Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

14 November 2019

Serpihan Qolbu

⚘بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ⚘

“Tidak akan lurus iman seorang hamba sehingga lurus hatinya, dan tidak akan lurus hatinya, sehingga lurus lisannya. Dan seseorang tidak akan masuk surga apabila tetangganya tidak merasa aman dari kejahatan lisannya.” (HR Ahmad)

⚘صلوا على النبي صلي الله عليه و سلم⚘

22 September 2016

Bahaya Fitnah

Bismillaahirrohmaanirrohiim

*K E M O C E N G*

_(Bahayanya Fitnah )

“Habib... Maafkanlah saya yang telah memfitnah Habib dan ajarkan saya sesuatu yang bisa menghapuskan kesalahan saya ini.”

Aku berusaha menjaga lisanku, tak ingin sedikitpun menyebarkan kebohongan dan menyinggung perasaan Habib."

Habib Umar terkekeh :
“Apa kau serius?” Katanya.

Aku menganggukkan kepalaku dengan penuh keyakinan :
“Saya serius, Habib, Saya benar-benar ingin menebus kesalahan saya.”

Habib Umar terdiam beberapa saat. Ia tampak berfikir. Aku sudah membayangkan sebuah doa yang akan diajarkan Habib Umar kepadaku, yang jika aku membacanya beberapa kali maka Allah akan mengampuni dosa-dosaku. Aku juga membayangkan sebuah laku, atau tirakat, atau apa saja yg bisa menebus kesalahan dan menghapuskan dosa-dosaku.

Beberapa jenak kemudian, Habib Umar mengucapkan sesuatu yang benar-benar di luar perkiraanku. Di luar perkiraanku—

“Apakah kamu punya sebuah kemoceng di rumahmu?”

Aku benar-benar heran Habib Umar justru menanyakan sesuatu yang tidak relevan untuk permintaanku tadi.

“Maaf, Habib?” Aku berusaha memperjelas maksud Habib Umar.

Habib Umar tertawa, seperti Habib Umar yang biasanya. Diujung tawanya, ia sedikit terbatuk.

Sambil mengangguk-anggukkan kepalanya, ia menghampiriku,

“Ya, temukanlah sebuah kemoceng di rumahmu,” katanya.

Tampaknya Habib Umar benar-benar serius dengan permintaannya.

“Ya, saya punya sebuah kemoceng di rumah, Habib. Apa yang harus saya lakukan dengan kemoceng itu?”

Habib Umar tersenyum.
“Besok pagi, berjalanlah dari rumahmu ke pondokku,” katanya,

“Berjalanlah sambil mencabuti bulu-bulu dari kemoceng itu. Setiap kali kamu mencabut sehelai bulu, ingat-ingat perkataan burukmu tentang aku, lalu jatuhkan di jalanan yang kamu lalui.”

Aku hanya bisa mengangguk. Aku tak akan membantahnya. Barangkali maksud Habib Umar adalah agar aku merenungkan kesalahan-kesalahanku. Dan dengan menjatuhkan bulu-bulunya satu per satu, maka kesalahan-kesalahan itu akan gugur diterbangkan waktu…

“Kau akan belajar sesuatu darinya,” kata Habib Umar Ada senyum yang sedikit terkembang di wajahku.

Keesokan harinya, aku menemui Habib Umar dengan sebuah kemoceng yang sudah tak memiliki sehelai bulupun pada gagangnya. Aku segera menyerahkan gagang kemoceng itu pada beliau.

“Ini, Habib bulu-bulu kemoceng ini sudah saya jatuhkan satu per satu sepanjang perjalanan. Saya berjalan lebih dari 5 km dari rumah saya ke pondok ini. Saya mengingat semua perkataan buruk saya tentang Habib.

Saya menghitung betapa luasnya fitnah-fitnah saya tentang Habib yang sudah saya sebarkan kepada begitu banyak orang. Maafkan saya, Habib. Maafkan saya…”

Habib Umar mengangguk-angguk sambil tersenyum. Ada kehangatan yang aku rasakan dari raut mukanya :
“Seperti aku katakan kemarin, aku sudah memaafkanmu. Barangkali kamu hanya khilaf dan hanya mengetahui sedikit tentangku. Tetapi kau harus belajar seusatu…,” katanya.

Aku hanya terdiam mendengar perkataan Habib Umar yang lembut, menyejukkan hatiku.

“Kini pulanglah…” kata Habib Umar.

Aku baru saja akan segera beranjak untuk pamit dan mencium tangannya, tetapi Habib Umar melanjutkan kalimatnya :
"Pulanglah dengan kembali berjalan kaki dan menempuh jalan yang sama dengan saat kamu menuju pondokku tadi…”

Aku terkejut mendengarkan permintaan Habib Umar kali ini, apalagi mendengarkan “syarat” berikutnya:

“Di sepanjang jalan kepulanganmu, pungutlah kembali bulu-bulu kemoceng yg tadi kau cabuti satu per satu. Esok hari, laporkan kepadaku berapa banyak bulu yang bisa kamu kumpulkan.”

Aku terdiam. Aku tak mungkin menolak permintaan Habib Umar.

“Kamu akan mempelajari sesuatu dari semua ini,” tutup Habib Umar.

Sepanjang perjalanan pulang, aku berusaha menemukan bulu-bulu kemoceng yang tadi kulepaskan di sepanjang jalan. Hari yang terik. Perjalanan yang melelahkan.

Betapa sulit menemukan bulu-bulu itu. Mereka tentu saja telah tertiup angin, atau menempel di sebuah kendaraan yang sedang menuju kota yang jauh, atau tersapu ke mana

19 September 2016

Wahai Suami..mana Akhlakmu

Bismillaahirrohmaanirrohiim....

Suatu ketika...
sang istri yg sedang melipat baju suami dan membereskan kamar,
tiba tiba perasaan hatinya timbul rasa rindu...


Sang istri melipat baju suami sambil berfikir, ..
Ohh..
betapa suamiku selalu sibuk mencari sesuap nasi menafkahi istri dan anak anaknya di rumah....
Jika saat itu suami meninggal sementara istri belum tuntas baktinya pada suami, betapa penyesalan mendalam meliputi hati...


Kemudian...
Terbersit Istri  ingin menelpon suami dengan cinta yg sdg merindu.
.sedang apakah suami  disana...

Dengan harapan ketika menelpon suami, mungkin saja suara lembut kerinduan istri dapat menghalau lelah walau sejenak...
Tarikan hati yg melembut inilah,  sang Istri segra mengambil hp untuk menelpon suaminya..... 

Kriiing.... Nun di sebrang sana.. Hp sang Suami berdering

Ketika hp diangkat.

Belum istri mengucapkan "hallo sayang"..

Disebrang sana , sang suami langsung membentak dengan suara  kasarnya " saya lagi sibuk !! "..kemudian telpon ditutup...

Mengalirlah air mata istri....
Sabaaarlah wahai hati.. Sang istti menghibur diri... 

Sang Istri berusaha merenung.... Mencoba memahami apa maksud Allah yg Maha Baik.... 

Dan Jauuh dilubuk hati ada penyesalan Cinta... Yah Cinta yang salah arah.. Beginilah Hawa Nafsu yg diperturutkan,  yaitu Mencintai Suami setara dg Mencintai Allah Subhanahu wata, 'ala... Bahkan lebih.... Sadarlah hati,  bahwa yang Maha Kasih tidak menyukai Andadan.. Yaitu ada saingan kecintaan padaNYA.... 

