06 April 2013

Kejahatan di taklukan dengan ke ikhlasan

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali Sayyidina Muhammad


Apakah Kejahatan bisa di taklukan dengan Hati yg IKHLAS. ?

bukankah Syaithan tdk dpt menembus hati yg IKHLAS ?!
-------------------------------

QS. Ash Shaad (38): 82-83
Iblis berkata:

" Dengan kekuasaan-Mu (Ya Allah) aku akan menyesatkan mereka (manusia) semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang IKHLAS di antara mereka "....

Dari ayat di atas, kita fahami bahwa syaithan tidak dpt menembus hati yg Ikhlas...


Maksud Ikhlas disini bukan pasif tapi aktif....
Artinya, ada PERJUANGAN dan PENGORBANAN......

Kita disuruh berjaga2 terhadap musuh yg menyerang , baik musuh dari diri sendiri ataupun dari luar...
Ini amanah dariNYA...

Rasulullah saw berkata :

“Beruntunglah seorang hamba yang memegang tali kendali kudanya di jalan Allah sementara kepala dan tumitnya berdebu.

Apabila ia bertugas , ia akan menjaga benteng pertahanan, ia benar-benar menjaganya.

Dan jika ia bertugas sebagai pemberi minuman, ia benar-benar melaksanakannya.”

Dengan adanya PENGORBANAN yg IKHLAS, maka Allah Ta'ala akan me munculkan jiwa BERSERAH DIRI padaNYA........

** Seorang sahabat mengeluh :
Duuh Mbaaaak beratnyaaa...
Udahlah saya berkorban, penuh air mata, sakit hati , eh di suruh ikhlas lagi... Alamaaaak !!

# Yah itulah pengorbanan , adekku sayang
Tabahlah... Mendekatlah pd org2 yg mempunyai Hikmah, kamu akan dibimbing kpdNYA dg sabar....

Sahabatku....
Sebetulnya, Orang-orang yang sudah terbiasa berkorban untuk kepentingan yang lebih baik dan lebih besar dengan penuh keikhlasan, kesabaran, ketaatan dan ketawakalan, mereka itulah yang disebut sebagai :

1 . orang yang telah mampu berserah diri kepada Allah.

2. Orang-orang yang telah mampu meniru sifat Rahman dan Rahim Allah.

3. Orang yg telah mampu Menebarkan kasih sayang buat seluruh alam.

Inilah Sang penganut Islam sejati, yaitu Islam yang paripurna.. Yg hatinya slalu sujud pdNYA baik di dalam sholat maupun di luar sholat...

*** Waaah mbak Susah bangeeeet !!

# Gampaaang koq deek, insya Allah kamu pasti bisa !

*** Nah Bagaimana cara mendapatkan IKHLAS mbaak ??*

# Cara mendapatkan ikhlas adalah

1. Pasang Niat yg kuat di dalam hati

Rasulullah saw. bersabda, “Innamal a’maalu bin-niyyaat, sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya.”(Bukhari dan Muslim)

2. Ikhtiar dan Tawakal

Ikhtiar disini , adalah usaha diri (terapi hati ) sendiri untuk belajar tentang Ikhlas, dgn cara men dakwahkan Ikhlas , serta berdoa memohon pdNYA agar DIA memudahkan hati untuk mengamalkan Ikhlas.

Ingat , bahwa Ikhlas , hanya datang kepada hati yang SUCI ....
Maka kita perlu membersihkan hati , salah satunya dengan cara puasa....dan bersikap waro' (jaga makanan dari yg haram dan syubhat....) -dzikir, dan amalan istiqomah lainnya---> ini usaha manusia sbg ikhtiar <----

Setelah itu Tawakal / Serahkan pd NYA

“Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh….” (Luqman: 22)

Salah satu Contoh para sahabat Rasulullah saw yg ikhlas adalah

1. Ali bin abi Thalib ra , ketika wajahnya di ludahi oleh musuh,

Bliau tdk jadi membunuh krn khawatir merusak niat , yaitu membunuh dengan nafsunya ( marah krn telah dihina oleh musuh yg tlh meludahi wajah Ali ra)... Padahal Ali ra berniat jihad di jalan Allah Ta'ala , membela DIA dan untuk DIA, bukan membela hawa nafsu marahnya....

2. Khalid bin Walid ra

saat Khalifah Umar bin Khaththab ra memberhentikan Khalid ra dari jabatan panglima perang.
Khalid ra tidak kecewa apalagi sakit hati.
Sebab, ia berjuang bukan untuk Umar ra bukan pula untuk komandan barunya Abu Ubaidah ra
Khalid ra berjuang untuk mendapat ridha Allah swt...,,

3. Masythoh yg disuruh masuk ke kuali mendidih, demi mempertahankan aqidahnya....untuk Allah Ta'ala bliau berkorban , Subhanallah

Dan banyak contoh para Sahabat rasulullah saw yg dpt kita ambil pelajarannya....


*** Mbaak, Bicara IKHLAS gampang mbak, namun sulit mengamalkannya..!!

# Iya bener dek, Tapi kita harus mencoba dan mencoba walau jatuh dan bangun, say

Selalulah ada proses belajar sebagaimana anak kecil belajar berjalan tanpa pernah putus asa.....

*** Mbak , ternyata , keikhlasan kita slalu diuji yaa mbak !

# Iya dek , Keiklhasan membutuhkan pengorbanan.....

Apakah adek mau Memilih keridhaan Allah swt. atau keridhaan manusia ?

** Keridhoan Allah dong , !

# Nah, Pilihan kita seharusnya seperti pilihan Masyithoh si tukang sisir anak Fir’aun. Ia lebih memilih keridhaan Allah daripada harus menyembah Fir’aun.
( pengorbanan masyithah dlm ke iklhasan telah diuji)

Sahabat., adekku...
Sepanjang hidup kita adalah ujian.

Ketegaran Kita selalu diuji saat menegakkan kalimatNya di muka bumi meski tahu jalannya sangat jauh,

sementara hasilnya belum pasti dan kesulitan sudah di depan mata...

Hanya orang-orang yang mengharap keridhaan Allah yang bisa tegar menempuh jalan panjang itu.

Seperti Nabi Nuh a.s. yang giat tanpa lelah selama 950 tahun berdakwah, walau hanya segelintir orang yg dapat hidayah......

Seperti Umar bin Khaththab yang berkata,

" Jika ada seribu mujahid berjuang di medan juang, aku satu di antaranya.

Jika ada seratus mujahid berjuang di medan juang, aku satu di antaranya.

Jika ada sepuluh mujahid berjuang di medan juang, aku satu di antaranya.

Jika ada satu mujahid berjuang di medan juang, itulah aku

Maka hamba Allah Ta'ala yg mempunyai hati yg IKHLAS lah yang akan selalu menang dalam kondisi apapun.....

Dan pada qalbu hamba ALLAH YG IKHLAS lah yg akan menjadi SAKSI atas dua Kalimat SYAHADAT..
Insya Allah.....

Smangaaaat :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar