Tampilkan postingan dengan label NASIHAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NASIHAT. Tampilkan semua postingan

03 Juni 2023

Jagalah kedua bola mata kita

*Bismillahirrohmaanirrohiim*

Saat kedua bola mata tidak dijaga, dan melayangkan pandangan kepada yang bukan haq nya, bukan mahromnya, maka saat itu pula cahaya keimanan pada wajah akan hilang 7 lapis cahaya..

Jika cahaya wajah hilang, akan bertukar dengan kegelapan.
Efeknya adalah....
Datang godaan hawa nafsu Iblis dari dalam jiwanya sendiri, yaitu lebih sering lagi  memandang yg bukan mahromnya tanpa bisa  dikendalikan.
Efeknya adalah pasangan halalnya akan dibuat tidak menarik dalam pandangan matamu, bertambah jelek, membosankan, dll keburukan yg dimunculkan hawa nafsumu dalam memandang pasangan halal..

Sebaliknya,
Mereka yang tidak halal, tidak mahrom, selalu menarik perhatian, menjadi yang terindah luar biasa,

Hebat godaan iblis yang berkedudukan di dalam jiwanya sendiri..

Ketahuilah bahwa bola mata yang bandel dan nakal, kelak di akhirat tidak akan bisa memandang wajah suci dan mulia Rasululloh Sholallahu 'alaiyhi wasallam...
Mata Rasululloh suci..

Bahkan di Dunia, di dalam mimpi, Rasululloh Sholallahu 'alaiyhi wasallam tidak mau menatap wajah yang sudah kehilangan Cahaya Iman disebabkan dosa mata..

Bertaubatlah....
Jaga mata zahir dan mata batin

*Allahumma sholli wasallim wabarik 'ala Sayyidina wa maulaana Muhammaddin, wa 'ala aalihi wa ashhabihi wa azwajihi, wa dzuriyyatihi wa ahli baiytihi...'adada maa fii 'ilmillaah Shollatan daa'imatan bidawami mulkillaah*

22 Februari 2021

Nasihat Habib

Nasihat Habib_Muhammad_Ahmad_Alhabsyi


وصية حكيم لابنه في زمن الإنترنت تكتب بماء الذهب

NASEHAT ORANG TUA YANG BIJAK TERHADAP ANAKNYA DI ZAMAN INTERNET YANG LAYAK DITULIS DENGAN TINTA EMAS

 يا بني : 
Wahai anakku...

إن جوجل ، والفيس بوك ، وتويتر ، والواتساب ، وجميع برامج التواصل ، بحرٌ عميق ، ضاعت فيه أخلاق الرجال ..!! وسقطت فيه العقول !!

Sesungguhnya Google, Facebook, Twitter, WhatsApp dan media sosial lainnya itu ibarat samudera yang dalam, banyak orang yang akhlaqnya tenggelam (binasa) di dalamnya... dan akal mereka pun juga karam di dalamnya...

منهم الشاب ..ومنهم ذو الشيبة ...

(Tak pandang usia) Ada yang muda, dan ada pula yang telah beruban (tua)...

وابتلعت أمواجه حياء العذارى ..وهلُك فيه خلقٌ كثير . فاحذر التوغل فيه

Gelombangnya telah menelan rasa malu para wanita2, dan banyak akhlak hancur di dalamnya...  Maka itu, berhati-hatilah menyelam ke dalamnya...

وكن فيه كالنحلة ، لا تقف إلا على الطيب من الصفحات ، لتنفع بها نفسك أولاً ثم الآخرين ..

Jadilah engkau seperti lebah, yang hanya berhenti pada laman-laman (pages situs) yang baik, ambillah manfaatnya untuk dirimu pertama kali, baru kemudian untuk orang lain...

 يا بني ..

Wahai anakku...

لا تكن كالذباب يقف على كلّ شيئ ، الخبيث والطيب ، فينقل الأمراض من دون أن يشعر ..

Janganlah kau seperti lalat yang hinggap di segala sesuatu, yang jelek maupun yang baik,sehingga menyebarkan penyakit tanpa disadari... 

 يا بني ..

Wahai anakku...

إن الإنترنت سوقٌ كبير ، ولا أحد يُقدم سلعته مجاناً ! فالكل يريد مقابلا !

Sesunggunya internet itu seperti pasar yang besar, tidak ada seorangpun yang menjajakan produknya dengan gratis!! Semuanya ingin bayaran!

فمنهم من يريد إفساد الأخلاق مقابل سلعته ..!!

Di antara mereka ada yang menginginkan kerusakan akhlak sebagai bayaran atas jualannya!!

ومنهم من يريد عرض فِكره المشبوه ..!!

Di antara mereka ada yang ingin mempromosikan pemikiran-pemikiran yang penuh kerancuan!!

ومنهم طالبُ الشهرة ..!! ومنهم المصلحين ..

Di antara mereka ada para pencari ketenaran..!! Meski ada pula yang ingin melakukan perbaikan (mushlihûn)..!!

فلا تشتر حتى تتفحص السلع جيدا ..

Janganlah membeli sampai kau benar-benar memeriksa barang jualan mereka dengan baik...!!!

 يا بني: 

Wahai anakku...

إياك وفتح الروابط ، فإن بعضها فخٌ وتدبير ، وشرٌ كبير ، وهكر وتهكير ، ودمارٌ وتدمير .. 

Hati-hatilah engkau dari membuka suatu link (alamat situs), karena sebagian isinya adalah jebakan dan perangkap, keburukan yang besar, hack (retas) dan cracking (peretasan), serta attack (penyerangan) dan perusakan.

 يا بني ..

Wahai anakku...

إياك ونشر النكات والإشاعات ، واحذر النسخ واللصق في المحرمات .. 

Berhati-hatilah di dalam menyebarkan kelakar dan isu (berita yang tak pasti), dan waspadai aktivitas copy paste dalam perkara haram...

واعلم أن هذا الشيء يُتاجر لك في السيئات والحسنات ، فاختر بضاعتك قبل عرضها .. فإن المشتري لا يشاور .. 

Ketahuilah bahwa perkara yang kau perdagangkan ini, ada yang jelek dan baik, karena itu pilihlah barang daganganmu sebelum kau menawarkannya, karena pembeli (sering kali membeli) tanpa meminta pertimbangan...

 يا بني ..

Wahai anakku...

قبل أن تعلّق أو تشارك فكّر إن كان ذلك يُرضي الله تعالى أو يغضبه ...

Sebelum engkau berkomentar atau turut serta (dalam diskusi), maka pikirkan dulu apakah hal itu bakal diridhai Allah ataukah malah dimurkai-Nya...

 يا بني ..

Wahai anakku...

لا تُعول على صداقة من لم تراه عينك ..!!

Jangan pernah mengandalkan persahabatan yang kau sendiri belum pernah melihatnya dengan matamu... 

ولا تحكم على الرجال من خلال ما يكتبونه ..

Jangan menilai seseorang dari apa yang mereka tulis...

فإنهم متنكرون !!

Karena mereka ini adalah orang-orang yang tersamar (tidak diketahui pasti identitasnya)!!

فصُورهم مدبلجة ..!!

Foto-foto mereka pun hasil ‘edit’an..!!

وأخلاقهم مجملة ..!!

Akhlaq-akhaq bagus mereka hanya basa basi saja..!!
وكلماتهم منمقة ..!!

Perkataan mereka hanya hiasan saja!!

يرتدون الأقنعة ..!!

Mereka megenakan topeng-topeng (kepalsuan)..!!

ويكذبون بصدق ..!!

Mereka berdusta dengan pura-pura jujur..!!

فكم من رجل دين هو أكبر السفهاء ..!!

Betapa banyak orang yang (menampakkan) agama namun dia ternyata orang yang paling dungu..! 

 Karna siapapun di internet bisa menulis apa saja dan seringkali mereka tidak bertanggung jawab.

يارب..اياك نعبد واياك نستعين.....
Wahai Allah hanya kepadaMu aku menyembah dan hanya kepadaMu lah aku meminta pertolongan.

#Habib_Muhammad_Ahmad_Alhabsyi

23 Desember 2019

Tidak Menghargai

BismillahirRohmaanirRohiim

T I  D  A  K      M E N G H A R G A I

Pernahkah anda berbuat sesuatu lantas perbuatan anda tidak dihargai oleh orang disekitar anda ? Bahkan keluarga terdekat atau org terdekat andapun cuek tidak menghargaimu.
Namun mereka semua menikmati hasil karyamu....
Bagaimanakah perasaanmu ?
Kesalkah, marahkah, kecewakah, atau bahkan kapok...?
Menyalahkan lingkungankah ?