Jika mencintai mengikuti kehendak hawa nafsu,  sudah tentu akan sakit hati,  dan bahkan akan mendapatkan kehancuran dan kepedihan... Maka cintailah Allah Ta'ala saja.... Jangan ada yang lainnya..... 

Sungguh Allah Ta'ala akan menghargai Cinta walau sebesar debu,  dan pasti Allah akan membalas Cinta sebesar hati kita mencintaiNYA dengan caraNYA saja....... Bukan dengan Cara kita.... 

Jika Allah Ta'ala mencintai sang Hamba,  maka DIA khabarkan pd Malaikat Jibril as bahwa Allah Ta'ala mencintai si Fulan, cintailah dia...   kemudian Malaikat Jibril as mengabarkan pd Para Malaikat bahwa Allah Ta'ala mencintai si Fulan maka cintailah dia... Maka para Malaikatpun mencintainya... Jika Para Malaikat mencintai si Fulan,  maka Semua MakhlukNYA di Alam Raya ini pun mencintai si Fulan, tanpa terkecuali.... 

Sebagaimana kecintaan Allah Subhanahu Wata'ala kepada KekasihNYA Sayyidina Muhammad Sholallahu alaiyhi wasallam... 

Maka.... 

Allah Ta'ala  Bersholawat kepada Rosululloh Shollalahu alaihi wasallam,  maka Allah Ta'ala memerintahkan Para Malaikat semuanya untuk Bersholawat.. 


Ya Allah....
Ternyata bunga cinta  hanya untukMU saja...

Mempersembahan cinta padaMU... 

tak  kan pernah hati kecewa...


Sungguh Engkau sangat Paham dan Selalu membalas cinta dg penuh kelembutanMU...
Sabarkan hatiku ya Robb....
Demikianlah istri melanjutkan pekerjaan dengan dituntun cintaNYA saja..krn bersamaNYA akan selalu sejuk dan damai...

Istri harus berpikir positif, mungkin suami sedang sibuk dan tidak bisa di ganggu..
Istri harus memberikan kata maaf....

----------------

Wahai Suami!! 

Apakah suami  mau berpikir ?
Bahwa istri mungkin merindukan dirinya ? Atau butuh sapaan mesra di telepon untuk pembangkit smangatnya.....

Sebuah ketimpangan akhlak telah terjadi..(sadarilah) 
--------

Wahai Suami....
Sungguh laki laki yg terbaik adalah  yg ber akhlak mulia kepada Istrinya...

Dalam sebuah Hadits yang disampaikan oleh Muslim, Anas ibn Malik, yang menjadi pelayan Rasulullah Sholallahu alaihi wasallam selama 10 tahun, mengatakan:” aku tidak pernah melihat seorang pria yang lebih sayang kepada anggota keluarganya selain Muhammad Sholallahu alaihi wasallam”.

Orang yang paling sempurna imannya adalah yang terbaik akhlaknya di antara mereka. … 

Rasulullah sholallahu alaihi wasallam bersabda :
..... Dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik terhadap isteri-isteri kalian”. [HR Tirmidzi] 

Faedah yg bisa kita ambil dari hadits tersebut adalah, akhlak yang baik adalah yang baik terhadap isterinya.

. Mengapa demikian? Krn kadang para suami mampu merekayasa akhlaknya jk dihadapan teman-2nya, dan dihadapan sang istri, suami perlihatkan keburukannya...(tidak boleh demikian)

Jika menginginkan wajahNYA ,perbaikilah Akhlak kalian terhadap Istri kalian serta anak cucu kalian....

Masih banyak lagi contoh akhlak suami yang kasar kepada istrinya....

Smoga Allah beri hidayah pada kita semua
.
Aamiin yaa Robbal aalamiin..

Smoga bermanfaat

Shollu 'alanNabiiy sholallahu alaihi wasallam

18 September 2016

Lihatlah ke diriku

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Wahai Sahabatku....
Yuk membaca diri sendiri.....
Lihatlah cermin....
Pandanglah diri sendiri dan bertanyalah pada diri sendiri....

*_BAIK KAH, Saya ?_*

*"Baik kah saya"* walaupun selalu sholat 5 waktu serta tepat pada waktunya

*"Baik kah saya"* walaupun telah berhaji & umroh beberapa kali

*"Baik kah saya"* walaupun telah bersedekah setiap hari

*"Baik kah saya"* walaupun hari-hari kita memberi nasihat dan teguran kpd orang lain yang berbuat salah.

*"Baik kah saya"* walaupun sudah pakai jubah, berjenggot dan menutup aurat dengan sempurna.

*"Baik kah saya"* walaupun setiap malam sholat Tahajjud, Witir, Hajat dan zikir

*"Baik kah saya"* walaupun  tiap hari ke masjid atau musholla utk shalat & menambah ilmu.

*"Baik kah saya"* walaupun setiap saat kita update status berunsur nasihat dan dakwah.

*"Baik kah saya"* walaupun setiap saat kita menolong orang lain.

*al-Quran, surah an-Najm ayat 32:*

فلا تُزٓكُّوْا آنْفُسٓكُمْ هُوٓ آعْلٓمُ بِمٓنْ اتّٓقٓى

*_"...........Janganlah kamu menganggap diri kamu suci (orang baik) karena Allah-lah yang lebih mengetahui siapa yang benar-benar bertaqwa_*

Aisyah (ra) ditanya orang *"Siapakah orang yang buruk?" dijawab olehnya "yaitu orang yang merasa dirinya baik".
Beliau ditanya lagi "Siapakah orang yang baik?",
maka dijawab "yaitu orang yang merasa dirinya buruk"*.

Wahai Sahabatku.....

*_JANGAN MERASA DIRI KITA LEBIH BAIK DARIPADA ORANG LAIN._*

Karena kita takkan pernah tahu dimanakah dan bilakah saat *HATI* kita *IKHLAS* melakukan amalan-amalan soleh, menasihati orang serta beramal ibadah lain yang bakal diterima oleh Allah Swt.

*Kita tak tahu amal manakah yang Allah terima.*

Wahai.Sahabatku.....
_Selalu lah meletakkan diri kita dalam keadaan :_

*_"Aku banyak kekurangan dan kelemahan, semua orang lain lebih baik dari aku karena hati manusia masing-masing hanya diketahui Allah"_*.

*_"Akulah yang paling buruk dikalangan manusia. Aku sedang perbaiki diriku dan mencoba bantu orang🙏💐...

Semoga Allah swt  berkahi Kita.semua....
Aamiin Yaa Ribbal 'aalamiin

Ashollatu wasallaamu '_alaiyka yaa Sayyidi yaa Rosululloh.....

17 September 2016

Menghias dengan Maksiat ?

Bismillaahirrohmaanirrohiim

yaa Sayyidi Yaa Rosululloh

Syaikh Ibnu Athaillah As-Sakandari berkata,
زينوا أعمالكم بالمعاصي  و لا تزينوا نفسك بالطاعة
“ Hiasilah dirimu dengan maksiat dan janganlah dihiasi dengan ketaatan”.
Maqalah ini merupakan maqalah untuk maqam tasawwuf, sehingga tidak bisa dimaknai secara langsung atau lateral. Apabila hanya dimaknai secara makna zhahirnya saja, maka langsung bisa mengklaim bahwa Syaikh Ibnu Athaillah itu sesat atau salah. Padahal yang dimaksud dalam maqalah tersebut adalah jangan merasa banyak amal dalam hidup ini, tetapi merasalah banyak dosa dalam hidup ini.

