06 April 2013

Jangan minta Jabatan / kedudukan

, seorang muslim boleh dengan menjadi pegawai, baik pada instansi pemerintah, swasta, atau perorangan selama dia sanggup melaksanakan tugas-tugas dan kewajiban-kewajibannya.

Akan tetapi dia tidak boleh mencalonkan diri untuk suatu tugas yang ia sendiri tidak ahli dibidang itu, atau meminta suatu jabatan / kedudukan di pemerintahan atau pengadilan.

Hal tersebut telah dijelaskan oleh Rasulullah saw dalam sabdanya: Dari Abu Dzar ra, ia memohon kepada Nabi saw.

Wahai Rasulullah, tidakkah engkau memberiku jabatan ? lebih lanjut Abu Dzar mengatakan, ?Maka Rasulullah saw, menepuk kedua pundakku seraya bersabda ;

" Wahai Abu Dzar, sesungguhnya engkau ini lemah, sedangkan ia adalah amanah.

Sungguh ia merupakan kehinaan dan penyesalan di hari kiamat nanti,

kecuali bagi orang yang memang berhak dan melaksanakan kewajiban secara baiik "

Yang lebih utama bagi seorang muslim adalah kehendak ia tidak berambisi mendapatkan jabatan-jabatan berat tersebut, atau berusaha mengindarinya, meskipun sebenarnya memiliki memampuan untuk itu.

Siapa yang menentukan suatu pekerjaan atau jabatan? Tentu, adalah pimpinan. Bukan kita yang menentukan.

Sungguh, barang siapa yang menjadikan jabatan sebagai tuhan, jabatan itu akan menjadikan budak.

Barang siapa yang mencurahkan perhatiannya kepada penampilan dunia, ia terhalang dari mendapatkan taufiq dari langit.

Dalam hadist disebutkan: Dari Abdurrahman bin Samurah ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata kepadanya

Wahai Abdurrahman, janganlah engkau meminta jabatan. Sesungguhnya jika engkau mendapatkanya bukan karena meminta, engkau akan mendapat pertolongan dalam melaksanakannya, sebaliknya, jika engkau mendapatkannya karena meminta, urusanmu akan diserahkan kepadanya (Allah berlepas tangan darinya) (HR. Bukhari Muslim)

Dari Anas ra, Rasulullah saw bersabda:

" Barang siapa meminta jabatan hakim dengan meminta katabelece, urusannya diserahkan kepada dirinya sendiri. Barang siapa dipaksa untuk menjabatnya, Allah menurunkan malaikat untuk membimbingnya "


Tidak ada komentar:

Posting Komentar