Begitulah hakekat rasa Dunia...
Dunia memang penuh dengan tipu daya....termasuk isinya..
Maka apabila berbuat, berbuatlah untukNYA saja...buktikan laa illaha ilallaah dg perbuatan, bukan hanya dilidah saja....

Lihatlah sejarah para kekasih Allah...
Apakah mereka mengharapkan penghargaan dari Manusia ?
Enggak...
Apakah perbuatan karya besar mereka dihargai atau disyukuri oleh manusia ?
Enggak....
Walaupun ada yg bersyukur, itu hanya sedikit..
Selebihnya, dinikmati oleh manusia manusia berwajah dan berhati binatang...yg hanya bisa menikmati tanpa bisa berterimakasih....
Berterimakasih sama Manusia saja tidak mampu, apalagi sama Allah sang pencipta ...
Nah...
Apakah anda ingin di puji oleh para manusia yg hakekatnya  berhati dan berwajah binatang ? Mereka manusia yg tidak pernah menyadari kehadiran dirinya dg rasa syukur pdNYA dimuka Bumi....namun ingin disyukuri dan haus dengan aneka pujian dari manusia...krn orientasi hidupnya adalah sebatas Dunia......akhirat masih jauh....
Hmmm....
Na'udzubillahi min dzaalik...

Ketahuilah...
Syukur itu termasuk perwujudan AKHLAK MULIA...
Syukur...berterimakasih pd Allah, diwujudkan dg menghargai perbuatan hambaNYA, dg memujiNYA melalui sang hamba...

Hakekat  tdk menghargai itu sama saja dg tdk menghargai dirinya sendiri...
Kalau dirinya sendiri saja sudah tidak dihargai, dia akan tampil bagaikan pisau terbang yang pastinya akan melukai dirinya sendiri dan melukai orang sekitar, dijadikan  mudharat olehNYA untuk lingkungan sekitarnya  sesuai dg rencanaNYA saja.....
Yaaa..sesuai rencaraNYA dong, bukankah hanya  Allah Ta'ala saja  yang dapat memunculkan manfaat dan mudharat...?

Ini nasihat buat diri sendiri saja....
Wahai diri....
Jangan bersedih ketika kamu tidak dihargai....
Jangan kecewa ketika perjuangan dan pengorbananmu tidak dihargai.....
Hakekat kecewa timbul  ketika perbuatan yang  dilakukan belum di sertai ke ikhlasan, sehingga ber efek rasa menyakitkan hati...dan kesadaran Ruhani, kesadaran Ilahiyah  belum merambah ke seluruh sel lahir batinmu....
Wahai jiwa, sadarilah bahwa dirimu belum sejiwa dengan Ruhanimu...
Sadarilah bahwa Allah Maha Mensyukuri..  yaaa Syakuur.........
 bisakah menyadari ini  sesadar sadarnya wahai jiwa ?
Apabila telah sadar, tentu kamu tdk akan pernah kecewa setingkat dewa walau sekitarmu tidak pernah menghargai hasil karyamu...bahkan orang terdekatmu melupakanmu, cuek, tidak menghargai seluruh pengorbananmu, bahkan kurang kurang dan kurang...ini semua tidak akan ber efek kepadamu..tidak ngefek gitu loh...paham !
Ketahuilah...
Hakekat hasil karyamu adalah karyanya Allah Ta'ala saja, perbuatanNYA saja...bukan perbuatanmu,..lantas mengapa minta dihargai ?
Mengapa tidak bersyukur pd yang Maha Syukur bahwa DIA telah meminjam jiwa ragamu untuk sebuah karya cipta ciptaanNYA saja...
Lah kalau kamu tidak dihargai, berarti mereka tidak menghargai Allah...krn Allah yang berkarya..itu urusan Allah sajalah....

Siapapun yang tidak menghargai Allah ta'ala, sama dengan tidak mensyukuri Allah..... Allah pasti akan membereskan semua itu dengan caraNYA.,,pastiiiiii....
Bukankah Allah Maha Adil ? 

Laa Illaha Ilallaah..,
Maha Agung Allah, Maha Kasih Allah...
Dunia hanyalah fatamorgana ...
Tertipu oleh Dunia bagi jiwa yang tidak Sadar Allah...

Wallahu a'lam bish showwab
Shollu 'ala Nabi Sholallahu 'alaiyhi wasallam

Surabaya 23 Des 2019
Waktu Subuh
Al Faqir ,...binti Waluyo...

04 Maret 2019

Khasiat Basmalah

🌻  ﷽ 🌻  ﷽ 🌻

Rasullullah Sholallahu 'alaiyhi wasallam berkata bahwa :
Barang siapa yang saat keluar dari rumahnya mengucapkan
*﷽*`
*maka engkau telah mendapatkan petunjuk dari Allah Subhanahu wata'ala,  telah pula dicukupkan kebutuhanmu, dan telah diberi perlindungan dan penjagaaNYA, maka godaan setanpun akan menyingkir*
(HR. Abu dawud Turmudzi dan Nasa’i )”

🌻  ﷽ 🌻  ﷽ 🌻

Inilah fadhilah kalimat *﷽* yang maha dahsyat dari ucapan *﷽* yang  jika diucapkan dengan hati yang ikhlas karena Allah ta’ala :

1.Sebagai benteng dan perisai dari serangan penyakit menular atau dari serangan radikal bebas yang dihasilkan dari lingkungan alam...

2.Dapat mengelelabuhi atau menutup penglihatan orang yang bermaksud jahat atau orang orang yang tidak menyukai diri kita sebagai penarik pelanggan bagi para pedagang  atau orang orang yang berhubungan dengan bidang penjualan atau perniagaan..

3.Dapat menyembuhkan tubuh yang sedang keracunan...

4.Menyingkirkan kejahatan yang tidak terlihat seperti sihir, tenung, atau tipu muslihat yang mengarah pada perbuatan fitnah.

5.Mendapatkan pertolongan yang tidak terduga dari Allah Subhanahu wata'ala ..

6.Dicukupkan  kebutuhannya oleh Allah Subhanahu wata'ala  dari sesuatu yang tidak kita sangka sebelumnya..

7.Dapat menenangkan hati dan merupakan cara agar hati tenang dan pikiran yang sedang gelisah...

8.Dapat menjaga tubuh dari serangan mimpi buruk ketika malam atau godaan setan yang masuk dalam mimpi tersebut...

9.Dapat meningkatkan wibawa dan nama baik didepan orang banyak atau publik...

10.Mencegah kita dari musibah atau bencana alam, dimana kita akan diberi keselamatan dan perlindungan dari Allah Subhanahu wata'ala ..

11.Dapat menghindarkan kita mendapat serangan kejahatan yangv tak terduga misalnya perampokan, penculikan, penghujatan, pembunuhan dan lain-lainMeluruskan jalan pikiran kearah kebaikan atau  selalu dapat berfikir positif..

12.Membuat seseorang lebih sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan yang tidak menguntungkan...

13.Melunturkan kesombongan, keangkuhan, ketamakan  dan kedengkian seseorang...

14.Mencegah seseorang terjebak godaan setan karena dendam masa lalu...

15.Menurunkan kadar emosi yang sedang meningkat karena sedang marah dengan seseorang...

16.Mendapat penjagaan dan perlindungan oleh malaikat dari serangan dan godaan setan ketika suami isteri sedang bersetubuh...

17.Dapat menyadarkan orang yang kesurupan (dimasuki roh jahat atau jin)...

18. Jiika kata*﷽*diucapkan dengan tulus sebanyak 41 kali, *Dapat menyadarkan hati hati pada penguasa yang serakah, curang dan zalim pada kaum kecil*

19. Jika kata *﷽* diucapkan sebanyak 50 kali, akan Mendapatkan hidayah dari Allah Subhanahu wata'ala dengan memiliki keturunann yang baik dan sehat

20. Mendapatkan kelimnpahan ikan dilaut oleh para nelayan jika sebelum berangkat memancing mengucapkan kata
*Bismillahir rahmaanirrahim*

21.  Dapat melancarkan proses persalinan bagi ibu hamil yang rajin mengucapkan kata *﷽* selama masa kehamilannya.

22. Untuk keselamatan pada perjalanan jauh atau ketika berangkat kerja....

23.Dapat membuang rasa benci atau ragu ragu untuk berbuat kebaikan pada orang lain yang sedang membutuhkan pertolongan sebenarnya orang tersebut pernah menzalimi kita.

24. Dapat meningkatkan kepercayaan diri dan tidak takut membongkar kebenaran

25.Dapat membuat seseorang selalu teringat dengan Allah Subhanahu wata'ala  dalam keadaan susah ataupun senang..

26.Terhindar dari perbuatan yang musyrik dan mengandung unsur ilmu hitam dan kemunafikan..

27.Terhindar dari gunjingan orang orang yang pebuh dengan iri dengki ...

