lelaki tersebut lalu menjatuhkannya ke lantai. Orang itu pun lalu menunduk ingin mengambil pulpennya, namun Habib Umar menahannnya.
Al Habib Umar berkata "apa yang akan engkau lakukan, jangan menunduk kebawah" Orang itu berkata " tidak, aku ingin mengambil pulpen ku".
Lalu Habib Umar berkata : " engkau tidak boleh menunduk ke bawah menyembah pulpen, yang kita sembah adalah Allah”. Orang itu berkata " tidak , aku bukan menyembah pulpen, aku berniat mengambil pulpen ku bukan untuk menyembah."
Habib Umar tersenyum. Lalu berkata : "begitu pula santri santriku. Mereka bersalaman dengan menundukkan badan bukan karena ingin menyembahku, namun mereka Cuma ingin menghormatiku sebagai guru mereka, meskipun aku tidak menginginkan/meminta mereka seperti itu.

Diriwayatkan oleh Habib Umar Al Hamid..
 
Wallahu a'lam bish showwab

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَيه وَ عَلَىآلِهِ وَ أَصْحَابِه

18 Desember 2014

Cahaya TakdirMU


بِسْــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

DIA  melepaskan simpul takdir dengan takdir yang DIA sematkan pada takdir sang Hamba...


DIA  pertautkan, satukan  takdir dengan takdir, d iikat pula dengan takdir yg DIA kehendaki  pada pusat takdir yang DIA  takdirkan...


DIA ciptakan takdir  bersama kebijakan  dan keadilan  takdirNYA untuk takdir sang Hamba....


Melangkah ,  berjalan  ke arah  takdir  demi takdir  secepat  tarikan  sang waktu , menembus batas waktu takdir milikMU.....

Allaahu ya Allaaaah.......

صلوا على النبي صلي الله عليه و سلم



Senandung Bidadari Surga

By Mutiara Qalbu

بِسْــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Hanyutkanlah  diri …
Tenggelamkanlah diri dan 
serahkanlah   diri sepenuhnya .....
kepadaNYA  .... PadaNYA....
PadaNYA   saja......tak ada yang lain.....
Hiduplah  sesuai dengan kehendakNYA ....kehendakNYA.....
kehendakNYA  saja....
bukan kehendak hawa nafsu.....

Mengabdilah padaNYA  .....
.........padaNYA....padaNYA saja....
dg  kesungguhan  dan    sepenuh  kesadaran....
Hingga  hati  menyaksikan.....
.MenyaksikanNYA.....  ...
Melihat   kebesaranNYA .....
Memikirkan  ayat ayatNYA....
Merasakan Af'alNYA.....
Menyadari  kefaqiran diri sebagai sang Hamba.....
sebagai budak yang lemah tak berdaya.....

Memohonlah   selalu....
 Berharaplah   padaNYA.....
Jangan   ingin ditinggalNYA.....
Selalu ingin bersamaNYA ....
BersamaNYA... disetiap nafas....

Oh.... Rasakanlah....
 sungguh  Dia selalu  melihat  dan meliputi kita.........
Sungguh indah dan lembut serta penuh kedamaian Hati......

Hiasilah    dirimu dengan warna Robbani.......
Hormati cintaNYA  dengan   Akhlak  Muslim  yang   penuh cinta kasih....
Karena DIA selalu mencintai kita.....

Saat  hati   kehilangan  cintaNYA dikarenakan  ke Egoan  dan  ke akuan  yg  menebal,.....
saat itulah Hati terhijab dariNYA, 
Dia menutup Hati  dari  Makrifatulloh....
Disebabkan  hati cenderung mempertuhankan hawa nafsu yang  berakibatkan  bertumbuh besar  akar akar  racun Dunia .....

Kembalilah padaNYA dengan penyerahan Jiwa ....
Sungguh  Segala gerik  hidup kita tergantung pada Alloh Ta'ala semata...
Segala kehendakNYA adalah iradah Ilahi..
...Tuangkanlah  cahaya Ilahi  Robbi  atas gulita amalmu.....
Tuangkanlah Sholawat  keharibaan KekasiNYA   sebagai tanda Syukur....
Bangkitkanlah   smangat juang melawan hawa nafsu yang tercela.....

