03 Juni 2023
Jagalah kedua bola mata kita
22 Februari 2021
Nasihat Habib
23 Desember 2019
Tidak Menghargai
14 November 2019
04 Maret 2019
Khasiat Basmalah
🌻 ﷽ 🌻 ﷽ 🌻
Rasullullah Sholallahu 'alaiyhi wasallam berkata bahwa :
Barang siapa yang saat keluar dari rumahnya mengucapkan
*﷽*`
*maka engkau telah mendapatkan petunjuk dari Allah Subhanahu wata'ala, telah pula dicukupkan kebutuhanmu, dan telah diberi perlindungan dan penjagaaNYA, maka godaan setanpun akan menyingkir*
(HR. Abu dawud Turmudzi dan Nasa’i )”
🌻 ﷽ 🌻 ﷽ 🌻
Inilah fadhilah kalimat *﷽* yang maha dahsyat dari ucapan *﷽* yang jika diucapkan dengan hati yang ikhlas karena Allah ta’ala :
1.Sebagai benteng dan perisai dari serangan penyakit menular atau dari serangan radikal bebas yang dihasilkan dari lingkungan alam...
2.Dapat mengelelabuhi atau menutup penglihatan orang yang bermaksud jahat atau orang orang yang tidak menyukai diri kita sebagai penarik pelanggan bagi para pedagang atau orang orang yang berhubungan dengan bidang penjualan atau perniagaan..
3.Dapat menyembuhkan tubuh yang sedang keracunan...
4.Menyingkirkan kejahatan yang tidak terlihat seperti sihir, tenung, atau tipu muslihat yang mengarah pada perbuatan fitnah.
5.Mendapatkan pertolongan yang tidak terduga dari Allah Subhanahu wata'ala ..
6.Dicukupkan kebutuhannya oleh Allah Subhanahu wata'ala dari sesuatu yang tidak kita sangka sebelumnya..
7.Dapat menenangkan hati dan merupakan cara agar hati tenang dan pikiran yang sedang gelisah...
8.Dapat menjaga tubuh dari serangan mimpi buruk ketika malam atau godaan setan yang masuk dalam mimpi tersebut...
9.Dapat meningkatkan wibawa dan nama baik didepan orang banyak atau publik...
10.Mencegah kita dari musibah atau bencana alam, dimana kita akan diberi keselamatan dan perlindungan dari Allah Subhanahu wata'ala ..
11.Dapat menghindarkan kita mendapat serangan kejahatan yangv tak terduga misalnya perampokan, penculikan, penghujatan, pembunuhan dan lain-lainMeluruskan jalan pikiran kearah kebaikan atau selalu dapat berfikir positif..
12.Membuat seseorang lebih sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan yang tidak menguntungkan...
13.Melunturkan kesombongan, keangkuhan, ketamakan dan kedengkian seseorang...
14.Mencegah seseorang terjebak godaan setan karena dendam masa lalu...
15.Menurunkan kadar emosi yang sedang meningkat karena sedang marah dengan seseorang...
16.Mendapat penjagaan dan perlindungan oleh malaikat dari serangan dan godaan setan ketika suami isteri sedang bersetubuh...
17.Dapat menyadarkan orang yang kesurupan (dimasuki roh jahat atau jin)...
18. Jiika kata*﷽*diucapkan dengan tulus sebanyak 41 kali, *Dapat menyadarkan hati hati pada penguasa yang serakah, curang dan zalim pada kaum kecil*
19. Jika kata *﷽* diucapkan sebanyak 50 kali, akan Mendapatkan hidayah dari Allah Subhanahu wata'ala dengan memiliki keturunann yang baik dan sehat
20. Mendapatkan kelimnpahan ikan dilaut oleh para nelayan jika sebelum berangkat memancing mengucapkan kata
*Bismillahir rahmaanirrahim*
21. Dapat melancarkan proses persalinan bagi ibu hamil yang rajin mengucapkan kata *﷽* selama masa kehamilannya.
22. Untuk keselamatan pada perjalanan jauh atau ketika berangkat kerja....
23.Dapat membuang rasa benci atau ragu ragu untuk berbuat kebaikan pada orang lain yang sedang membutuhkan pertolongan sebenarnya orang tersebut pernah menzalimi kita.
24. Dapat meningkatkan kepercayaan diri dan tidak takut membongkar kebenaran
25.Dapat membuat seseorang selalu teringat dengan Allah Subhanahu wata'ala dalam keadaan susah ataupun senang..
26.Terhindar dari perbuatan yang musyrik dan mengandung unsur ilmu hitam dan kemunafikan..
27.Terhindar dari gunjingan orang orang yang pebuh dengan iri dengki ...
28. Dapat meningkatkan keyakinan bahwa kita tidak pernah sendiri melainkan selalu ditemani oleh Allah Subhanahu wata'ala beserta malaikat malaikatnya...
29.Menjadikan apa yang kita lakukan menjadi lebih berkah
30. Mengucapkan *﷽*sebelum makan daan minum menjadikan apa yang dimakan dan diminum menjadi lebih berkah..
31. Dapat mendatangkan pahala dan kebaikan pada diri sendiri dan orang orang yang ada didekat kita
32. Membuat doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wata'ala jika terus dipanjatkan dengan hati yang tulus ikhlas..
33. Dapat menjadikan pekerjaan yang kita lakukan akan teras mudah dan cepat selesai tanpa ada keluhan kesehatan yang berarti ..
34. Dapat menyingkirkan rasa keputusaan seseorang sehingga terhindar dari godaan setan untuk melakukan bunuh diri..
35. Dapat menyembuhkan penyakit egois dan ingin menang sendiri
36. Dapat melemahkan pikiran yang menimbulkan dosa seperti sifat curiga, menuduh, menggunjing keburukan orang dalam hati, menghujat orang dalam hati dan lain lain
37. Dapat melancarkan musyawarah untuk pencapaian kata mufakat atau kata sepakat tanpa adanya pertikaian..
38. Dapat mencegah seseorang menjadi lupa atau khilaf dapat memperkuat rasa percaya dan cinta terhadap Allah Subhanahu wata'ala
Begitu dahsyatnya khasiat kalimat *﷽* untuk kehidupan kita, namun sayangnya hingga saat ini ternyata masih banyak kaum muslim yang tidak mengucapkan kata *﷽*ketika akan melakukan aktifiats sehari hari , padahal jika semua masalah atau amal kebaikan apapun yang kita lakukan pada orang lain tidak diawali dengan kata *﷽*dg tulus karena Allah ta’ala , maka apa yang telah kita lakukan dijalan kebaikan *tidak akan mendapatkan berkah yang banyak atau kurang berkahnya*
Nah, Yuk Kita wiridkan, dzikirkan kalimat *﷽*dan rasakanlah KhasiatNYA...