28. Dapat meningkatkan keyakinan bahwa kita tidak pernah sendiri melainkan selalu ditemani oleh Allah Subhanahu wata'ala beserta malaikat malaikatnya...

29.Menjadikan apa yang kita lakukan menjadi lebih berkah

30. Mengucapkan *﷽*sebelum makan daan minum  menjadikan apa yang dimakan dan diminum menjadi lebih berkah..

31. Dapat mendatangkan pahala dan kebaikan pada diri sendiri dan orang orang yang ada didekat kita

32. Membuat doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wata'ala  jika terus dipanjatkan dengan hati yang tulus ikhlas..

33. Dapat menjadikan pekerjaan yang kita lakukan akan teras mudah dan cepat selesai tanpa ada keluhan kesehatan yang berarti ..

34. Dapat menyingkirkan rasa keputusaan seseorang sehingga terhindar dari godaan setan untuk melakukan bunuh diri..

35. Dapat menyembuhkan penyakit egois dan ingin menang sendiri

36. Dapat melemahkan pikiran yang menimbulkan dosa seperti sifat curiga, menuduh, menggunjing keburukan orang dalam hati, menghujat orang dalam hati dan lain lain

37. Dapat melancarkan musyawarah untuk pencapaian kata mufakat atau kata sepakat tanpa adanya pertikaian..

38. Dapat mencegah seseorang menjadi lupa atau khilaf dapat memperkuat rasa percaya dan cinta terhadap Allah Subhanahu wata'ala

Begitu dahsyatnya khasiat kalimat *﷽* untuk kehidupan kita,  namun  sayangnya hingga saat ini ternyata masih banyak kaum muslim yang tidak mengucapkan kata *﷽*ketika akan melakukan aktifiats sehari hari , padahal jika semua masalah atau amal kebaikan apapun yang kita lakukan pada orang lain  tidak diawali dengan kata *﷽*dg tulus karena Allah ta’ala , maka apa yang telah kita lakukan dijalan kebaikan *tidak akan mendapatkan berkah yang banyak atau kurang berkahnya*

Nah, Yuk Kita wiridkan, dzikirkan kalimat *﷽*dan rasakanlah KhasiatNYA...

Shollu 'ala Rosulillah Sholallahu 'alaiyhi wasallam

09 Februari 2019

Cerdas Bersyukur atas kegagalan


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Pernahkan Anda memimpikan atau mengharapkan sesuatu hingga masuk ke dalam angan angan.... ?🤗

Kemudian anda kecewa karena apa yang diharapkan ternyata tidak sesuai keinginan dan harapan....seolah semuanya gagal .....😥

Coba renungkan, mengapa semua harapan hati menjadi hampa dan berbuah kekecewaan ?🤔

▶️Oh...ternyata betapa besarnya hawa nafsu ingin meraih...😔

▶️Oh...ternyata betapa besarnya cita cita dan angan angan hati yang membuat menggebu gebu untuk  segra tercapai..😕

▶️Oh...ternyata itu semua berasal dari hati yang lemah, bukan dari hati yang tawakal, serta berserah pada ketentuan terbaikNYA...😓

▶️ Oh...ternyata Allah ﷻ tidak pernah di utamakan dan dihadirkan dalam sebuah rencana, cita cita, dan tidak  pernah Allah  ﷻ  dijadikan sandaran harapan cita cita diri...😯

▶️ Oh..ternyata semua idea, pemikiran, rencana,  telah disandarkan pada hawa nafsu  kekuatan dan kepintaran Ilmu diri yang ada pada  hawa nafsu otak dan akal diri ..
dan  orang lain diajak bermusyawarah dalam hal ini....sedangkan Allah ﷻ tidak pernah dilibatkan sedikitpun....
Lah...dimana peran Allah ﷻ ?⚘
Apakah peran yang Maha Kasih hanya ditempatkan didalam Sholat dan doa saja ?💚

Setelah merenung panjang lebar, seharusnya yang  anda lakukan adalah  ⤵️

👉 BERSYUKUR 👈 atas KEGAGALAN yang telah DIA gagalkan.....
👉 BERSYUKUR 👈 atas KEHANCURAN yang telah kau bangun..
👉 BERSYUKUR 👈 atas BALA dan MUSIBAH  yang telah DIA hadirkan..
👉 BERSYUKUR 👈 atas KEKECEWAAN  dan KEPEDIHAN yang telah meliputi hati...
👉 BERSYUKUR 👈 atas SULITNYA  meraih KEINGINAN..
👉 BERSYUKUR 👈 atas HUTANG yang belum bisa terbayarkan..
Dll Syukur...

Mengapa demikian ?⤴️

Ketahuilah Wahai Saudaraku...
Dalam kondisi seperti itu, sesungguhnya Yang Maha Kasih Sayang sedang  datang menyayangimu..🌴

DIA yang  selalu menguasai hari hari nafas hidupmu, menarikmu kedalam kuasaNYA dengan caraNYA  untuk dirimu selalu mengingatNYA....
Tidak melupakanNYA....
Tidak meninggalkanNYA dalam kondisi apapun dan dimanapun..

✔DIA yang Maha Kasih Sayang mengajarimu agar DIA selalu di sebut, selalu dihadirkan didalam semua pemikiran  dan pembicaraan serta perencanaan di  semua kehidupaanmu, bahkan  ....
✔DIA yang Maha Kasih Sayang selalu mengajarimu agar  diutamakanNYA sebelum dirimu mengutamakan keinginanmu dengan segala ilmumu....
✔DIA yang Maha Kasih Sayang mengajarimu bahwa semua Ilmu adalah milikNYA, bukan milikmu....

▶️Nah...mengapa dirimu menjadi yakin kepada Ilmu mu sendiri dan Ilmu si fulan ? Sehingga mengaku ngaku bahwa itulah ilmumu hasil belajar S1,S2,S3,DR..dll gelar,
sehingga lebih pantas menjadi rujukan ke ilmuwan....dan lebih pantas untuk dipercaya kehandalannya dalam menangani segala sesuatu...◀️

Ketahuilah bahwa itu semua ⤴️ adalah hawa nafsu yang ternyata tidak disadari muncul, dan justru merusak hakekat 2 kalimah syahadat yang selalu kita ucapkan di dalam tahiyat...

Maka ....

👉 BERSYUKUR lah👈 atas KEGAGALAN yang telah DIA gagalkan dengan caraNYA......

Semua itu adalah agar dirimu selalu kembali padaNYA, dan kembali meluruskan laku lampahmu sesuai syahadat yang sering diucapkan...yaitu selalu mengutamakan ALLAH ﷻ dimanapun  berada....
Sadarilah bahwa Hanya Allah ﷻ saja yang menguasai hari harimu....di Dunia dan di Akhirat..
Maalikiyau Middiin......
Kita tidak ada apa apanya.....
laa haula wala quwwata illa billaah.....

🌺 Apakah kita akan memohon kepada selain Allah, yang tidak dapat memberi manfaat dan tidak (pula) mendatangkan mudarat kepada kita ?🌺

Renungkanlah.....

Wallahu a'lam bish showwab

Fa Jameela

*صلوا على النب*
                 *ﷺ*

07 Februari 2019

Ada 7 Maqom

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

⚘Romo Kyai Dhiyauddin Kuswandi⚘

🌿 Seorang Santri dari Lereng Gunung Kawi datang memohon WEJANGAN ILMU MAKRIFAT🌿

🌴Duhai Sang Guru ....🌴

🌻Sudilah kiranya panjenengan membabarkan ajaran Syeh Siti Jenar yg tersembunyi di balik cerita wayang dalam  lakon MBANGUN CANDI SAPTO ARGO oleh Kanjeng Sunan kali jogo🌻

⚘O putraku...⚘
Cerita wayang tersebut  sesungguhnya mengandung ajaran yg sangat dalam tentang  HAKEKAT  manusia paripurno atau INSAN KAMIL ..🌹

🌼Dalam tafsir isary candi artinya MAQOM dan SAPTO  berarti 7,......adapun ARGO maknanya PUNCAK GUNUNG🌼

Jadi Candi SAPTO  ARGO  itu perlambang bagi seseorang yang telah  berhasil mendaki 7 PUNCAK  MAQOM  ROHANI dalam PENDAKIAN MENUJU ALLAH  ﷻ

➡️Apa 7 maqom tersebut ?⬅️

3 dalam KESADARAN TAUHID I'TIQODIYAH  sebagai dasar yaitu TAUHID RUBUBIYAH,MULKIYAH dan ULUHIYAH

4 dalam penghayatan TAUHID WUJUDIYAH  ialah TAUHIDUL AF'AL, ASMA', SIFAT dan TAUHIDUD DZAT

👉7 tingkatan tauhid tersebut  tersimpul dalam KESADARAN MUSYAHADAH  yakni
⚘SYUHUDUL WAHDAH FIL KATSROH WA SYUHUDUL KATSROH FIL WAHDAH  /menyaksikan yg eka dalam  aneka dan yg aneka dalam  eka 👈

⏩ Dalam  lakon wayang tersebut di jelaskan bahwa  PANDAWA  (lambang sang salik) tidak akan berhasil membangun Candi Kecil jika telah memiliki JIMAT KALIMO SODO ⏪

🌺 Apa makna dari kalimat sandi 'jimat kalimo sodo' tsb? 🌺

👉Jimat berarti  Ji =jiwo /jiwa
👉 Mat =marem,ayem, tentrem/damai.

