08 November 2015

Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam & Lebah


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ


Pada suatu hari, Rasulullah SAW dan Amirul Mukminin Sayyidina Ali R.A duduk ditengah kebun kurma, lalu ada seekor lebah yang terbang disekeliling Nabi Muhammad SAW.


Rasulullah SAW bersabda kepada Sayyidina Ali ra “Wahai Ali tahukah apa yang dikatakan oleh lebah ini?”


Sayyidina Ali  ra menjawab: “Tidak wahai Rasulullah".

Lalu Rasulullah SAW bersabda lagi kepada Sayyidina Ali :


“ Ketahuilah wahai Ali, bahwasanya lebah ini sekarang mengundang kita sebagai tamunya, dan berkata bahwa dia telah menyediakan madu disuatu tempat,


 kemudian Rasulullah SAW memerintahkan Sayyidina Ali  ra untuk mengambil madu tersebut dari tempat itu.”


Sayyidina Ali  ra pun bangkit dan mengambil madu tersebut dari tempatnya.


Rasulullah SAW bersabda kepada Sang Lebah : 


”Wahai lebah, makanan kalian berasal dari bunga-bunga yang pahit, lalu apa yang menyebabkan dia berubah menjadi madu yang manis?”


Lebah pun menjawab : ” Wahai Rasulullah, manisnya madu ini berkat kami ber SHOLAWAT kepadamu dan keluargamu, karena setiap kali kami menghisap sari bunga, saat itu pula kami menerima ilham untuk bersholawat tiga kali kepadamu.


Dan ketika kami mengucapkan:

اللهم صل على سيدنا محمد و على آل سيدنا محمد

”Ya Allah limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad dan keluarga Sayyidina Muhammad,

Maka berkat shalawat kepadamu itu lah, madu kami menjadi manis".


Rasulullah  Shollallahu Alaihi wasallam bersabda:


"PERBANYAKLAH MEMBACA SHALAWAT UNTUKKU , MAKA AKU AKAN MENJADI SAKSI & PEMBERI SYAFA'AT BAGINYA PADA HARI KIAMAT".


للهم صل وسلم وبارك على سيدنا وحبيبنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم عدد خلقك ورضا نفسك وزنة عرشك ومداد كلماتك
Sholeh Salim

(Tareqot Ba'alawi)


Makam Sayyidina Muhammad Shollallahu a'laihi wasallam



بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ

❀::•❤•::*❀*::❀*::.✿*::.❀

Inilah Makam Baginda Rasulullah Shollallahu 'alaihi wasallam

Allahuma Shalli Wasallim 'Ala Sayyidina Wamaulana Muhammadin Wa Ala Aalihi Washahbihi Wasallim


07 November 2015

Mawar Qalbu

Bismillah......

Wahai..
Hawa dingin meliputi tubuhku..
Ketenangan yg sangat..
Memancar ke dalam dan keluar tubuh ini..

Wahai..
Rasa apa ini..? Aku terbuai, melayang dalam ke damaianya..

Wahai..
Kulihat keramaian hanya gambar gambar belaka..aku lihat diriku juga hanya gambar..
Berkelebat.., Tanpa makna..,

Aku lihat air dan airpun menjelma hidup..
Kepada air aku lantas berbicara..
Izinkan aku mensucikan diri ini menghadap kekasih..
dan airpun bersuka cita..sejuk damai..

Jasad ini pun sholat, takbir..rukuk..sujud..tp aku tidak disana..
Aku bersimpuh di hadapan Sang kekasih..menangis..
Izinkan aku memcintaimu kekasih..

Aku melihat diriku  sendiri  sholat, tiada yg aneh dlm RahasiaNYA....

Wahai rasa apa ini...

Yaa Sayyidi Yaa Rasulullah.....

HambaNYA disudut Wajahkuning
7 maret 2016, menjelang ashar

04 November 2015

Jangan Ujub

بسم الله الرحمن الرحيم:

 Ujub = Rasa Bangga Diri...

Jika Allah mudahkan bagimu mengerjakan sholat malam, maka janganlah memandang rendah orang-orang yg tidur.


Jika Allah mudahkan bagimu puasa melaksanakan puasa, maka janganlah memandang orang-orang yg tidak berpuasa dgn tatapan menghinakan.


Jika Allah mudahkan bagimu pintu untuk berjihad, maka janganlah memandang orang-orang yg tidak berjihad dgn pandangan meremehkan.


Jika Allah mudahkan pintu rizki bagimu, janganlah memandang orang-orang yg berhutang dan kurang rizkinya dgn pandangan mengejek dan mencela, 
itu semua adalah titipan Allah yg akan dipertanggung jawabkan kelak.


Jika Allah mudahkan pemahaman agama bagimu janganlah meremehkan orang-orang yg belum faham agama dgn pandangan hina


Jika Allah mudahkan ilmu bagimu janganlah sombong dan bangga diri karena Allah lah yg memberimu pemahaman itu, 


boleh jadi orang yg tidak mengerjakan Qiyamul Lail, puasa ( Sunnah ) , tidak berjihad, dsb, lebih dekat pada Allah darimu.

Al Imam Ibnu Qayyim Rahimahullah berkata :
"Sungguh engkau terlelap tidur semalam dan pagi harinya menyesal lebih baik daripada Qiyamul Lail semalam namun pagi harinya engkau merasa takjub dan bangga diri. 
Sebab orang yg bangga dgn amalnya tidak akan pernah naik 
(diterima amalnya )....

للَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَيه وَ عَلَىآلِهِ وَ أَصْحَابِه

(Habib Baqir)





04 Oktober 2015

Kalam Iqro'

BismillaahirRohmaanirRohiim

Sungguh Kebaikan yang DIA layangkan pada kita  adalah  Hadiah sekaligus cobaan dariNYA untuk menguji IMAN kita, 

maka ketika keyakinan telah merasuk, berdoalah untuk keselamatan Iman karena Iman senantiasa di uji dan teruji disetiap saat disepanjang Nafas, seumpama batu berlian......

Lihatlah berlian, untuk menjadikan berlian yang bersinarcemerlang , tentu harus diasah dengan pisau pengasah keras dan tajam.  

Andai berlian bisa bersuara tentu akan menjerit kesakitan saat di gosok  oleh  batu asah kasar ...

Namun Allah Subhanahu wata'ala berkehendak lain ,DIA memproses sebuah keindahan dengan caraNYA..
.yah ... hanya dengan caraNYA keindahan itu tampak.....

Demikianlah sang Iman, senantiasa selalu  di asah oleh sebuah kondisi yg menjadi ujian baik  senang maupun susah dari waktu ke waktu tanpa jedda...

Wahai Insan......
siapkanlah mental patriot  bagai seorang jundullah (prajurit / tentara )  memerangi nafsu jahat yg selalu melemahkan ketegaran....
dan sematkanlah ketulusan yang penuh dengan kesabaran dlm menghadapi aneka persoalan......

Sungguh Allah Subhanahu wata'ala sangat mewajibkan diriNYA untuk melindungi hambaNYA yang ikhlas....

Sedangkan Iblis tak dapat menembus si pemilik hati Insani yang tulus sejati / Ikhlas sejati.   
Dan itu semua (ke ikhlasan) adalah karuniaNYA jua, sungguh DIA Maha Baik , Maha Kasih , Maha Cinta.....
Subhanallah 
wabihamdihi ....


Shollu 'alanNabiiy saw
Minggu  1 Oktober 2015
Belahan jiwa  al Habib Ainun Na'im 
(Sunan Thulub)

11 September 2015

Untukmu yg tak ber Haji


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
-----------------------------
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَيه وَ عَلَىآلِهِ وَ أَصْحَابِه♥♥

📂Lantunan syair bagimu yang tak bisa berhaji.

💡Berkata Imam Ibnu Rajab -rahimahullah-;

🔸من لم يستطع الوقوف بعرفة...
          🔸فليقف عند حدود الله الذي عرفه...

🔹ومن لم يستطع المبيت بمزدلفة...
          🔹فليبت على طاعة الله ليقربه ويزلفه...

🔸ومن لم يقدر على ذبح هديه بمنى...
          🔸فليذبح هواه ليبلغ به الُمنى...

🔹ومن لم يستطع الوصول للبيت لأنه بعيد...
         🔹فليقصد رب البيت فإنه أقرب إليه من حبل الوريد...

🔸Siapa yang tidak mampu wukuf di 'arafah...
     🔸Maka hendaklah ia wukuf (berhenti) pada batasan-batasan Allah yang ia ketahui...

🔹Siapa yang tidak mampu mabiit (berdiam) di muzdalifah...
      🔹Maka hendaklah ia berdiam diatas ketaatan kepada Allah untuk mendekat dan tunduk kepada-Nya...

🔸Siapa yang tidak mampu menyembelih hadyu (sembelihan)nya di mina...
      🔸Maka hendaklah ia menyembelih hawa nafsunya agar sampai kecita-cita (surga)...

🔹Siapa yang tidak mampu sampai ke baitullah karena jauhnya...
      🔹Maka hendaklah ia menuju ke pemilik baitullah tsb karena Dia lebih dekat dari urat leher...
________
📒Latha'iful Ma'aarif (633)
                ▪▪▪

13 Agustus 2015

4 Malaikat yang diutus kepada si Sakit

 

سْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ

Janganlah Bersedih ketika ditimpa Sakit, itu kasih sayangNYA......

Sakit adalah ketentuan dari Allah Swt yg di timpakan pada manusia . 
Maka tak ada alasan utk sedih dan mengeluh saat kita sakit. 
Krn sebenarnya itu adalah kasih sayang Allah pada kita . 
Kita mengeluh saat kita sakit . Krn kita tak tahu rahasianya .
Maka kita harus mensyukuri kasih sayangNYA ketika kita ditimpa  rasa  sakit....

Ketahuilah , bahwa
Allah  Swt mengutus 4 malaikat utk menjaga kita dlm sakit .

Rasulullah SAW bersabda ; 
" apa bila seorang hamba yg beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada malaikat agar menulis perbuatan yg baik yg di kerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senang ." 

Ujaran Rasulullah SAW tsb di riwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili dlm hadistnya 

Rasulullah  saw bersada : 
" apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat utk dtng padanya ? 

Allah memerintahkan ; 
Malaikat pertama utk mengambil kekuatannya., sehingga menjadi lemah .

Malaikat ke dua utk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya .

Malaikat ke tiga utk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjada pucat pasi .

Malaikat 4 utk mengambil semua dosa dosanya, maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa . 

Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba mukmin itu, 
Allah memerintahkan kepada malaikat 1, 2, dan 3 utk mengembalikan kekuatannya , rasa lezatnya dan cahaya di wajah sang hamba .

Namun utk malaikat ke 4 Allah tdk memerintahkan utk mengambil dosa dosanya kepada hamba mukmin .

Maka bersujudlah malaikat itu kepada Allah seraya berkata ." Ya Allah , mengapa dosa dosanya tdk engkau kembalikan ? "

Allah menjawab; " tdk baik bagi kemuliaan Ku jika Aku mengembalikan dosa dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit , 
Pergilah dan buanglah dosa dosanya kelaut ." 

Dgn ini maka, kelak sisakit itu berangkat kealam akhirat dan keluar dari dunia dlm keadaan suci dari dosa . Sebagai sabda Rasulullah SAW ; "sakit panas dlm sehari semalam , dpt menghilangkan dosa selama setahun ."

" tdk seorang mukmin yg di timpa oleh lelah atau penyakit , atau risau pikiran atau sedih hati , sampaipun jika terkena duri , melainkan semua penderitaan itu akan di jadikan penebus dosanya oleh Allah." 

" jika sakit seorang hamba hingga tiga hari , maka keluar dari dosa dosanya sebagaimana keadaannya .ketika baru lahir dari kandungan ibunya ? "

Penyakit panas itu menjaga tiap mukmin dari neraka dan panas semalam cukup dpt menebus dosa setahun ." ( HR. Al. Qadhi)

Subhanallah...
Alhamdulillah....
Allahu Akbar....

 اَللَّهُمَّ صَلِّي عَلَى سَيّدنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلۓِ سَيّدنَا  مُحَمَّدٍ




30 Juli 2015

Sifat Kamal NYA adalah Jalali dan Kamali

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ

Kajian TASAWUF

Tujuh warna indah dari pelangi
Mempesona dg tampilan berwarna-warni
Tahukah asal dari cahaya ini?
Sebenarnya satu dari sinar matahari
Demikian juga tampilan pada alam kauni
Terkadang tampil jalali dan terkadang jamali
Namun dua itu dzuhur bertajali
Semakin menunjukkan sifat kamali.

Allahu Akbar...

Sifat2 Allah secara umum ada yg jalal seperti menyiksa, memberi sakit, memberi musibah dsb...

Juga  ada yg jamal seperti memberi rizki, kasih sayang, kelembutan dsb...

Namun kendati demikian hakikatnya 2 sifat itu semakin menunjukkan akan sifatNya yg kamal(sempurna)....

Nah, bagaimana  caranya  untuk melihat  bahwa  cobaan itu indah padahal  menyakitkan....

itu  masuk pada tajalli jalal, cuma terus dapat menyaksikan kejamalan dan kekamalanNya....

Ibarat harum dan indahnya mawar itu justru berada di balik duri yg tajam...

Demikian pula sifat jamal dan kamalNya itu berada di balik sifat jalalNya...

Dan itulah sikap para arif billah....

Dimana melihat cobaan ibarat cubitan kekasih, mana mungkin akan menyakiti, malah justru selalu dinanti..

Orang yg hatinya gersang dg kebenaran  dan cinta, maka akan selalu ada resistensi dan sikap menyalahkan , baik itu terhadap orang lain, alam, bahkan menyalahkan Tuhannya...

Disinilah urgensi melunturkan ananiyah  (nafsu/ ke akuan )
dg mujahadah....

Sebab  AKAR  dari  itu semua adalah BESARNYA  TONGGAK     ANANIYAH.... 
Yaitu  EGO  dan ke akuan dirinya...

Allah Subhanahu Wata'ala berfirman :
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan,

" Kami telah beriman", 

sedangkan mereka tidak diuji? 
Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta."
[Al-Ankabut ayat 2-3].

Maha Benar Allah dg sgala FirmanNYA.....

(  Abror ,Hamba Allah yg Arif dan Bijak, smoga Allah Ridho pdmu,aamiin)

Shollu 'alan Nabiii Shollallahu 'alaihi wasallam

16 Juli 2015

Jangan Lupakan Amalan malam Hari Raya

Bismillah.....

TAK LAMA LAGI TIBA
DI BANDARA EIDUL FITRI

MELEPAS KEPERGIAN BULAN RAMADHAN
MENYAMBUT DATANGNYA HARI RAYA ‘IDUL FITRI

Yang harus dilakukan diakhir-akhir pelaksanaan ibadah puasa bulan Ramadhan, agar ibadah puasa yang sebulan dilakukan diterima oleh Allah Subhanallah Ta'ala dan seluruh amal baik selama bulan Ramadhan.

• PERTAMA : 

MEMPERBANYAK ISTIGHFAR (أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ)

Dikatakan olah Al-Imam Ibnu Rojab R.A (seorang pakar tafsir dan hadits) dalam kitabnya “LATHOIFUL MA’ARIF” setelah meneliti berbagai ayat dan sabda Rasulullah sholallahu alaihi wasallam , dikatakan :

اَلْاِسْتِغْفَارُ خِتَامُ الْأَعْمَالِ الصَّالِحَةِ كُلِّهَا فَيَخْتِمُ بِهِ الصَّلَاةَ وَالْحَجَّ وَقِيَامَ اللَّيْلِ وَيَخْتِمُ بِهِ الْمَجَالِسَ.

“Istighfar (memperbanyak baca istighfar) adalah penutup segala amal sholeh, menutup pelaksanaan ibadah sholat dengan istighfar begitu juga ibadah haji dan Qiyamullail serta mengakhiri Majelis-majelis (mengakhiri ibadah puasa) dengan memperbanyak istighfar”.