Shollu 'ala Rosulillah Sholallahu 'alaiyhi wasallam
09 Februari 2019
Cerdas Bersyukur atas kegagalan
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Pernahkan Anda memimpikan atau mengharapkan sesuatu hingga masuk ke dalam angan angan.... ?🤗
Kemudian anda kecewa karena apa yang diharapkan ternyata tidak sesuai keinginan dan harapan....seolah semuanya gagal .....😥
Coba renungkan, mengapa semua harapan hati menjadi hampa dan berbuah kekecewaan ?🤔
▶️Oh...ternyata betapa besarnya hawa nafsu ingin meraih...😔
▶️Oh...ternyata betapa besarnya cita cita dan angan angan hati yang membuat menggebu gebu untuk segra tercapai..😕
▶️Oh...ternyata itu semua berasal dari hati yang lemah, bukan dari hati yang tawakal, serta berserah pada ketentuan terbaikNYA...😓
▶️ Oh...ternyata Allah ﷻ tidak pernah di utamakan dan dihadirkan dalam sebuah rencana, cita cita, dan tidak pernah Allah ﷻ dijadikan sandaran harapan cita cita diri...😯
▶️ Oh..ternyata semua idea, pemikiran, rencana, telah disandarkan pada hawa nafsu kekuatan dan kepintaran Ilmu diri yang ada pada hawa nafsu otak dan akal diri ..
dan orang lain diajak bermusyawarah dalam hal ini....sedangkan Allah ﷻ tidak pernah dilibatkan sedikitpun....
Lah...dimana peran Allah ﷻ ?⚘
Apakah peran yang Maha Kasih hanya ditempatkan didalam Sholat dan doa saja ?💚
Setelah merenung panjang lebar, seharusnya yang anda lakukan adalah ⤵️
👉 BERSYUKUR 👈 atas KEGAGALAN yang telah DIA gagalkan.....
👉 BERSYUKUR 👈 atas KEHANCURAN yang telah kau bangun..
👉 BERSYUKUR 👈 atas BALA dan MUSIBAH yang telah DIA hadirkan..
👉 BERSYUKUR 👈 atas KEKECEWAAN dan KEPEDIHAN yang telah meliputi hati...
👉 BERSYUKUR 👈 atas SULITNYA meraih KEINGINAN..
👉 BERSYUKUR 👈 atas HUTANG yang belum bisa terbayarkan..
Dll Syukur...
Mengapa demikian ?⤴️
Ketahuilah Wahai Saudaraku...
Dalam kondisi seperti itu, sesungguhnya Yang Maha Kasih Sayang sedang datang menyayangimu..🌴
DIA yang selalu menguasai hari hari nafas hidupmu, menarikmu kedalam kuasaNYA dengan caraNYA untuk dirimu selalu mengingatNYA....
Tidak melupakanNYA....
Tidak meninggalkanNYA dalam kondisi apapun dan dimanapun..
✔DIA yang Maha Kasih Sayang mengajarimu agar DIA selalu di sebut, selalu dihadirkan didalam semua pemikiran dan pembicaraan serta perencanaan di semua kehidupaanmu, bahkan ....
✔DIA yang Maha Kasih Sayang selalu mengajarimu agar diutamakanNYA sebelum dirimu mengutamakan keinginanmu dengan segala ilmumu....
✔DIA yang Maha Kasih Sayang mengajarimu bahwa semua Ilmu adalah milikNYA, bukan milikmu....
▶️Nah...mengapa dirimu menjadi yakin kepada Ilmu mu sendiri dan Ilmu si fulan ? Sehingga mengaku ngaku bahwa itulah ilmumu hasil belajar S1,S2,S3,DR..dll gelar,
sehingga lebih pantas menjadi rujukan ke ilmuwan....dan lebih pantas untuk dipercaya kehandalannya dalam menangani segala sesuatu...◀️
Ketahuilah bahwa itu semua ⤴️ adalah hawa nafsu yang ternyata tidak disadari muncul, dan justru merusak hakekat 2 kalimah syahadat yang selalu kita ucapkan di dalam tahiyat...
Maka ....
👉 BERSYUKUR lah👈 atas KEGAGALAN yang telah DIA gagalkan dengan caraNYA......
Semua itu adalah agar dirimu selalu kembali padaNYA, dan kembali meluruskan laku lampahmu sesuai syahadat yang sering diucapkan...yaitu selalu mengutamakan ALLAH ﷻ dimanapun berada....
Sadarilah bahwa Hanya Allah ﷻ saja yang menguasai hari harimu....di Dunia dan di Akhirat..
Maalikiyau Middiin......
Kita tidak ada apa apanya.....
laa haula wala quwwata illa billaah.....
🌺 Apakah kita akan memohon kepada selain Allah, yang tidak dapat memberi manfaat dan tidak (pula) mendatangkan mudarat kepada kita ?🌺
Renungkanlah.....