Mengapa? Karena kalau kita selalu menghisai diri kita dengan perasaan bodoh dan meyakini kebodohan, maka kita tidak akan memandang rendah orang lain dan tidak akan menakar sekolah atau pesantren. Selain itu, kita harus selalu berada di maqam kekurangan agar selalu termotivasi untuk terus belajar dan tidak meremehkan orang lain.

Oleh karena itu, orang ahli thariqah itu harus selalu merasa banyak dosa, ahli maksiat, bodoh, menghilangkan perasaan berhasil, menghilangkan perasaan bisa atau mampu, dan yang ada dalam diri dan jiwanya hanya perasaan ana ‘abdun faqiirun jaahilun (saya adalah hamba yang faqir dan bodoh), sehingga sebagai hamba atau kawulo benar-benar sadar bahwa diri ini adalah kawulo, dan terus semakin meningkatkan kekawulonannya, karena itu adalah salah satu fungsi dari thariqah, sehingga bisa mencapai inti tasawwuf yaitu tashfiyatu al-quluub wa tazkiyatu an-nafs (membersihkan hati dan menyucikan jiwa).

Selain itu, tasawwuf itu tidak menyangkut pakaian, tidak berhubungan dengan pakaian. Akan tetapi, tasawwuf itu menyangkut ilmu hati, sehingga orang dulu memaknai tasawwuf dengan aji roso. Wallahu a’lam

-    Disarikan dari pengajian Maulana Habib Luthfi bin Yahya pada 20 Ramadlan 1433 H.

16 September 2016

Mengenal Allah

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Ashollaru wasallamu 'alaiyka yaa Sayyidi yaa Rosululloh....

Pernah para Sahabat Rosululloh saw  bertanya kepada Beliau....

" Yaa Rosululloh...AMALAN  Apakah yg lebih utama ?"
Rosululloh  saw menjawab  :" ILMU MENGENAL ALLOH Azza wajalla"

Sahabat bertanya kembali :"AMALAN  apa yg Baginda Kehendaki ?"

Rosululloh saw menjawab :" ILMU MENGENAL ALLOH YANG BERTASBIH KEPADANYA SEGALA SESUATU"

Sahabat berkata  lagi :" Kami menanyakan tentang  AMAL,  tetapi Baginda  menjawab tentang ILMU"

Maka Rosululloh saw menjawab :" Bahwasanya SEDIKIT AMAL adalah  BERMANFAAT  bila disertai dengan ILMU MENGENAL ALLOH  dan bahwasanya BANYAKNYA  AMAL  TIADA BERMANFAAT  bila tidak disertai ILMU MENGENAL ALLOH ".....

MENGENAL ALLOH  , istilah Bahasa Arabnya adalah  MAKRIFATULLOH..

Dari Ali Ibnu Abi Thollib Kwh,
Rosululloh saw bersabda .
Bahwasanya Alloh swt Berfirman :

".BARANG SIAPA BERHARAP KEPADA SELAIN AKU,
BERARTI TIDAK MENGENALKU..
BARANG SIAPA TIDAK MENGENALKU, BERARTI  TIDAK MENGABDI  KEPADAKU....
BARANGSIAPA TIDAK MENGABDI KEPADAKU MAKA BERARTI MENJADI WAJIBLAH KEMURKAANKU ..
BARANG SIAPA TAKUT KEPADA SELAIN AKU ,  HALAL BAGINYA PEMBALASANKU...

Ali bin Abi Thollib ra menyampaikan sebuah hadis Qudsi yg diperoleh dari Baginda Muhammad Rosululloh saw, Alloh swt berfirman :"

BARANG SIAPA BERHARAP KEPADA SELAINKU BERARTI dia TIDAK MENGENALKU...
BARANG SIAPA TIDAK MENGENALKU,  BERARTI TIDAK MENGABDI KEPADAKU..,
BARANG SIAPA TIDAK MENGABDI I KEPADAKU , BERRATI TELAH MELUKAIKU ..
Karena itu dia yang mengagungkan kepada selainKU, .sebenarnya TELAH MELUKAI DIRI SENDIRI "

08 September 2016

Mengapa Sholat tapi tak Sholat ?

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم

Seolah saya terkena palu Godam, saat dikisahkan dialog sahabat. Abu Hurairah ra berkata: “Ada seseorang shalat sudah 60 tahun lamanya. Tapi sesungguhnya ia tak shalat!”

“Mengapa bisa begitu?” Spontan seorang sahabat bertanya terkaget-kaget.

“Ketika sujud tak sempurna, ruku juga tak sempurna, dan berdirinya pun tak sempurna. Dia shalat tapi tak khusyuk”, jawab Abu Hurairah ra.

Deeesss... seolah saya dihempas. Dan lebih terhempas lagi karena ditambahi pesan Umar bin Khatab ra: “Ada yang sudah berislam sampai tua dan beruban. Tapi tak satu rakaat pun dia shalat. Sebab ruku dan sujudnya tak sempurna”.

Lha, itu kan saya. Usia saya sudah Isya. Puluhan tahun shalat, masalahnya tetap kedodoran hadirkan khusyuk. Teringat dulu ketika mulai niat serius sujud. Azam digurat. Meski shubuh bolang-bolong, saya akan tetap jalani shalat sampai akhir hayat.

Alhamdulillah sudah terjalani. Namun dialog di atas, astagfirullah, sujud apa yang saya jalani selama ini. Tampak sepele. Cuma sekadar konsen khusyuk. Tapi sepanjang shalat, sepanjang itu pula sulit mengingat Allah. Dalam shalat, "jangan-jangan apapun dipikirkan kecuali Tuhan".

Dalam sebuah riwayat, Imam Ghazali ra pun ingatkan: “Saat sujud, disangkanya dia sedang mendekat pada Allah SWT. Padahal demi Allah. Jika mungkarnya sujud ditampakkan, maka hancurlah dunia. Dia memang sujud. Tapi pikirannya kemana-mana”.

_*Entah mengapa pikiran saya langsung ke jalan raya. Dalam berlalu lintas, kualitas kesabaran saya memang tampak belangnya. Sering saya tak terima saat disalip mobil yang tiba-tiba*_. _*Dalam kondisi tersulut, tak terpikir mobil lain terburu-buru karena sedang bawa orang sakit, misalnya. Atau tergesa-gesa karena hendak  ujian. Atau bisa jadi yang di dalam mobil tergopoh-gopoh karena  diburu deadline*_.

Waktu panas hati, itu bukti nafsu telah kuasai diri. Maunya menang sendiri. Begitu muncul kata “kurang ajar”, segera kaki tangan mainkan pedal gas dan setir. Untuk apa? Lidah ini segera saja mengucap: “Musti dididik tuh mobil”.

Istilah mendidik jadi “pengesah kesewenangan”. Nafsu mazmummah jadi komandan. Dengan istilah mendidik, jahatnya nafsu tersisih. Seolah sah nan mulya didik supir sebelah. Padahal yang jadi soal nafsu sendiri. Yang ditaklukan, mustinya ya nafsu sendiri dong.