Dikatakan 
كَانَ كَالطَّابِعِ عَلَيْهَا 

Langkah tersebut bagaikan “STEMPEL” untuk mengesah-kan (diterimanya) segala ibadah dan amal-amal sholeh.
JADI MEMPERBANYAK ISTIGHFAR DIAKHIR-AKHIR BULAN RAMADHAN ADALAH SUATU USAHA UNTUK DI-STEMPEL OLEH ALLAH, AGAR IBADAH PUASA BULAN RAMADHAN DAN BERBAGAI AMAL SHOLEH DIDALAMNYA DITERIMA OLEH ALLAH SWT.

• KEDUA : 

MENGHIDUPKAN MALAM HARI RAYA.
Bersabda Rasulullah sholallahu alaihi wasallam :

مَنْ أَحْيَا لَيْلَةَ الْعِيْدَيْنِ، أَحْيَا اللهُ قَلْبَهُ يَوْمَ تَمُوْتُ الْقُلُوْبُ. (رواه ابن ماجه)

“Barngsiapa yang menghidupkan dua malam hari raya (malam hari raya ‘idul fitri dan malam hari raya ‘idul adha), Maka akan dihidupkan hatinya oleh Allah Subhanallah Ta'ala dihari semua hati mati (hari kiamat)”. 
(HR. IBNU MAJAH)

Yang dimaksud menghidupkan malam hari raya bukan berarti tidak tidur semalam suntuk, akan tetapi ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan di malam hari raya :

1. Dimalam hari raya sholat maghrib berjama’ah dan sholat ‘isya serta sholat shubuh berjama’ah.

2. Memperbanyak dzikir, terutama takbir, tahlil dan tahmid dimalam hari raya. Sebagaimana dikatakan oleh Rasulullah sholallahu alaihi wasallam : 
“Hiasilah hari raya-mu dengan baca’an takbir”. 
(HR. ATH-THOBARONI)
JANGAN LALAI DIMALAM HARI RAYA, KARENA MALAM ITU SYETAN MULAI DILEPAS, BENTENGI-LAH DENGAN TAKBIR.

3. Memperbanyak do’a dimalam hari raya. 
Sebagaimana dinyatakan oleh Rasulullah sholallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Baihaqi bahwa : 
“Dimalam hari raya do’a tidak akan ditolak oleh Allah (Artinya pasti diterima)”.

4. Diusahakan dimalam hari raya melakukan sholat tasbih.

• KETIGA : 

PARA ULAMA MENGANJURKAN SETELAH SHOLAT SHUBUH BERJAMA’AH DI PAGI HARI RAYA, MEMBACA ISTIGHFAR 100x DIKATAKAN :

لَا يَبْقٰى فِيْ دِيْوَانِهِ شَيْءٌ مِنَ الذُّنُوْبِ إِلَّا مُحِيَ عَنْهُ، وَيَكُوْنُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ آمِنًا مِنْ عَذَابِ اللهِ.

“Tidak akan tertinggal suatu dosa pada buku amalnya melainkan diampuni oleh Allah dan akan menjadikan dihari kiamat kelak aman dari siksaan Allah SWT”.

• KEEMPAT :

DISEBUTKAN DALAM KITAB “TUHFATUL IKHWAN” AL-IMAM AL-FASYNI R.A menyebutkan satu riwayat bahwa orang yang pada hari raya membaca 

: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ 

Tiga ratus kali dan setelah selesai membacanya mengatakan : 
‘YA ALLAH, BACAAN-KU (سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ ) TIGA RATUS KALI, AKU KIRIMKAN (AKU HADIAHKAN) PAHALANYA UNTUK SAUDARA MUSLIMIN DAN MUSLIMAT YANG SUDAH DIALAM KUBUR”. 
Maka seluruh penduduk kubur muslimin muslimat kemasukkan PANCARAN CAHAYA TASBIH, dan merekapun senang dan bergembira sebagaimana yang masih hidup bergembira di hari raya. Dan orang yang membaca tasbih tersebut kelak nanti tempat yang akan menjadi kuburnya bercahaya dan para arwah saling mendo’akan orang yang melakukan hal itu, mereka mengatakan :

اِرْحَمْ عَبْدَكَ هٰذَا يَا اَللهُ ؟

“Curahkanlah Rahmat-Mu pada hamba-Mu ini, Ya Allah!”
Kelihatannya perbuatan ini ringan, akan tetapi istimewa balasannya, karena memasukkan rasa kegembiraan bagi ummat Nabi Muhammad sholallahu alaihi wasallam .