Wallahu a'lam bish showwab
Fa Jameela
*صلوا على النب*
*ﷺ*
07 Februari 2019
Ada 7 Maqom
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
⚘Romo Kyai Dhiyauddin Kuswandi⚘
🌿 Seorang Santri dari Lereng Gunung Kawi datang memohon WEJANGAN ILMU MAKRIFAT🌿
🌴Duhai Sang Guru ....🌴
🌻Sudilah kiranya panjenengan membabarkan ajaran Syeh Siti Jenar yg tersembunyi di balik cerita wayang dalam lakon MBANGUN CANDI SAPTO ARGO oleh Kanjeng Sunan kali jogo🌻
⚘O putraku...⚘
Cerita wayang tersebut sesungguhnya mengandung ajaran yg sangat dalam tentang HAKEKAT manusia paripurno atau INSAN KAMIL ..🌹
🌼Dalam tafsir isary candi artinya MAQOM dan SAPTO berarti 7,......adapun ARGO maknanya PUNCAK GUNUNG🌼
Jadi Candi SAPTO ARGO itu perlambang bagi seseorang yang telah berhasil mendaki 7 PUNCAK MAQOM ROHANI dalam PENDAKIAN MENUJU ALLAH ﷻ
➡️Apa 7 maqom tersebut ?⬅️
3 dalam KESADARAN TAUHID I'TIQODIYAH sebagai dasar yaitu TAUHID RUBUBIYAH,MULKIYAH dan ULUHIYAH
4 dalam penghayatan TAUHID WUJUDIYAH ialah TAUHIDUL AF'AL, ASMA', SIFAT dan TAUHIDUD DZAT
👉7 tingkatan tauhid tersebut tersimpul dalam KESADARAN MUSYAHADAH yakni
⚘SYUHUDUL WAHDAH FIL KATSROH WA SYUHUDUL KATSROH FIL WAHDAH /menyaksikan yg eka dalam aneka dan yg aneka dalam eka 👈
⏩ Dalam lakon wayang tersebut di jelaskan bahwa PANDAWA (lambang sang salik) tidak akan berhasil membangun Candi Kecil jika telah memiliki JIMAT KALIMO SODO ⏪
🌺 Apa makna dari kalimat sandi 'jimat kalimo sodo' tsb? 🌺
👉Jimat berarti Ji =jiwo /jiwa
👉 Mat =marem,ayem, tentrem/damai.
👉 Kalimosodo, Kalimo =kelawan limo/dengan lima
👉 Sodo dari kata husodo =obat
➡️➡️ Yakni 5 obat hati dari gelisah,
keluh kesah dan resah.Apa itu? ⬅️⬅️
Tak lain adalah ;
>>> *TAWAKAL untuk mengatasi GELISAH atas MASA DEPAN* <<<
>>> *SABAR dan SYUKUR untuk mengatasi KELUH KESAH atas MASA KINI* <<<
>>> *RIDHO untuk mengatasi RESAH atas MASA LALU* <<<
☆ *Dan yg ke 5 adalah dzikir nafas sebagai tali penghubung yang menyatukan jiwa dengan Allah sebagai sumber kedamaian (as Salam)* ☆
💚⚘💚Jadi pesan keseluruhan yg di sampaikan melalui media wayang tersebut bahwa untuk bisa menjadi MANUSIA PARIPURNA atau INSAN KAMIL, syaratnya adalah bahwa SESEORANG HARUSLAH ber HATI DAMAI (qolbun salim) karena selalu tersambung dengan Allah ﷻ💚⚘💚
O putraku..⚘
Itulah inti sari wejangan laku untuk mencapai puncak makrifat sebagimana di ajarkan dlm thoriqoh AKMALIYAH oleh SSJ.
(wallahu a'lam bish showwab)
*صلوا على النب*
*ﷺ*
Sholat Daim
⚘﷽ ⚘ ﷽ ⚘﷽ ⚘
SHOLAT DAIM
^^^^^^^^^^^^^^^^
Oleh ⚘Romo Kyai Dhiyauddin Kuswandi⚘
▶️ Dalam suatu majlis,seorang pelaku spiritual bertanya ttg sholat WUSTHO sebaigaimana di perintahkan dlm surat al baqoroh 238...◀️
🌾O putraku...🌾
>>>> Ketahulaulah sholat wustho itu adalah sholatnya ruh <<<<
Wustho artinya ☆ tengah ☆
yaitu .. 🌸tengahnya ruang dan waktu 🌸
(space and time)
Tengahnya ruang......
..... antara ...
➡️ Depan ...Belakang,.....
➡️ Kanan.... Kiri,......
➡️ Atas..... Bawah .......
yakni HATI sebagai PUSAT atau PANCER
Tengahnya waktu ......
....antara .....
➡️ Esok dan Kemaren yakni SEKARANG ini yg abadi.
👉Jadi sholat wustho itu sholat yg di tegakkan dlm hati dan di waktu kini yg terus menenerus atau langgeng👈
Karnanya ia juga di sebut sbg SHOLAT DAIM
(surat al maarij ayat 20)
🌾Bagaimana kaifiyatnya GURU ,tanyanya lagi?🌾
Sebagimana sholat secara syariat terdiri dari 3 rukun :
>> Gerakan,...
>> Ucapan dan....
>> Penghayatan/tumakninah......
Begitu juga sholat wustho/daim sebagai
➡️ SHOLAT HAKEKAT⬅️
🔸️GERAK jiwa🔸️
⏩ Berdirinya adalah tawakal....
⏩ Rukuknya adalah sabar..,.
⏩ Sujudnya adalah syukur dan ....
⏩ Duduknya adalah ridho ....
👉 TAWAKAL terhadap HARAPAN dan KETAKUTAN akan masa depan
👉 SABAR dan SYUKUR atas KENYATAAN di masa kini
👉 RIDHO dg apa yg tlh terjadi di MASA LALU
👉 DZIKIR nya adalah dzikir nafas .
👉 TUMA'NINAH nya adalah berserah diri
pada Allah
👉 TAHIYATnya adalah teguhnya tauhid /musyahadah
👉 SALAMnya
Kekanan menebar kedamaian ke penduduk langit
Ke kiri menebar kedamaian ke penduduk bumi.
💚 O putraku.....
Inilah SHOLAT HAKEKAT yg di tegakkan para nabi dan para Auliya' sepanjang zaman......☘
Dan
Oleh sebab itulah para nabi dan para wali selalu dlm keadaan bebas dari ketakutan(khoufun )karena selalu TAWAKAL ,dan terlepas dari kesedihan(hazn) karna selalu SABAR, SYUKUR dan RIDHO ,serta selalu dalam SUKA CITA RAYA (BUSHRO) karena senantiasa bermakrifat pada Allah ﷻdi dunia dan di akhirat
Sebagimana firman Allah ﷻ
Ingatlah para wali2 itu tida pernah merasakan ketakutan(khoufun)bagi mereka dan kesedihan (hazn).Mereka itu adalah orang2 yg beriman dan bertaqwa .
