Tampilkan postingan dengan label IMAM MAHDI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IMAM MAHDI. Tampilkan semua postingan

14 Desember 2009

TANDA KIAMAT DAN KEHADIRAN IMAM MAHDI

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

MEDIA KUFFAR MENJULUKI IMAM MAHDI 'TERORIS'


Sebagian orang masih bertanya-tanya apa perlunya seorang Muslim memahami tanda-tanda Akhir Zaman? Ia tidak menyadari bahwa kejahilan atau ketidak-pedulian seseorang akan tanda-tanda tersebut bisa berakibat fatal bagi kehidupannya.
Misalnya, masalah datangnya Imam Mahdi. Sebagaimana disebutkan di dalam banyak hadits, Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam telah memprediksi akan diutusnya seorang lelaki yang bakal menjadi pemimpin ummat Islam di Akhir Zaman. Lelaki ini akan memenuhi bumi dengan keadilan setelah tadinya dipenuhi dengan kezaliman dan kesewenang-wenangan. Artinya, ia akan menjadi panglima kaum muslimin dalam mengalihkan kehidupan dewasa ini di babak keempat –yakni babak kepemimpinan Mulkan Jabriyyan (para penguasa diktator)- menuju ke babak kelima –yakni babak tegaknya kembali khilafatun ’ala minhaj an-Nubuwwah (ke-Khalifahan yang mengikuti metode Kenabian). Ia akan mengajak kita meninggalkan sistem jahiliyyah modern penuh kezaliman menuju sistem Islam penuh keadilan di penghujung umur dunia fana menjelang hari Kiamat.
لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا يَوْمٌ لَطَوَّلَ اللَّهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ حَتَّى يَبْعَثَ فِيهِ رجل مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمُ أَبِي يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا
“Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah ta’aala akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku. Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.” (HR Abu Dawud 9435)
Dari hadits di atas sebagian Ulama menyimpulkan bahwa Imam Mahdi akan memiliki nama Muhammad bin Abdullah. Sebab kata Nabi namanya mirip nama Nabi shollallahu ’alaih wa sallam sedangkan nama ayahnya mirip nama ayah Nabi shollallahu ’alaih wa sallam . Itulah sebabnya para pejuang Palestina, khususnya kelompok Hamas mempunyai slogan perjuangan yang berbunyi:

PERSIAPAN MENTAL MENYAMBUT KEDATANGAN IMAM MAHDI (1)



JIHAD JALAN MENYAMBUT BABAK KE LIMA

Hidup di babak keempat era Akhir Zaman sungguh penuh dengan ujian kesabaran dari Allah. Babak ini diwarnai dengan bercokolnya para Mulkan Jabbriyyan (Para Penguasa Diktator) di panggung kepemimpinan dunia. Inilah babak dimana ummat Islam babak belur. Inilah babak dimana giliran kemenangan Allah berikan kepada kaum kuffar. Allah cabut giliran kemenangan dan kepemimpinan dari tangan ummat Islam. Ummat Islam telah memimpin manuisa selama empat belas abad sepanjang tiga babak sebelumnya, yaitu babak An-Nubuwwah (Kenabian), Khilafatun ’ala Minhaj An-Nubuwwahshollallahu ’alaih wa sallam) dan Mulkan Aadhdhon (Kekhalifahan yang mengikuti manhaj Nabi (Raja-raja yang menggigit).
 Pada babak pertama babak An-Nubuwwah ummat Islam langsung dipimpin oleh Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam selama duapuluhtiga tahun. Lalu pada babak kedua Khilafatun ’ala Minhaj An-Nubuwwah ummat Islam dipimpin oleh para sahabat utama Abu Bakar Ash-shiddiq, Umar bin Khattab, Ustman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib alias para Khulafa Ar-Rasyidin selama tigapuluh tahun. Selanjutnya pada babak ketiga ummat Islam dipimpin oleh para  Mulkan Aadhdhon ditandai dengan berkuasanya tiga kerajaan besar yaitu Daulat Bani Umayyah, Daulat Bani Abbasiyyah dan Kesultanan Ustmani Turki selama tigabelas abad hingga tahun 1928/1382 H.

