Tampilkan postingan dengan label RUH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RUH. Tampilkan semua postingan

09 November 2009

PERBEDAAN RUH DENGAN NYAWA


Saya mendengar bahwa terdapat perbedaan antara roh dan nyawa. Roh (ruh) itu ditiupkan ketika terjadi peleburan antara sperma dan ovum, sedangkan nyawa itu ditiupkan ketika usia kandungan 120 hari…


Apakah beda antara nyawa dan roh

RUH MENURUT PANDANGAN ULAMA



Al Qur’an telah membahas tentang hakekat asal-usul manusia yang di awali dari proses kejadian manusia yaitu dari segumpal darah (QS. 96:1-5), dan setelah melewati beberapa tahapan dan sempurna kejadiannya, dihembuskan-Nyalah kepadanya ruh ciptaan Tuhan   (QS. 38:71-72).

KETIKA RUH DICABUT



Imam Ahmad dalam Musnad-nya, demikian juga Ibnu Hibban, Abu Awanah Al-Isfirayaini dalam kitab Shahih keduanya, meriwayatkan dari Al-Manhal dari Zadan bin Al-Baraâ bin Azib bahwa ia berkata, Kami pernah pergi bersama Rasulullah untuk mengantar jenazah. Beliau duduk di atas kuburan dan kami duduk di sebelahnya.

02 November 2009

ROH BERPISAH DARI JASAD


Dalam sebuah hadith daripada Aisyah r.a katanya, “Aku sedang duduk bersila di dalam rumah. Tiba-tiba Rasulullah S.A.W datang dan masuk sambil memberi salam kepadaku. Aku segera bangun kerana menghormati dan memuliakannya sebagaimana kebiasaanku di waktu baginda masuk ke dalam rumah. Nabi S.A.W bersabda, “Duduklah di tempat duduk, tidak usahlah berdiri, wahai Ummul Mukminin.” Maka Rasulullah S.A.W duduk sambil meletakkan kepalanya di pangkuanku, lalu baginda berbaring dan tertidur.

23 Oktober 2009

TENTANG RUH



disampaikan pada acara kajian IKPMA pada hari jum’at 23 Maret 2007 di Sekretariat IKPMA Gamie H10, Nasr City Cairo Egypt.

Prolog
Sesungguhnya pembahasan tentang ruh telah dilakukan oleh hampir kebanyakan filsuf sepanjang sejarah, perdebatan dan diskusi telah banyak mereka lakukan.

R U H

Al Qur'an telah membahas tentang hakekat asal-usul manusia yang di awali dari proses kejadian manusia yaitu dari segumpal darah    (QS. 96:1-5), dan setelah melewati beberapa tahapan dan sempurna kejadiannya, dihembuskan-Nyalah kepadanya ruh ciptaan Tuhan (QS. 38:71-72).1 Dari ayat-ayat di atas menjadi jelas bahwa hakekat manusia terdiri dari dua unsur pokok yakni, gumpalan tanah (materi/badan) dan hembusan ruh (immateri).