HIMBAUAN
Saya menulis hal ini agar saudara-saudaraku ummat islam jangan hanya semangat ketika datangnya bulan Ramadhan dengan ucapan 
“MARHABAN YAA RAMADHAN” selamat datang bulan Ramadhan. 
Tapi Pandai-pandailah dan bersemangat melepas kepergian bulan Ramadhan dengan melakukan (setidaknya) empat langkah diatas, AGAR :

1. BULAN RAMADHAN MENINGGALKAN KITA DENGAN MENINGGALKAN BERKAH.

2. BULAN RAMADHAN MENINGGALKAN KITA DENGAN MENINGGALKAN ROHMAT.

3. BULAN RAMADHAN MENINGGALKAN KITA DENGAN MENINGGALKAN MAGHFIROH.

4. BULAN RAMADHAN MENINGGALKAN KITA DENGAN MENINGGALKAN ‘ITQUN MINANNAR PEMBEBASAN DARI SIKSAAN API NERAKA.

5. BULAN RAMADHAN MENINGGALKAN KITA DENGAN MENINGGALKAN KESEMANGATAN UNTUK MERUBAH HIDUP KITA LEBIH BAIK, DAN MERUPAKAN BENTENG AGAR TERLINDUNGI DARI JERATAN SYETAN TERUTAMA DIHARI RAYA DAN SEPANJANG KEHIDUPAN KITA. 

Amiiiin…

Semogaa bermanfaat

Shollu 'alanNabiiy Shollallahu 'alaihi wasallam

14 Juli 2015

Sengketa

Bismillah....

Surat perjanjian  tanah ini adalah ditandatangani di atas materai.
Artinya , surat tanah ini sah milik satu orang dan tanah tersebut tdk dapat dijadikan fasilitas umum sebagaimana yg sdh ditulis....(baca)

Maka  dalam kondisi tanah yg demikian, dengan sendirinya  tanah tersebut BATAL ntk di hibahkan ataw diwaqafkan, tdk sah.....

Namun sekelompok Jamaah memaksa agar tanah tersebut dijadikan fasum seperti pondok, dll....

Fihak OB sebetulnya telah menata mana mana tanah yg bisa dijadikan Fasum...
Namun Sekelompok Jamaah itu seolah tdk peduli dg bunyi perjanjian yg telah ditulis.....
Sehingga tanah itu menjadi tanah sengketa yg didapatkan secara pemaksaan dengan ancaman....

Kepada pihak terkait, yg membaca tulisan ini, demi tegaknya hukum ke adilan dan komitmen  pd Aturan Negara yg telah dibuat dan disepakati, dimohon segra tanah tersebut  ditindak  lanjuti  sesuai bunyi poin perjanjian bahwa OB berhak mengambil tanah itu.....

Wahai Pejabat OB...
Tegakkan keadilan, dan teguhlah dalam ikatan janji yg telah di tulis dan di sepakati...
Jika salah satu pegawaimu merasa dirampas tanahnya dg ancaman2, ..
Tlg di adili dengan seadil adilnya,  

Ketahuilah bahwa itu tanah kavling  milik Rakyat miskin yg telah di serahkan negara untuk dibangun, spy rakyat miskin tidak membuat rumah liar sembarangan.....

Wahai jamaah yg merasa telah sempurna iman kalian,
Allah Maha Mengetahui yg Haq dan Batil dg jelas....
Kalian bernafsu merampas tanah itu dengan mengatas namakan pondok...
Dan memaksa surat surat tanah itu diserahkan dengan ancaman...
Dimana Akhlak kalian ?
Setega itukah kalian ?

Ingatlah.
Allah Ta'ala tidak tidur, dan mengetahui dalamnya hati....
Shollu 'alanNabii Shollallahu alaihi wasallam

08 Juli 2015

Islamkanlah Jiwamu

Bismillah....

Terkadang ketika kita ditimpa sebuah masalah, kita lebih banyak menuding orang lain sebagai penyebabnya. 