Bagi mereka kegembiraan raya (busyro) dlm kehidupan di dunia dan akhirat.Dan itulah kemenangan yg agung (surat yunus 62, 63,64).
*صلوا على النب*
*ﷺ*
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2463925390346702&id=122430671162864
Rahasia Doa
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
RAHASIA DOA
^^^^^^^^^^^^^^^^
⚘Romo Kyai Dhiyauddin Kuswandi⚘
~Seorang hamba datang meminta pencerahan tentang hakekat doa~
♡Duhai yg di berkati...♡
Terangkanlah kepada hamba hakekat doa dan kedudukannya dlm ibadah.Bukankah segala sesuatu telah diatur menurut hukum sunatullah,lalu apa manfaatnya doa?
O......hamba yang kinasih...⚘
°°°Ketahuilah diatas sunatullah masih ada QUDROTULLAH°°°
》》 Sesungguhnya bukan sebab yang memastikan akibat,melainkan MASYIATULLAH(kehendak Allah) 《《
》》 Bukanlah api penyebab panas akan tetapi antara api dan panas itu ada kehendak Allah,jika Allah tdk menghendaki panas maka api tdk akan terasa panas 《《
(Contoh api yang membakar Nabi ibrohim as)
Itulah sebabnya terhadap apa yang belum terjadi atau apa yang akan kita laksankan,kita katakan INSYA_ALLAH.
》》Dan itulah tempatnya doa dan tawakal《《
》》Doa adalah mukhul ibadah(inti ibadah) karna doa itu adalah ungkapan KEFAKIRAN dan KERENDAHAN seorang hamba di hadapan Allah《《
》》Adapun inti dari ibadah adalah PENYERAHAN DIRI《《
Jadi .....
》》 hahekat doa adalah penyerahan diri pada kehendak NYA~ (sumarah)《《
Oleh itu fahamilah.....
▶️Jika Allah ﷻ MENGABULKAN DOAmu ,maka yang dikehendaki adalah agar kamu BERSYUKUR
▶️Jika Allah ﷻ BELUM mengabulkan,maka yang dikehendaki agar kamu belajar BERSABAR
▶️ Dan jika Allah ﷻ TIDAK mengabulkannya,maka yakinlah bahwa IA telah menyiapkan GANTI yg LEBIH BAIK..
🌸 O.... guru yg di berkati.....1
Apa syarat utama agar doa kita di kabulkan?🌸
Ketahuilah.....
🌺 Allah ﷻ itu adalah ALKARIIM(yg maha pemurah) memberi tanpa di minta dan memberi lebih dari yang di minta🌺
Hanya saja sebagai seorang hamba kita harus tahu adab dan beradab
⏩ Belajarlah dari LAUTAN,ia tk pernah meminta agar air hujan mengalir ke pangkuannya.......⏪
👍 Akan tetapi krn ia adalah dataran yg paling RENDAH dan LUAS,maka air hujan yg turun di bukit,lembah dan ngarai,semua mengalir ke lautan melalui sungai 👍
☺O.... hamba yg terkasih...☺
💚Jika hatimu bisa seperti lautan (nyamudro) yakni RENDAH HATI karena suka memberi maaf dan LAPANG karna dermawan, maka anugerah Allah akan selalu mengalir dalam kehidupanmu....💚
🍃 O.......guru yg di berkati....🍃
🤗 Betapa indah pencerahan ini,hamba sungguh beruntung dan menghaturkan beribu banyak terimakasih🤝⚘🌻🌺🌴
للهم صل ۈسَلّمْ علے سيدنـا و حبيبنـا و شفيعنـا و قرة أعيننـا و مولانـا محمد وعلے آلـہ وصحبـہ وسلم
03 Januari 2019
Dakwah kepada Suami
Bismillahirrohmaanirrohiim
Datanglah Wanita menghadap dan bertanya,
"Ummi, apakah seorang istri tidak boleh mendakwahi suaminya dalam hal kebenaran ? Apakah dianggap menggurui ?
Apakah haram hukumnya ,kalau istri di rumah mendakwahi suami ?
Padahal dakwah itu adalah kewajiban semua orang.....
# saya diam mendengarkan dengan sabar, kmd ia melanjutkan lagi
Hanya seorang sombonglah yang ketika diberi nasihat, ia melawan dan marah......
Ummi menjawab
Anakku,
Alloh ﷻ berfirman : :
وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ
“Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat”. [Asy Syu’ara` : 214].
Artinya ,dalam hal ini Istri boleh berdakwah kepada Suaminya untuk tujuan agar taat kepada Alloh ﷻ....
Namun perlu diketahui bahwa Hidayah itu murni dari Alloh ﷻ saja, dan kita tidak diberi kekuasaan untuk memberikan Hidayah....
Berdakwah kepada anggota rumah haruslah dengan bil hikmah...,dan penuh kasih sayang,
Dan resiko dakwah adalah berani menghadapi seribu cacian dan makian ....
Maka sangat diperlukan kesabaran yang besar....
Rasululloh ﷺ saja di protes oleh Pamannya yang bernama Abu Lahab serta di debat ketika Bliau ﷺ berdakwah......
Bahkan Paman Bliau ﷺ yang bernama Abu Tholib yang paling baik hati dan selalu melindungi Bliau ﷺ, tetap tidak menerima dakwah hingga akhir ajalnya.........
Bagi si pendakwah (da'i dan da'iyyah), dakwah dimanapun haruslah di lakukan, bahkan dirumahnya sendiri, terhadap semua anggota keluarga, harus di tegakkan......
Tidak ada larangan dakwah seorang anak kepada orang tuanya ataupun seorang istri kepada suaminya, selama dakwah itu dilakukan dg hikmah yang baik....
Jika kita mendiamkan kemungkaran yang ada di dalam rumah, maka kita akan ditanya kelak di Akhirat, mengapa kalian mendiamkan keluargamu berbuat maksiat ?
Wahai anakku, ....