Dipikir-pikir masih emosi dalam keseharian, artinya shalat gagal cegah yang mungkar. Masih mata duitan dan mata keranjang, shalat tak berhasil cegah diri berkeji-keji. Padahal, ya padahal. Katanya shalat itu pencegah perbuatan keji dan mungkar.

Yang saya pelajari, keji dan mungkar, bisa ditaklukan dengan shalat khusyuk. Yang namanya khusyuk, hati ini hadirkan Kemahaan Allah SWT. Saat shalat, esensinya kita ingat Allah. Nah ketika shalat tak ingat Allah, ini “cilaka di atas cilaka”.

Shalat yang mustinya “ingat Allah malah tak ingat”. Maka bagaimana lagi pada waktu tak shalat. Pasti tak ada dan pasti tak ingat Allah. Akhirnya keji dan mungkar jadi bagian sehari-hari.

Imam Ahmad ra mengatakan: “Ada sebuah zaman dimana umat jalankan shalat tetapi sesungguhnya mereka tak shalat. Yang aku takuti itu terjadi di zamanku”. Jika generasi sabiquna awwalun berkata seperti itu, lha saya ini hidup di zaman apa.

Rasulullah SAW pun berpesan: “Ya Allah, jadikan shalat ini jadi penenang diriku”.

Sang uswah sudah jelas “kekasih Allah”. Mengapa harus berdoa begitu. Yang jadi soal utama, mengapa selama ini saya merasa tenang dan tentram dengan shalat yang ala kadarnya. Mengapa saya merasa bangga dengan ibadah yang jangan-jangan compang camping karena diomong-omongkan ke sana sini.

Ingin khusyuk mudah. Lakukan khusyuk, masya Allah ternyata inilah satu bentuk “jihad sesungguhnya”.

Duuuh shalatku. Maka ada karib  yang seolah tahu kesulitan saya. Dia ajari doa di tiap akhir sujud: “Ya Allah, jangan Engkau lempar shalat ini sebagai sampah ke wajahku. Dan jangan pula Engkau benamkan kami ke Neraka Wail karena kelalaian kami mengerjakan shalat ini. Ampuni dan maafkan kekurangan kami dalam menjalankan shalat ini. Baik shalat yang telah lalu, yang sekarang kami jalankan, maupun yang esok kami hendak tegakkan. Cukupkan dan sempurnakan shalat kami”. Aamiin yra.....
--------
Astaghfirullohal 'adziiim......

Aoakah ketika telah   berkemampuan  melakukan aneka macam  amalan  sholat  fardhu dan sunnat,  baca qur'an, puasa,  dzikir, sedekah, dll,
Lantas menyangka    bahwa  usaha dirinya dlm ibadah seperti itu telah  sukses untuk menyambungkan dirinya   kepada Alloh  Subhanahu wata'ala ...??

Padahal yang dapat menyambungkan ke Alloh Subhanahu wata'ala adalah Alloh Yg Maha Kasih  , DIA Maha Kuasa dan kita tak punya kekuasaan apa apa

Dan DIA selalu  melihat ke arah  HATI   yg TULUS **

Karena   di dalam ketulusan Hati pasti  terdapat   Kejujuran, kecintaan sejati  pdNYA, dan pd Rasulullah saw  ketaatan, kelembutan  dan  keindahan  Akhlak.

Alloh Subhanahu Wata'ala berfirman dalam hadis qudsi :

Wahai HambaKU....
Kalau engkau datang padaKU  dengan melakukan ibadah  dengan kemampuanmu, maka AKUlah TUHAN yg nanti akan menagih akan HAQKU dan menagih penyertaanKU pd badanmu yg menjadi pelaku  pada  engkau beramal"
-------

Keterangan :
**
HATI YANG TULUS ITU ADALAH, apabila diri merasa apa-apa yang dilakukan dan di af'alkan kepada diri  lakunya ALLOH
, semata-mata apa yang diri lakukan adalah taufiq, hidayah, karunia dan rahmad dari ALLOH semata,
tiada yang dapat diri lihat kecuali ALLOH semata,
selain itu adalah kebohongan semata (tipuan syaithan).....

sudah sepatutnya  sang hamba yang fakir  selalu dalam keadaan memperbaiki NIAT setiap akan beramal, sedang beramal, sesudah beramal, apakah benar amalan diri hanya untuk mencari RIDHO ALLOH semata. ..??

..Yaa ALLOH......
..hanya  kepada ALLOH  saja yg di maksud..
..hanya RIDHO ALLOH saja yang di harap

Istighfar yuk
Astaghfirullahal 'adziim.......

   صلوا على النبي صلي الله عليه و سلم

17 Maret 2016

Jagalah Allah

BismillahirRohmaanirRohiim...

: احفظ الله يحفظك.....
Jagalah Allah swt maka Allah swt akan menjagamu....
( Perhatikan dan jagalah perintah Allah swt dan jahuilah larangan Allah swt)
Maka Allah swt akan memperhatikan Urusanmu, urusan keluargamu dan urusan dunia & agamamu 

: ان لربكم في ايام دهركم نفحات الا فتعرضوا لها...

Sesungguhnya Allah memiliki curahan Rahmat dalam setiap waktunya bgi kalian, maka dari itu nantikanlah, sambutlah datangnya curahan Rahmat itu bagi kalian...

 Janganlah kamu menyembah kepada Allah swt hanya untk di beri, akan tetapi menyembahlah kepada Allah swt untk mendapatkan Ridhonya dan apabila Allah swt Ridho maka kamu akan di kejutkan dng bermacam-macam pemberian-Nya....

Wallahu a'lam bish showwab

Shollu 'alannabiiy Muhammad saw






06 Maret 2016

Dialog Rasulullah saw dg iblis

Bismillaahirrohmaani

As~salaam'alaikum wrwb

Rasulullah bertanya : 
“Apa yg kau rasakan jika
melihat seseorang dari umatku hendak sholat?”

Iblis menjawab : 
“aku merasa panas dingin dan gementar”

Rasulullah : “kenapa?”

Iblis : “Sebab setiap seorang hamba bersujud 1X
kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat”

Rasulullah : “jika seorang umatku berpuasa?”

Iblis : “tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka”

Rasulullah : “jika ia berhaji?”

Iblis : “aku seperti orang gila”

Rasulullah : “jika ia membaca Al-Quran?”

Iblis : “aku merasa meleleh laksana timah di atas api”

Rasulullah : “jika ia bersedekah?”

Iblis : “itu sama saja org tersebut membelah tubuhku dgn gergaji”

Rasulullah : “mengapa boleh begitu?“

Iblis: ”sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan
baginya, iaitu :

1. Keberkahan dlm hartanya, 
2. Hidupnya disukai,
3. Sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara
dirinya dgn api neraka,
4. Terhindar dari segala macam musibah akan
terhalau dr dirinya,

Rasulullah : “apa yg dapat mematahkan pinggangmu?"

Iblis : “suara kuda perang di jalan Allah.”

Rasulullah : “apa yg dapat melelehkan tubuhmu?”

Iblis : “taubat org yg bertaubat”

Rasulullah : “apa yg dpt membakar hatimu?”

Iblis : “istighfar di waktu siang & malam”

Rasulullah : “apa yg dpt mencoreng wajahmu?”

Iblis : “sedekah yg diam2”

Rasulullah : “apa yg dpt menusuk matamu?”