👉 Kalimosodo, Kalimo =kelawan limo/dengan lima
👉 Sodo dari kata husodo =obat

➡️➡️ Yakni 5 obat hati dari gelisah,
keluh kesah dan resah.Apa itu? ⬅️⬅️
Tak lain adalah ;

>>> *TAWAKAL untuk  mengatasi GELISAH atas MASA  DEPAN* <<<

>>> *SABAR  dan SYUKUR  untuk  mengatasi KELUH KESAH  atas MASA KINI* <<<

>>> *RIDHO  untuk  mengatasi RESAH  atas  MASA LALU* <<<

☆  *Dan yg ke 5 adalah dzikir nafas sebagai  tali penghubung yang  menyatukan jiwa dengan Allah sebagai  sumber kedamaian (as Salam)*  ☆

💚⚘💚Jadi pesan keseluruhan yg di sampaikan melalui media wayang tersebut  bahwa  untuk bisa menjadi MANUSIA PARIPURNA atau INSAN KAMIL,  syaratnya adalah bahwa  SESEORANG HARUSLAH   ber HATI DAMAI (qolbun salim) karena  selalu tersambung dengan Allah ﷻ💚⚘💚

O putraku..⚘
Itulah inti sari  wejangan laku untuk mencapai puncak makrifat  sebagimana di ajarkan dlm thoriqoh AKMALIYAH oleh SSJ.

(wallahu a'lam bish showwab)
*صلوا على النب*
                 *ﷺ*

Sholat Daim

⚘﷽ ⚘ ﷽ ⚘﷽ ⚘

SHOLAT DAIM
^^^^^^^^^^^^^^^^
Oleh ⚘Romo Kyai Dhiyauddin Kuswandi⚘

▶️ Dalam suatu majlis,seorang pelaku spiritual bertanya ttg sholat WUSTHO sebaigaimana di perintahkan dlm surat al baqoroh 238...◀️

🌾O putraku...🌾

>>>>  Ketahulaulah sholat wustho itu adalah sholatnya ruh <<<<

Wustho artinya ☆ tengah  ☆
yaitu .. 🌸tengahnya ruang dan waktu 🌸
(space and time)

Tengahnya ruang......
..... antara ...
➡️ Depan ...Belakang,.....
➡️ Kanan.... Kiri,......
➡️ Atas..... Bawah .......
yakni HATI sebagai PUSAT  atau PANCER

Tengahnya waktu ......
....antara .....
➡️ Esok dan Kemaren yakni SEKARANG ini yg abadi.

👉Jadi sholat wustho itu sholat yg di tegakkan dlm hati dan di waktu kini yg terus menenerus atau langgeng👈

Karnanya ia juga di sebut sbg SHOLAT DAIM
(surat al maarij ayat 20)

🌾Bagaimana kaifiyatnya GURU ,tanyanya lagi?🌾

Sebagimana sholat secara syariat terdiri dari 3 rukun :
>> Gerakan,...
>> Ucapan dan....
>> Penghayatan/tumakninah......
Begitu juga sholat wustho/daim sebagai
➡️ SHOLAT HAKEKAT⬅️

🔸️GERAK jiwa🔸️
⏩ Berdirinya adalah tawakal....
⏩ Rukuknya adalah sabar..,.
⏩ Sujudnya adalah syukur dan ....
⏩ Duduknya adalah ridho ....

👉 TAWAKAL terhadap HARAPAN  dan KETAKUTAN  akan masa depan

👉 SABAR dan SYUKUR  atas KENYATAAN di masa kini

👉 RIDHO dg apa yg tlh terjadi di MASA LALU

👉 DZIKIR nya adalah dzikir nafas .

👉 TUMA'NINAH nya adalah berserah diri
pada Allah

👉 TAHIYATnya adalah teguhnya tauhid /musyahadah

👉 SALAMnya
Kekanan menebar kedamaian ke penduduk langit
Ke kiri menebar kedamaian ke penduduk   bumi.

💚 O putraku.....
Inilah SHOLAT HAKEKAT yg di tegakkan para nabi dan para Auliya' sepanjang zaman......☘

Dan
Oleh sebab  itulah para nabi dan para wali selalu  dlm keadaan bebas dari ketakutan(khoufun )karena  selalu TAWAKAL  ,dan terlepas dari kesedihan(hazn) karna selalu  SABAR,  SYUKUR  dan RIDHO  ,serta selalu  dalam  SUKA CITA RAYA  (BUSHRO) karena senantiasa bermakrifat pada Allah ﷻdi dunia dan di akhirat

Sebagimana firman Allah ﷻ

Ingatlah para wali2 itu tida pernah merasakan ketakutan(khoufun)bagi mereka dan kesedihan (hazn).Mereka itu adalah orang2 yg beriman dan bertaqwa .

Bagi mereka kegembiraan raya (busyro) dlm kehidupan di dunia dan akhirat.Dan itulah kemenangan yg agung (surat yunus 62, 63,64).

           *صلوا على النب*
                 *ﷺ*

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2463925390346702&id=122430671162864

Rahasia Doa

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

RAHASIA DOA
^^^^^^^^^^^^^^^^
⚘Romo Kyai Dhiyauddin Kuswandi⚘

~Seorang hamba datang meminta pencerahan tentang hakekat doa~

♡Duhai yg di berkati...♡

Terangkanlah kepada  hamba  hakekat doa dan kedudukannya dlm ibadah.Bukankah segala sesuatu telah diatur menurut hukum sunatullah,lalu apa manfaatnya doa?

O......hamba yang  kinasih...⚘
°°°Ketahuilah diatas sunatullah masih ada QUDROTULLAH°°°

》》 Sesungguhnya bukan sebab yang memastikan akibat,melainkan MASYIATULLAH(kehendak Allah) 《《

》》 Bukanlah api penyebab panas akan tetapi antara api dan panas itu ada kehendak Allah,jika Allah tdk menghendaki panas maka api tdk akan terasa panas 《《
(Contoh api yang  membakar Nabi ibrohim as)

Itulah sebabnya terhadap apa yang  belum terjadi atau apa yang akan kita laksankan,kita katakan INSYA_ALLAH.

》》Dan itulah tempatnya doa dan tawakal《《

》》Doa adalah mukhul ibadah(inti ibadah) karna doa itu adalah ungkapan KEFAKIRAN dan KERENDAHAN seorang hamba di hadapan Allah《《

》》Adapun inti dari ibadah adalah PENYERAHAN DIRI《《

Jadi .....

》》 hahekat doa adalah penyerahan diri pada kehendak NYA~ (sumarah)《《

Oleh itu  fahamilah.....

▶️Jika Allah  ﷻ MENGABULKAN  DOAmu ,maka yang dikehendaki adalah agar kamu BERSYUKUR

▶️Jika Allah ﷻ BELUM  mengabulkan,maka yang dikehendaki agar kamu belajar  BERSABAR

▶️ Dan jika Allah ﷻ TIDAK  mengabulkannya,maka yakinlah bahwa IA telah menyiapkan GANTI yg LEBIH BAIK..

🌸 O.... guru yg di berkati.....1
Apa syarat utama agar doa kita di kabulkan?🌸

Ketahuilah.....
🌺 Allah ﷻ itu adalah ALKARIIM(yg maha pemurah) memberi tanpa di minta dan memberi lebih  dari yang  di minta🌺

Hanya saja sebagai seorang hamba kita harus tahu adab dan beradab

⏩ Belajarlah dari LAUTAN,ia tk pernah meminta agar air hujan mengalir ke pangkuannya.......⏪

👍 Akan tetapi  krn ia adalah dataran yg paling RENDAH dan LUAS,maka air hujan yg turun di bukit,lembah dan ngarai,semua mengalir ke lautan melalui  sungai 👍

☺O.... hamba yg terkasih...☺

💚Jika hatimu bisa seperti lautan (nyamudro) yakni RENDAH HATI karena  suka memberi maaf dan LAPANG karna dermawan, maka  anugerah Allah akan selalu mengalir dalam kehidupanmu....💚

🍃 O.......guru yg di berkati....🍃
🤗 Betapa indah pencerahan ini,hamba sungguh beruntung dan menghaturkan beribu banyak terimakasih🤝⚘🌻🌺🌴

للهم صل ۈسَلّمْ علے سيدنـا و حبيبنـا و شفيعنـا و قرة أعيننـا و مولانـا محمد وعلے آلـہ وصحبـہ وسلم

03 Januari 2019

Dakwah kepada Suami

Bismillahirrohmaanirrohiim

Datanglah Wanita menghadap dan bertanya,
"Ummi, apakah seorang istri tidak boleh mendakwahi suaminya dalam hal kebenaran ? Apakah dianggap menggurui ?
Apakah  haram hukumnya ,kalau istri di rumah mendakwahi  suami ?
Padahal dakwah itu adalah kewajiban  semua orang.....