Lakukanlah dakwah dimanapun kalian berada, sungguh seluruh tubuh mereka akan menjadi saksi di Akhirat bahwa kamu telah melakukan kewajiban berdakwah karena Alloh ﷻ......
Alloh ﷻ dalam firmanNya:
وَإِذْ قَالَتْ أُمَّةٌ مِنْهُمْ لِمَ تَعِظُونَ قَوْماً اللَّهُ مُهْلِكُهُمْ أَوْ مُعَذِّبُهُمْ عَذَاباً شَدِيداً قَالُوا مَعْذِرَةً إِلَى رَبِّكُمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ
“Dan (ingatlah) ketika suatu umat diantara mereka berkata:
“Mengapa kamu menasihati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab dengan azab yang amat keras”.
Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Rabb-mu, dan supaya mereka bertakwa”. [Al A’raf : 164].
Demikianlah semoga bisa dipahamkan...
Wallahu a'lam bish showwab
Shollu 'ala Rosulillah Sholallahu'alaiyhi wasallam
⚘###~~~~~~~~~♡♡~~~~~~~☆☆☆~~~~~~~~###⚘
10 Desember 2018
Yuk Ber Terimakasih pd Alloh saja
⚘﷽ ⚘
Subhanalloh walhamdulillah, bersyukurlah atas Semua AnugerahNYA yg telah DIA Limpahkan pd kita dan kepada ke dua orang tua kita serta kepada Alam Raya dan seisinya yg DIA sediakan untuk kita hidup didalamnya dengan nyaman dan tidak kelaparan .....
Bersyukurlah yang sangat banyak...
Karena Alloh Subhanahu wata'ala telah melimpahkan Semua Ilmu Pengetahuan dan Aneka Penemuan dg perantaraan seorang yg ahli, dan semua Ilmu Sain dan Teknologi, serta Aneka Ilmu Hakekat beserta Guru Guru Murobbi yg mengajarkan Tauhid kepada kita semua.....sehingga kita dapat dekat dgNYA
bersyukurkah yg tidak terkira sepenuh keridhoan hati...Subhanalloh Wabihamdihi 'adadaa Kholqihi wa Ridho Nafsihi wa Midada Kalimatihi....
02 Juni 2018
Rumahku Surgaku
🌻 ﷽ 🌻 ﷽ 🌻
Sahabatku, apakah gambaran Wujud Surga yang ada di Rumah Tangga adalah sebuah Rumah dan isinya yang mewah sehingga terciptalah Rumahku Surgaku...?
Tidaklah demikian...👋
Pada hakekatnya,
Rumaku Surgaku adalah sebuah keluargà yang semua anggota keluarganya adalah taat dan cinta pada Allah ﷻ, taat dan cinta pada Rosulullah ﷺ ,penuh kasih sayang serta sabar dalam takdirNYA,
Sehingga Allah ﷻ memberikan kebahagiaan dan manisnya Iman serta kekayaan Jiwa dalam Mawaddah wa RohmahNYA, tenang dan damai....
Inilah rasa surgawi yang sudah bisa di rasakan di Dunia saat ini.....
Maka apapun yg terjadi yang Allah ﷻ
Takdirkan, Hati Ridho menerima sepenuh jiwa sebagai bentuk rasa syukur yg mendalam ......
Karena kebaikan KaruniaNYA adalah sangat banyak sekali, tak pandai kita menghitungnya, dan tak bisa ditimbang dengan sebuah penderitaan.
Sungguh Kenikmatan Iman jika ditimbang dengan penderitaan, maka jaauuuh lebih berat timbangannya, bagaikan menimbang Alam Semesta dengan debu.....
Penderitaan adalah sebuah titik debu yg tiada artinya dibandingkan dengan karunia nikmat Iman,qalbu, sehat, panjang umur, karunia akal, mata, telinga, mulut _lidah, hidung, tangan, kaki, nafas, Ilmu, dll masih banyak lagi...
Tidak terhitung, tdk terhingga...
Fabi Ayyi aalaa Irrobbikumaa Tukadz Dzibaan.....
Maka selalulah bersyukur dimanapun berada sebagaimana wujud Syukur sebuah Keluarga Surga yang Mulia yaitu Keluarga Ali ibn Abi Thalib ra dengan Sayyidah Fathimah az-Zahra rah dibawah ini ⬇️
PADA saat malam Takbiran, Ali ibn Abi Thalib terlihat sibuk membagi-bagikan gandum dan kurma.
Bersama istrinya, Sayyidah Fathimah az-Zahra, Ali menyiapkan tiga karung gandum dan dua karung kurma.
Terihat, Sayyidina Ali memanggul gandum, sementara istrinya Fathimah menuntun Hasan dan Husein.
Mereka sekeluarga mendatangi kaum fakir miskin untuk disantuni.
Esok harinya tiba salat ‘Idul Fitri. Mereka sekeluarga khusyuk mengikuti salat jama’ah dan mendengarkan khutbah.
Selepas khutbah ‘Id selesai, keluarga Rasulullah ﷺ itu pulang ke rumah dengan wajah berseri-seri.
Sahabat beliau, Ibnu Rafi’i bermaksud untuk mengucapkan selamat ‘Idul Fitri kepada keluarga putri Rasulullah ﷺ.
Sampai di depan pintu rumah, alangkah tercengang Ibnu Rafi’i melihat apa yang dimakan oleh keluarga Rasulullah itu.
Sayyidina Ali, Sayyidatuna Fathimah, Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husein yang masih balita, dalam ‘Idul Fitri makanannya adalah gandum tanpa mentega, *gandum basi* yang baunya tercium oleh sahabat Nabi itu.
Seketika itu Ibnu Rafi’i berucap istighfar, sambil mengusap-usap dadanya seolah ada yang nyeri di sana. Mata Ibnu Rafi’i berlinang butiran bening, perlahan butiran itu menetes di pipinya.
Kecamuk dalam dada Ibnu Rafi’i sangat kuat, setengah lari ia pun bergegas menghadap Rasulullah ﷺ.
Tiba di depan Rasulullah, “Ya Rasulullah, ya Rasulullah, ya Rasulullah. Putra baginda, putri baginda dan cucu baginda,” ujar Ibnu Rafi’i.