Padahal sejatinya menyalahkan orang lain untuk penderitaan kita, justru akan menambah satu penderitaan lagi untuk diri sendiri dikarenakan penuduhan yg meng akibatkan pecah hati, pecahnya silaturahim.....

Lantas, 
harus bagaimana dong ???
dia memang bersalah, jelas kok salahnya, nih ada buktinya, (kata si Fulan)

Sahabat,
Dimana Allah ?
Katamu Allah Kuasa,
Katamu Makhluk itu tak berdaya...
Katamu dirimu sdh yakin 100% dg Allah ta'ala....
Mengapa resah dan gelisah , pusing hingga strees memikirkan problem yg terus bergulir tanpa henti.....

Nah... Saat kondisi yg demikian, dimana Allah ? 

Apakah Allah tdk bisa menyelesaikan masalahmu ?
Tolong direnungi.....

Ketahuilah Sahabatku...
ketika kita ditimpa sebuah masalah atau penderitaan, 
sadarilah bahwa penyebabnya adalah  dari dalam diri sendiri....

Nah...
Dimana letak kesalahan itu ?
Kesalahan itu ada pada
Goyangnya Dunia Tauhid di hati sehingga tanpa disadari telah :

- Mempertuhankan  akal ..

- Mempertuhankan diri sendiri (ke akuan) shgg timbullah yakin pada diri sendiri (PD istilah gaulnya),----padahal seharusnya yakin pada Allah, bukan pada diri sendiri..

- Mempertuhankan  Usaha diri sendiri, 

- Mempertuhankan uang, 

- Mempertuhankan  jabatan, kedudukan, kemuliaan, kehormatan....

- dll....

Hal yg diatas semua  dikejar dan di buru meski lelah menerpa jiwa dan raga.....

Ini adalah syirik halus.....
Yg bila ditumpuk, akan menjadi besar dosanya....
Janganlah hatimu mempersekutukan Allah Subhanahu wata 'ala yg Maha Suci.....

Janganlah Allah Ta'ala di persekutukan dengan :

Uang, Jabatan, Kehormatan, Kedudukan, Kemuliaan, Pangkat, Usahamu yg hebat dlm dagang, bekerja, dakwah, usahamu menggalang orang banyak untuk pro kelompokmu,
Usaha Akalmu yg  pintar Politik / pintar mempengaruhi/ pintar mencari muka / dll pintar,
Usahamu menghafal Quran dan Hadis, dll Usaha yg membuat diri menjadi ujub.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah Ta’ala:


وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ  أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيْحُ فِي مَكَانٍ سَحِيْقٍ


“Barang siapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.” (QS. Al-Hajj: 31)

Maka solusinya adalah datanglah  kediri , artinya mengkaji kediri sendiri, melihat diri sendiri,  melihat ke hati / jiwa diri sendiri, sudah lurus atau belum Tauhid kita ?
Jujurlah.....

Nah  kini,
segralah kembali padaNYA dg mandi Taubat dan sholat Taubat ... 
Mengakulah di hadapanNYA semua kesalahan diri......

Ketahuilah bahwa bentuk ketakutan diri yg tidak beralasan  (misal takut  di sakiti hatinya, takut diusir dari kampung halaman, takut dirampok , takut dicaci maki, dll takut ) 
kecemasan /khawatir atau galau, dll ini adalah salah satu  bentuk azab dariNYA yg dikarenakan dosa  Tauhid, 
yaitu  adanya pencemaran pd Tauhidmu....

Maka.....
Kembalilah pdNYA wahai insan.....
Taubat Nasuha.....
Jujur sejatilah pdNYA dg mengakui segala kesalahan diri....

Jika hati telah mengakui kesalahan diri, maka hati dlm kondisi pasrah dan tunduk pdNYA...
Nah kepasrahan pdNYA ini adalah Yg dinamakan ISLAM....(tunduk patuh/ pasrah berserah diri)...
Dan ini adalah bertuk tawakal yg mana dlm kondisi demikian , ego dan ke akuan menjadi nol ......
Pd kondisi seperti ini, biasanya  doa makbul shgg  mudah turun pertolongan dariNYA...
Dan masalah /problem seberat apapun akan mudah diselesaikan olehNYA, dengan Kun FayakunNYA, insya Allah
Krn DIA mengetahui yg paling terbaik menurutNYA, bukan menurut hawa nafsu kita....