# saya diam mendengarkan dengan sabar, kmd ia melanjutkan lagi
Hanya seorang  sombonglah yang ketika diberi nasihat, ia melawan dan marah......

Ummi menjawab

Anakku,

Alloh   ﷻ berfirman : :

وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ

“Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat”. [Asy Syu’ara` : 214].

Artinya ,dalam hal ini Istri boleh berdakwah kepada Suaminya untuk tujuan agar taat kepada Alloh ﷻ....
Namun perlu diketahui bahwa Hidayah itu murni  dari Alloh ﷻ saja, dan kita tidak diberi kekuasaan untuk memberikan Hidayah....

Berdakwah kepada anggota rumah haruslah dengan bil hikmah...,dan penuh kasih sayang,

Dan resiko dakwah adalah berani menghadapi seribu cacian dan makian ....
Maka sangat diperlukan kesabaran yang besar....

Rasululloh ﷺ  saja di protes oleh Pamannya yang bernama  Abu Lahab serta di debat ketika Bliau ﷺ berdakwah......
Bahkan Paman Bliau ﷺ yang bernama Abu Tholib  yang paling baik hati dan  selalu melindungi Bliau ﷺ, tetap tidak menerima dakwah hingga akhir ajalnya.........

Bagi si pendakwah (da'i dan da'iyyah), dakwah dimanapun haruslah di lakukan, bahkan dirumahnya sendiri, terhadap semua anggota keluarga, harus di tegakkan......

Tidak ada larangan dakwah seorang anak kepada orang tuanya ataupun seorang istri kepada suaminya, selama dakwah itu dilakukan  dg hikmah yang baik....

Jika kita mendiamkan kemungkaran yang ada di dalam rumah, maka kita akan ditanya kelak di Akhirat, mengapa kalian mendiamkan keluargamu berbuat maksiat ?

Wahai anakku, ....
Lakukanlah dakwah dimanapun kalian berada, sungguh seluruh tubuh mereka akan menjadi saksi di Akhirat bahwa kamu telah melakukan kewajiban berdakwah karena Alloh ﷻ......

Alloh ﷻ dalam firmanNya:

وَإِذْ قَالَتْ أُمَّةٌ مِنْهُمْ لِمَ تَعِظُونَ قَوْماً اللَّهُ مُهْلِكُهُمْ أَوْ مُعَذِّبُهُمْ عَذَاباً شَدِيداً قَالُوا مَعْذِرَةً إِلَى رَبِّكُمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Dan (ingatlah) ketika suatu umat diantara mereka berkata:

“Mengapa kamu menasihati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab dengan azab yang amat keras”.

Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Rabb-mu, dan supaya mereka bertakwa”. [Al A’raf : 164].

Demikianlah semoga bisa dipahamkan...

Wallahu a'lam bish showwab

Shollu 'ala Rosulillah Sholallahu'alaiyhi wasallam

⚘###~~~~~~~~~♡♡~~~~~~~☆☆☆~~~~~~~~###⚘

10 Desember 2018

Yuk Ber Terimakasih pd Alloh saja

⚘﷽ ⚘

Subhanalloh walhamdulillah, bersyukurlah atas Semua AnugerahNYA yg telah DIA Limpahkan pd kita dan kepada ke dua orang tua kita serta kepada Alam Raya dan seisinya yg DIA sediakan untuk kita hidup didalamnya dengan nyaman dan tidak kelaparan .....

Bersyukurlah yang sangat banyak...
Karena Alloh Subhanahu wata'ala telah melimpahkan Semua Ilmu Pengetahuan dan Aneka Penemuan  dg perantaraan seorang yg ahli, dan  semua Ilmu  Sain dan Teknologi, serta Aneka Ilmu Hakekat beserta Guru Guru Murobbi yg mengajarkan Tauhid kepada kita semua.....sehingga kita dapat dekat dgNYA

bersyukurkah yg tidak terkira sepenuh keridhoan hati...Subhanalloh Wabihamdihi 'adadaa Kholqihi wa Ridho Nafsihi wa Midada Kalimatihi....

02 Juni 2018

Rumahku Surgaku

🌻  ﷽ 🌻 ﷽ 🌻

Sahabatku, apakah  gambaran Wujud Surga yang ada di Rumah Tangga adalah  sebuah Rumah  dan isinya yang mewah sehingga terciptalah Rumahku Surgaku...?
Tidaklah demikian...👋

Pada hakekatnya,
Rumaku Surgaku adalah sebuah keluargà yang  semua anggota keluarganya adalah taat dan cinta pada Allah ﷻ, taat  dan cinta pada Rosulullah ﷺ ,penuh kasih sayang serta sabar dalam takdirNYA,
Sehingga Allah ﷻ memberikan kebahagiaan dan manisnya Iman serta kekayaan Jiwa dalam Mawaddah wa RohmahNYA, tenang dan damai....

Inilah rasa surgawi yang  sudah bisa di rasakan di Dunia saat ini.....

Maka apapun yg terjadi yang Allah ﷻ
Takdirkan, Hati Ridho menerima sepenuh jiwa sebagai bentuk rasa syukur yg mendalam ......
Karena kebaikan KaruniaNYA adalah sangat banyak sekali, tak pandai kita menghitungnya, dan tak bisa ditimbang dengan sebuah penderitaan.

Sungguh Kenikmatan Iman jika ditimbang dengan penderitaan, maka jaauuuh  lebih berat timbangannya, bagaikan menimbang Alam Semesta dengan debu.....

Penderitaan adalah sebuah titik debu yg tiada artinya dibandingkan dengan karunia nikmat Iman,qalbu, sehat, panjang umur, karunia akal,  mata, telinga,  mulut _lidah, hidung, tangan, kaki, nafas, Ilmu, dll masih banyak lagi...
Tidak terhitung, tdk terhingga...
Fabi Ayyi aalaa Irrobbikumaa Tukadz Dzibaan.....

Maka selalulah bersyukur dimanapun berada sebagaimana wujud Syukur sebuah Keluarga Surga yang Mulia yaitu Keluarga   Ali ibn Abi Thalib ra dengan Sayyidah Fathimah az-Zahra rah dibawah ini ⬇️

PADA saat malam Takbiran, Ali ibn Abi Thalib terlihat sibuk membagi-bagikan gandum dan kurma.

Bersama istrinya, Sayyidah Fathimah az-Zahra, Ali menyiapkan tiga karung gandum dan dua karung kurma.

Terihat, Sayyidina Ali memanggul gandum, sementara istrinya Fathimah menuntun Hasan dan Husein.

Mereka sekeluarga mendatangi kaum fakir miskin untuk disantuni.

Esok harinya tiba salat ‘Idul Fitri. Mereka sekeluarga khusyuk mengikuti salat jama’ah dan mendengarkan khutbah.

Selepas khutbah ‘Id selesai, keluarga Rasulullah ﷺ itu pulang ke rumah dengan wajah berseri-seri.

Sahabat beliau, Ibnu Rafi’i bermaksud untuk mengucapkan selamat ‘Idul Fitri kepada keluarga putri Rasulullah ﷺ.

Sampai di depan pintu rumah, alangkah tercengang Ibnu Rafi’i melihat apa yang dimakan oleh keluarga Rasulullah itu.

Sayyidina Ali, Sayyidatuna Fathimah, Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husein yang masih balita, dalam ‘Idul Fitri makanannya adalah gandum tanpa mentega, *gandum basi* yang baunya tercium oleh sahabat Nabi itu.

Seketika  itu Ibnu Rafi’i berucap istighfar, sambil mengusap-usap dadanya seolah ada yang nyeri di sana. Mata Ibnu Rafi’i berlinang butiran bening, perlahan butiran itu menetes di pipinya.

Kecamuk dalam dada Ibnu Rafi’i sangat kuat, setengah lari ia pun bergegas menghadap Rasulullah ﷺ.