Shollu  a'lan Nabiiy Shollallahu a'laihi wasallam....:








27 Oktober 2014

Menjadi Kaya

Bismillah.....

kekayaan sejati itu ada di dada. 

Menjadi kaya atau miskin itu murni soal mental. 

Orang yang lapang dada selalu merasa kaya, meskipun minim harta. 

Sebaliknya, orang yang bermental miskin selalu merasa kurang, meskipun menggenggam emas segudang.

Pikirannya mengawang di langit harapan, berusaha menjangkau segala yang belum digenggam tangan. 

Alangkah bahagia kehidupan orang yang hati, jiwa, dan pikirannya selalu merasa kaya. 

Mensyukuri nikmat yang ada tanpa terus mengangankan segala yang dipunyai orang. 

Harta sekadarnya selalu digunakan untuk memacu amal baik dan ibadah. 

Batinnya tenang, karena tidak diperbudak dunia, tetapi justru merajai dunia. 

Rasulullah Shollallahu A'laihi wasalllam bersabda : 

“Sungguh berbahagia orang yang masuk agama Islam dan diberi rezeki cukup, serta dikaruniai Allah sifat qana’ah atas segala yang diberikan kepadanya.” (HR Muslim).

Shollu 'alan Nabiiy Shollallahu 'alaihi wasallam.......

Wallahu A'lam bish showwab

10 September 2014

Dunia yg Hina



بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Dari Sahal bin Saad ra  berkata bahwa ketika 
Rasulullah Shollallahu 'alaihi wasallam  melewati  seekor  kambing  yang telah menjadii bangkai, Bliau berkata :

" Tidakkah engkau melihat kambing ini hina bagi  pemiliknya ?"
Para Sahabat berkata :
"  Dari kehinaannya mereka melempar kambing itu ?"
Rasulullah Shollallahu a'laihi wasallam bersabda lagi :
" Demi  DZAT  yg menguasai  jiwaku,  sesungguhnya  DUNIA  itu  lebih hina bagi Allah Ta'ala daripada kambing ini bagi pemiliknya.
Seandainya Dunia itu seimbang pada sisi Allah dengan sayap seekor nyamuk,  niscaya Allah tidak memberikan  minum kepada orang kafir dari Dunia setegukpum"
(HR  Ibnu Majah dan al Halim)

Dunia itu penjara bagi orang Mulmin dan Surga bagi  orang kafir
(HR Muslim dari Abu Hurairah ra)

Dunia itu penjara bagi orang Beriman  dibandingkan  dengan kenikmatan Surga yg merupakan kehidupan yang hakiki.
Utamakanlah yang kekal daripada yg akan binasa.
Artinya jadikan Dunia sebagai Jembatan menuju Akhirat, jangan jadikan sebagai  Baju Cintamu...,krn

Mencintai Dunia itu pangkal setiap kesalahan
(HR Ahmad al Bazzar dan Rhabrani)

Hasan al Bashri pernah menulis surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Azis , mengingatkan  tentang Dunia.
Ada beberapa cuplikan tulisan Hasan al Bashri sbb
:
" Amma Ba'du...
Sesungguhnya Dunia hanyalah sebuah  Negri t perjalanan , dan bukanlah Negri  untuk menetap
 ( bertempat tinggal)


اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَيه وَ عَلَىآلِهِ وَ أَصْحَابِه...
...




03 September 2014

Akhlak Mulia dan Terpuji


¯) بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
•..¸¸.••..¸¸.••..¸¸.••..¸¸. 

Allah Subhanahu wata'ala berfirman :
Sungguh kamu benar benar ber AKHLAK   MULIA (68;4)

Anas ibn Malik ra berkata bahwa Rasulullah Shollallahu 'alaihi wasallam pernah ditanya tentang  orang Mukmin yang Imannya paling utama .
Bliau menjawab  : Yang paling baik AKHLAKnya.(Hr Ibnu Majah dan al Hakim,dari Ibn Umar)

AKHLAK adalah hal yang paling utama karena  pada AKHLAK  tercerminlah JATI  DIRI  Manusia sebagai HAMBA  ALLAH  YANG  SEJATI dan Original
...bukan Hamba Allah Ta'ala yang palsu/munafik.....

