15 Januari 2012

Jalin Ukhwah : " Angkat Temanmu yg Marah sebagai Teman Sejatimu "




[QS. Al Hasyr : 9]
“Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshor) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshor) ‘mencintai’ orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung”

“sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara….”


Kenapa hanya orang-orang mukmin?. Ibnu Katsir dalam tafsirnya diarahkan ke surat Az Zukhruf ayat 32. “Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.”

  Karena persaudaraan itu sampai di akhirat.

Ukhuwah yang kita lakukan dilandaskan pada keimanan kepada Allah SWT.
Ukhuwah dilandaskan pada mahabbah, kemudian dibangun karena kecintaan kepada Allah SWT.
  • Cinta dan benci karena Allah
  • Member dan mengambil karena Allah
  • Simpul islam yang paling kuat adalah taat, cinta, benci, member, dan mengambil karena Allah.
Mahabbah karena Allah menjadi pilar yang membuat cemburu para malaikat, nabi, dan syuhada.

Kiat-kiat mempererat ukhuwah :
  • Ungkapkan cinta dan ukhuwah itu.
[HR. Abu Daud] “ketika seseorang mencintai saudaranya, hendaknya diungkapkanlah cinta itu.”
  • Ketika kita berpisah saling minta dido’akan dari jauh
Rasulullah meminta Umar mendo’akan beliau pada saat akan berangkat haji. La tansa du’aika fi ukhaiyya. “jangan lupakan kami dalam do’amu ya saudaraku tersayang.”
Rasulullah bersabda: tidaklah seorang mukmin berdo’a untuk saudaranay yang jauh, maka ia akan mendapatkan yang serupa.
  • Ketika kita berjumpa tampakkan wajah gembira
Senyummu di hadapan saudaramu adalah shadaqah. Kalau senyum itu tulus, membuat wajah simetris.
  • Berjabat tangan dengan erat dan hangat
Rasulullah bersabda: tidaklah orang yang bertemu, kemudian berjabat tangan, kecuali Allah akan mengampuni dosa-dosanya ketika berpisah.
  • Sering-sering berkunjung
  • Turut bahagia dengan kebahagiaannya. Ucapkan selamat ketika saudara kita mendapat kesuksesan.
“barangsiapa yang bertemu dengan saudaranya, dan dia ikut bahagia dengan kebahagiaan saudaranya, maka Allah akan menggembirakannya di akhirat.”

Ketika ada teman yang marah kepadamu sampai 3x, dan kemudian dia tidak pernah menceritakan kejelekanmu, angkatlah ia sebagai sejatimu.
  • Sesekali berilah hadiah
  • Beri perhatian dan bantuan kepada saudaramu
  • Beri nasehat dengan cara dan saat yang tepat