Tiba di depan Rasulullah, “Ya Rasulullah, ya Rasulullah, ya Rasulullah. Putra baginda, putri baginda dan cucu baginda,” ujar Ibnu Rafi’i.

“Ada apa wahai sahabatku?”
tanya Rasulullah.

“Tengoklah ke rumah putri baginda, ya Rasulullah. Tengoklah cucu baginda Hasan dan Husein.”

“Kenapa keluargaku?”

“Tengoklah sendiri oleh baginda, saya tidak kuasa mengatakan semuanya.”

Rasulullah ﷺ pun bergegas menuju rumah Sayyidatuna Fathimah az-Zahra r.a.

Tiba di teras rumah, tawa bahagia mengisi percakapan antara Sayyidina Ali, Sayyidatuna Fathimah dan kedua anaknya.

Mata Rasulullah pun berlinang.
Butiran mutiara bening menghiasi wajah Rasulullah ﷺ nan suci.

Air mata Rasulullah berderai, melihat kebersahajaan putri beliau bersama keluarganya. Di hari yang Fitri, di saat semua orang berbahagia, di saat semua orang makan yang enak-enak. Keluarga Rasulullah ﷺ penuh tawa bahagia dengan gandum yang baunya tercium tak sedap, dengan makanan yang sudah basi.

“Ya Allah, Allahumma Isyhad.
Ya Allah saksikanlah, saksikanlah.
Di hari ‘Idul Fitri keluargaku makanannya adalah gandum yang basi.

Di hari ‘Idul Fitri keluargaku berbahagia dengan makanan yang basi.

Mereka membela kaum papa, ya Allah. Mereka mencintai kaum fuqara dan masakin.

Mereka relakan lidah dan perutnya mengecap makanan basi asalkan kaum fakir-miskin bisa memakan makanan yang lezat.

Allahumma Isyhad, saksikanlah ya Allah, saksikanlah,” bibir Rasulullah berbisik lembut.

Sayyidatuna Fathimah tersadar kalau di luar pintu rumah, bapaknya sedang berdiri tegak.

“Ya Abah..........
ada apa gerangan Abah menangis?”

Rasulullah  ﷺ tak tahan mendengar pertanyaan itu....
Setengah berlari ia memeluk putri kesayangannya sambil berujar, “Surga untukmu, Nak. Surga untukmu.”

Demikianlah, menurut Ibnu Rafi’i, keluarga Rasulullah ﷺ pada hari ‘Idul Fitri senantiasa menyantap makanan yang basi berbau apek.

Ibnu Rafi’i berkata, “Aku diperintahkan oleh Rasulullah ﷺ agar tidak menceritakan tradisi keluarganya setiap ‘Idul Fitri.

Aku pun simpan kisah itu dalam hatiku. Namun, selepas Rasulullah ﷺ wafat, aku takut dituduh menyembunyikan hadits, maka aku ceritkan agar jadi pelajaran bagi segenap kaum Muslimin.” (Musnad Imam Ahmad, jilid 2, hlm. 232).

Ya Rasulullah, begitu mulianya hati baginda bersama keluarga.
Siapa gerangan yang tak malu?
Siapa orangnya yang tak kelu?
Kami di hari nan fitri, makanan kami lezat-lezat, makanan kami enak-enak. Harus kami apakan diri ini, ya Rasul?

Kami malu....Kami Maluuuu yaa Rooobb...dipojok sana masihnada orang yang kelaparan, mereka membutuhkan sesuap nasi, namun malu untuk meminta,..mereka memilih diam berpura pura menjadi orang kaya padahal mereka membutuhkannya...

Yaa Rooobb.....qq.
Hati ini menjadi tidak peka....
Hati ini terlalu bermandi Dunia sehingga tidak peka terhadap orang yang butuh disekitar kita....
Ampuni kami yaa Roobb....

Ya Robbi...
Melalui KekasihMu  Rasulllah,
teteskan kemuliaan jiwa Bliau kepada kami...
teteskan walau hanya setitik,
agar jiwa kami semua tiada tandus dari kasih....

Ya Robbi.....melalui kemuliaan Rasulallah, ....
berikanlah  kedermawanan jiwa baginda dan keluarga kepada kami dan keluarga kami.....

Lapangkan dada kami untuk tidak terpukau oleh kemilau dunia sementara kaum fakir-miskin menderita...

Luaskan hati kami untuk bisa mencintai kaum papa sebagaimana KekasihMU Rasulullah ﷺ telah memberikan teladan yang begitu sangat mulia pada kami semua...

We  Love RasulAllah ﷺ

۞ﺁﻟﻠّﻬُﻢَ ﺻَﻠّﯿ! ﻋَﻠﮱ ﺳَﻴّﺪﻧَﺂ ﻣُﺤَﻤّﺪْ ﻭَ ﻋَﻠﮱ ﺁﻝِ ﺳَﻴّﺪﻧَﺂ ﻣُﺤَﻤَّﺪ۞

Allahumma Solli Ala Sayyidina Muhammad, Wa'ala Aa Lii Sayyidina Muhammad.

“ Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada penghulu kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga penghulu kami Nabi Muhammad "

Al Fatiha ilaHadrotinNabiyyilMustafa Muhammad ﷺ  wa Ashhabihi wa azwajihi wa dzuriyyatihi wa ahlul baitihi...
al fatihah.

07 Mei 2018

Syukur


_ _ _ _ _ ⚘_﷽_ ⚘_ _ _ _

Bersyukurlah di manapun  berada...
Tidak mudah untuk bisa bersyukur jika tidak ada karunia dari Allah Subhanahu wata'ala....⚘

Hanya Allah Ta'ala saja yang dapat menarik hati untuk mudah mensyukuri KaruniaNYA dg seizinNYA saja....(inilah salah satu bentuk Syafaat Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam  yg dikemas di dalam RahmatNYA, yang mana hakekat  wujud RahmatNYA adalah berupa  *Nur Muhammad* )✔

Orang yg hatinya di Karuniakan  setitik Rasa Syukur, dia akan mendapatkan RahmatNYA, artinya fana bersama Nur Muhammad yang ada di dalam dirinya sendiri , yang   dirinya dapat menjadi bagian dari Rahmatan lil 'aalamiin dengan se izinNYA saja...

SIapa yang tidak bersyukur ,maka tidaklah menjadi masalah bagi Allah Subhanahu Wata'ala , karena sesungguhnya Allah Ta'ala  Maha Kaya, lagi Maha Pemurah, dan tidak membutuhkan Syukurnya dirimu...

Bahkan sebaliknya jika kita tidak diberi Karunia olehNYA berupa  setitik rasa Syukur saja, maka hidup ini akan selalu  disetir oleh hawa nafsu tercela sehingga tidak pernah ada puasnya, selalu mengalami kehampaan jiwa, ragu ragu dan mudah putus asa, serta mudah galau,  muncul ke akuan dan ego , dan tidak tegar....
Namun imi semua, pun berdasarkan kasihNYA jua, karena DIA hendak memperkenalkan dirimu sendiri melalui sifat sifat  lemah nya dirimu , agar di dalam kelemahan itu , dirimu  dapat kembali kepada Allah Ta'ala yang Maha Pengasih dan Penyayang.....

Berdoalah , Semoga Allah yang Maha Kasih Sayang mengkaruniakan  rasa Syukur ke dalam jiwa dan hati kita...Aamiin Yaa Robbal Aalamiin

Ashollatu wasallamu 'alaiyka
Yaa Sayyidi Yaa Rosulullah....

Al Faqir
Dhuha ,7 Mei 2018

https://youtu.be/O6SeTT17RTs

03 Juni 2016

Dawuh Habib Luthfi tentang Pancasila

Bismillaahirrohmaanirrohiim

21 Dawuh Habib Luthfi tentang Pancasila, Nasionalisme dan Merah Putih
---------------------------------------------------------------------------
Dalam berbagai kesempatan Maulana Habib Luthfi bin Yahya tak henti-hentinya menitipkan pesan yang sangat penting bagi penerus bangsa Indonesia perihal Pancasila, Nasionalisme, Merah-Putih, Cinta Tanah Air, dan NKRI. Berikut adalah diantara pesan-pesan beliau:

1. “Saya salut banyak bendera Merah-Putih. Tapi nanti tolong setelah selesai, jangan pernah ditumpuk atau dilempar di tanah. Kayunya silakan ditumpuk di tanah, kalau benderanya disampirkan di bahu baru ditata yang rapi. Sikap pada bendera itu bukan mengultuskan benda, melainkan bentuk penghormatan dan sikap cinta pada tanah air. Dalam Merah-Putih meski tidak ada tulisannya, tapi ada arti jati diri bangsa, itulah kehormatan bangsa. Kalau tidak kita sekalian yang menjaga, jangan salahkan orang lain kalau ada yang menghina. Jika bukan para warga Indonesia sendiri, siapa lagi yang menjaga dan menghormatinya?"