Dan AKHLAK  yang terbaik adalah diberikan  secara khusus kepada Rasulullah Shollallahu 'alaihi wasallam sebagaimana yang tertera pada Qur'an Surat al Qalam ayat 4.
Begitulah Nur Rasulullah  Shollallahu 'alaihi  wasallam  ,  karena bliau  adalah sebagai  Hamba Sejati yang senang mendermakan Dunia dan Akhirat  ( Jad bi al kaunain ) dan mencukupkab diri dengan Allah Subhanahu Wata'ala......

Rasulullah Shollallahu 'alaihi wasallam berkata  kepada para sahabat ra, 
" Sesungguhnya  kalian tidak bisa meraih simpati Manusia karena  uang kalian.
Raihlah  simpati mereka dengan keramahan wajah dan kebaikan Akhlak " (Al Ithaf6/220 dan Majma' al Zawa'id  8/22,dg ket bhw hadis ini diriwayatkan oleh Abu Ya'la dan al Bazzar dari Jalur Abdullah Ibnu Sa'id al Maqbari )

Dzunnun al Mishri pernah ditanya . " siapakah Manusia yang paling banyak beban pikurannya ?"
Ia menjawab  :
" yang paling buruk akhlaknya"

Menurut Hasan al  Bashri,   tafsir ayat 
" Bersihkanlah  Pakaianmu " 
(al Mudatsir (74):4) , adalah
Perbaiki Akhlakmu ...

Allah Ta'ala Berfirman :
" Dan  menyempurnakan untukmu nikmat NYA  Lahir  dan Batin
(luqman (31); 20)
Ditafsirkan sebagai berikut :
Lahir : meluruskan Akhlak
Batin : memurnikan Akhlak

Ibrahim Ibn Adham rahimahullah pernah ditanya :
" Apakah engkau pernah merasa gembira  di Dunia ? 
Ia menjawab : 
" ya dua kali, pertama ketika pd suatu hari aku duduk , lalu datang  seekor anjing yang langsung mengencingiku.
Ke dua   Ketika aku duduk lalu datang  seseorang lalu menamparku"

Konon, Uwais al Qarni selalu dilempari batu oleh anak anak ketika setiap kali melihatnya, namun ia hanya berkata :
" Hai anak anak, jika kalian tetap ingin melempariku, lakukanlah aku dengan batu batu kecil agar tak sampai membuat kakiku berdaah  dan menghalangiku dari sholat"

Al Ahnaf Ibn Qais Rahimahullah dicaci maki oleh seseorang sambil terus  mengikutinya . Ketika sudah dekat dengan perkampungan, ia berhenti dan berkata :
" Hai anak Muda, jika memang masih ada sesuatu di hatimu, katakanlah  sekarang  agar  tidak di dengar oleh org bodoh di kampung ini shgg mrk  membalas mencaci  maki dirimu "

Amirul Mukminin Ali Ibn Abi Thalib ra memanggil budaknya yg masih belia, namun tidak menjawabnya,
Kmd ia memanggil lagi untuk yg ke dua kali, ke tiga kalinya namun tetap tdk menjawabnya.
Ia lalu mendatanginya ,
Tetnyata ia melihat si Budak sedang berbaring.
Ia pun bertanya :
" Apa kau tidak mendengar hai Ghulam ?"
Si Budak menjawab :
" Dengar "
Lalu apa yg membuatmu mengabaikan panggilanku ?, tanya  Amirul Mukminin  Ali ra.
Dengan entengnya sang Budak itu menjawab :
" Aku pasti bebas dari hukumanmu, sebab itulah aku  malas malasan .
Maka Sayyidina Ali ra  menukas :
"  pergilah , sekarang kamu merdeka demi meraih wajah Allah "

Seorang wanita mencaci maki Malik bin Dinar rahimahullah ,
" Hai orang yg Riya" 
Ia membalas :
" Terimakasih , telah kutemukan lagi namaku  yang selama ini dihilangkan oleh penduduk Basrah "

Nabi Musa as bermunajat :
" wahai Tuhanku, aku mohon padaMU   Janganlah   ada sesuatu  yang dikatakan  padaku sementara ia tidak ada padaku"

Allah Ta'ala pun memberikan Wahyu padanya :
" AKU  sendiri  tidak bisa melakukan hal itu untuk diriKU, lalu bagaimana AKU bisa melakukan untuk diriMU "

----------------
Demikianlah  Akhlak Mulia yang Allah titipkan kepada para Arif ....
Masya Allah... Indahnya....
Allaahu Ya Allah....