Iblis : “sholat fajar”

Rasulullah : “apa yg dpt memukul kepalamu?”

Iblis : “sholat berjemaah”

Rasulullah : “apa yg paling mengganggumu”

Iblis : “majlis para ulama”

Rasulullah : “bagaimana cara makanmu?”

Iblis : “dengan tangan kiri dan jariku”

Rasulullah : “dimanakah kau menaungi anak2mu
di musim panas?”

Iblis : “dibawah kuku manusia”

Rasulullah : “siapa temanmu wahai iblis?”

Iblis : “penzina”

Rasulullah : “siapa teman tidurmu?”

Iblis : “pemabuk”

Rasulullah : “siapa tamumu?”

Iblis : “pencuri”

Rasulullah : “siapa utusanmu?”

Iblis : “tukang sihir (dukun)”

Rasulullah : “apa yg membuatmu gembira?”

Iblis : “bersumpah dgn cerai”

Rasulullah : “siapa kekasihmu?”

Iblis : “org yg meninggalkan Sholat Jum'at”

Rasulullah : “siapa manusia yg paling
membahagiakanmu?"

Iblis : “org yg meninggalkan sholatnya dgn sengaja"

Tlg Sebarkan... biar 1 dunia tahu apa kelemahan Iblis.

Shollu 'alanNabii saw

14 Februari 2016

Cinta zulaikha

Salam Mahabbah


Area mahabbah itu di alam tak sadar tidak di kontrol oleh alam akal..punya "kecerdasan sendiri"..energi nya luar biasa..bayangkan ketika atom yg sangat kecil, microskopic..mengeluarkan ledakan energi..dasyat..itulah mahabbah...jd ketika hal itu dibawa ke arae alam akal yg terjadi ya tabrakan dasyhat...nggak kuat jasad ini..ini yg terjadi..salah satu jalan keluarnya bersatulah dgn energi maha dasyat itu..jangan di benturkan dengan alam akal...pasrah..tiada daya tiada kekuatan....

Salam damai saudaraku...

Subhannalloh...
saudaraku...
tahukah engkau.., 
cintaNya padamu teramat besar..
aku tidak sedang memujimu saudaraku..
sungguh..pernahkah engkau memahami kisah nabi Yusuf dgn Zulaikha..? Membaca kisah itu aku spt bercermin dgn kisahmu saudaraku...engkau telah merobek hijab cinta itu..engkau sdh lebur dalam cintaNya...sungguh aku tidak sedang memujimu wahai cinta..
Pantaslah..Cintanya sangat padamu...subhanalloh...

Coretan asal
HambaNYA.......

01 Desember 2015

Akhlak Ujub

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ
------------------------------
♥♥اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَيه وَ عَلَىآلِهِ وَ أَصْحَابِه♥♥
.---------

Akhlak Membanggakan Diri
(Ujub)

Ujub ini sangat tercela , sama sekali tidak ada kebaikannya , bahkan cenderung menjadi sakit Jiwa atau cacat mental...

Ujub dalam semua lapangan Amaliyah, sangat tiada berguna di Dunia dan Akhirat, seperti Ujub terhadap kedudukan, ke Cantikan /ketampanan, kemuliaan, kekayaan,Kekuatan,  keturunan / nasab, kepintarannya/kehebatan, ketaatan amal ibadah, ujub terhadap Ilmu, dll...

Rasulullah Shollallahu 'alaihi wasallam bersabda :

Jangan kalian menuntut Ilmu untuk membanggakannya terhadap para Ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang orang bodoh dan buruk perangainya...

Jangan pula menuntut Ilmu untuk penampilan dalam Majelis (pertemuan/rapat) dan untuk menarik perhatian orang orang kepadamu .

Barang Siapa seperti itu, maka Baginya.....NERAKA....
NERAKA.... (HR .Thirmidzi dan Ibnu Majah)

Ujub disini adalah Bangga terhadap diri sendiri atau bangga dengan kelompoknya, golongannya , atau apa saja yang semuanya berhubungan dengan diri sendiri...

UJUB Biasanya terjadi pada Orang yang baru belajar, sedang Proses Belajar, dan merasa Ilmunya luar biasa hebat dan orang lain belum bisa mendapatkannya...

Rasulullah saw bersabda :
Barang siapa yg membanggakan dirinya sendiri dan berjalan dengan angkuh, maka dia akan menghadap Allah dan Allah Murka kepadanya..
(HR. Ahmad)

Ujub , biasanya akan melahirkan Kesombongan....

Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda :
" Tiada masuk Surga Orang yang dalam hatinya terdapat sebesar biji sawit dari Ke sombongan
(HR Muslim)

17 November 2015

Tafakur..

Bersama Alloh Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang...
Perjalananmu yg panjang, tersebab oleh angan dan pikiranmu..
Perjalanan yg singkat, tersebab oleh hati dan jiwamu...
Merenunglah sejenak, kemana tujuan perjalanan dirimu itu...
Apakah tiada suatu sebab dirimu menggerakkan
Suatu pikiran dan angan2 yg melayang
Atau hati dan jiwamu dalam suatu kerinduan dalam kecintaan...
Tuhanmu menggandeng dan menuntun dalam perjalanan singkat, seolah Dia selalu bicara dalam hatimu dan jiwamu...
Hai jiwa yg tenang, engkau ridha dan Aku meridhai jalan hidupmu...
Berbahagialah dirimu dalam hatimu yang khusuk...
(Cahaya)

Damai...

Bersama Allah YanG Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Demi Yang Menguasai langit,tidak akan terbitnya bulan dan matahari dalam setiap waktu,jika masih adanya hamba2 yang berzikir pada Yang Maha Pencipta..
Bulan bercahaya,matahari bersinar seperti itulah hati orang2 yang senantiasa berzikir pada Sang Khlid..
Tuhanmu memberikan pada siapa yang Dia kehendaki..
Tak seorangpun di dunia ini,selain orang2 yang berbuat kebaikan yang dia tujukan semata karena pengabdian pada tuhannya, yang membuat hatinya penuh syukur. Begitulah jalan orang2 yang mencari kecintaan pada Yang Maha Mencintai dan Maha Menyayangi..
Jalanmu yang terang..
Hatimu yang lapang..
Tanganmu yang ringan..
Langkahmu yang luas..
inilah jalamu yang membuat dunia ini menjadi terang, disebabkan cahaya dan sinar yang dipancarkan oleh hamba2 yang berzikir dan hamba2 yang terjerat hatinya pada Allah...Allah..Allah..
Bahagia hatimu untuk dunia ahkirat...

Malamku dalam keindahan..
Malamku dalam ketenangan..
Malamku dalam kecintaan ..
Tafakurku dalam kehambaan..
Allahku mendengarkan dalam setiap bait kata..
Allahku menyapa dalam setiap sanjungan..
Allahku memeluk dalam kasih sayang Nya..
Duhai hatiku yang lalai.. ragukah engkau dengan janji tuhanmu yang apa bila berjanji akan memenuhi dari setiap janjinya...
(Nurin ala Nur)

Kenangan Abadi



Ya Rohman Ya Rohim
Keindahan KasihMU dan
CintaMU menyibak kegelapan,
 menguak kelembutan Rasa....