“Ada apa wahai sahabatku?”
tanya Rasulullah.
“Tengoklah ke rumah putri baginda, ya Rasulullah. Tengoklah cucu baginda Hasan dan Husein.”
“Kenapa keluargaku?”
“Tengoklah sendiri oleh baginda, saya tidak kuasa mengatakan semuanya.”
Rasulullah ﷺ pun bergegas menuju rumah Sayyidatuna Fathimah az-Zahra r.a.
Tiba di teras rumah, tawa bahagia mengisi percakapan antara Sayyidina Ali, Sayyidatuna Fathimah dan kedua anaknya.
Mata Rasulullah pun berlinang.
Butiran mutiara bening menghiasi wajah Rasulullah ﷺ nan suci.
Air mata Rasulullah berderai, melihat kebersahajaan putri beliau bersama keluarganya. Di hari yang Fitri, di saat semua orang berbahagia, di saat semua orang makan yang enak-enak. Keluarga Rasulullah ﷺ penuh tawa bahagia dengan gandum yang baunya tercium tak sedap, dengan makanan yang sudah basi.
“Ya Allah, Allahumma Isyhad.
Ya Allah saksikanlah, saksikanlah.
Di hari ‘Idul Fitri keluargaku makanannya adalah gandum yang basi.
Di hari ‘Idul Fitri keluargaku berbahagia dengan makanan yang basi.
Mereka membela kaum papa, ya Allah. Mereka mencintai kaum fuqara dan masakin.
Mereka relakan lidah dan perutnya mengecap makanan basi asalkan kaum fakir-miskin bisa memakan makanan yang lezat.
Allahumma Isyhad, saksikanlah ya Allah, saksikanlah,” bibir Rasulullah berbisik lembut.
Sayyidatuna Fathimah tersadar kalau di luar pintu rumah, bapaknya sedang berdiri tegak.
“Ya Abah..........
ada apa gerangan Abah menangis?”
Rasulullah ﷺ tak tahan mendengar pertanyaan itu....
Setengah berlari ia memeluk putri kesayangannya sambil berujar, “Surga untukmu, Nak. Surga untukmu.”
Demikianlah, menurut Ibnu Rafi’i, keluarga Rasulullah ﷺ pada hari ‘Idul Fitri senantiasa menyantap makanan yang basi berbau apek.
Ibnu Rafi’i berkata, “Aku diperintahkan oleh Rasulullah ﷺ agar tidak menceritakan tradisi keluarganya setiap ‘Idul Fitri.
Aku pun simpan kisah itu dalam hatiku. Namun, selepas Rasulullah ﷺ wafat, aku takut dituduh menyembunyikan hadits, maka aku ceritkan agar jadi pelajaran bagi segenap kaum Muslimin.” (Musnad Imam Ahmad, jilid 2, hlm. 232).
Ya Rasulullah, begitu mulianya hati baginda bersama keluarga.
Siapa gerangan yang tak malu?
Siapa orangnya yang tak kelu?
Kami di hari nan fitri, makanan kami lezat-lezat, makanan kami enak-enak. Harus kami apakan diri ini, ya Rasul?
Kami malu....Kami Maluuuu yaa Rooobb...dipojok sana masihnada orang yang kelaparan, mereka membutuhkan sesuap nasi, namun malu untuk meminta,..mereka memilih diam berpura pura menjadi orang kaya padahal mereka membutuhkannya...
Yaa Rooobb.....qq.
Hati ini menjadi tidak peka....
Hati ini terlalu bermandi Dunia sehingga tidak peka terhadap orang yang butuh disekitar kita....
Ampuni kami yaa Roobb....
Ya Robbi...
Melalui KekasihMu Rasulllah,
teteskan kemuliaan jiwa Bliau kepada kami...
teteskan walau hanya setitik,
agar jiwa kami semua tiada tandus dari kasih....
Ya Robbi.....melalui kemuliaan Rasulallah, ....
berikanlah kedermawanan jiwa baginda dan keluarga kepada kami dan keluarga kami.....
Lapangkan dada kami untuk tidak terpukau oleh kemilau dunia sementara kaum fakir-miskin menderita...
Luaskan hati kami untuk bisa mencintai kaum papa sebagaimana KekasihMU Rasulullah ﷺ telah memberikan teladan yang begitu sangat mulia pada kami semua...
We Love RasulAllah ﷺ
۞ﺁﻟﻠّﻬُﻢَ ﺻَﻠّﯿ! ﻋَﻠﮱ ﺳَﻴّﺪﻧَﺂ ﻣُﺤَﻤّﺪْ ﻭَ ﻋَﻠﮱ ﺁﻝِ ﺳَﻴّﺪﻧَﺂ ﻣُﺤَﻤَّﺪ۞
Allahumma Solli Ala Sayyidina Muhammad, Wa'ala Aa Lii Sayyidina Muhammad.
“ Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada penghulu kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga penghulu kami Nabi Muhammad "
Al Fatiha ilaHadrotinNabiyyilMustafa Muhammad ﷺ wa Ashhabihi wa azwajihi wa dzuriyyatihi wa ahlul baitihi...
al fatihah.
07 Mei 2018
Syukur
_ _ _ _ _ ⚘_﷽_ ⚘_ _ _ _
Bersyukurlah di manapun berada...
Tidak mudah untuk bisa bersyukur jika tidak ada karunia dari Allah Subhanahu wata'ala....⚘
Hanya Allah Ta'ala saja yang dapat menarik hati untuk mudah mensyukuri KaruniaNYA dg seizinNYA saja....(inilah salah satu bentuk Syafaat Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam yg dikemas di dalam RahmatNYA, yang mana hakekat wujud RahmatNYA adalah berupa *Nur Muhammad* )✔
Orang yg hatinya di Karuniakan setitik Rasa Syukur, dia akan mendapatkan RahmatNYA, artinya fana bersama Nur Muhammad yang ada di dalam dirinya sendiri , yang dirinya dapat menjadi bagian dari Rahmatan lil 'aalamiin dengan se izinNYA saja...