Maka ISLAMKAN jiwa kita agar mudah di atur olehNYA.....


" Selamat berjuang melawan hawa nafsu tercela "

Shollu 'alanNabii saw



03 Mei 2015

Wasial Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
------------------------
اللهم صل و سلم و بارك عليه و على آله و صحبه


Dari. Ubbadah bin Shamith ra., bahwasanya Rosulullah Shallahu’alaihi wa sallam bersabda:
“ Buatkanlah jaminan enam hal kepadaku tentang dirimu, maka aku akan menjamin kamu masuk surga,(yaitu): jujurlah bila kamu berbicara, Tepatilah bila kamu berjanji, Tunaikanlah bila kamu dipercaya, Peliharalah kemaluanmu, Pejamkanlah matamu, dan Jagalah kedua tanganmu.”
----------------------
1.  JUJUR ? Susah deh jika dah kebiasaan ber BOHONG, bohong dikit dikit, lama lama dikumpulim  jadi bukit....

Sesungguhnya Kejujuran itu menunjukkan kepada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan itu menunjukkan ke syurga dan sesungguhnya seseorang selalu berbuat jujur sehingga dicatatlah di sisi Allah sebagai seorang yang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada Kejahatan dan sesungguhnya Kejahatan itu menunjukkan kepada neraka dan sesungguhnya seseorang  yang selalu berdusta maka dicatatlah di sisi Allah sebagai seorang yang pendusta.” (Muttafaq ‘alaih)


2.  JANJI ? Capeeek deh berjanji dg org yg suka ngobral janji tapi kagak pernah ditepati.....janjinya gombal kata org yg tlh dikhianati janji , so what gitu loh....

3. AMANAhH , jika diberi kepercayaan, bisa ga Amanah ???? Jangan jangan Amanah yg di berikan malah di salah gunakan , waaah......ga bs dipercaya dehhhh

Dalam hadits al-Hasan, dari Samurah radiyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tunaikan amanah kepada orang yang mempercayakan amanah kepadamu, dan janganlah kamu mengkhianati orang yang mengkhianatimu.” (HR. Imam Ahmad)

Sesungguhnya Allah  menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS An-Nsaa’: 58)

, “Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahuinya.” (QS Al-Anfaal: 27)

Sedangkan orang yang  tidak amanah adalah Munafik , 

Hadits dari Abu Hurairah radiyallahu’anhu, dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda, “‘Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga (yakni), apabila berbicara berdusta, apabila berjanji mengingkari dan apabila diberi amanah berkhianat.’ (HR Bukhari, 33 dan Muslim, 107)

Jagalah Amanah !

4. Menjaga KEMALUAN itu susah klw tdk ada NIAT buat ga MALU MALUin..... Usaha keras doong.....
Jangan dekati ZINAH, apalagi nonton  flm  ZiINAH....jangaaaan , biasanya yg lagi pacaran suka nyoba2 lakuin ZINAhH.....na'udzubillahi min dzaliik....tak ada iman bagi yg lakuin Zinnah....
tobatlah....
Rosulullah Shallahu’alaihi wa sallam bersabda : :” Allah mengutuk orang yang melihat dan yang dilihat.” 
(Maksudnya melihat aurat lawan jenis yg bukan Istrinya / Suaminya)

Oleh karena itu, setiap muslim wajib menjaga kemaluannya sewaktu bersuci supaya tidak di lihat oleh orang yang tidak di perbolehkan untuk melihatnya.

5. Giliran MENJAGA MATA, jangan JELALATAN gituh..... Maen embat aja tuh, semua yg cantik, sexi, aurat, diliatin ampe melotot ckckckckck..... Yg ganteng2 pun dinikmatin wah wah .....kan Alloh swt nyuruh tumdukan pandanganmu....masa melanggar printahNYA ? Mau masuk sorga ga ??!!!

6.  Menjaga kedua TANGAN gampaaaaang , kan tangan memang udah ada di kiri kanan , ga perlu satpam ntk menjaganya........ Tapi klw tangannya MENCURI , nyadar ga sih ???? ..... Mencuri tuh Haram loh !!