Ya Rohman Ya Rohiim
Engkau menyertai dada para pecintaMU yang
Hembusan Nafas nafas Cinta dan KerinduanMU menjadi satu energi dahsyat membuat Air Lautan menyungkur sujud ditepian Alam karena ke AgunganMU memuji KebesaranMU....

Duhai Habiballah yg Padanya Engkau sematkan Sholawat .....
Cahaya Kasih Sang Rembulan menembus Dimensi waktu serta dimensi Alam ...
Harum mewangi Menyatukan  Warna warni Cahaya KeindahanMU......
Salam Sejahtera untukmu wahai Kekasih Allah.....

Ya Robb....
Saat itu....sebagaimana yg telah Engkau Lihat....
Kepasrahan dan ketaatan dalam sujud persembahan qalbu dalam tafakur 
Mengiringi butiran airmata Penuh Takjub dan Haru.....
Iringi Lafaz2 Doa dan Sholawat ....

Ya Robbku....
Engkau gerakkan dia ....
turun dari singgasana....
perlahan berjalan ....
mendekatiku dengan Gaun kerajaan Hijau bersulam emas...

KAU Izinkan dia cium ubun2ku  dg penuh kasih.....membuatku smakin tertunduk dlm tangisan haru...
Ingin Ruhku beranjak tinggalkan raga menggapai penuh rindu....

Robbku....
Kau  larut dlm af'alMU bersama dia.....
sambut Ucapan selamat para Undangan ....
Diantara alunan Sholawat syahdu.....
Dan Aku  masih tetap tertunduk  Malu dan Bahagia penuh airmata yg membanjir....

Ya Robb....
Tak kuduga Habib Ainun Na'im menggelar acara syukuran .
Namun itu semua Engkau Jua yg merancang....

Ya Robb....
Qalbuku tak pernah berdusta dg apa yg kurasa...
Semua ini adalah DiriMU lah yg mencintaiMU dengan caraMU.....
Semua adalah DiriMU yang berkehendak.....
Laa hawlaa walaa quwwata illaa billaaah.....

Kenangan Abadi
(Syarif - Syarifah)


11 November 2015

Panutan

Bismillahirrah maan nirrohiim.

Sebaik baik contoh adalah ulama, sebaik baik ulama adalah yg tawadhu dan halus budi pekertinya yg diwariskan turun temurun oleh junjungan alam Sayyidina wa maulana Muhammad saw..
ya..Allah berikanlah umur panjang serta barokah kepada guru2 kami agar kami dapat memandang wajah2 yg penuh kedamaian. serta kumpulkanlah kami bersama orang2 yg kami kasihi di janah mu dengan rahmat dan kasih sayangmu.. Aamiin..(Thoreqoh Ba'alawi)

Shollu 'alanNabii Shollallahu alaihi wasalllam

sujudkanlah Hatimu denga Ikhlas


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ

SUATU FAIDAH UNTUK BISA BERSAMA DENGAN RASULULLAH صلى اللّٰه  عليه وسلم
Diriwayatkan oleh Sayyidina Robii'at bin ka'ab Radhiallaahu anhu wa'ardho. 
Ketika ia bertanya kepada Rasul صلى اللّٰه  عليه وسلم setelah ia berkhidmat berhari-hari kepada Rasulullaah صلى اللّٰه  عليه وسلم. 
Untuk apa.. محبه Cintanya beliau kepada Rasulullaah صلى اللّٰه  عليه وسلم. setelah berhari-hari ia berkhidmat، 

Rasul صلى الله  عليه وسلم mengizinkannya pulang. 

Lantas Rasul صلى اللّٰه  عليه وسلم berkata : 
Saal .. Minta, 
kau ingin minta apa yaa Robi'ah bin ka'ab? 

Maka Robi'ah berkata Murofaqata Fiil Jannah yaa Rasuul.. 
Aku ingin menemanimu kelak di syurga wahai Rasulullaah. 

Kemudian Rasul صلى اللّٰه  عليه وسلم  bertanya kembali.. Aghoiro dzaalik yaa robii'ah? 

Adakah permintaanmu yg lainnya wahai robi'ah? 

Qola : huwa dzak !! Tidak yaa Rasuul.. Itu saja permintaanku hanya ingin menemanimu di syurga
 Aku kan sudah menemanimu dan berkhidmat kepadamu di dunia.. Maka akupun ingin menemani dan bersamamu juga kelak di akhirat. 

Maka Rasul  صلى اللّٰه  عليه وسلم berkata : ainnii alayka bikasrootissujuud.. Maka jika engkau ingin bersamaku انشاءالله kau akan bersamaku, 
cuma kau perbanyak sujud saja maka kelak kau akan bersamaku ilaa yaumil qiyaamah abadan !! 

Sujud itu ada sujud yg dzhohir dan ada sujud yg bathin .. 

Sujud yg dzhohir ialah sujudnya tubuh kita, sebagaimana yg kita fahami. 

Namun sujudnya bathin adalah ketika kita sujud .. Maka hatipun ikut sujud merasakan nikmatnya sujud kepada اللّٰه . 

Dengan demikian maka hati akan selalu sujud kepada اللّٰه .. Walaupun tubuh kita beraktifitas. 

Hati kita tetap sujud dan merendahkan diri kepada  اللّٰه walaupun kita dalam siang dan malam aktifitas lain sampai kembali ke waktu sujud lagi.
والله  أعلم

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا وحبيبنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم عدد خلقك ورضا نفسك وزنة عرشك ومداد كلماتك
(Majelis Ba'alawi)

Cepet Sembuh ya Habib


Bismillah.....

Al habib Salim Assyatiri beliau skr d rs abu dhobi semoga Allah menyehatkan beliau... panjangkan umur belaiu sehat walafiat amiin

(Thoreqoh Ba'alawi)

Shollu 'alannabii shollallahu alaihi wasallam

Masuklah dalam RahmatNYA dalam KasihNYA

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Bagindaصلى الله عليه وسلم ibarat pohoh
Ahlul beyt nabi dan para sahabat ibarat 2 cabang dari pohon itu..

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم...
من سب اصحابى فعليه لعنة الله والملائكة والناس اجمعين لايقبل الله منه صرفا ولا عدلا
Barang siapa yg mencaci maki sahabat2 ku ..maka berlaku lah akan dia itu laknat dari allah beserta malaikat2 nya jg seluruh manusia..dan takan allah terima sholat fardhu dan sunnah nya

وقال ايضا ان الله اختار اصحابى على جميع العالمين سوى النبيين والمرسلين واختار لى منهم اربعة ابابكر وعمر وعثمان وعليا فجعلهم خير اصحابى وفى اصحابى كلهم خير 

Ssguh nya allah telah memilih sahabat2 ku merupakan makhluq yg paling terpilih di alam ini (selain nabi dan para rosul) dan allah telah memilih dari sekian sahabat2ku yg paling terpilih untuk ku 4
1 sayiidinaa abu bakar
2 sayyidina umar
3 sayyidinaa utsman
4 sayyidinaa ali
رضي الله تعالى عنهم 
Dan dari seluruh sahabat2 ku terdapat kebaikan...