2. "Sikap cinta tanah air harus dibangun di semua lini. Pengucapan Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya tidak hanya saat kegiatan upacara resmi kenegaraan atau pemerintahan dan saat peringatan HUT RI 17 Agustus saja, namun harus dinyanyikan dalam setiap acara sosial dan keagamaan. Kalau hanya dikibarkan saat 17-an, bisa-bisa bangsa ini lupa pada negaranya sendiri. Ini penting sekali, kelihatannya enteng. Jangan main-main sama lagu kebangsaan. Timbulnya tidak ada rasa ‘handarbeni’ jadi penyebab merosotnya nasionalisme di kalangan anak muda."

3. "Dasar negara Indonesia yakni Pancasila dibuat memiliki keterkaitan dengan keagamaan. Makanya ada sila pertama, di belakang Pancasila ada kekuatan agama."

4. "Kecintaan terhadap tanah air akan mempengaruhi perkembangan dan kemajuan suatu bangsa. Jika nasionalisme kita semakin melemah, jangan harap kita sebagai Muslim bisa menjawab tantangan umat dan tantangan bangsa."

5. “Walau hanya sebutir pasir yang ada di atas tanah air ini akan kita jaga mati-matian. Kata siapa cinta tanah air atau nasionalisme tidak ada dalilnya? Nabi Saw. mengatakan, “Aku cinta Arab karena aku adalah bangsa Arab”. Ini contoh kongkrit kecintaan suatu bangsa pada tanah airnya. Cinta tanah air itu sebagai wujud syukur kepada Allah atas anugrah bumi pertiwi ini. Ulama adalah benteng ideologi, TNI-POLRI adalah benteng NKRI. Mari kita bersatu. Jangan goyahkan persatuan karena oknum kiai, TNI atau POLRI."

6. “Salah satu pesan yang kita ingat dari peringatan Maulid Nabi adalah ajaran agar kita taat pada pemerintah. Bangsa lain fokus membangun kita masih memperdebatkan khilafiyah-khilafah. Pancasila sudah final. Boleh berdebat penafsirannya, tapi tidak boleh memperdebatkan butir-butirnya."

7. “Muktamar NU di Situbondo sudah menegaskan Pancasila sebagai asas Negara dan Jam'iyah Thariqah menegaskan NKRI harga mati. Pendakwah dahulu begitu toleran menghormati perbedaan. Untuk itu Sunan Kudus enggan menyembelih sapi, karena menghormati tradisi non-Muslim. Bahkan bangunan Masjid Kudus mengakomodasi arsitektur non-Muslim yang berkembang pada waktu itu. Tidak anti dengan kebudayaan lokal. Simpatik."

8. “Muslim itu harus seperti air laut, meskipun ratusan sungai mengalirkan air tawar, ia tetap asin dan tak pernah memaksa ikan di dalamnya menjadi asin. Ketika kita akan melakukan perbuatan tercela, ingat Merah-Putih, malu di dalamnya ada tumpah darah para pahlawan dan jati diri bangsa yang memiliki adat dan etika ketimuran."

9. "Ajak anak-anak kita ke makam para pahlawan. Anak-anak mengerti itu orang mati, tidak akan menyembahnya. Jelaskan, ini kopral 'ini' adalah pahlawan, makam itu adalah makamnya pahlawan tak dikenal. Kenalkan para pahlawan kepada anak-anak kita sejak dini agar mereka paham kemerdekaan ini bukan hadiah. Dan agar dalam diri anak-anak tumbuh kecintaan pada bangsa. Rasa cinta yang kuat pada bangsa ini lebih dahsyat dari nuklir sekalipun."

10. “Bangga terhadap Indonesia bukan sombong, tapi rasa syukur pada Allah Swt. Hormat pada Merah Putih bukan syirik, tapi ungkapan rasa syukur pada Allah Swt. untuk memiliki Bangsa Indonesia.”

11. “Bendera Merah Putih adalah harga diri Bangsa, kehormatan Bangsa. Jika kita mau bercermin kepada Bendera Merah Putih semestinya kita malu menjadi Bangsa. Koruptor tidak akan melakukan korupsi jika mau bercermin pada pendiri Bangsa, pada sang saka Merah Putih.”

12. “Cinta NKRI tidak hanya dilaksanakan pada 17 Agustus saja, melainkan setiap hari Senin dan upacara kebangsaan yang lain. Cinta kepada Bangsa selalu ditanamkan melalui pengibaran sang saka Merah Putih. Kalau kita tidak cinta pada NKRI, untuk apa kita harus melakukan upacara bendera, hormat kepada sang saka Merah Putih?”

13. “Betapa pentingnya cinta tanah air, salah satu contohnya dengan menghormati Bendera Merah Putih. Meskipun jahit atau bikin merah putih itu gampang, namun banyak darah yang mengucur, banyak pengorbanan yang penuh rasa sakit demi menurunkan bendera Belanda dan menggantinya dengan Bendera Merah Putih. Sehingga sebagai anak Indonesia kita harus mempunyai penghormatan yang luar biasa kepada Merah Putih, harus menyucinya dan merawatnya dengan penuh perasaan cinta.”

14. “Kecintaan pada partai jangan melebihi mata kaki. Kecintaan pada bangsa dan negara sampai ke leher. Kecintaan pada agama melebihi ujung kepala.”

15. “Yang memperjuangkan Bangsa ini adalah para ulama, kiai dan pejuang Muslim yang tak sempat dianugerahi bintang gerilnya. Maka jika ada kelompok-kelompok yang hendak menggerogoti kesatuan Bangsa ini, mereka adalah orang-orang yang tidak tahu sejarah. Wajib hukumnya bagi kita untuk menjaga keutuhan Negara ini dari rongrongan sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.”

16. “Semangat nasionalisme sekarang ini semakin menurun. Itu terlihat dari sikap dan perilaku para elit, termasuk juga masyarakatnya yang tidak pernah rukun. Selalu ribut dalam perbedaan, khilafiyah. Segala sesuatu selalu dipolitisir dan dihubung-hubungkan, yang akhirnya hanya saling menyalahkan. Hingga akhirnya, Indonesia hanya dijadikan lintasan saja oleh bangsa lain. Saya tidak ingin masalah khilafiyah ini dibesar-besarkan, yang ujung-ujungnya hanya menjadikan Indonesia negara yang selalu jadi tontonan. Padahal Indonesia dengan segala potensinya, mampu menjadi negara yang besar dan disegani bangsa-bangsa lain. Ini menjadi salah satu tugas umat Islam agar Indonesia bisa maju dan sejajar dengan negara-negara lain.”

17. “Umat Islam seharusnya memasang gambar-gambar para pahlawan, khususnya pahlwan Islam, seperti Pangeran Diponegoro, juga gambar-gambar para wali, termasuk pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari. Hal ini agar setiap warga yang melihat gambar itu selalu terkenang dengan semangat para pahlawan yang ada di gambar itu. Semangat untuk membela negara, semangat untuk memerdekakan negara, semangat kepahlawanannya. Bukan bermaksud syirik maupun menyekutukan Tuhan dengan gambar-gambar itu, tetapi semangat yang dimiliki para pahlawan itu untuk dikenang dan diamalkan di zaman sekarang ini. Bahwa mereka yang sudah meninggal itu, ternyata masih memberikan semangat untuk membangun negara. Mereka yang sudah syahid, tidak tinggal diam untuk bangsa dan generasi penerusnya.”

18. “Pancasila mampu melindungi pluralitas yang ada, dan menjadi ideologi negara, maka Pancasila akan memperkokoh pertahanan nasional dan memperkokoh NKRI. Sebab Pancasila akan dimiliki semua pihak. Bila Pancasila itu tumbuh pada diri setiap anak bangsa dengan diperkokoh atau di beck-up oleh agamanya, maka kekuatan, kesatuan dan persatuan semakin erat terjalin dan tidak akan mudah digoyahkan. Karena Pancasila menjadi sebab tumbuhnya nasionalisme dan bebas dari kepentingan politik atau tidak akan menjadi bemper kepentingan politik. Sehingga tumbuh mekar secara murni kecintaan kepada agama, tanah air dan bangsa. Dari itu akan menjadi cermin bagi bangsa lain.”

19. “Nasionalisme secara filosofis sudah dicontohkan oleh para leluhur, para pendahulu bangsa semenjak penajajahan seperti sedekah bumi, sedekah laut, ‘terlepas dari persoalan syirik/musyrik’, karena saya tidak tahu hati orang. Sedekah bumi dan sedekah laut itu adalah wujud syukur atas bumi dan laut yang dianugerahkan kepada Bangsa Indonesia. Sedekah bumi itu sebagai bentuk handar beni, perasaan yang bukan saja memiliki tapi juga mencintai.”