SIapa yang tidak bersyukur ,maka tidaklah menjadi masalah bagi Allah Subhanahu Wata'ala , karena sesungguhnya Allah Ta'ala Maha Kaya, lagi Maha Pemurah, dan tidak membutuhkan Syukurnya dirimu...
Bahkan sebaliknya jika kita tidak diberi Karunia olehNYA berupa setitik rasa Syukur saja, maka hidup ini akan selalu disetir oleh hawa nafsu tercela sehingga tidak pernah ada puasnya, selalu mengalami kehampaan jiwa, ragu ragu dan mudah putus asa, serta mudah galau, muncul ke akuan dan ego , dan tidak tegar....
Namun imi semua, pun berdasarkan kasihNYA jua, karena DIA hendak memperkenalkan dirimu sendiri melalui sifat sifat lemah nya dirimu , agar di dalam kelemahan itu , dirimu dapat kembali kepada Allah Ta'ala yang Maha Pengasih dan Penyayang.....
Berdoalah , Semoga Allah yang Maha Kasih Sayang mengkaruniakan rasa Syukur ke dalam jiwa dan hati kita...Aamiin Yaa Robbal Aalamiin
Ashollatu wasallamu 'alaiyka
Yaa Sayyidi Yaa Rosulullah....
Al Faqir
Dhuha ,7 Mei 2018
https://youtu.be/O6SeTT17RTs
03 Juni 2016
Dawuh Habib Luthfi tentang Pancasila
Bismillaahirrohmaanirrohiim
21 Dawuh Habib Luthfi tentang Pancasila, Nasionalisme dan Merah Putih
---------------------------------------------------------------------------
Dalam berbagai kesempatan Maulana Habib Luthfi bin Yahya tak henti-hentinya menitipkan pesan yang sangat penting bagi penerus bangsa Indonesia perihal Pancasila, Nasionalisme, Merah-Putih, Cinta Tanah Air, dan NKRI. Berikut adalah diantara pesan-pesan beliau:
1. “Saya salut banyak bendera Merah-Putih. Tapi nanti tolong setelah selesai, jangan pernah ditumpuk atau dilempar di tanah. Kayunya silakan ditumpuk di tanah, kalau benderanya disampirkan di bahu baru ditata yang rapi. Sikap pada bendera itu bukan mengultuskan benda, melainkan bentuk penghormatan dan sikap cinta pada tanah air. Dalam Merah-Putih meski tidak ada tulisannya, tapi ada arti jati diri bangsa, itulah kehormatan bangsa. Kalau tidak kita sekalian yang menjaga, jangan salahkan orang lain kalau ada yang menghina. Jika bukan para warga Indonesia sendiri, siapa lagi yang menjaga dan menghormatinya?"
2. "Sikap cinta tanah air harus dibangun di semua lini. Pengucapan Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya tidak hanya saat kegiatan upacara resmi kenegaraan atau pemerintahan dan saat peringatan HUT RI 17 Agustus saja, namun harus dinyanyikan dalam setiap acara sosial dan keagamaan. Kalau hanya dikibarkan saat 17-an, bisa-bisa bangsa ini lupa pada negaranya sendiri. Ini penting sekali, kelihatannya enteng. Jangan main-main sama lagu kebangsaan. Timbulnya tidak ada rasa ‘handarbeni’ jadi penyebab merosotnya nasionalisme di kalangan anak muda."
3. "Dasar negara Indonesia yakni Pancasila dibuat memiliki keterkaitan dengan keagamaan. Makanya ada sila pertama, di belakang Pancasila ada kekuatan agama."
4. "Kecintaan terhadap tanah air akan mempengaruhi perkembangan dan kemajuan suatu bangsa. Jika nasionalisme kita semakin melemah, jangan harap kita sebagai Muslim bisa menjawab tantangan umat dan tantangan bangsa."
5. “Walau hanya sebutir pasir yang ada di atas tanah air ini akan kita jaga mati-matian. Kata siapa cinta tanah air atau nasionalisme tidak ada dalilnya? Nabi Saw. mengatakan, “Aku cinta Arab karena aku adalah bangsa Arab”. Ini contoh kongkrit kecintaan suatu bangsa pada tanah airnya. Cinta tanah air itu sebagai wujud syukur kepada Allah atas anugrah bumi pertiwi ini. Ulama adalah benteng ideologi, TNI-POLRI adalah benteng NKRI. Mari kita bersatu. Jangan goyahkan persatuan karena oknum kiai, TNI atau POLRI."
6. “Salah satu pesan yang kita ingat dari peringatan Maulid Nabi adalah ajaran agar kita taat pada pemerintah. Bangsa lain fokus membangun kita masih memperdebatkan khilafiyah-khilafah. Pancasila sudah final. Boleh berdebat penafsirannya, tapi tidak boleh memperdebatkan butir-butirnya."
7. “Muktamar NU di Situbondo sudah menegaskan Pancasila sebagai asas Negara dan Jam'iyah Thariqah menegaskan NKRI harga mati. Pendakwah dahulu begitu toleran menghormati perbedaan. Untuk itu Sunan Kudus enggan menyembelih sapi, karena menghormati tradisi non-Muslim. Bahkan bangunan Masjid Kudus mengakomodasi arsitektur non-Muslim yang berkembang pada waktu itu. Tidak anti dengan kebudayaan lokal. Simpatik."
8. “Muslim itu harus seperti air laut, meskipun ratusan sungai mengalirkan air tawar, ia tetap asin dan tak pernah memaksa ikan di dalamnya menjadi asin. Ketika kita akan melakukan perbuatan tercela, ingat Merah-Putih, malu di dalamnya ada tumpah darah para pahlawan dan jati diri bangsa yang memiliki adat dan etika ketimuran."
9. "Ajak anak-anak kita ke makam para pahlawan. Anak-anak mengerti itu orang mati, tidak akan menyembahnya. Jelaskan, ini kopral 'ini' adalah pahlawan, makam itu adalah makamnya pahlawan tak dikenal. Kenalkan para pahlawan kepada anak-anak kita sejak dini agar mereka paham kemerdekaan ini bukan hadiah. Dan agar dalam diri anak-anak tumbuh kecintaan pada bangsa. Rasa cinta yang kuat pada bangsa ini lebih dahsyat dari nuklir sekalipun."