شواهد الحق

وقال القاضى الشيخ يوسف بن اسماعيل النبهانى فى كتابه شواهد الحق
ان اصل الفضلين فضل الذرية وفضل الصحابة هو رسول الله صلى الله عليه وسلم وهما فرعان عن اصل واحد فمهما حصل لاحدهما من مذح اوذم لابد وان يتعدى الى الاخر فلعنة الله على من فرق بينهما بولاء بعضهم ومعاداة البعض
Alqodhi assyeikh yusuf annabhany dalam kitab nya sawahidul haq: sesungguh nya asal usul 2 keunggulan 2 kemulyaan yg timbul dari dzuriyyah rosulululloh/ahlul beiyt dan kemulya,an para sahabat,asal kemulyaan itu timbul nya adalah dari satu pohon yaitu rosululloh صلى الله عليه وسلم yg mana dzuriyah rosululloh dan para sahabat adalah cabang dari pohon itu..

Maka ketika terjadi penghina,an,cacian,makian dan pujian terhadap salah satu nya maka akan merembet ke pohon tersebut ...
maka laknat allah lah bagi orang2 yg memisah kan ke dua nya..yaitu golongan ini memuji sahabat tapi disisi lain membenci ahlul beiyt..
Dan golongan ini memuji ahlul beiyt di sisi lain mencaci sahabat...........

Jadi jangan mengatakan bahwa semua ahlul beiyt adalah Syi'ah atau sebaliknya  .....

Padahal.....
Ahlul Beiyt yg murnii tidak pernah membenci  para sahabatRasul صلى الله  عليه وسلم.... Sedangkan Syi'ah membenci para Sahabat Rasul صلى الله  عليه وسلم.... 

Nah....
Lebih baik koreksi dirilah dan tidak perlu ikut2 tan dalam kancah Fitnah dan Ghibah.
Kembalikan semua itu pada Allah Subhanahu Wata'ala krn DIA yang kelak akan mengadili kita smua.....

(Jamaah Thoreqot Ba'alawi)

وصلى الله على سيدنا محمد وآله 
وصحبه وسلم

والله  أعلم




09 November 2015

Karomah Para Sahabat Rasulullah saw

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ

Ketika Khalifah Umar bin Khattab ra sedang berkhutbah jumat, tiba – tiba ditengah khutbahnya ia berseru dengan kerasnya : Wahai Sariah bin Hashiin.., keatas gunung.. keatas gunung..!, maka kagetlah para sahabat lainnya, kenapa Khalifah berkata demikian?, apa maksudnya?, sebulan kemudian kembalilah Sariah bin Hashiin dari peperangan bersama pasukan sahabat lainnya, mereka bercerita saat mereka terdesak dalam peperangan mereka mendengar suara Umar bin Khattab ra yang tak terlihat wujudnya, teriakan itu adalah : Wahai Sariah bin Hashiin.., keatas gunung.. keatas gunung..!, maka kami naik keatas gunung dan berkat itu kami memenangkan peperangan (Durrul muntatsirah fil ahaditsil Masyhurah oleh Al Hafidh Al Imam Jalaluddin Abdurrahman Assuyuthi Juz 1 hal 22, Al Ishabah Juz 3 hal 6, Tarikh Attabari Juz 2 hal 553).

Menunjukkkan bahwa Khalifah Umar ra diberi kemuliaan oleh Allah swt mengawasi hal hal yg terjadi di wilayah lainnya, ia mengomandoi mereka dan lebih tahu mana yg terbaik bagi mereka daripada mereka yg berhadapan langsung dg musuh.

KERAMAT PARA SAHABAT RIWAYAT SHAHIH BUKHARI
Riwayat lain Ketika dua orang sahabat di malam yang gelap keluar dari menghadap Rasul saw, maka terlihatlah dua cahaya menerangi mereka, cahaya itu terus mengikuti mereka hingga mereka berpisah maka dua cahaya itupun berpisah, sampai mereka masuk kerumahnya masing – masing (Shahih Bukhari Bab Manaqib)

Riwayat lain Ketika salah seorang sahabat membaca surat Alkahfi disuatu malam maka ia melihat keledainya melarikan diri, maka ketika ia selesai shalat ia melihat kabut yg menyelimuti sekitar, maka keesokan harinya ia menceritakannya pada Rasul saw maka Rasul saw berkata : Bacalah terus wahai fulan, sungguh itu adalah ketenangan yg turun sebab Alqur'an (Shahih Bukhari Bab Alamat Nubuwwah fil islam)

Riwayat lain ketika Abubakar shiddiq diberkahi makanan untuk tamu – tamu dirumahnya, hingga tamu – tamunya menyaksikan bahwa setiap mereka memakan makanan itu namun makanan itu tidak berkurang (Shahih Bukhari Bab Samar Ma'addhaif)

Riwayat lainnya Rasul saw bersabda : "Wahai Umar, tiadalah syaitan berpapasan denganmu disuatu jalan kecuali ia akan menghindar mencari jalan yang bukan jalanmu" (Shahih Bukhari Bab Manaqib Umar bin Khattab ra), berkata Al Imam Ibn Hajar Al Asqalaniy bahwa dalam hadits ini terkandung makna bahwa Ma'shum adalah hal yang wajib bagi para Nabi, namun merupakan hal yang bisa saja terjadi (tidak mustahil) bagi selain Nabi, dan bukan hanya Umar ra yg mencapai derajat ini namun banyak yg lainnya (Fathul Baari Bisyarh Shahih Bukhari Bab Manaqib Umar)

Riwayat lainnya sabda Rasulullah saw ; Tiadalah bayi bercakap cakap terkecuali tiga, Isa bin Maryam (as), dan di Bani Israil seorang lelaki bernama Jureij, ketika sedang shalat datanglah ibunya memanggilnya, seraya berkata dalam hatinya : Apakah aku menjawabnya atau meneruskan shalat?, maka Ibundanya marah dan berdoa : Wahai Allah jangan kau matikan ia hingga kau perlihatkan padanya wajah pelacur, maka suatu ketika Jureij di tempat khalwatnya dan datanglah padanya seorang wanita mengajaknya berzina, maka ia menolak, lalu pelacur itu mendatangi seorang penggembala dan kemudian berzina dengannya, maka wanita itupun hamil dan melahirkan bayi lelaki, maka wanita itu berkata ini adalah dari perbuatan Jureij..!, maka penduduk marah dan menghancurkan rumah ibadahnya, menyeretnya dan mencacinya, maka ia berwudhu dan shalat, dan mendatangi bayi itu dan berkata : Siapa ayahmu..?!, maka Bayi itu berkata : Ayahku adalah Penggembala, maka mereka berkata : Kami akan membangun rumah ibadahmu dari emas..??, maka ia berkata, tidak.., cukup dari tanah!.

Yang ketiga adalah ketika seorang wanita menyusui anaknya dari Bani Israil, maka lewatlah seorang pria berwibawa dan penguasa, maka ibu itu berkata : Wahai Allah jadikan anakku sepertinya!, maka anak itu melepaskan susu ibunya dan menjawab : Wahai Allah jangan jadikan aku sepertinya!, lalu ia kembali menyusu, dan berkata Abu Hurairah : seakan akan aku melihat pada Nabi saw yang menghisap jarinya (mempercontohkan hikayat), lalu lewatlah seorang Budak, dan ibunya pun berkata : Wahai Allah jangan jadikan anakku sepertinya!, maka Bayinya melepaskan susunya dan berkata : Wahai Allah jadikanlah aku sepertinya!, (berkata ibunya) mengapa begitu?, bayinya berkata : Orang pertama adalah penguasa bengis, dan Budak itu adalah dituduh pencuri, pezina, dan ia tak melakukannya" (Shahih Bukhari Bab Ahaditsul Anbiya).
Riwayat hadits ibu yang menyusui bayi diatas menunjukkan bolehnya Allah memberikan keramat pada wali sejak ia masih bayi, sudah dapat tahu takdir orang, tahu siapa orang itu sebenarnya, dan mengetahui hal yang ghaib, maka jika ada habaib atau ulama yang dikatakan sudah keramat dan jadi wali Allah sejak bayinya, semacam Imam Abubakar bin Salim Fakhrul wujud dan lainnya, maka telah jelas diriwayatkan dalam shahih Bukhari mengenai akan dalilnya.