20. “Siapapun yang menjadi pemimpin bangsa, harus dihormati dan ditaati. Jika rakyat menghormati pemimpinnya maka Bangsa dan Negara ini akan kuat. Sebaliknya jika rakyat terus menerus mengkritik, mendemo, dll., pemimpinnya, maka kapan pemerintah akan bisa fokus bekerja. Saya tidak melarang ‘kritik’, akan tetapi salurkan kritik dan aspirasi itu pada saluran yang sudah disediakan pemerintah.”

21. “Aliran-aliran di luar Ahlussunnah yang meresahkan, mereka adalah kelompok Islam yang menolak Pancasila dan menganggap pemerintah tidak sah. Untuk mengatasi kelompok Islam seperti ini perlu ditekankan pentingnya sosialisasi ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah. Jangan sampai anak seorang tokoh NU, menjadi anggota Islam radikal.”

Shollu 'alannabiiy saw

04 Juni 2014

Jangan Marah

Bismillah....

Apakah  ANDA   PEMARAH ?

Emosi yang bergejolak menunjukkan tidak adanya kematangan diri seseorang.....

Pernah saya berkata pada seseorang yang sedang Marah / Emosi 

"Rasulullah  shollallahu 'alaihi  wasallam tak pernah marah, Ayo ambilah wudhu  (dimaksudkan agar mereda amarahnya)

Maka dia dg   Emosi   meluap mengatakan ; " Saya bukan Nabi , saya adalah  orang biasa  !"

Wah  Itu jawaban yang  membela Hawa Nafsunya agar dia bisa leluasa meluapkan amarah dan emosi, padahal Rasulullah Shollallahu  'alaihi  wasallam adalah contoh Tauladan bagi AKHLAK dan Bliau adalah manusia, menandakan segala sifat Akhlak dan Adab Kemanusiaan dapat kita tiru.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda, 

"  Orang yang kuat bukanlah orang yang kuat dalam bertarung, akan tetapi orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan dirinya di saat marah” [HR. Al-Bukhari )

ada  7   hal yang harus dilakukan untuk menahan atau meredakan kemarahan adalah:
--------------------
        
      1. Meludah ke tanah

Dari Abu Said Al-Khudri Radhiyallahu anhu, ia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa sallam bersabda, 

"  Ketauhilah, sesungguhnya marah itu seperti bara api di dalam hati anak Adam, tidakkah kamu lihat kedua matanya memerah dan urat-urat lehernya menggelembung, maka barangsiapa yang merasakan sesuatu (emosi) hendaknya ia meludah ke tanah” 

(Dikeluarkan oleh Ahmad dalam Al-Musnad (3/19), dan dikeluarkan oleh At-Tirmidzi dalam sunannya dalam bab ‘apa yang dikabarkan oleh Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa sallam kepada shahabatnya atas sesuatu yang selalu ada sampai hari kiamat’ dan ia berkata “Hadits ini hasan”.)


      2.  Ber wudhulah 

Diceritakan dari Wail Al-Qash, ia berkata, 

"  Kami datang kepada Urwah bin Muhammad As-Sa’di, maka ada seseorany yang berbicara dengannya lalu marah kepadanya, maka ia pergi berwudhu dan ia kembali dalam keadaan berwudhu, lalu ia berkata, 

"  Telah bercerita kepadaku Ayahku dari kakekku Athiyyah, ia berkata, 

“Rasulullah   saw  bersabda, 

“Sesungguhnya amarah itu datangnya dari setan, dan setan itu diciptakan dari api, sedang api itu hanya dapat dipadamkan dengan air, maka jika salah seorang dari kalian marah hendaklah ia berwudhu.” 

[HR.Ahmad dalam Al-Musnad (4/226) dan dikeluarkan oleh Abu Daud dalam Sunan nya, bab apa yang diucapkan di saat marah (5/141)]


    3. Diam, tidak berkata apa-apa

وَإِذَا غَضِبْتَ فَاسْكُتْ
Jika engkau marah, diamlah (H.R al-Bukhari )

      4.   Mengucapkan ta’awwudz: 

A’udzu billaahi minasysyaithoonir rojiim.

Nabi  saw  pernah melihat dua orang bertikai dan saling mencela, sehingga timbul kemarahan dari salah satunya. 

Kemudian Nabi  saw  menyatakan:Aku  sungguh tahu suatu kalimat yang bisa menghilangkan (perasaan marahnya), yaitu :

A’udzu billaahi minasysyaithoonir rojiim (H.R al-Bukhari dan Muslim)

      5. Baca Istighfar

Marah  / Emosi  yg  meluap   adalah dari Setan (hawa panas Setan)
Sedangkan  Istighfar  membinasakan Iblis / Setan.

Sesungguhnya Iblis pernah berkata: 'Aku membinasakan manusia dengan dosa, dan mereka membinasakanku dengan La Ilaha Illallah dan istighfar'

      6.   Baca Sholawat.

Keutamaan Sholawat banyak, diantaranya , dpt menyejukkan Hati krn menimbulkan kecintaan pd Rasulullah saw, yg dg Cinta pd Bliau, maka kita  dpt  mengerjakan sunnah Nabi   saw   dg  penuh  KeTulusan... Dan  menimbulkan kecintaan pd Allah Ta'ala.....


      7.  Merubah posisi : dari berdiri menjadi duduk, dari duduk menjadi berbaring

Ketahuilah   Ketika  seseorang  marah  yg memuncak, terjadi gejolak yang menimbulkan raut muka merah, hati berdebar-debar, jantung berdetak kencang, nafas terengah-engah 
Yang mana ini akan  memberi  kekuatan dan peluang pada setan  untuk melakukan kejahatan .


Maka  ,
Jika salah seorang dari kalian marah dalam keadaan berdiri hendaknya ia duduk.

 Jika dengan itu kemarahan menjadi hilang (itulah yang diharapkan). 

Jika masih belum hilang, hendaknya berbaring (H.R Abu Dawud)

Mengapa harus marah ?
Mengapa harus Emosi ?
 
Padahal  Emosi   dapat melemahkan daya fikir, 
Emosi  melemahkan kemampuan  fungsi akal, 
Emosi dapat menggelapkan hati.
Sehingga Akal tidak bisa  melihat batas Adab dan Sopan santun .

Jadilah  Manusia yg hebat yaitu yang kuat kesabarannya.
Seorang  Muslim sejati adalah yang dapat menahan Amarah dg penuh kesabaran.....

Shollu 'alan Nabiiy Shollallahu 'alaihi wasallam

04 Desember 2013

Nasihat dari Sayyidina Umar bin Khathab ra


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

♥♥¨*•♥*•♥♥¨*•♥
Allahumma shalli ala Muhammad wa ala alihi wa shahbihi ajma'in
♥♥¨*•♥*•♥♥¨*•♥
Wahai Sahabatku,
Simaklah     beberapa pesan dari Sayyidina Umar ra, dibawah ini . Smoga bermanfaat, Aamiin

“Orang yang tidak memiliki tiga perkara berikut, berarti imannya BELUM  bermanfaat. 

Tiga perkara tersebut adalah 

SANTUN  ketika mengingatkan orang lain; 

WARA  yang menjauhkannya dari hal-hal yang haram / terlarang; dan AKHLAK   MULIA  dalam bermasyarkat (bergaul)“.

“Yang paling aku khawatirkan dari kalian adalah  :

B A N G G A   terhadap  PENDAPATNYA    SENDIRI  

KETAHUILAH :
orang yang mengakui sebagai orang C E R D A S    sebenarnya adalah orang yang sangat  BODOH 

Orang yang mengatakan bahwa dirinya pasti masuk  SURGA   dia akan masuk   NERAKA 

“Jangan pernah   TERTIPU   oleh teriakan seseorang ( maksudnya dakwah   yg  bersuara / bernada keras).

 Tapi   AKUILAH   orang yang MENYAMPAIKAN    AMANAH  dan  TIDAK   MENYAKITI  orang lain dengan  TANGAN  dan LIDAHnya...

“Jangan sampai kalian  TERTIPU  oleh puasa dan sholat seseorang. Tetapi PERHATIKAN   KEJUJURAN   ,  AMANAH   dan WARA'nya...

“ NILAI   seseorang dilihat dari AGAMAnya

Dasarnya adalah  AKAL  dan WIBAWANYA   terletak 
pada  A K H L A K ...

------
Ini   NASIHAT  dan PESAN  Sayyidina Umar ra  loh,
Bukan kata saya...

Semoga bermanfaat
Salam Rohmah wa Rohim