If You Can’t Beat Them, You Join Them


abak keempat Era Akhir Zaman kata Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam merupakan kehidupan di bawah kepemimpinan Mulkan Jabriyyan alias para penguasa yang memaksakan kehendak atau para diktator. Babak ini diawali dengan berakhirnya babak ketiga yaitu babak kepemimpinan Mulkan Aadhdhon atau para pemimpin yang menggigit. Yang dimaksud dengan para pemimpin yang menggigit ialah para khalifah Islam yang memimpin khilafah Islamiyyah sejak Kerajaan Daulat Umayyah lalu Daulat Abbasiyyah kemudian Kesultanan Turki Usmani yang dalam literatur Barat Eropa disebut The Ottoman Empire. Total masa berlangsungnya babak ketiga mencapai kurang lebih empat belas abad.

Ketika masih hidup di babak ketiga umat Islam memiliki para pemimpin yang dijuluki para khalifah namun dalam mekanisme suksesinya menggunakan pola kerajaan yang mewarisi kepemimpinan berdasarkan garis keturunan keluarga. Atau  sistem oligarkhi. Namun para raja tersebut masih ”menggigit Al-Qur’an dan As-Sunnah” sehingga Nabi menjuluki mereka sebagai para Mulkan Aadhdhon atau Raja-raja yang Menggigit. Berbeda dengan babak sebelumnya yaitu babak kepemimpinan Khulafa Ar-Rasyidin yang ”menggenggam  Al-Qur’an dan As-Sunnah”, maka ibarat mendaki bukit tentu lebih pasti dan aman menggenggam tali sampai puncak bukit  daripada menggigitnya. Oleh karenanya kita dapati pada babak ketiga terkadang ada ditemukan khalifah yang adil-bijaksana seperti Umar bin Abdul Aziz, namun pada babak yang sama ada juga yang berwatak kejam seperti Abul Baqa’ Al-Qaim Biamrillah di Mesir.

3 ALASAN YAHUDI PERLU DIMUSUHI


Pertama, Allah menegaskan bahwa bersama kaum Musyrikin bangsa Yahudi merupakan kaum yang paling hebat permusuhannya terhadap orang-orang beriman.

لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آَمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا

”Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS Al-Maidah ayat 82)

Pantaslah bilamana dalam perang di Gaza kemarin rejim Yahudi Zionis Israel memang sengaja menjadikan anak-anak Muslim Palestina sebagai target sasaran militer mereka. Karena menurut mereka anak-anak Palestina di Gaza akan tumbuh menjadi para ‘teroris’.

PERANG MUSLIMIN Vs YAHUDI


Pimpinan pergerakan Islam dunia sering menyebut gejolak yang berlangsung di Palestina dengan ungkapan:
 قَضِيَة فِلِسْطِينِيَة قَضِيَةُ مَرْكَزِيَة
“Problema Palestina adalah Problema Utama”. 
Ungkapan ini bukan baru muncul sekarang ketika terjadi pembantaian Israel atas kaum Muslimin Palestina di Gaza. Ungkapan ini sudah dikenal dari dulu. Ungkapan ini menunjukkan betapa permasalahan Palestina bukan merupakan permasalahan sesaat dan tidak penting. Permasalahan Palestina atau tanah suci (baca: The Holy Land) merupakan permasalahan yang merepresentasikan:
الصِّرَاعُ الأَبَدِي بَيْنَ الْحَقّ وَ الْبَاطِل
“Pertarungan abadi antara kebenaran (al-Haq) dengan kebatilan (al-Batil).”

MENANTI IMAM MAHDI (2)


erbagai hadits shahih menyatakan bahwa Imam Mahdi akan hadir di Makkah dan dibaiat para pemuda yang berjumlah 313 orang, jumlah yang sama dengan jumlah pasukan kaum Muslimin dalam Perang Badr.

PERSIAPAN MENTAL MENYAMBUT KEDATANGAN IMAM MAHDI (2)


Saudaraku, bila Imam Mahdi telah datang diutus Allah ke muka bumi, maka kita semua umat Islam wajib bergabung dengan barisannya. Begitulah arahan dan perintah Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam. Imam Mahdi merupakan Panglima ummat Islam di Akhir Zaman.... Dan bila ini telah menjadi jelas kitapun terikat dengan pesan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam sebagai berikut:

KEDATANGAN IMAM MAHDI

di Eramuslim akhir-akhir ini sering dibahas tentang tanda-tanda kedatangan Imam Mahdi, diantara tanda kedatangan tersebut adalah apa yang disabdakan oleh Rasulullah telah hampir semuanya terbukti kecuali datangnya Imam Mahdi yang sampai sekarang masih misterius. Pertanyaan saya adalah apakah Imam Mahdi yang dimaksdu itu adalah Sufi Muhammad yang merebut lembat SWAT di Paksitan? Bila bukan Sufi Muhammad yang dimaksud mohon informasinya bila Imam Mahdi sudah datang dan diba'iat. Terimakasih.
Nugraha

Jawaban

SILSILAH IMAM MAHDI


Kesimpang-siuran siapakah Imam Mahdi, sudah terjadi sejak zaman dahulu dan sampai sekarang hal itu senantiasa menjadi polemik. Bagi umat islam pada umumnya sudah menjadi cerita lama antara mereka yang mengingkari persoalan ini dan yang bersifat ghuluw (berlebihan) didalam mengimani. Syi’ah misalnya, firqoh (kelompok) ini mengkalaim bahwa Muhammad bin Al Hasan Al Askari yang sekarang masih bersembunyi (menurut keyakinan mereka) di Assirdap di Samiro’i adalah Imam Mahdi yang sebenarnya yang ditunggu-tunggu. Demikian juga halnya dengan apa yang diyakini oleh firqoh Al Kisaniyyah yang meyakini bahwa Imam Mahdi itu adalah Muhammad bin Al Hanafiyyah yang sekarang ini menurut mereka bersembunyi di gunung Radhwa.
Ahlus sunnah wal jamaah, sebagimana halnya dengan persoalan dien / agama lainnya, mereka selalu itiqomah berada dalam keadaan wasath (berada ditengah-tengah/adil) sebagimana yang dijelaskan oleh Allah dan Rosul-Nya. Allah berfirman :

10 Desember 2009

MENANTI IMAM MAHDI (1)


Di sela-sela ibadah haji, Kami mendapat 'tugas khusus' dari seorang ustadz di tanah air yang kjonsern dengan tema akhir zaman. Tugasnya menemukan tanda-tanda kedatangan Imam Mahdi yang memang akan datang saat pelaksanaan ibadah haji.
Salah satu misteri dalam pelaksanaan ibadah haji yang tidak banyak disadari oleh umat Islam adalah peristiwa kemunculan Imam Mahdi dan proses pembaiatan terhadapnya di Makkah. Peristiwa akhir zaman ini terjadi selama berlangsungnya bulan haji, saat jutaan orang Islam dari seluruh penjuru dunia berkumpul di Baitullah.
Hal ini pula yang sempat mengusik keingintahuan Kami selama melakukan ibadah haji pada musim haji tahun 1428 Hijriyah ini. Apalagi seorang Ustadz di tanah air yang sangat konsern dengan masalah tersebut mengirim surat elektronik kepada Kami agar selama bulan haji ini Kami juga memperhatikan tanda-tanda di sekitar Kami apakah tanda-tanda kedatangan Imam Mahdi sudah tampak atau belum. Dalam beberapa kali pertemuan dengan Kami di tanah air, beliau telah menyampaikan tanda-tanda akan datangnya Imam Mahdi.
Kami masih ingat tausiyah beliau, “Umur umat Islam tinggal beberapa tahun lagi. Kiamat akan segera tiba. Terlebih syarat-syaratnya sudah bermunculan dihadapan kita semua. ” Dalam Qur’an surat Muhammad ayat 8, Allah SWT berfirman, "Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat, (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba. Karena sesungguhnya telah datang syarat-syaratnya. "

KEDATANGAN IMAM MAHDI DAN NABI ISA AS


Suatu saat saya pernah baca kalau kedatangan imam Al Mahdi itu hanya mitos yang dihembuskan oleh orang non muslim. Saat itu saya hanya sempat membaca sinopsisnya karena kekurangan budget saat itu. Seminggu kemudian saya cek lagi ternyata buku itu sudah habis dan hingga saat ini tidak beredar lagi. Selanjutnya kedatangan imam ini beriringan dengan kemunculan kembali Nabi Isa As. Padahal saya juga pernah baca kalau Nabi Isa As sudah meniggal dengan wajar, setelah "dibawa" Oleh Malaikat Allah SWT sebelum sempat disalib. Saya makin bingung mana yang benar secara Syar'i. Sebagai tambahan, buku tentang Mitos Al mahdi tersebut adalah tulisan dari seorang mu'allaf yang juga Ustadzah, Ibu Irena Handono. Tolong dijelaskan ya, Ustadz....Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
joels

Jawaban