Bagaimana dengan kita ?....
Semoga Tulisan diatas bermanfaat dan Smoga DIA  melindungi kita dari  pencemaran Akhlak, Aamiin.....

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَيه وَ عَلَىآلِهِ وَ أَصْحَابِه...






23 Agustus 2014

Kenalilah Hatimu untuk mencintai DIA


بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Ada ungkapan bahwa cinta itu buta,
Cinta itu syahdu,
Cinta itu Asyik,
Cinta itu aduhai yang serba glamour dan sebagainya.

Tapi ada pula yang mengatakan bahwa  cinta itu kejam,
Cinta itu menyebalkan,
Cinta itu gelap dan menyeramkan.

Berbagai persepsi pernyataan cinta tersebut tentunya melambangkan persuasi pengalaman, peristiwa, Atau rangkaian peristiwa dalam liku dan nuansa kehidupan.

Carilah kesucian cinta ...
Dan cinta itu laksana pohon,
Bukan laksana buah.
Maka SIRAMILAH pohon itu agar berbuah sehat.

Cinta yang utuh hanyalah datang dari  Allah Subhanahu wata'ala, dan dari seorang Ibu  yg mempunya hati ke ibuan.

Sungguh,
Apa yg kita pikirkan , ternyata   lebih kecil daripada   apa  yang kita ketahui......
Dan apa yang kita ketahui  , ternyata lebih kecil dari pada apa yang kita cintai.....
Apa yang kita cintai , ternyata jauh lebih kecil  dari pada kenyataan yang ada.......

Hidup dalam cinta adalah sebuah tantangan hidup yang paling besar.
Manusia tidak mempunyai pilihan lain selain pilihan untuk mencintai.
Mengapa demikian ?
Sebab jika manusia  tidak  hidup dalam cinta , ia  akan mengalami kehancuran dan ke putus asaan.

Bukankah  
kita  diciptakan dan  dilahirkan dengan Cinta ?..
Bahkan Alam Raya ini DIA ciptakan dengan Cinta....
Dan  CintaNYA  selalu diletakkan  setelah namaNYA  , yaitu  "Bismillahir Rohmaanir Rohim"
Dengan Nama Allah
Yg Maha Pemurah lagi Maha Penyayyang.
Rohman Rohimnya  Allah Ta'ala adalah  sebentuk   Cinta dan kasih sayangNYA.

Ketahuilah bahwa :
DIA  tak kan pernah berhenti mencintai kita  ,
Maka Balaslah Cinta DIA,
Cintailah DIA  TUHANmu.

Sungguh  Orang yang tenggelam dalam Samudra CintaNYA, 
hatinya akan penuh   dengan  keindahan  Pesona  Cahaya  Cinta bersamaNYA.

Sungguh  ketika  Hamba Allah Subhanahu Wata'ala   telah dapat mencintaiNYA,
Pasti  Ia  akan  mencintaiNYA  dengan  sangat kuat  melebihi  cinta  seorang  Pemuda yg Jatuh cinta pada pemudinya...
Itulah bentuk mencintaiNYA, bebas merdeka tanpa Hambatan dan Tanpa pengaruh dimensi dan Nuansa apapun....
Itulah TAUHID yang LURUS.
Laa Illahaillallah....

Wahai Robb....
Jadikanlah mencintaiMU  lebih saya cintai dari pada mencintai diri saya sendiri,  dan keluarga saya....

Illahi Anta Maqsudi,
Wa Ridhoka Mathluubi,
A'thini, Mahabbataka,
Wa Ma'rifataka.......
صلوا على النبي صلي الله عليه و سلم