10. “Bangga terhadap Indonesia bukan sombong, tapi rasa syukur pada Allah Swt. Hormat pada Merah Putih bukan syirik, tapi ungkapan rasa syukur pada Allah Swt. untuk memiliki Bangsa Indonesia.”
11. “Bendera Merah Putih adalah harga diri Bangsa, kehormatan Bangsa. Jika kita mau bercermin kepada Bendera Merah Putih semestinya kita malu menjadi Bangsa. Koruptor tidak akan melakukan korupsi jika mau bercermin pada pendiri Bangsa, pada sang saka Merah Putih.”
12. “Cinta NKRI tidak hanya dilaksanakan pada 17 Agustus saja, melainkan setiap hari Senin dan upacara kebangsaan yang lain. Cinta kepada Bangsa selalu ditanamkan melalui pengibaran sang saka Merah Putih. Kalau kita tidak cinta pada NKRI, untuk apa kita harus melakukan upacara bendera, hormat kepada sang saka Merah Putih?”
13. “Betapa pentingnya cinta tanah air, salah satu contohnya dengan menghormati Bendera Merah Putih. Meskipun jahit atau bikin merah putih itu gampang, namun banyak darah yang mengucur, banyak pengorbanan yang penuh rasa sakit demi menurunkan bendera Belanda dan menggantinya dengan Bendera Merah Putih. Sehingga sebagai anak Indonesia kita harus mempunyai penghormatan yang luar biasa kepada Merah Putih, harus menyucinya dan merawatnya dengan penuh perasaan cinta.”
14. “Kecintaan pada partai jangan melebihi mata kaki. Kecintaan pada bangsa dan negara sampai ke leher. Kecintaan pada agama melebihi ujung kepala.”
15. “Yang memperjuangkan Bangsa ini adalah para ulama, kiai dan pejuang Muslim yang tak sempat dianugerahi bintang gerilnya. Maka jika ada kelompok-kelompok yang hendak menggerogoti kesatuan Bangsa ini, mereka adalah orang-orang yang tidak tahu sejarah. Wajib hukumnya bagi kita untuk menjaga keutuhan Negara ini dari rongrongan sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.”
16. “Semangat nasionalisme sekarang ini semakin menurun. Itu terlihat dari sikap dan perilaku para elit, termasuk juga masyarakatnya yang tidak pernah rukun. Selalu ribut dalam perbedaan, khilafiyah. Segala sesuatu selalu dipolitisir dan dihubung-hubungkan, yang akhirnya hanya saling menyalahkan. Hingga akhirnya, Indonesia hanya dijadikan lintasan saja oleh bangsa lain. Saya tidak ingin masalah khilafiyah ini dibesar-besarkan, yang ujung-ujungnya hanya menjadikan Indonesia negara yang selalu jadi tontonan. Padahal Indonesia dengan segala potensinya, mampu menjadi negara yang besar dan disegani bangsa-bangsa lain. Ini menjadi salah satu tugas umat Islam agar Indonesia bisa maju dan sejajar dengan negara-negara lain.”
17. “Umat Islam seharusnya memasang gambar-gambar para pahlawan, khususnya pahlwan Islam, seperti Pangeran Diponegoro, juga gambar-gambar para wali, termasuk pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari. Hal ini agar setiap warga yang melihat gambar itu selalu terkenang dengan semangat para pahlawan yang ada di gambar itu. Semangat untuk membela negara, semangat untuk memerdekakan negara, semangat kepahlawanannya. Bukan bermaksud syirik maupun menyekutukan Tuhan dengan gambar-gambar itu, tetapi semangat yang dimiliki para pahlawan itu untuk dikenang dan diamalkan di zaman sekarang ini. Bahwa mereka yang sudah meninggal itu, ternyata masih memberikan semangat untuk membangun negara. Mereka yang sudah syahid, tidak tinggal diam untuk bangsa dan generasi penerusnya.”
18. “Pancasila mampu melindungi pluralitas yang ada, dan menjadi ideologi negara, maka Pancasila akan memperkokoh pertahanan nasional dan memperkokoh NKRI. Sebab Pancasila akan dimiliki semua pihak. Bila Pancasila itu tumbuh pada diri setiap anak bangsa dengan diperkokoh atau di beck-up oleh agamanya, maka kekuatan, kesatuan dan persatuan semakin erat terjalin dan tidak akan mudah digoyahkan. Karena Pancasila menjadi sebab tumbuhnya nasionalisme dan bebas dari kepentingan politik atau tidak akan menjadi bemper kepentingan politik. Sehingga tumbuh mekar secara murni kecintaan kepada agama, tanah air dan bangsa. Dari itu akan menjadi cermin bagi bangsa lain.”
19. “Nasionalisme secara filosofis sudah dicontohkan oleh para leluhur, para pendahulu bangsa semenjak penajajahan seperti sedekah bumi, sedekah laut, ‘terlepas dari persoalan syirik/musyrik’, karena saya tidak tahu hati orang. Sedekah bumi dan sedekah laut itu adalah wujud syukur atas bumi dan laut yang dianugerahkan kepada Bangsa Indonesia. Sedekah bumi itu sebagai bentuk handar beni, perasaan yang bukan saja memiliki tapi juga mencintai.”
20. “Siapapun yang menjadi pemimpin bangsa, harus dihormati dan ditaati. Jika rakyat menghormati pemimpinnya maka Bangsa dan Negara ini akan kuat. Sebaliknya jika rakyat terus menerus mengkritik, mendemo, dll., pemimpinnya, maka kapan pemerintah akan bisa fokus bekerja. Saya tidak melarang ‘kritik’, akan tetapi salurkan kritik dan aspirasi itu pada saluran yang sudah disediakan pemerintah.”
21. “Aliran-aliran di luar Ahlussunnah yang meresahkan, mereka adalah kelompok Islam yang menolak Pancasila dan menganggap pemerintah tidak sah. Untuk mengatasi kelompok Islam seperti ini perlu ditekankan pentingnya sosialisasi ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah. Jangan sampai anak seorang tokoh NU, menjadi anggota Islam radikal.”
Shollu 'alannabiiy saw