Dijelaskan oleh Imam Ibn Hajar Al Asqalaniy bahwa bukan hanya 3 ini saja dan hadits ini merupakan penjelasan bahwa hal itu ada, dan tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi pd selain 3 bayi tsb

Riwayat lainnya bahwa Khubaib ra ketika ditangkap oleh Bani Harits , (dalam riwayat yg panjang), bahwa Putri dari Al Harits berkata : Tak pernah kulihat tawanan pun yang lebih baik dari Khubaib (ra), sungguh telah kusaksikan ia makan buah anggur sedangkan di Makkah saat itu tak ada sama sekali buah buahan, dan ia didalam penjara Besi, dan itu adalah Rizki yang diberikan oleh Allah swt (Shahih Bukhari Bab Jihad wassayr)

Riwayat lainnya bahwa seorang dari penduduk Kuufah mengadukan kepada Khalifah Umar ra tentang Sa'ad bin Abi Waqqash ra, maka diutuslah bersamanya seorang pengintai yang bertanya tentang Sa'ad di Kufah, maka ia berkeliling di masjid Kufah dan tak ada yang menyaksikan kecuali kebaikan Sa'ad ra, maka berkatalah seorang lelaki yang dikenal dengan nama Aba Sa'dah : Jika kau bertanya pada kami maka sungguh Sa'ad (ra) tidak membagi dengan adil, dan banyak lagi fitnahnya pada Sa'ad ra, maka berkatalah Sa'ad (ra) "Wahai Allah jika ia dusta maka panjangkan usianya, dan panjangkan kemiskinannya, dan munculkan atasnya fitnah fitnah".
Maka berkata Ibn Umair ra kulihat ia tua renta hingga kedua alisnya sudah hampir menutup kedua matanya karena sangat tua, dan sangat miskin, dan mengejar – ngejar para wanita di jalanan seraya memegang – megangnya, jika ditanya padanya : Kenapa kau berbuat ini??, ia menjawab : Aku adalah si tua renta yg terkena fitnah karena doa Sa'ad (ra). ( Shahih Bukhari Bab Adzan)

RIWAYAT TSIGAH LAINNYA TENTANG KERAMAT PARA SAHABAT DAN IMAM IMAM
Berkata Imam Al Khazin : telah diriwayatkan dari Abu Sa'id Alkhudri ra Sungguh Rasulullah saw bersabda : "hati – hatilah pada firasat orang mukmin, sungguh (firasat) dia itu melihat dengan Cahaya Allah" (diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitabnya Attaarikh, dan Ibn Jarir, Ibn Hatim, Ibn Sunniy, Abu Nu'aim, dan diriwayatkan pula oleh Imam Attirmidziy dan Imam Attabrani, dan diriwayatkan pula oleh Ibn Jarir dari Ibn Umar ra)

Dan pada para ulama dan para pemilik anugerah, bahwa pada firasat mereka teriwayatkan dengan kabar dan riwayat yang masyhur, diantaranya dikatakan oleh Al hafidh pada kitabnya "Tawaali Atta'sis" berkata Assaajiy, berkata padaku Abu Dawud, berkata kepadaku Qutaybah, berkata pada Abdu Hamiid, aku keluar bersama Imam Syafii dari Makkah, maka kami bertemu seorang lelaki di Abtah, maka kukatakan pada Imam Syafii : "Tebak keberadaan lelaki itu..?", maka berkata Imam Syafii : "Dia itu tukang kayu, atau penjahit!", maka kutanya pada lelaki itu seraya berkata : "Dulu aku tukang kayu dan sekarang penjahit",

Diriwayatkan pula oleh Al Hakim dari riwayat lain, dari Qutaybah berkata : "Kulihat Muhammad bin Alhasan dan Imam Syafii duduk berdua diteras Ka'bah, maka lewatlah seorang lelaki, maka berkatalah salah satu dari mereka : "kemarilah kami akan menebak pekerjaanmu, maka berkata salah satu dari mereka (Muhammad bin Alhasan dan Imam Syafii) engkau adalah Penjahit!, dan berkata yg lainnya : Engkau adalah tukang kayu!, maka berkata orang itu : "dulu aku penjahit dan sekarang tukang kayu".
Berkata Al Hafidh : sanad kedua riwayat diatas shahih.
(Tuhfatul ahwadziy bisyarh Jami Tirmidziy Bab : Min Suuratil Hijr Juz 8 /556)

Diriwayatkan berkenaan syarh hadits firasah, bahwa Ustman bin Affan ra dikunjungi beberapa sahabatnya, dan diantara mereka memandang pada seorang wanita, maka berkata Utsman bin Affan ra : "salah satu dari kalian masuk kerumahku dengan mata yang berzina!", maka berkatalah seorang dari mereka dengan kagetnya : "Apakah ada wahyu setelah Rasulullah..??" (maksudnya pembicaraan yang membuka masalah gaib dan tersembuny atau kasyaf), maka berkata Utsman bin Affan ra: "Bukan wahyu, namun firasat yang benar!". (Syarh Musnad Abi Hanifah juz 1 /566).

wallahu'alam...
اللهمَّ صلِّ على سيِّدنا محمَّد وعلى آلِ سيِّدنا . 
Majelis Laskar Nabawi




Wajah Rasulullah saw dan N Yusuf as


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ

Dijelaskan oleh Al Allamah Al Musnid Al Habib Muhammad bin
'Alawy Al Maliki,,
tentang perbedaan wajah
nabiyullah Yusuf As dengan wajah sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi
wasallam.

Jika para wanita memotong jari jarinya karena terpesona saat
melihat wajah nabi Yusuf As
(QS. Yusuf : 31)

AsSayyid Muhammad bin 'Alawy Al Maliki menukil salah satu riwayat dari 
sahabat  ra bahwa wajah Rasulullah saw
yang ada di dunia ini hanya di perlihat kan yang ke 1 bagian dari 10 bagian keindahan wajah
Rasulullah saw , dan 
yang 9 bagian lainnya akan di perlihatkan kelak di telaga haudh.

Allah  Subhanahu Wata'ala tidak menampakkan
keindahan wajah Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam, secara keseluruhan
di muka bumi, karena jika yang 9 bagian itu ditampakkan di bumi,
maka orang-orang akan mengiris hatinya tanpa terasa,karena apa..?
karena indahnya wajah sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.

Wahai  saudaraku, semoga kelak kita dan keluarga kita berjumpa dengan
Rasulullah SAW, di telaga haud, dan melihat akan kesempurnaan ke
indahan wajah Beliau saw disana ....
(Aamiin ya Allah)
bersama Thoreqoh Ba'alawi

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَيه وَ عَلَىآلِهِ وَ أَصْحَابِه